
Setelah menempuh perjalanan cukup lama dan melelahkan , kini pesawat yang ditumpangi pasutri baru Cinta dan Jackson sudah mendarat sempurna di Bandara Soekarno Hatta Indonesia.
Sore itu Adit sudah siap menjemput bos yang juga sahabatnya itu .
" Hai Dit .... " sapa Jackson saat mereka bertemu .
Dengan tak bersemangat Adit membalas sapaan Jackson hanya dengan anggukan kepala .
" Gimana honeymoon kalian ? Maaf gue mengganggu liburan kalian . " Ucap Adit saat ketiganya kini dalam perjalanan .
" Honeymoonnya berjalan lancar . Lu gak perlu merasa sungkan , gue dan Cinta memang sudah berencana pulang lebih awal kok . " Jawab Jackson .
Setelah itu perjalanan mereka hanya diisi dengan keheningan . Adit terus melajukan mobil menuju kediaman keluarga Haryono .
Jackson dan Cinta disambut hangat oleh Mami Lastri saat mereka tiba di rumah .
" Anak anak Mami ..... mami sangat merindukan kalian . " Ucap Mami sambil memeluk Jackson dan Cinta satu persatu .
" Mami berlebihan , kami pergi juga baru semingguan . " balas Jackson yang segera mendapat tatapan tajam dari sang istri .
" Aku juga merindukan Mami . " Ucap Cinta .
" Aku juga rindu makanan Indonesia Mi . " Lanjutnya .
" Tepat sekali , Mami memang sengaja menyiapkan makanan yang banyak untuk kalian berdua . " ucap Mami .
" Sayang , kamu makanlah lebih dulu dengan Mami yah .... ada yang harus aku bicarakan dengan Adit , oke ? " Pinta Jackson .
Cinta mengangguk , kemudian Jackson memberikan kecupan di kening sang istri sebelum berlalu menuju ruang kerjanya tempat Adit sudah menunggunya .
Cinta juga berlalu menuju ke meja makan untuk menyusul Mami Lastri .
" Loh Cin , Jackson kemana ? " tanya Mami yang melihat menantunya hanya sendirian .
" Ada yang harus dia selesaikan dengan Adit lebih dulu Mi . "
" Ya sudah , kita makan duluan saja . Jackson bisa makan bersama Papi dan Adit nanti . "
Cinta dan mertuanya kini menikmati hidangan yang sudah disiapkan . Mami Lastri sejak awal mereka bertemu memang sudah sangat ramah dan baik pada Cinta , itulah mengapa Cinta tak pernah merasa sungkan dan canggung pada mertuanya .
Setelah makan dan mengobrol sebentar , Cinta pamit untuk istirahat lebih dulu .
Ia menuju ke kamar suaminya , kesan maskulin sangat terasa di kamar ini sangat berbeda dengan kamar di apartemen yang biasa keduanya tempati .
Cinta segera membuka salah satu koper yang berisi pakaiannya , menyiapkan set pakaian untuk dirinya dan juga Jackson kemudian setelah itu Ia segera mandi .
Setelah selesai membersihkan dirinya , Cinta berniat menyusul Jackson dan Adit . Namun segera Ia urungkan karena merasa akan mengganggu keduanya .
__ADS_1
Cinta lebih memilih menghubungi Rere dan Wulan secara bersamaan lewat panggilan video .
Dari Rere , Ia mengetahui jika kini Sofi sedang cuti dan pulang ke Sulawesi bersama kedua orang tuanya . Sofi juga sangat sulit untuk dihubungi . Menurut cerita terakhir dari Sofi , terjadi kesalah pahaman antara orang tuanya dengan Adit dan Sofi .
Cinta makin penasaran tentang kejadian apa yang menimpa sahabatnya itu . Sambil berbaring Ia terus mengira ngira kemungkinan terburuk yang terjadi .
Karena lelah dan bosan menunggu , Cinta akhirnya ketiduran hingga tak menyadari jika Jackson sudah kembali ke kamar .
Jackson melihat ke tepi tempat tidur , disana sudah ada pakaian yang disiapkan Cinta untuknya .
" Sepertinya kamu sangat kelelahan . " Ucap Jackson berbisik dan dengan perlahan mengambil ponsel yang ada digenggaman Cinta , juga Ia merapikan selimut untuk istrinya itu .
Jackson bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya , Ia berusaha bergerak setenang mungkin agar tidak membangunkan sang istri .
Namun suara suara yang Ia timbulkan di kamar mandi membuat tidur Cinta terusik .
Dengan perlahan Cinta membuka matanya , Ia melihat ke sekeliling tidak ada orang lain namun yang Ia lihat ada pakaian kotor milik suaminya tergeletak di atas sofa .
Cinta segera bangun dan membawa pakaian kotor tersebut ke tempat yang semestinya . Lalu Ia kembali ke atas tempat tidur dan duduk bersandar disana menunggu sang suami selesai mandi .
Jackson keluar dari kamar mandi dan melihat Cinta sudah bangun , " Sayang sudah bangun ? Apa karena aku terlalu berisik ? "
Cinta menggeleng . " Aku hanya sangat penasaran dengan Adit dan Sofi . Ayo ceritakan sekarang . " Pinta Cinta sambil menghampiri sang suami . Seperti biasanya , Ia akan membantu sang suami mengenakan pakaiannya .
" Ohh.... sebenarnya bukan hal yang serius , hanya kesalahpahaman saja . " Ucap Jackson .
" Ceritakan padaku . " Pinta Cinta yang kini sudah duduk lebih dulu di sofa .
Ucap Jackson yang masih berdiri di depan cermin merapikan rambutnya .
" Adit langsung saja masuk ke kamar Sofi , Ia pikir wanita itu sedang tidur . Tapi ternyata Sofi di kamar mandi , Adit menunggu saja dan sengaja mematikan lampu . Lalu tak lama Sofi keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk , Adit tak pernah berpikir ada seseorang yang mandi saat tengah malam . " Lanjut Jackson .
Raut wajah Cinta berusaha menahan tawanya . Jackson ikut bergabung bersama sang istri di sofa .
" Sofi tentu saja berteriak karena terkejut lampu kamarnya yang tiba tiba padam , saat itulah Adit menyalakan lampu dan juga ikut terkejut dengan penampilan Sofi . "
Cinta akhirnya tertawa karena tak bisa lagi menahannya .
" Yang jadi masalah karena teriakan Sofi , kedua orang tuanya yang saat itu ternyata ada di apartemen memeriksa ke kamar Sofi dan jadi salah paham dengan apa yang mereka lihat . " lanjut Jackson .
" Apa ???? Memangnya Adit tak tahu jika ada orang tua Sofi di sana ? " tanya Cinta .
" Adit sungguh tak tahu . Dan makin parah karena ternyata Sofi tak pernah bilang pada orang tuanya jika Ia sedang menjalin hubungan dengan Adit karena orang tuanya sedikit konservatif , mereka masih percaya dengan perjodohan dan tidak membolehkan Sofi berpacaran . "
Cinta sampai menutup mulutnya dengan kedua tangan karena terkejut . Pantas saja selama ini Sofi selalu berharap agar di tempatkan bekerja bukan di kota asalnya .
" Astaga.... aku baru tahu soal itu . Jadi apa yang terjadi setelah itu ? "
__ADS_1
" Adit di usir , orang tuanya tak ingin menerima penjelasan . Yang mereka pikir Adit dan Sofi sedang berbuat yang tidak tidak . Sofi di bawa kembali ke kotanya dan dilarang berkomunikasi dengan Adit jika Adit tidak membawa orang tuanya untuk menemui keluarga Sofi . " Ucap Jackson .
" Ohh... lalu masalahnya dimana ? Adit tinggal mengajak keluarganya bertemu . Atau jangan jangan Adit tidak serius dengan Sofi ? " duga Cinta .
" Aku tak pernah melihat Adit seserius ini dengan wanita lain . Adit hanya memiliki seorang Ibu yang kini sakit dan menderita penyakit jantung . Jika Adit menceritakan masalah ini atau jika saat bertemu orang tua Sofi menceritakan kesalah pahaman ini , bukan tak mungkin jika Ibunya akan terkejut dan penyakitnya kambuh . " Jelas Jackson .
" Lalu , bagaimana solusinya ? " tanya Cinta .
" Aku akan menemani Adit menemui keluarga Sofi . Adit bukan hanya sahabatku , tapi dia sudah seperti saudaraku . Aku akan menemui keluarga Sofi sebagai saudara Adit . "
" Apalagi ku dengar salah satu paman Sofi bekerja di cabang Haryono Grup yang ada di Kuala Lumpur , jika perlu akan ku gunakan kuasaku . " ucap Jackson percaya diri .
Cinta segera mencubit lengan suaminya .
" Awas saja jika kamu sampai bersikap sombong disana . Ku harap kamu bisa sopan dan menghormati mereka nantinya . " Ucap Cinta .
" Kan ku bilang jika perlu sayang. Hanya jika perlu . Tenanglah sayangku , akan ku menangkan pertarungan ini . "
Cinta tertawa melihat tingkah suaminya . " Kapan kalian berangkat ? "
" Besok pagi . Adit sudah hampir gila , dia sangat takut kehilangan Sofi . Apa kamu mau ikut sayang ? "
" Tidak . Pergilah bersama Adit dan cepatlah kembali . Aku sudah harus kembali bekerja di butik , sudah lama aku meninggalkannya . " Tolak Cinta .
Jackson memeluk sang istri , " maafkan jika aku sudah harus pergi meninggalkanmu . Aku janji akan cepat pulang . Kamu harus banyak istirahat yah sayang selama aku pergi , dan sementara tinggallah disini bersama Mami dan Papi . "
Cinta mengangguk patuh . Keduanya lalu bersama sama keluar dari kamar karena Jackson akan malam malam ditemani sang istri .
.
.
.
.
.
"I know you love me when I saw your eyes shine bright when looked at me."
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue