Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 67. Kehilangan


__ADS_3

Jackson segera menaiki taksi yang baru saja berhenti tepat di depannya . Setelah memberi tahu tujuannya yang tak lain adalah apartemen Cinta , Jackson merogoh sakunya mencari ponsel miliknya .


Namun sayang ponsel itu tak dapat Ia temukan . Ia ingin menghubungi Cinta dan juga Adit atau sahabatnya yang lain .


Ia masih bingung bagaimana bisa ini semua terjadi . " Yang pasti ini semua rencana Hesti . " Batin Jackson .


Jackson yang sibuk dengan pemikirannya tak meyadari jika taksi telah berhenti di depan lobby apartemen milik calon istrinya  .


Dengan berlari Ia memasuki lift . Saat sampai di lantai tujuan , Jackson melanjutkan larinya menuju unit apartemen milik Cinta .


Sungguh Jackson sangat bersyukur karena dugaannya benar  , Cinta berada di sana .


Ia lantas masuk kedalam kamar dan terkejut melihat Cinta yang tengah berkemas .


" Sayang apa yang kamu lakukan ? " tanyanya dengan panik .


Cinta tak menjawab bahkan tidak menatap Jackson sama sekali .


Cinta hanya fokus terus mengepak barang barangnya yang ada di atas meja riasnya .


" Sayang , ku mohon dengarkan aku dulu . Aku bisa menjelaskan semuanya . " Ucap Jackson yang masih tak mendapat tanggapan dari Cinta .


Jackson mencoba menghentikan Cinta dengan memegang tangannya .


" Lepaskan tanganku. Jangan pernah menyentuhku . " Ucap Cinta tanpa menoleh atau menatap Jackson sama sekali .


" Sayang aku di jebak oleh Hesti . Sungguh aku tidak tahu mengapa aku bisa berada di tempat itu bersamanya . "


Cinta hanya menampilkan senyum smirknya .


" Sayang , ku mohon jangan seperti ini . Ayo kita bicarakan baik baik . Kumohon sayang . " Pinta Jackson dengan memelas .


Cinta menghela napas berat , Ia berhenti memasukkan barangnya ke dalam tas dan duduk di kursi yang ada di meja rias .


Cinta menunduk , Jackson sangat yakin jika wanita itu kini menangis . Terlihat dari pundaknya yang kini bergetar .


" Sayang , " jackson mencoba kembali menyentuh pundak Cinta .


Namun sayang , Cinta menepis tangan Jackson .


" Sudahlah . Aku melihat semuanya . " Ucap Cinta lirih .


" Tapi sayang itu tidak seperti apa yang kamu bayangkan . " Bela Jackson .


" Lalu aku harus membayangkan apa ? Katakan padaku Jackson . Katakan padaku , apa aku harus membayangkan jika tadi yang ku lihat kamu sedang bersama sahabatmu seperti katamu padaku  ? Apa aku harus mengabaikan wanita yang kulihat berada di pangkuanmu dengan keadaan kalian yang .... ahhh sudahlah . " Cinta berusaha meredam emosinya .


" Bukan begitu sayang  , tapi ........ "


Ucapan Jackson dihentikan oleh Cinta .

__ADS_1


" Tapi apa ? Katakan padaku apa yang dilakukan sepasang pria dan wanita yang nyaris tanpa busana berduaan di dalam kamar hotel ? Katakan padaku  , hah ? "


Cinta tidak bisa lagi menahannya , kini emosinya seakan meledak ledak .


" Lalu dimana ketiga sahabatmu ? Katamu kalian akan pergi bersama , dimana mereka  ? Jawab aku . " Lanjut Cinta .


Jackson kini menyadari awal mula kesalahannya dimana .


Andai saja dia tidak berbohong pada Cinta dan tidak menyetujui bujukan sahabatnya maka ini tak akan terjadi .


" Sayang maafkan aku , aku jujur telah berbohong padamu . Aku, Adit , Ray , dan Marvel tadi pergi ke club . Maaf aku tak jujur karena ku tahu kamu tak menyukainya . Tapi soal bagaimana aku bisa berakhir bersama wanita itu aku juga tak tahu sayang. Aku berani sumpah . " Ucap Jackson jujur .


Namun apalah arti kejujuran Jackson saat ini . Disaat Cinta sudah melihat sendiri apa yang terjadi antara dirinya dan Hesti , sungguh bukan perkara mudah bagi Cinta untuk menerima dan melupakan masalah itu begitu saja .


Apa lagi Cinta memiliki kenangan buruk masa lalu tentang penghianatan kakak iparnya  yang menjadi awal mula masalah yang menimpa keluarganya dulu .


Cinta tak bisa lagi berkomentar apa apa . Hatinya yang sudah hancur melihat sang calon suami bercumbu dengan wanita lain , semakin di patahkan dengan kebohongan yang dilakukan pria itu .


Cinta kembali memasukkan barang barang ke dalam tasnya .


" Sayang ku mohon hentikan . Ku mohon pikirkan semuanya dengan kepala dingin . Aku yakin saat ini kamu emosi , jangan sampai karena emosi menghancurkan hubungan kita . "


Ucap Jackson lembut .


Cinta berbalik menatap Jackson .


" Emosi menghancurkan hubungan kita katamu " , Cinta mengulang ucapan Jackson .


Jackson mengusap wajahnya dengan kasar.


Ia yakin hubungannya dengan Cinta akan bermasalah dan lebih parahnya jika Cinta akan meminta berpisah .


" Kalau begitu ayo kita perbaiki sayang . Maafkan aku , aku janji tidak akan berbohong lagi padamu . Aku janji . Tolong ingatlah pernikahan kita yang tersisa beberapa hari lagi . " Jackson berusaha meyakinkan Cinta .


Bersamaan dengan Cinta yang telah selesai mengepak barangnya , Ia lantas keluar dari kamar sambil mendorong koper dan membawa sebuah tas besar .


Jackson terus mengikuti Cinta , yang hendak keluar dari apartemen .


" Sayang berhenti . " Cegahnya , namun tangannya di tepis oleh Cinta .


" Sayang kumohon berhenti . "


" Sayang janganlah seperti ini , ayo kita bicarakan baik baik . "


Semua ucapan Jackson di abaikan oleh Cinta hingga mereka berdua tiba di depan lift .


" Cinta Shameera . " Panggil Jackson .


Lalu pria itu mendekap Cinta dengan sangat erat . Ia tak akan bisa jika harus kehilangan Cinta .

__ADS_1


Bagaimana bisa dirinya bertahan jika kehilangan wanita yang memiliki seluruh hatinya .


Cinta menumpahkan semua tangisannya dalam dekapan Jackson . Hati wanita itu rasanya tak sanggup jika harus berpisah dengan pria yang sedang memeluknya , tapi mengingat semua kejadian tadi membuat Cinta merasa tak akan mampu bertahan disisinya karena akan terus membayangkan apa yang dilihatnya tadi .


Cinta melepaskan pelukan Jackson .


" Lupakan semuanya , aku , hubungan kita , rencana pernikahan kita . Mulailah kembali kehidupanmu sesuai dengan yang kamu inginkan tanpa aku ada di sana . " Ucap Cinta .


" Sampaikan permohonan maafku pada Mami dan Papi . Ku mohon lepaskan aku , hanya itu satu satunya cara agar aku berhenti merasakan rasa sakit ini . " Lanjutnya .


Cinta segera masuk ke dalam lift dan meninggalkan Jackson yang hanya bisa menatapnya .


Ucapan Cinta barusan membuatnya diam terpaku . Apa yang Ia lakukan malam ini sungguh menyakiti perasaan wanita yang Ia cintai itu . Dan menyakiti Cinta adalah hal yang sangat terlarang baginya .


Ia akhirnya membiarkan Cinta pergi . Ia hanya bisa menatap kepergian wanita itu dengan mata yang berkaca kaca .


Setelah lift tertutup , Ia melihat sesuatu yang di letakkan Cinta di tangannya saat akan pergi . Dan ternyata itu adalah cincin pertunangan mereka .


Jackson kembali ke dalam kamar di apartemen Cinta . Ia duduk di tepi tempat tidur , dan membaca sebuah kertas yang ada di atas nakas.


Setelah membaca itu , Jackson tak bisa lagi menahan air matanya . Di kertas itu terdapat nama beserta alamat orang orang yang akan dikirimkan undangan pernikahan mereka . Dan yang semakin membuat Jackson bersedih karena di sana juga ada sebuah kertas yang isinya membuat Jackson tahu jika mulai hari ini Cinta telah berhenti bekerja sesuai dengan permintaannya .


" Sayang... maafkan aku ... " ucap Jackson  walau tak ada orang lain yang mendengarnya .


Kini Jackson hanya bisa berharap jika Cinta pulang ke rumah orang tuanya dan menenangkan dirinya .


Setelah tenang Ia akan mencoba bicara lagi dengannya .


" Semoga aku tidak akan kehilanganmu untuk selamanya , karena untuk membayangkan hidupku tanpamu saja aku tak sanggup . " Batin Jackson .


.


.


.


.


.


" Kupikir kita adalah bisa menyempurnakan satu sama lain. Namun, di dunia ini tak ada yang sempurna." (Rachel Higginson)


.


.


.


.

__ADS_1


.


To be continue


__ADS_2