
" Halo... sayang ." Sapa Jackson saat baru saja menerima panggilan dari tunangannya itu .
Padahal belum cukup 30 menit Jackson berpisah dengan Cinta setelah mengantarnya bekerja .
" Sayang... TOLONG . " Balas Cinta .
Tentu saja mendengar itu membuat Jackson sangat terkejut . Apa yang terjadi pada tunangannya itu , begitu pikirnya .
Jackson segera menepikan mobil yang sedang di kendarainya .
" Sayang , ada apa ? Apa kamu sakit ? Apa yang terjadi, tunggu sebentar aku akan kembali kesana secepatnya . " Ucap Jackson .
" Tidak.... tidak... tidak perlu kemari . Aku baik baik saja . Ini soal Wulan . " Balas Cinta .
" Wulan ? Ada apa dengannya ? "
" Dia pergi . Dia pergi dari apartemen, dan hanya meninggalkan sebuah surat . " Ujar Cinta .
" Sayang , bukankah itu masalah antara Wulan dan Sofi , bagaimana aku bisa membantu . " Jackson pikir itu hanyalah salah paham antara dua wanita yang bersahabat .
" Tak ada masalah antara Wulan dan Sofi . Dia pergi begitu saja , kami tak ada yang tahu alasannya . " Ucap Cinta lagi .
" Lalu ? Apa yang kamu ingin aku lakukan sayang ? "
" Cari Wulan . Please . " Pinta Cinta .
" Oke sayang . Aku akan diskusikan dengan Ray dan Adit . Kamu tenang yah ,jangan panik . Ingat jaga kesehatanmu . " Jackson kembali mengingatkan tunangannya itu .
Setelah sambungan telepon terputus , Jackson melanjutkan melajukan mobilnya menuju perusahaannya .
Selama perjalanan Ia terus berpikir apa ada masalah antara Ray dan Wulan , apa ini ada sangkutannya dengan Marvel . Harusnya aku tak ikut campu, biar bagaimanapun keduanya adalah sahabatku .
Saat baru saja sampai di ruangannya , Jackson segera meminta Hesti memanggilkan Adit untuknya .
Tak perlu waktu lama , kini Adit sudah berada di hadapannya .
" Weeiittsss... bos udah masuk kantor lagi ? Welcome back yahh . Gimana keadaan Cinta ? "
Adit terus saja mengoceh karena senang akhirnya Jackson kembali masuk kantor .
" Cinta sudah baikan , dia juga sudah kembali bekerja . " Jawab Jackson .
" Tapi.... lu tahu gak apa yang terjadi antara Wulan dan Ray , sepertinya mereka sedang ada masalah deh . " Lanjut Jackson .
" Gak tahu. Memangnya dua sejoli itu kenapa ? Ray gak ada cerita apa apa . " Balas Adit .
" Wulan kabur dari apartemen . Cuma ninggalin surat yang isinya dia pengen sendiri . Gue jadi curiga ini ada hubungannya juga dengan Marvel . " Ucap Jackson .
" Marvel ? Maksud lu ? Gue gak ngerti . "
" Gue curiga Wulan dan Marvel ada affair . Sempat sekali gue pergokin mereka jalan berdua . Gue sudah bilangin ke Marvel kalau Wulan itu sudah punya pacar , tapi gak tahu deh setelahnya gimana . " Jelas Jackson .
Adit dengan lincahnya mengeluarkan ponselnya , menghubungi Ray dalam mode loudspeaker .
Tak butuh waktu lama , Ray menerima panggilan Adit .
__ADS_1
" Pagi bro ... " Sapa Ray . Suaranya terdengar baik baik saja .
" Eh... Lu lagi ada masalah sama si Wulan ? " tanya Adit tanpa basa basi .
" Gak perlu nanya soal wanita itu lagi sama gue . " Jawab Ray dingin .
" Loh , serius lu lagi marahan sama dia ? "
" Bukan marahan lagi . Tapi kami sudah putus . Ngapain gue pertahanin dan berjuang untuk wanita gak setia macam dia . " Jelas Ray dengan nada suara penuh amarah.
" Sorry bro .... kita gak tahu . Lu kenapa gak cerita sama kita kita . " Kini Jackson yang berbicara .
" Santai lah bro... gue tahu lu juga lagi ribet ngurusin Cinta . Soal gue sama Wulan itu masalah kami berdua ,dan sudah selesai dengan perpisahan . " Jawab Ray .
" Memangnya kalian berpisah, gue boleh tahu alasannya kenapa ? " Tanya Jackson .
" Sorry bro . Masalahnya bukan pada gue . Tapi pada Wulan dan sahabat lu si Marvel . Lu tanya aja sama dia . " Jawab Ray .
" Marvel ? "
" Apa ??? Kabur ?? Tapi dia kan lagi ...... "
Ucapan Ray terhenti .
" Ahh sudahlah Jack , gue gak mau tahu apa apa lagi soal dia . Lu beritahu sahabat lu aja si Marvel , dia harusnya yang lebih tahu Wulan dimana . " Jawab Ray .
Sebenarnya dalam hati kecil Ray , Ia juga hawatir pada Wulan . Ia masih sangat cinta dan sangat peduli pada wanita itu . Wanita yang membuatnya bekerja keras untuk menjadi sukses seperti sekarang . Satu satunya wanita yang ingin Ia ajak berumah tangga , tapi sayangnya Ray malah mendapatkan penghianatan .
Sudah cukup berbesar hati Ray melepaskan Wulan untuk pria lain yang tak lain adalah sahabat dari Jackson , Marvel .
Menurutnya Marvel lebih berhak bersama Wulan . Wulan dan Marvel memiliki apa yang tidak Ia miliki bersama Wulan .
Ray pikir keputusannya sudah tepat melepaskan wanita itu . Bukankah Cinta tidak selamanya harus memiliki ,sekarang saatnya dia untuk melanjutkan hidupnya sendiri .
Setelah mendapatkan kabar mengejutkan dari Ray , kini Adit dan Jackson sedang menemui Marvel di lounge milik pria itu .
" Hei ... sudah lama gue gak ketemu lu Jack . " Sapa Marvel terlihat biasa biasa saja .
" Gimana keadaan Cinta ? " Lanjutnya .
" Fine . Syukurlah dia baik baik saja sekarang , udah mulai ngantor lagi . " Jawab Jackson .
__ADS_1
" Tumben kalian nyamperin kemari , ada apa nih ? "
Tanya Marvel .
Kini Adit yang mejawab pertanyaan Marvel .
" Vel , lu itu sahabat kita . Lu kalau ada masalah ceritalah ke kita . "
Marvel malah menatap mereka bingung .
" Tadi Cinta minta gue untuk nyari Wulan . Dia kabur dari apartemen , hanya ninggalin surat yang isinya dia ingin sendiri . " Lanjut Jackson .
Marvel sangat terkejut . Terlihat dari reaksinya yang langsung berdiri dari kursi bar yang tadi Ia duduki .
Marvel mengusap wajahnya kasar dan berjalan mondar mandir bak setrikaan .
" Hei ... kenapa Lu se panik itu ? " Tanya Adit .
" Ya iya lah gue panik . Secara si Wulan itu lagi hamil anak gue . " Ucap Marvel terdengar sangat cemas .
" Maksud lu ? Wulan benar punya hubungan sama Lu ? " Adit bertanya karena ingin meyakinkan apa yang di dengarnya .
" Iya ... sudah 2 bulan ini gue sering berhubungan sama Wulan . Gue tau tindakan kami berdua salah , tapi gue gak pernah maksa dia . Kami ngelakuinnya juga dalam keadaan sadar . Gue cinta sama dia tapi Wulan tidak pernah menerima cinta gue karena tidak bisa meninggalkan kekasihnya . Tapi jika sekarang Wulan hamil anak gue, apa dia masih ingin bertahan sama kekasihnya atau bersama gue yang kenyataannya ayah dari anak yang ada di rahimnya ? " Ucap Marvel penuh penyesalan dan pengharapan .
" Masalahnya sekarang jangan lu pikir Wulan pergi bareng Ray . Mereka berdua udah putus . Wulan udah ngaku semua ke Ray kalau dia selingkuh sama lu , dan dia pergi . Tuh si Cinta sekarang minta Jackson bantu untuk nyari Wulan . "
Adit menjelaskan kondisi saat ini pada Marvel .
" Gila lu... parah . Hamilin kekasih orang. Gue gak bisa mihak lu atau mihak Ray . Kalian berdua sahabat gue . " Ucap Jackson .
" Sekarang ayo sama sama kita nyari Wulan . Biar bagaimanapun lu harus tanggung jawab . " Lanjut Jackson .
" Kalau Wulan ketemu , apa dia mau nerima pertanggung jawaban gue ? Buktinya aja dia sekarang milih kabur . Itu sama saja dia gak milih gue . " Elak Marvel .
Jackson sedikit geram mendengar ucapan Marvel barusan yang terkesan menyerah dan tidak peduli .
" Lu jangan jadi pengecut dong. Wulan kabur dan nolak lu bukan berarti lu bisa bebas gitu saja . Katanya lu cinta , perjuangin kalau lu memang cinta . " Ucap Jackson .
" Lu sudah tahu Wulan punya Ray , kenapa Lu juga mau jadi orang ketiga . Lu pasti udah ngira kalau bisa saja Wulan gak akan ninggalin Ray yang udah lama berhubungan sama dia . Harusnya lu mikir dulu sebelum berbuat . " Lanjutnya .
" Setidaknya Lu harus cari Wulan sampai ketemu . Urusan nanti jika dia menolak lu . Buktikan kalau sahabat gue bukan pengecut . " Ucap Jackson .
Marvel menunduk menyesali semua perbuatannya .
Ia teringat saat Wulan memberitahu jika dia hamil , saat itu Marvel meminta Wulan untuk segera memutuskan Ray .
Tapi Wulan meminta waktu padanya .
Yang Marvel sesali saat itu bukannya Ia ada di sisi Wulan untuk mendukungnya , Ia malah meminta Wulan untuk mengggugurkan saja kandungannya jika dalam waktu seminggu Wulan tidak memutuskan Ray .
Sungguh bejat perbuatannya , itu yang ada di pikiran Marvel sendiri . Sekarang Wulan sudah memutuskan Ray , tapi tidak seperti keinginannya untuk bisa memiliki Wulan disisinya . Ia malah kehilangan wanita itu . Wanita yang Ia cintai dengan nekatnya lalu kemudian Ia kehilangan wanita itu karena keegoisannya .
" Dimana kamu Wulan ? Maafkan aku.. maafkan aku . Aku akan mencarimu , aku akan mendapatkan maaf dan hatimu demi calon anak kita . " Batin Marvel .
.
.
.
.
.
.
"Kebimbangan hati dalam memilih kerap datang mengisi hati. Pilih ia yang serius, bukan hanya sekadar singgah."
.
.
.
.
.
__ADS_1
To be continue