Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 57. Cinta segitiga


__ADS_3

" Halo... sayang ." Sapa Jackson saat baru saja menerima panggilan dari tunangannya itu .


Padahal belum cukup 30 menit Jackson berpisah dengan Cinta setelah mengantarnya bekerja .


" Sayang... TOLONG . " Balas Cinta .


Tentu saja mendengar itu membuat Jackson sangat terkejut . Apa yang terjadi pada tunangannya itu , begitu pikirnya .


Jackson segera menepikan mobil yang sedang di kendarainya .


" Sayang , ada apa  ? Apa kamu sakit ? Apa yang terjadi, tunggu sebentar aku akan kembali kesana secepatnya . " Ucap Jackson .


" Tidak.... tidak... tidak perlu kemari . Aku baik baik saja . Ini soal Wulan . " Balas Cinta .


" Wulan ? Ada apa dengannya ? "


" Dia pergi . Dia pergi dari apartemen, dan hanya meninggalkan sebuah surat . " Ujar Cinta .


" Sayang , bukankah itu masalah antara Wulan dan Sofi , bagaimana aku bisa membantu . " Jackson pikir itu hanyalah salah paham antara dua wanita yang bersahabat .


" Tak ada masalah antara Wulan dan Sofi . Dia pergi begitu saja , kami tak ada yang tahu alasannya . " Ucap Cinta lagi .


" Lalu ? Apa yang kamu ingin aku lakukan sayang ? "


" Cari Wulan . Please . " Pinta Cinta .


" Oke sayang . Aku akan diskusikan dengan Ray dan Adit . Kamu tenang yah ,jangan panik . Ingat jaga kesehatanmu . " Jackson kembali mengingatkan tunangannya itu .


Setelah sambungan telepon terputus , Jackson melanjutkan melajukan mobilnya menuju perusahaannya .


Selama perjalanan Ia terus berpikir apa ada masalah antara Ray dan Wulan , apa ini ada sangkutannya dengan Marvel . Harusnya aku tak ikut campu, biar bagaimanapun keduanya adalah sahabatku  .



Saat baru saja sampai di ruangannya , Jackson segera meminta Hesti memanggilkan Adit untuknya .



Tak perlu waktu lama , kini Adit sudah berada di hadapannya .



" Weeiittsss... bos udah masuk kantor lagi ? Welcome back yahh . Gimana keadaan Cinta ? "


Adit terus saja mengoceh karena senang akhirnya Jackson kembali masuk kantor .



" Cinta sudah baikan , dia juga sudah kembali bekerja . " Jawab Jackson .



" Tapi.... lu tahu gak apa yang terjadi antara Wulan dan Ray , sepertinya mereka sedang ada masalah deh . " Lanjut Jackson .



" Gak tahu. Memangnya dua sejoli itu kenapa ? Ray gak ada cerita apa apa . " Balas Adit .



" Wulan kabur dari apartemen . Cuma ninggalin surat yang isinya dia pengen sendiri . Gue jadi curiga ini ada hubungannya juga dengan Marvel . " Ucap Jackson .



" Marvel ? Maksud lu ? Gue gak ngerti . "



" Gue curiga Wulan dan Marvel ada affair . Sempat sekali gue pergokin mereka jalan berdua . Gue sudah bilangin ke Marvel kalau Wulan itu sudah punya pacar , tapi gak tahu deh setelahnya gimana . " Jelas Jackson .



Adit dengan lincahnya mengeluarkan ponselnya , menghubungi Ray dalam mode loudspeaker .



Tak butuh waktu lama , Ray menerima panggilan Adit .

__ADS_1



" Pagi bro ... " Sapa Ray . Suaranya terdengar baik baik saja .



" Eh... Lu lagi ada masalah sama si Wulan ? " tanya Adit tanpa basa basi .



" Gak perlu nanya soal wanita itu lagi sama gue . " Jawab Ray dingin .



" Loh , serius lu lagi marahan sama dia ? "



" Bukan marahan lagi . Tapi kami sudah putus . Ngapain gue pertahanin dan berjuang untuk wanita gak setia macam dia . " Jelas Ray dengan nada suara penuh amarah.



" Sorry bro .... kita gak tahu . Lu kenapa gak cerita sama kita kita . " Kini Jackson yang berbicara .



" Santai lah bro... gue tahu lu juga lagi ribet ngurusin Cinta . Soal gue sama Wulan itu masalah kami berdua ,dan sudah selesai dengan perpisahan . " Jawab Ray .



" Memangnya kalian berpisah, gue boleh tahu alasannya kenapa ? " Tanya Jackson .



" Sorry bro . Masalahnya bukan pada gue . Tapi pada Wulan dan sahabat lu si Marvel . Lu tanya aja sama dia . " Jawab Ray .



" Marvel ? "




" Apa ??? Kabur ?? Tapi dia kan lagi ...... "


Ucapan Ray terhenti .



" Ahh sudahlah Jack , gue gak mau tahu apa apa lagi soal dia . Lu beritahu sahabat lu aja si Marvel , dia harusnya yang lebih tahu Wulan dimana . " Jawab Ray .



Sebenarnya dalam hati kecil Ray , Ia juga hawatir pada Wulan . Ia masih sangat cinta dan sangat peduli pada wanita itu . Wanita yang membuatnya bekerja keras untuk menjadi sukses seperti sekarang . Satu satunya wanita yang ingin Ia ajak berumah tangga , tapi sayangnya Ray malah mendapatkan penghianatan .



Sudah cukup berbesar hati Ray melepaskan Wulan untuk pria lain yang tak lain adalah sahabat dari Jackson , Marvel .



Menurutnya Marvel lebih berhak bersama Wulan . Wulan dan Marvel memiliki apa yang tidak Ia miliki bersama Wulan .



Ray pikir keputusannya sudah tepat melepaskan wanita itu . Bukankah Cinta tidak selamanya harus memiliki ,sekarang saatnya dia untuk melanjutkan hidupnya sendiri .



Setelah mendapatkan kabar mengejutkan dari Ray , kini Adit dan Jackson sedang menemui Marvel di lounge milik pria itu .


" Hei ... sudah lama gue gak ketemu lu Jack . " Sapa Marvel terlihat biasa biasa saja .


" Gimana keadaan Cinta  ? " Lanjutnya .


" Fine . Syukurlah dia baik baik saja sekarang , udah mulai ngantor lagi . " Jawab Jackson .

__ADS_1


" Tumben kalian nyamperin kemari , ada apa nih ? "


Tanya Marvel .


Kini Adit yang mejawab pertanyaan Marvel .


" Vel , lu itu sahabat kita . Lu kalau ada masalah ceritalah ke kita . "


Marvel malah menatap mereka bingung .


" Tadi Cinta minta gue untuk nyari Wulan . Dia kabur dari apartemen , hanya ninggalin surat yang isinya dia ingin sendiri . " Lanjut Jackson .


Marvel sangat terkejut . Terlihat dari reaksinya yang langsung berdiri dari kursi bar yang tadi Ia duduki .


Marvel mengusap wajahnya kasar dan berjalan mondar mandir bak setrikaan .


" Hei ... kenapa Lu se panik itu ? " Tanya Adit .


" Ya iya lah gue panik . Secara si Wulan itu lagi hamil anak gue . " Ucap Marvel terdengar sangat cemas .


" Maksud lu ? Wulan benar punya hubungan sama Lu ? " Adit bertanya karena ingin meyakinkan apa yang di dengarnya .


" Iya ... sudah 2 bulan ini gue sering berhubungan sama Wulan . Gue tau tindakan kami berdua salah , tapi gue gak pernah maksa dia . Kami ngelakuinnya juga dalam keadaan sadar . Gue cinta sama dia tapi Wulan tidak pernah menerima cinta gue karena tidak bisa meninggalkan kekasihnya . Tapi jika sekarang Wulan hamil anak gue, apa dia masih ingin bertahan sama kekasihnya atau bersama gue yang kenyataannya ayah dari anak yang ada di rahimnya ? " Ucap Marvel penuh penyesalan dan pengharapan .


" Masalahnya sekarang jangan lu pikir Wulan pergi bareng Ray . Mereka berdua udah putus . Wulan udah ngaku semua ke Ray kalau dia selingkuh sama lu , dan dia pergi . Tuh si Cinta sekarang minta Jackson bantu untuk nyari Wulan . "


Adit menjelaskan kondisi saat ini pada Marvel .


" Gila lu... parah . Hamilin kekasih orang. Gue gak bisa mihak lu atau mihak Ray . Kalian berdua sahabat gue . " Ucap Jackson .


" Sekarang ayo sama sama kita nyari Wulan . Biar bagaimanapun lu harus tanggung jawab . " Lanjut Jackson .


" Kalau Wulan ketemu , apa dia mau nerima pertanggung jawaban gue ? Buktinya aja dia sekarang milih kabur . Itu sama saja dia gak milih gue . " Elak Marvel .


Jackson sedikit geram mendengar ucapan Marvel barusan yang terkesan menyerah dan tidak peduli .


" Lu jangan jadi pengecut dong. Wulan kabur dan nolak lu bukan berarti lu bisa bebas gitu saja . Katanya lu cinta , perjuangin kalau lu memang cinta . "  Ucap Jackson .


" Lu sudah tahu Wulan punya Ray , kenapa Lu juga mau jadi orang ketiga . Lu pasti udah ngira kalau bisa saja Wulan gak akan ninggalin Ray yang udah lama berhubungan sama dia . Harusnya lu mikir dulu sebelum berbuat . " Lanjutnya .


" Setidaknya Lu harus cari Wulan sampai ketemu . Urusan nanti jika dia menolak lu . Buktikan kalau sahabat gue bukan pengecut . " Ucap Jackson .


Marvel menunduk menyesali semua perbuatannya .


Ia teringat saat Wulan memberitahu jika dia hamil , saat itu Marvel meminta Wulan untuk segera memutuskan Ray .


Tapi Wulan meminta waktu padanya .


Yang Marvel sesali saat itu bukannya Ia ada di sisi Wulan untuk mendukungnya , Ia malah meminta Wulan untuk mengggugurkan saja kandungannya jika dalam waktu seminggu Wulan tidak memutuskan Ray .


Sungguh bejat perbuatannya , itu yang ada di pikiran Marvel sendiri . Sekarang Wulan sudah memutuskan Ray , tapi tidak seperti keinginannya untuk bisa memiliki Wulan disisinya . Ia malah kehilangan wanita itu . Wanita yang Ia cintai dengan nekatnya lalu kemudian Ia kehilangan wanita itu karena keegoisannya .


" Dimana kamu Wulan ? Maafkan aku.. maafkan aku . Aku akan mencarimu , aku akan mendapatkan maaf dan hatimu demi calon anak kita . " Batin Marvel .


.


.


.


.


.


.


 "Kebimbangan hati dalam memilih kerap datang mengisi hati. Pilih ia yang serius, bukan hanya sekadar singgah."


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2