
Sejak pagi Cinta bersama keluarga Jackson sudah berada di daerah puncak untuk memeriksa persiapan pesta yang akan digelar malam ini . Pesta malam ini dibuat untuk meresmikan resort terbaru dari Haryono Grup juga untuk memperkenalkan Jackson yang mulai hari ini menjabat sebagai CEO Haryono Grup .
Mulai hari ini Papi Haryono akan pensiun dan resmi digantikan oleh Jackson , pewaris satu satunya perusahaan raksasa Haryono Grup .
Tentu saja Cinta yang beberapa hari lagi akan menjadi Istri Jackson , setia berada di sisi calon suaminya .
Cinta dengan sabar memeriksa kembali persiapan pesta malam nanti . Semua karyawan yang ada di sana sudah tahu jika Cinta adalah calon Nyonya muda Haryono Grup maka dengan senang hati mereka mengikuti semua arahan wanita itu .
Cinta sebenarnya sedikit merasa kesepian , karena saat ini Jackson cukup sibuk melakukan meeting .
Cinta sebenarnya sudah mengajak kedua sahabatnya untuk ikut , namun walau ini hari sabtu keduanya memiliki jadwal kerja lembur .
Untung saja ada Mami Lastri yang menemaninya . Sesekali Mami akan bercerita tentang masa kecil Jackson .
Akhirnya malampun tiba . Tamu tamu mulai berdatangan satu persatu . Cinta sudah selesai bersiap . Dengan sabar Ia mengikuti kemana saja Jackson melangkah . Cinta selalu memberikan senyum terbaiknya ketika Ia diperkenalkan oleh Jackson sebagai calon istri pada rekan bisnisnya .
Suasana pesta malam ini cukup menyenangkan bagi Cinta sampai terdengar suara wanita menyebut nama tunangannya dengan manja .
" Selamat yah Jackson . " Ucap wanita itu .
Jackson dan beberapa orang yang ada disana menoleh secara bersamaan ke arah sumber suara .
Cinta yang juga melihat kearah yang sama terpaksa tetap tersenyum .
" Jauh juga terbangnya si lalat jenis baru ini . " Guman Cinta sambil Ia cekikin dalam hatinya .
Yah , dia Alexa , wanita dengan rasa percaya diri yang tinggi .
Alexa mencoba untuk mendekati Jackson hendak memberikan kecupan di pipinya , tapi dengan sigapnya Jackson malah menghindar ke belakang Cinta .
" Hai Alexa , " Sapa Cinta .
Alexa tak membalas sapaan Cinta . Wanita itu hanya memaksakan senyumnya .
Sebenarnya dalam hati Alexa malu karena Jackson terkesan menghindarinya dan hal itu disadari juga oleh rekan bisnis mereka yang berada di sekitar.
Cinta mengapit lengan Jackson ,
" Silahkan nikmati pestanya yah Alexa . "
Ucap Cinta lalu mengajak Jackson pergi dari tempat itu .
Alexa kesal dengan tingkah Cinta yang menirukan ucapannya saat di pesta ulang tahunnya .
Berbagai rentetan acara dimulai . Mulai dari peresmian resort oleh Jackson dan Papi Haryono . Tentunya kedua pria itu didampingi oleh pasangan mereka masing masing yaitu Cinta dan Mami Lastri . Di lanjutkan dengan sambutan dari Papi , lalu penyerahan jabatan secara simbolis , sambutan dari Jackson sebagai CEO yang baru ,kemudian dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang telah disiapkan .
Cinta mulai merasa lelah setelah beberapa jam pesta berlangsung . Bukan karena tidak pernah menghadiri pesta mewah seperti ini , tapi baru kali ini Cinta yang berstatus tunangan Jackson sebagai tuan rumah yang menggelar pesta mewah seperti ini . Ia cukup lelah menyambut banyak sekali tamu yang harus Ia sapa .
Sepanjang acara tak terhitung lagi Ibu ibu sosialita yang terus mengusik ketenangannya .
__ADS_1
Ibu ibu itu adalah istri istri dari klien Jackson atau istri karyawan Jackson .
Mereka semua berebut untuk mencari perhatian dari calon istri sang CEO . Calon Nyonya muda keluarga Haryono .
Jackson juga menyadari jika calon istrinya itu sepertinya mulai lelah .
" Sayang , apa kamu lelah ? Ingin istirahat ? " Tanyanya lembut .
Cinta menggeleng . " Tak apa . Biarkan aku belajar untuk terbiasa dengan kehidupan seperti ini . "
Yah memang benar jika Cinta telah menjadi istri Jackson maka Ia harus terbiasa dengan pesta mewah dan kaum kaum sosialita yang tak lain adalah rekan bisnis suaminya nanti .
Jackson makin kagum pada calon istrinya itu .
" Apa kamu ingin menemaniku ke suatu tempat sebentar saja ? Sepertinya aku butuh udara segar . " Pinta Jackson .
Jackson sengaja beralasan jika dirinya yang ingin meninggalkan tempat itu sehingga Cinta tidak menolak .
Setelah Cinta setuju , Jackson segera mengajak Cinta keluar dari ballroom yang masih dipenuhi banyak tamu undangan .
Lantas Ia mengajak Cinta masuk ke dalam lift dan menekan angka 10 .
" Kemana ? " tanya Cinta .
" Ikut saja , kamu perlu istirahat . Aku tahu kamu dan Mami sangat sibuk menyiapkan semuanya . Terimakasih . " Ucap Jackson .
" Terimakasih karena ? "
Jackson hendak menyatukan bibir mereka namun sayangnya gagal karena bersamaan dengan lift yang pintunya terbuka dan di depan lift ada sepasang paruh baya yang hendak masuk .
Cinta hanya bisa menunduk karena malu , sedang Jackson terlihat tak peduli . Pasangan paruh baya itu hanya bisa menggeleng melihat tingkah pasangan muda itu .
Jackson menuntun Cinta ke sebuah kamar . Ia mengeluarkan sebuah key card .
" Sebentar , ngapain kita ke kamar ? " tanya Cinta .
" Kamu perlu istirahat sayang . " Jawab Jackson .
Cinta masih berusaha menghalangi Jackson yang akan menempelkan key cardnya .
" Aku tidak lelah . Lagian nanti kita di cariin Mami dan Papi . " Elak Cinta .
" Gak akan . Tenang aja . "
" Tapi kalau ketahuan kita sekamar , orang lain bisa salah paham . " Cinta masih kekeh menahan tangan Jackson .
" Yang bilang kita akan sekamar siapa sayang ? "
Cinta bingung , " Maksudmu ? "
__ADS_1
Jackson memindahkan tangan Cinta yang menghalangi pintu , lalu menempelkan key card nya .
Jackson membuka pintu, lalu masuk kedalam diikuti Cinta .
" Lama banget sih... katanya jam 10 sudah selesai pestanya . Dikit lagi kita jamuran nih nungguin . " Celoteh Sofi .
" Sofi... Rere.... " Ucap Cinta tak percaya .
Cinta memandang ke arah Jackson .
" Istirahatlah . Nikmati waktu kalian . "
" Aku akan kembali ke pesta , hubungi aku jika ada apa apa atau kamu perlu sesuatu yah sayang . " ucap Jackson sambil mengecup kening Cinta .
Cinta sangat senang dengan kejutan ini . Apalagi menurut keduanya , mereka juga datang ke puncak karena dipaksa oleh Jackson untuk menemani dirinya .
Cinta segera membersihkan tubuhnya dan berganti pakaian . Ketiganya lalu berbaring di tempat tidur yang sama .
" Gue jadi kangen Wulan . " Ucap Sofi .
" Iya, makanya gue kok ngerasa seperti ada yang beda . Biasanya kalau kita berempat lagi quality time seperti sekarang , si Wulan paling bawel . " Lanjut Rere .
" Iya yah. Wulan sekarang dimana yah . Padahal dulu dia yang paling semangat jodoh jodohin gue sama Jackson . Sekarang gue udah mau nikah , eh Wulan malah pergi . "
Ketiganya terus saja mengingat kenangan kenangan mereka bersama Wulan . Malam itu Cinta sangat menikmati waktu bersama sahabatnya . Apalagi akhir akhir ini dia sangat sibuk , waktu mereka bersama jadi berkurang .
" Kayaknya setelah nikah gue bakalan rindu hal hal yang seperti ini bareng kalian . " Ucap Cinta sebelum mereka bertiga akhirnya tertidur .
.
.
.
.
.
.
"Persahabatan yang kuat tak butuh percakapan sehari-hari atau kebersamaan setiap waktu. Selama persahabatan itu ada di hati, sahabat sejati tak akan pernah terpisah."
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue