Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 86. Masih suasana pengantin baru


__ADS_3

Setelah sarapan satu persatu keluarga dan kerabat serta sahabat dari Jackson sudah checkout dari hotel .


Setelah dari hotel mereka langsung bergegas menuju ke bandara untuk berangkat ke Malang .


Tapi tidak dengan sepasang pengantin baru  itu . Mereka baru sempat mengisi perut mereka ketika hari sudah menjelang siang .


Keduanya kini berada di restauran hotel , duduk saling berhadapan . Sementara pelayan bolak balik ke meja mereka untuk menghidangkan makanan .


" Istriku . " Ucap Jackson sambil tersenyum menatap ke wajah cantik Cinta .


" Hemm , ada apa ? Kenapa senyum senyum sambil melihat wajahku ? Apa ada sesuatu yang aneh ? "


" Tidak istriku . Kamu hanya terlalu cantik . " Pujinya .


" Berhentilah memanggilku seperti itu . Semua orang juga tahu aku istrimu . "  Ucap Cinta sambil tersipu malu .


" He he he .... aku hanya terlalu bahagia telah menjadikanmu istriku . Rasanya jika bisa aku ingin meneriakkan kata itu sesering mungkin . "


Cinta yang sedang minum sampai tersedak .


" Husstt... jangan coba coba yah bertingkah berlebihan . "


Jackson kembali tertawa . Keromantisan mereka membuat sebagian besar pelayan hotel yang wanita merasa iri dengan Cinta . Pikir mereka Cinta sangat beruntung menjadi istri Jackson yang tak lain adalah pemilik hotel tempat mereka bekerja .


" Kapan kita berangkat ke Malang ? " tanya Cinta sambil menyuapkan makanan ke mulutnya .


" Malam nanti . Pestanya juga masih besok malam . "


" Lalu setelah ini kita harus ngapain ? Apa kita pulang ke apartemen dulu untuk packing ? " tanya Cinta .


" Tak perlu , Bunda sudah membantumu packing . Koper kita sebentar lagi akan di antarkan oleh sekertarisku . "


" Sekertaris ? " Cinta masih sedikit trauma dengan hal yang terkait  sekertaris Jackson .


" Iya sekertaris . Apa aku belum cerita padamu sayang jika aku sudah memiliki sekertaris baru ? "


Cinta menggeleng . " Apa ada sesuatu dengannya sampai kamu tidak menceritakannya ? "


" Astaga sayang , aku sungguh hanya lupa . Tapi jika nanti bertemu dengannya ku harap kamu tidak terlalu terkejut . "


Ucapan Jackson makin membuat Cinta penasaran .


" Sudahlah jangan terlalu dipikirkan . Sebaiknya kita memikirkan setelah ini kita langsung saja atau kamu masih perlu istirahat . " Lanjut Jackson .


" Memangnya setelah ini kita mau ngapain ? "


" Astaga istriku ... kamu pura pura tak tahu buat aku makin gemas . Ngapain lagi kalau bukan hal mengasikkan seperti semalam . "


Wajah Cinta sontak merona mengingat kejadian semalam dan juga pagi tadi . Walaupun melelahkan tapi tak bisa Cinta pungkiri kegiatan itu sangat menyenangkan .


Benar saja setelah makan siang  mereka selesai , Jackson kembali mengajak istrinya ke kamar dan terjadilah pergulatan panas seperti yang mereka bicarakan .


Saat tengah beristirahat setelah pertempuran mereka selesai , terdengar suara ketukan di pintu kamar .


Jackson segera memakai bathrobenya dan meminta sang istri yang masih polos segera memakai pakaiannnya .


Setelah Ia memastikan Cinta sudah kembali berpakaian , Jackson segera membuka pintu dan ternyata yang datang adalah Ikbal dengan membawa 2 koper besar miliknya .


" Masuklah dulu . Aku akan perkenalkan kamu dengan istriku . " Perintah Jackson .


Ikbal terpaku melihat tampilan bosnya yang kini sangat menggoda imannya . Dengan gaya khasnya yang melambai , Ikbal ikut berjalan di belakang sang bos .


" Sayang , kenalkan ini sekertarisku yang ku bicarakan denganmu . "


Cinta menatap pada Ikbal . " Oh.. ternyata sekertarisnya pria , baguslah . " Batinnya .


" Sore Nyonya , perkenalkan nama saya Ikbal . "


Mendengar nada bicara Ikbal , Cinta tertegun .


" Oh.. iya . Saya Cinta . Tak perlu sungkan denganku , aku berterimakasih karena kamu telah membantu suamiku selama ini . "

__ADS_1


" Sama sama Nyonya . Jika Anda perlu bantuan , tolong jangan ragu ragu untuk menghubungiku . " Ucap Ikbal tulus .


" Mengapa istriku harus menghubungimu . Jika butuh apapun yang harus istriku hubungi itu adalah aku . " Jelas Jackson .


Cinta menahan tawanya . Ia menenangkan sang suami dengan mengelus lembut lengannya .


" Kamu berlebihan sayang . Ikbal bermaksud baik ingin membantu . " Ucap Cinta .


" Tentu saja Ikbal . Terimakasih yah sudah membantu membawa koper kami . " Lanjutnya kini beralih menatap Ikbal .


" Kalau begitu saya permisi Tuan , Nyonya . "


Ikbal lebih memilih segera pergi dari pada nanti dia salah bicara lagi dan membuat Bosnya marah .


Cinta mengantar Ikbal sampai ke pintu . " Tak perlu hiraukan perkataannya . Bos mu itu memang terkadang berlebihan . "


" Pantas saja bos sangat mencintai istrinya . Dia memang wanita yang luar biasa . Cantik , baik , juga sangat ramah . Bos sangat beruntung menjadi suaminya . " Batin Ikbal sembari berjalan menjauh dari kamar kedua pasangan suami istri baru itu .




Malamnya Cinta dan Jackson berangkat ke Malang .


Selama 1 jam 35 menit mereka mengudara , Cinta terus saja tidur sambil bersandar pada Jackson .



Cinta sangat lelah setelah seharian ini tak ada kegiatan lain yang mereka lakukan selain kegiatan di atas ranjang yang sangat disukai suaminya .



Ketika sudah ada pemberitahuan jika sebentar lagi pesawat akan landing , dengan lembut Jackson membangunkan Cinta .



" Sayang , ayo bangun . Sebentar lagi landing . "


Ucapnya lembut .




" Hoaaammm... aku masih ngantuk . "



" Kamu bisa lanjutkan tidurmu lagi nanti sayang . "



Tak berapa lama kini keduanya sudah berada di dalam mobil yang akan membawa mereka menuju rumah Cinta .



" Selamat Tuan dan Nyonya atas pernikahannya . " Ucap sang supir yang sudah sering mengantar Jackson saat sedang ke Malang .



" Terimakasih Pak . " Jawab Cinta ramah .



Berbeda dengan suasana di Jakarta yang semua rangkaian pesta pernikahan Cinta dan Jackson berlangsung di hotel , tapi di Malang semua keluarga dan kerabat kini berkumpul di rumah Cinta .



Di depan rumah sederhana itu kini sudah  terpasang tenda dengan dekorasi yang sangat indah dan mewah .


__ADS_1


Saat sampai di rumah , Jackson dan Cinta di sambut meriah oleh keluarganya yang sudah sejak pagi tadi sampai di Malang .



" Ini dia nih pengantin baru kita . " Ucap salah satu sepupu Cinta .



Cinta dan Jackson hanya bisa tersenyum . Jackson memang sudah cukup di kenal oleh banyak keluarga Cinta  sehingga Ia tak perlu lagi memperkenalkan dirinya .



Cinta segera ikut duduk disamping Mami Lastri .


" Kamu kelihatannya lelah sekali Nak . Ini pasti ulah Jackson kan ? " Tanya Mami Lastri .



Cinta hanya merona , Ia memilih untuk tak menjawab pertanyaan mertuanya .



" Mi... Cinta hanya mengantuk . " Jackson yang menjawab .



" Yah itu juga pasti karena kamu yang membuatnya kurang tidur sejak semalam kan ? " Lanjut Mami Lastri masih menyalahkan putranya .



" Ahh.. Mami ini seperti tidak pernah jadi pengantin baru saja . " Ucap Papi Haryono yang menjadi pembela putranya  .



Semua yang mendengarnya ikut tertawa .


Sementara Cinta wajahnya sudah semerah tomat karena terus menjadi bahan godaan Bunda , Mertua , Bibi , dan Pamannya .



Malam itu walaupun cukup lelah , tapi Cinta dan Jackson merasa sangat bahagia .



Semua orang di sana juga ikut bahagia . Apalagi jika mereka mengingat bagaimana perjalanan cinta keduanya hingga sampai di tahap pernikahan . Akhirnya kebahagiaan menghampiri setelah mereka berhasil melewati ujian  .



.


.


.


.


.


.


"*Riak malam yang damai, tawa ceria di siang hari akan menjadi kebahagiaan yang tiada tara tatkala semua ada dalam pernikahan*."


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


\*\*\* butuh dukungan kalian donggg ....like dan komen yang banyak yah , lagi stuck ide nihhh butuh semangat dari kalian semua reader tersayang 😭😭😭😭😭 \*\*\*


__ADS_2