
Pesta resepsi pernikahan Jackson dan Cinta yang kedua digelar di hotel milik Haryono Grup yang ada di Malang .
Syukurlah acaranya berlangsung lancar , tidak ada hambatan dan disini Jackson merasa sangat senang karena acara bisa berakhir tepat waktu .
Ini adalah malam kedua mereka di Malang dengan status suami istri . Dan di sinilah mereka saat ini , berada di salah satu presidental suite room setelah pesta resepsi berakhir .
" Sayang , malam ini kita tidur lebih cepat yah . Besok pagi kita sudah harus berangkat lagi . " Ucap Jackson saat mereka sudah selesai membersihkan diri dan bersiap tidur .
" Berangkat ? Memangnya mau kemana ? Bukannya tiket honeymoon yang ke Paris itu 2 hari lagi yah ? "
" Aku ingin mengajakmu ke Bali . Ada sesuatu yang ingin ku tunjukkan padamu . "
" Apa itu ? " tanya Cinta penasaran .
" Rahasia dong . Besok saja . Malam ini tidurlah , kita perlu banyak istirahat untuk kegiatan kita besok . "
" Ahh.. kamu memang paling suka membuatku penasaran . " Ucap Cinta sebelum berhambur ke dalam pelukan suaminya dan tak butuh waktu lama keduanya sudah terlelap .
Pagi pagi sekali , Jackson yang bangun lebih dulu sengaja tidak membangunkan istrinya . Ia memilih untuk merapikan barang barang yang akan mereka bawa untuk rencana honey moon ke Bali dan Paris .
Setelah itu Ia lalu bersiap siap lebih dulu dan memesan sarapan untuk mereka berdua .
Cinta yang merasa jika Jackson tidak berada disisinya segera membuka matanya yang terpejam .
Ia melihat ke sekeliling kamar hotel , dilihatnya beberapa koper sudah berbaris dengan rapi . Ia memeriksa jam di ponselnya dan ternyata sudah pukul 7 pagi .
Tak lama pintu kamar mandi terbuka lalu nampaklah sosok pria yang Ia cari .
" Sayang , kenapa kamu tidak membangunkanku ? "
" Aku tak ingin mengganggu tidurmu . " Ucap Jackson sambil memberikan kecupan di kening sang istri .
Tanpa rasa canggung , Jackson segera mengenakan pakaiannya di hadapan Cinta .
" Berhenti menatapku seperti itu sayang ... sebaiknya kamu segera mandi atau kita bisa saja ketinggalan pesawat karena aku tak bisa menahan diri . " Pinta Jackson .
Cinta tertawa lalu segera melakukan perintah sang suami .
Cukup lama Cinta di kamar mandi , saat Ia selesai Ia melihat di meja sudah tertata rapi beberapa hidangan untuk sarapan .
" Wahh sepertinya kamu sudah menyiapkan sarapan ? "
" Bukan aku sayang , aku hanya memesannya saja . "
" Kamu memang suami terbaik . " ucap Cinta lalu memberikan ciuman di bibir Jackson .
Setelah bersiap dan sarapan bersama kini keduanya segera berangkat ke Bali setelah berpamitan dengan semua keluarga yang ada di Malang .
__ADS_1
Tak terasa pesawat yang pasutri baru ini tumpangi telah mendarat di bandara Ngurah Rai Bali .
Salah satu karyawan Jackson sudah menunggu sejak tadi untuk menjemput mereka .
" Pagi Pak Jackson ... " Sapanya ramah .
" Ini kunci mobilnya Pak , dan juga yang Bapak minta semuanya sudah di siapkan . " Lanjutnya .
" Oke . Terimakasih yah . Kamu bisa lanjutkan lagi pekerjaanmu . "
Setelah karyawan Jackson pergi , Ia lalu mengajak Cinta untuk bergegas pergi .
" Ayo sayang .... "
" Kita mau kemana ? " tanya Cinta
" Pulang ke rumah . "
Cinta hanya menghela napas lalu mengikuti langkah suaminya .
Mereka menempuh beberapa menit untuk tiba di sebuah rumah yang sangat indah . Penuh dengan rumput dan tanaman hijau .
" Oke... akhirnya kita sampai , ayo turun dulu sayang . "
" Memangnya ini rumah siapa ? " tanya Cinta masih penasaran .
" Ini rumahku dulu saat tinggal di Bali . Tapi karena sekarang kita sudah menikah , jadi rumah ini adalah rumah kita . "
Jackson segera turun dan membukakan pintu untuk istrinya .
Cinta hanya bisa mengikuti langkah Jackson karena pria itu terus saja merangkul pundaknya .
" Pagi Den .... " sapa seorang wanita paruh baya .
" Pagi Mbok . Perkenalkan ini istri saya , namanya Cinta . "
" Wah , Den Jackson ternyata sudah menikah . Syukurlah kalau begitu . " Ucap si Mbok ikut bahagia
" Perkenalkan Non , saya Mbok Rumi . Saya yang bantu bantu jagain dan beresin rumah ini . "
" Loh den , kopernya gak di turunin ? " tanya si Mbok .
" Gak perlu Mbok , kami gak nginap di sini kok . Cuma mampir aja mau lihat rumah . "
Cinta yang sedang sibuk memperhatikan seisi rumah itu segera berbalik menatap sang suami .
" Loh .... kita tidak bermalam disini ? "
" Tidak , masih ada kejutan lain untukmu . "
Cinta hanya bisa tersenyum . Rumah ini saja sudah menjadi kejutan untuknya , apalagi karena Cinta memang lupa jika Jackson dulunya tinggal di Bali .
Ditambah dengan banyaknya foto foto mereka berdua di rumah ini . Sepertinya Jackson sudah menyiapkan semuanya sebelum mereka datang .
" Ayo istirahat sebentar sebelum kita makan siang . " Ajak Jackson .
Jackson lalu menuntun Cinta menuju kamar utama .
Cinta terkesima melihat kamar ini yang di luarnya langsung mengarah ke kolam renang.
" Wah indah sekali . " Gumamnya .
Jackson memeluk sang istri dari belakang . Ia sungguh tak bisa lagi menahan hasratnya .
" Sayang , apa kamu suka rumahnya ? "
" Suka . Dulu kamu tinggal disini sendiri ? " tanya Cinta .
Jackson mengangguk . " Tapi sesekali Adit dan Ray juga datang kemari . "
Jackson mulai melancarkan aksinya . Dengan perlahan Ia mulai menciumi tengkuk Cinta dengan kedua tangannya yang sudah bergerak lincah masuk ke dalam baju Cinta .
" Sayang , katamu tadi mau istirahat dulu . " Ucap Cinta sambil berusaha menahan desahannya .
" Iya , inilah istirahat bagiku sayang . Bercinta denganmu salah satu cara yang bisa buat aku lebih segar dan relax . "
__ADS_1
Cinta berbalik menghadap Jackson . Ia lalu mengecup bibir suaminya .
" Baiklah jika seperti itu . Ayo kita buat kamu lebih relax lagi . " ucapnya dengan nada menggoda .
Tak perlu menunggu lagi, Jackson segera menggendong Cinta dan merebahkannya di tempat tidur . Dan terjadilah pertempuran panas mereka yang pertama kali di rumah itu .
Keduanya kini masih saling berpelukan di bawah hangatnya selimut yang menutupi tubuh polos mereka .
" Makasih yah sayang . Kamu memang selalu hebat dalam hal apapun . " Ucap Jackson membuat Cinta merona malu .
" Apaan sih .... tapi sayang aku kok tiba tiba lapar yah . "
Jackson meraih ponselnya di atas nakas . Ia lalu menghubungi seseorang dan meminta untuk menyiapkan sesuatu .
" Bersiaplah , kita akan pergi makan siang . "
Kini Jackson mengajak Cinta untuk makan siang di restauran miliknya .
Sepasang suami istri itu segera masuk saat di sambut ramah oleh beberapa pelayan .
Jackson tidak langsung mengajak Cinta untuk duduk di salah satu meja , melainkan Ia mengajak sang istri untuk masuk lebih dalam menuju sebuah pintu besar yang mengubungkan restauran dengan sebuah bangunan yang terlihat seperti kantor .
" Sebelum kita makan , aku ingin menunjukkan padamu perusahaan yang di Bali . "
Cinta mengangguk dan hanya mengikuti langkah suaminya .
Semua karyawan yang berpapasan dengan Jackson menyapa keduanya dengan hormat .
Mereka lalu masuk ke dalam lift dan menekan angka 5. Setelah tiba di lantai tujuan , keduanya lalu di sambut oleh beberapa orang yang kemudian di kenalkan Jackson sebagai manager di beberapa cabang restauran miliknya .
" Silahkan Pak , Bu , yang lainnya sudah siap di ruangan . "
Jackson tersenyum kemudian menggandeng sang istri untuk berjalan lebih dulu .
Jackson menunjukkan pada Cinta ruangan kerjanya , kemudian ruangan kerja Adit yang sekarang ditempati oleh Ray .
Lalu mereka memasuki sebuah ruang rapat yang di dalamnya sudah ada banyak orang yang menunggu .
Cinta sangat terkejut setelah mendapat fakta jika Jackson sengaja mengumpulkan karyawannya untuk memperkenalkan Cinta sebagai istrinya . Juga untuk memberitahu jika mulai sekarang perusahaan di Bali telah menjadi atas nama Cinta .
Cinta sungguh tak menyangka jika Jackson sudah mempersiapkan ini semua . Bahkan dirinya tidak mengetahui apapun .
Tapi apa yang bisa dilakukan Cinta , mengingat sifat pemaksa sang suami . Ia hanya bisa bersyukur memiliki suami yang sangat mencintainya .
.
.
.
.
.
"Dalam perhitungan cinta, satu tambah satu sama dengan tak terhingga. Sedangkan dua kurang satu sama dengan nol."
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
To be continue