
Sudah tiga hari berlalu , hari ini seharusnya adalah hari yang membahagiakan bagi Jackson dan Cinta .
Namun takdir berkata lain , bukannya sedang melangsungkan ijab qabul bersama wanita yang Ia cintai , Jackson kini malah sedang pusing mencari dimana keberadaan Cinta .
Pasalnya sudah hampir setengah dari kota Malang di jelajahi oleh Mike dan anak buahnya untuk mencari pujaan hati sang bos .
Jackson juga ikut mencari Cinta ke beberapa rumah teman kantor bahkan rumah teman kuliah dan SMA Cinta .
Ayah , Bunda , dan Mbak Amel sangat membantu Jackson dengan memberitahu tempat tempat yang sering dikunjungi wanita pujaan hatinya itu .
Namun sayangnya , semua usaha Jackson belum memberikan hasil sama sekali .
Ayah dan Bunda juga mulai hawatir karena belum mendapat kabar dari Cinta lagi .
Namun Jackson tak akan menyerah . Ia sudah bertekad akan menemukan Cinta .
Sedang di tempat lain , pagi ini Cinta sangat bersedih .
Sejak semalam Ia tidak bisa tidur . Ia menangis dalam pelukan Wulan sahabatnya .
" Lan , hari ini harusnya gue nikah sama Jackson . Hari ini harusnya menjadi hari terbahagia gue . " Sesalnya .
" Tapi kenapa malah berakhir seperti ini Lan ? Apa gue yang salah karena egois dan gak beri Jackson kesempatan untuk menjelaskan semuanya ? " Tanya Cinta menyalahkan dirinya .
" Sudah sudah , semuanya adalah takdir . Bukannya lu sendiri yang bilang ke gue kalau Tuhan selalu punya rencana lain untuk kita .
Nah mungkin ini saatnya buat Lu menerima rencana Tuhan yang lain untuk hidup Lu . "
Cinta mengangguk . Ia menghapus air matanya .
Dua hari yang lalu, Cinta menemani Wulan ke pasar . Di tengah perjalanan Ia melihat sebuah ruko kecil dengan papan bertuliskan ' Di jual ' .
Cinta lalu menghubungi sang pemilik ruko . setelah saling tawar menawar , akhirnya terwujud kesepakatan diantar keduanya .
Cinta berencana membuka sebuah butik di sana.
Untung saja selama bekerja dia sering menabung , di tambah dengan uang yang diberikan perusahaan saat Ia berhenti bekerja .
" Benar Lan . Mulai hari ini gue akan mengejar impian gue lagi . Gue akan mulai semuanya disini . Lu siapkan bantuin gue ? " Tanya Cinta pada Wulan .
" Ya pastilah . Kita berdua pasti akan bisa melewati ini semua . " Ucap Wulan memberi semangat .
Beginilah Cinta mengharapkan kehidupannya yang baru Ia mulai .
Ia mulai dengan membeli sebuah ruko kecil yang untung saja dulunya juga bekas butik jadi Cinta tidak perlu merenovasi banyak hal .
Setelah itu Ia membeli segala perlengkapan butiknya, perlengkapan menjahit dan banyak lagi keperluan lainnya .
Seminggu berlalu semuanya sudah rampung . Mulai besok Cinta akan bekerja lembur membuat beberapa pakaian yang Ia rancang sendiri sebelum nanti Ia akan membuka butiknya .
Lain halnya dengan Jackson . Sudah terhitung 10 hari Jackson berada di kota Malang .
Mike dan anak buahnya juga sudah mencari keseluruh kota Malang . Jackson mulai frustasi mencari Cinta . Rasa rindu ,penyesalan , dan takut kehilangan terus saja membayanginya.
Ditambah pagi ini , Mike mendapatkan petunjuk jika ternyata Cinta pergi ke stasiun kereta dengan menggunakan taksi .
Hal itu semakin membuat Jackson frustasi . Karena kemungkinan besar Cinta sudah meninggalkan kota Malang, dan itu berarti pencarian mereka selama ini sia sia .
Jackson mengusap wajahnya kasar .
" Dimana kamu sayang . Teganya kamu meninggalkanku seperti ini . " Batin Jackson .
" Lakukan pencarian ke kota lain yang mungkin saja Cinta tuju . Mulailah dari yang terdekat. Jangan ada yang terlewat, walau itu hal sekecil apapun . " Perintah Jackson pada Mike .
Malam ini Cinta masih berada di rukonya . Ia sedang menyelesaikan jahitannya . Sedangkan Wulan sedang mengatur beberapa pakaian yang Cinta beli untuk Ia jual kembali lagi .
" Lan , menurut lu udah aman gak sih kalau gue hubungin Ayah dan Bunda sekarang ? " tanya Cinta .
" Yah hubungin aja kalau kamu kangen Cin . Percaya deh sama gue , bagaimanapun kondisinya setiap orang tua pasti akan tetap berada di pihak anaknya . "
__ADS_1
Cinta setuju dengan ucapan Wulan . Akhirnya Ia memberanikan diri menghubungi Ayahnya .
Hanya beberapa kali nada tunggu , telepon segera di jawab oleh Ayahnya .
" Halo , " terdengar suara Ayah .
" Halo Ayah ,ini Cinta . "
" Cinta ... anakku .... bagaimana kabarmu Nak ? " tanya Ayah .
Bunda yang mendengar nama Cinta di sebut oleh Ayah segera ikut bergabung bersama Ayah.
" Alhamdulillah baik . Bagaimana kabar Ayah dan Bunda ? "
" Alhamdulillah kami baik juga Nduk . " Kini Bunda yang menjawab karena ponsel Ayah kini sudah dalam model loud speaker .
" Kamu dimana Nak ? Jackson masih terus saja mencari kamu sampai sekarang. Ia masih ada di Malang untuk mencari kamu . " Ucap Bundanya membuat Cinta terkejut .
" Kenapa masih mencariku ? Bukannya sudah lebih dari 10 hari . " Tanya Cinta .
" Sepertinya selama apapun dia tak akan berhenti mencarimu jika bukan kamu yang memintanya Cin . Ayah bisa melihat cinta dan ketulusan dari mata Jackson Nak . " Komentar Ayah .
" Memangnya kamu tak ingin meluruskan kesalah pahamanmu padanya Nduk ? " Tanya Bunda .
Kemudian Ayah menceritakan semua apa yang diceritakan Jackson padanya . Ayah juga menyampaikan bukti bukti yang Ia lihat .
Pada saat itu juga , Jackson baru saja datang ke rumah itu . Ia segera masuk setelah mendengar suara sang pujaan hati dari loudspeaker ponsel .
Ayah dan Bunda yang menyadari kehadiran Jackson memberi isyarat agar Jackson diam dan mendengarkan ucapan Cinta .
" Itu karena kamu belum bisa memaafkan dengan ikhlas Nak. " Ujar Ayah .
" Mungkin saja . Tolong katakan pada Jackson untuk berhenti mencariku Yah . Katakan padanya untuk membiarkanku sendiri . Aku akan menata ulang dulu hatiku yang hancur ini . "
" Kenapa tak kamu katakan saja langsung padanya ? " usul Ayah .
" Tapi .... " Cinta ragu .
" Katakan langsung padanya , dia ada disini Nduk . " ucap Bunda lalu memberi ponsel pada Jackson.
Jackson menerima ponsel dengan perasaan campur aduk . Ia menonaktifkan mode loadspeaker lalu mulai berbicara pada Cinta .
" Sayang .... ini aku Jackson . "
Cinta terdiam cukup lama . Ia tak menyangka akan bicara pada Jackson saat ini .
" Berhentilah mencariku . Aku butuh waktu untuk sendiri . "
" Baik aku akan berhenti mencarimu sayang , tapi tolong katakan dimana kamu sekarang . Aku menghawatirkanmu . "
" Aku baik baik saja . Tak perlu hawatir . Ku minta padamu untuk berhenti mencariku . Aku ingin sendiri . "
" Baik... baik Sayang . Tak apa jika kamu ingin menenangkan diri dulu. Tapi ku mohon jangan menghilang sayang , biarkan aku selalu mengetahui keadaanmu walau tak bisa bertemu denganmu . " Pinta Jackson .
Cinta mulai terisak . Rasanya Ia juga tak tega mendengar nada sedih dari setiap ucapan Jackson, pria yang Ia Cintai .
__ADS_1
" Jackson , apa kamu benar mencintaiku ? Apa kamu akan lakukan semua permintaanku ? "
Tanya Cinta .
" Tentu saja . Ku pikir kamu bisa rasakan bagaimana besarnya cintaku padamu . "
" Kalau begitu , tinggalkan aku sendiri . Jalani hidupmu dengan baik tanpa aku disisimu . Jangan mencariku . Ku mohon . " Ucap Cinta .
Jackson menghela napasnya .
" Sayang dengarkan aku baik baik . Aku tidak akan meninggalkanmu sendiri , tapi aku akan memberimu waktu sendiri dulu untuk menenangkan hatimu . Aku akan menunggumu sampai kapanpun . " Jawab Jackson .
" Lalu aku berjanji akan menjalani hidupku dengan baik , tapi bukan tanpa kamu disisiku. Tapi aku akan hidup dengan baik selagi aku menunggumu , sehingga kamu tak perlu hawatir padaku. Fokuslah untuk menenangkan hatimu dan menjalani hari dengan bahagia . "
" Yang terakhir , aku berjanji tak akan mencarimu sayang . Aku percaya kamu akan kembali padaku , maka peganglah janjiku untuk menunggumu . Hatiku hanya milikmu sayang . " Lanjutnya .
Cinta sudah terisak mendegar semua ucapan Jackson. Sungguh kini Ia merasa menjadi wanita paling jahat dan egois , menyia nyiakan cinta tulus dari pria seperti Jackson .
" Tapi .... "
Ucapan Cinta segera di hentikan oleh Jackson.
" Tapi sayang berjanjilah padaku jika suatu saat takdir yang mempertemukan kita , ku minta kamu jangan menghindar . Kini biarkan Tuhan menjalankan rencananya untuk kita berdua . Aku percaya ada hal yang lebih baik untuk kita berdua setelah ini , dan juga aku percaya padamu . Aku menaruh semua kepercayaanku pada cintamu padaku . " Ucap Jackson .
Cinta tak bisa lagi mengatakan apapun. Tangisannya tak terbendung lagi .
Hal yang sama juga di alami Jackson , matanya kini sudah berkaca kaca , matanya merah karena berusaha menahan tangis .
" Istirahatlah sayang , jaga dirimu , jaga kesehatanmu . Hubungi aku kapanpun kamu mau . Hubungi aku jika ada yang kamu perlukan. Aku akan selalu menunggu kamu menghubungiku . " Ucap Jackson akhirnya sebelum Ia memutuskan panggilan telepon .
Ia lalu berpamitan pada Ayah dan Bunda . Ia akan menghentikan pencarian seperti janjinya pada Cinta .
Bahkan Ia tidak meminta nomor ponsel yang digunakan Cinta menelepon tadi pada Ayah.
Ayah dan Bunda kagum melihat perjuangan dan pengorbanan Jackson . Mereka berdua menjadi saksi jika pria yang di hadapannya ini adalah pria yang tulus mencintai putri mereka . Pria yang bisa memengang ucapannya .
Jackson segera mengemudikan mobil untuk kembali ke hotel . Sesampainya disana Ia mengemasi barang barangnya karena akan kembali ke Jakarta besok pagi .
Tak lupa Ia mengabari Mike untuk menghentikan pencarian .
" Aku akan menepati semua janjiku padamu sayang . Ku anggap ini adalah hukuman untukku . Hukumlah aku sebanyak dan selama yang kamu inginkan . Aku berjanji cintaku untukmu tak akan berkurang walau sedikitpun . " Batin Jackson sebelum Ia akhirnya memejamkan matanya dan tidur .
Sementara Cinta kini sedang di tenangkan oleh Wulan . Sejak tadi Ia terus saja menangis . Ia mengingat semua ucapan Jackson di telepon .
Begitu egoisnya dirinya . Pikirnya .
" Tuhan , jika memang kisahku dan Jackson harus berjalan seperti ini ku mohon padamu untuk memberiku kekuatan untuk bertahan . Serta lindungi dia, Tuhan . Ku mohon jaga dia untukku . Jaga dia sampai hatiku benar benar bisa menerimanya kembali . " Batin Cinta.
.
.
.
.
" *Aku menunggu kamu menunggu. Meski terkadang menunggu tak seinci pun menyeret kita untuk bertemu di titik rindu. Adakah yang lebih indah dari syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu? Yang tak saling menyapa, tapi diam-diam mengucap nama dalam doa. Karena mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia*. "
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue