Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 89 . Real Honeymoon ( part 1 )


__ADS_3

Sesuai rencana , keesokan harinya sekitar pukul 8 malam Cinta dan Jackson akan melakukan penerbangan dari bandara Ngurah rai Bali  menuju bandara Charles De Gaulle Paris .


Selama hampir 23 jam mengudara , akhirnya pasangan suami istri baru ini tiba di Paris . Karena perbedaan zona waktu , kini waktu di Patis menunjukkan pukul 18.00 , keduanya memilih untuk langsung saja menuju hotel untuk beristirahat .


Hotel tujuan mereka merupakan salah satu dari 10 daftar hotel termewah di Paris , yaitu The Peninsula Hotel .



Jackson sengaja memesan peninsula suite room untuk melengkapi honeymoon mereka .


" Sayang ... sepertinya ini sangat berlebihan . " Ucap Cinta saat memasuki kamar yang akan mereka tempati .



" Kenapa berlebihan , ini sepadan sayang . "


" Tapi , bukannya kita hanya akan menempatinya untuk tidur saja . Aku ingin mengeksplore Paris . " Ucap Cinta manja .


" Sayang kita kesini untuk honeymoon , dan menurutku jika honeymoon maka sebagian besar waktu akan kita habiskan di kamar ini . " Elak Jackson .


" Jika kita hanya di kamar , mengapa harus pergi sejauh ini . " Ucap Cinta sambil cemberut .


Jackson lalu memeluk sang istri dan mengajaknya menuju balkon kamar mereka .


Dari sana keduanya dapat melihat keindahan menara eifel di malam hari juga pemandangan kota Paris yang indah .



" Untuk menikmati keindahan ini semua sayang . Tentu saja kita akan tetap berjalan-jalan karena aku punya kejutan untukmu , tapi tetap saja waktu kita berdua di kamar harus lebih di prioritaskan . "


Cinta akhirnya mengalah , membantah Jackson sama saja menyatakan peperangan . Ia lalu semakin mengeratkan pelukannya pada Jackson dan keduanya sama sama terhanyut dengan pemandangan indah malam itu .



Pagipun menjelang , sepasang suami istri yang masih terlelap dibawah selimut yang menghangatkan tubuh polos keduanya .



Cahaya mentari yang masuk melalui celah celah tirai membuat Cinta perlahan mengerjapkan matanya .



Setelah menikah Ia selalu menantikan momen saat Ia terbangun di pagi hari . Saat Ia melihat wajah tampan Jackson dengan mata terpejam yang terlihat tanpa beban sama sekali sungguh membuat Cinta makin mengagumi ciptaan Tuhan yang kini berstatus suaminya , imamnya .



" Sudah puas mengagumiku ? " ucap Jackson tiba tiba dengan suara serak khas bangun tidurnya .



" Ihh sayang ... sejak kapan kamu bangun ? " tanya Cinta yang malu karena ketahuan sedang memandangi Jackson .



" Sejak matamu mulai memancarkan sinar kekaguman pada ketampanan suamimu ini . " Ucap Jackson dengan candaan .



" Ahhhh.... dasar yah , kenapa tidak langsung bangun saja . Pasti kamu sengaja kan ? "



Jackson hanya tertawa kemudian berlari lebih dulu ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap  .



Begitulah sepasang suami istri itu melewati pagi mereka . Selalu saja ada hal hal yang membuat mereka tertawa . Bagi keduanya , mengawali hari dengan tawa dan senyuman akan membuat mereka lebih bersemangat menjalani hari .



Kini Jackson dan Cinta sedang menikmati sarapan mereka di restauran hotel .


" Sayang , tujuan kita kemana setelah ini ? " tanya Cinta .


" Bebas , terserah padamu . "

__ADS_1


Cinta segera menunjukkan ponselnya pada Jackson .


" Lihatlah sayang , bagaimana kalau kita ke Sacre Coeur di daerah Montmartre . Sepertinya pemandangan disana sangat indah , kita bisa berfoto . Dan menurut artikel yang ku baca tepat di bawah kaki daerah Montmartre ada yang namamya tembok cinta . " Jelas Cinta bersemangat .


" Oke , sesuai keinginan mu saja sayang . " Balas Jackson sambil mencium sekilas bibir istrinya .


" Yeeaayyy  , aku sangat penasaran dengan tembok cinta itu sayang . " Lanjut Cinta .


Dan benar saja , setelah sarapan keduanya segera bergegas menuju tempat yang disebutkan Cinta .


Ternyata daerah itu memang sangat terkenal . Banyak sekali orang yang berkunjung kesana . Jackson dan Cinta juga sangat menikmati kunjungan mereka ke beberapa museum dan galleri seni .



Setelah puas berkeliling di daerah Montmartre , Cinta meminta untuk melihat tembok cinta yang lokasinya tak jauh dari tempat mereka saat ini .


Cinta sangat kagum melihat tembok yang terbangun dari 511 papan lempengan dan berisikan 311 kata kata cinta dari 250 bahasa di dunia .



Waktu makan siangpun tiba , Cinta dan Jackson menuju ke salah satu restauran yang ada di daerah tersebut .


Mereka harus hati hati dalam memilih menu makanan yang halal . Jadi untuk urusan yang satu ini Cinta menyerahkan pada Jackson yang ternyata lebih pandai berbahasa Prancis .


Jackson dengan teliti bertanya pada pelayan mengenai makanan yang akan mereka pesan .


Setelah makan siang , Jackson mengajak Cinta untuk kembali ke hotel dan beristirahat karena malam nanti Ia akan mengajak Cinta makan malam di restauran yang ada di menara eiffel .




Cinta dan Jackson baru saja terbangun dari tidur siang yang hanya sebentar . Pasalnya keduanya harus segera bersiap untuk makan malam di restauran yang berada di menara eiffel.



" Sayang , bagaimana jika kita jacuzzi dulu ? " tawar Jackson .




" Oke , aku siapkan dulu yah . " Ucap Jackson .



Keduanya lalu merelaxkan diri dengan berendam di kolam jacuzzi yang juga tersedia di dalam kamar mereka .



Jackson sangat menikmati setiap momen yang Ia lewatkan bersama sang istri . Namun sayang untuk kegiatan ini harus segera berakhir karena mereka masih harus bersiap siap untuk makan malam .



Setelah hampir 2 jam bersiap dan menempuh perjalanan hanya sekitar 15 menit , keduanya kini tiba di restauran yang sudah Jackson booking .



" Bagaimana tempatnya sayang , kamu suka ? " tanya Jackson .



![](contribute/fiction/2966354/markdown/14234181/1636607552243.jpg)



Cinta mengangguk sambil tersenyum .  " Sangat sangat suka . Terimakasih yah sayang . "



" Tapi sayang sekali kita tidak bisa berfoto di depan menara eiffel malam ini . " Lanjut Cinta .



" Iya , sayang sekali . Pengunjung memang dilarang berfoto saat malam hari , jika tetap nekat bisa bisa kita berurusan dengan kepolisian sayang . " Jelas Jackson .

__ADS_1



" Tenanglah , kita bisa kembali kesini besok pagi saja . Oke ? " Bujuk Jackson .



Cinta mengangguk tanda setuju .



Keduanya lalu menikmati hidangan makan malam yang sangat nikmat sambil berbincang mengenai rencana mereka kedepannya .



" Sayang , kamu masih tidak ingin memberitahuku apa kejutan untukku besok ? " tanya Cinta .



" Jika aku beritahu sekarang , bukan surprise lagi namanya . "



" Please ayolah sayang , aku akan sulit tidur nih karena penasaran . " Bujuk Cinta lagi .



Jackson tersenyum penuh arti . " Kamu akan sulit tidur  ? Itu bukan masalah kok sayang . Aku tahu cara untuk membuatmu tidur dengan nyenyak . "



Cinta mengerutkan alisnya tanda tak mengerti maksud Jackson .



" Segeralah habiskan makananmu , dan akan ku tunjukkan cara jitu untuk menidurkan istriku tercinta . " Ucap Jackson sambil tertawa .



Cinta yang baru mengerti maksud Jackson semakin cemberut .



" Huuuhh... itu sih emang karena kamunya aja yang pengen , bukan karena niat mau bantuin aku tidur . "



Jackson semakin tak bisa menahan tawanya mendengar ucapan sang istri .



" Tuhan,  terimakasih sudah memberiku kebahagiaan ini . Aku sangat bersyukur . Semoga engkau terus memberkati rumah tangga kami berdua . " Doa Jackson dalam hatinya  .



.


.


.


.


.


"*Pernikahan bagaikan melihat daun yang jatuh di musim gugur. Selalu berubah dan makin indah setiap hari*."


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2