Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 96. Berhasil


__ADS_3

Jackson mensyukuri dirinya yang sewaktu masih sekolah di luar negeri pernah sesekali mengikuti balapan mobil . Setelah sekian lama akhirnya Ia menggunakan kembali skill nya itu saat mengantar sang istri ke rumah sakit pagi ini .


Di depan lobby UGD sudah menunggu beberapa dokter spesialis penyakit dalam sesuai permintaan Jackson . Kepala rumah sakit tak henti hentinya mengingatkan tim dokter untuk bersiap dan melakukan yang terbaik .


Papi Haryono dan Mami Lastri sudah lebih dulu sampai dan ikut menanti dengan cemas bersama para dokter .


Harusnya Jackson dan Cinta bisa tiba lebih cepat di rumah sakit andai saja tadi Jackson tidak memulai perdebatan yang tak penting dengan istrinya itu.


Perdebatan mengenai baju apa yang akan dikenakan sang istri ke rumah sakit . Cinta sampai harus berganti pakaian  3 kali karena Jackson terus saja protes .


Saat mobil Jackson sudah berhenti dengan sempurna , beberapa perawat segera menghampiri dengan membawa brankar .


Mami Lastri membuka pintu mobil dari luar . Dan salah seorang perawat pria ingin membantu Cinta turun namun Jackson segera menghentikannya .


" Hei ... mau apa kamu ? " Tegur Jackson .


" Maaf Pak , saya ingin membantu pasien berpindah ke brankar . " jawab perawat tersebut .


" Tidak ada pria lain yang boleh menyentuh istriku selain aku . " Ucap Jackson tegas sambil menatap tajam pada perawat tersebut .


Kepala rumah sakit yang mendengar teguran Jackson segera berbisik pada tim dokter untuk mengganti dokter dan perawat pria menjadi wanita .


Jackson segera menggendong sang istri dan berjalan cepat memasuki rumah sakit . Ia bahkan tak menghiraukan perawat yang sudah siap dengan brankarnya .


Setelah membaringkan Cinta di brankar UGD , salah satu dokter segera memeriksa kondisi Cinta .


Jackson terus berada di sisi Cinta, menggenggam tangan Cinta yang terasa sangat dingin .


Papi dan Mami yang menunggu di luar ruangan  tak kalah cemasnya setelah tadi sempat melihat wajah pucat menantu kesayangan mereka .


Tak lama Adit, Sofi dan Rere yang baru tiba juga tak kalah cemasnya .


Dokter dengan teliti memeriksa Cinta . Anehnya raut wajah dokter tersebut tidak menghawatirkan , Ia malah terlihat beberapa kali tersenyum saat bertanya pada Cinta mengenai keluhan wanita itu .


" Nyonya , kapan terakhir kali Nyonya datang bulan ? " tanya dokter dengan ramah .


Cinta mengerutkan keningnya , mencoba mengingat ingat untuk menjawab pertanyaan dokter .


" Dok ... bisakah kamu tidak menanyakan hal yang membuat istriku harus berpikir keras ? Berikan saja obat yang bisa menyembuhkan sakitnya . " Ucap Jackson .


Cinta segera menghadiahi Jackson dengan tatapan tajam , membuat pria itu akhirnya memilih diam .


" Sepertinya 2 bulan yang lalu . Tapi aku memang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur Dok . " Jawab Cinta ramah .


" Tak apa Nyonya . Tapi izinkan saya mengucapkan selamat kepada Tuan dan Nyonya . Berdasarkan hasil pemeriksaan , Nyonya saat ini positif hamil . " Ucap Dokter .


Cinta dan Jackson saling berpandangan . " Hamil ? Maksud Dokter kami akan segera memiliki anak ? " Cinta kembali meyakinkan dirinya .


Dokter mengangguk . " Benar Nyonya . Selamat yah . "


Dengan mata yang sudah berkaca kaca Jackson segera memeluk Cinta . " Terimakasih sayang . Terimakasih . Aku mencintaimu . " Ucap Jackson sambil terus mengecup kening Cinta .


Dokter dokter yang melihat kebahagiaan pasangan tersebut juga ikut tersenyum , selain karena ikut bahagia mereka juga lega karena artinya tidak ada sesuatu serius yang harus mereka hadapi .


" Tapi , untuk beberapa hari kedepan saya sarankan Nyonya untuk dirawat dulu di rumah sakit . Nyonya harus banyak beristirahat , selain karena kelelahan menyebabkan kondisi Nyonya menjadi lemah dan juga bisa berakibat fatal bagi kandungan Nyonya . " Jelas Dokter .


Jackson mengangguk setuju . " Tolong lakukan yang terbaik untuk istri dan calon anak kami . "


Selagi dokter mengambil tindakan seperti memasangkan cairan infus dan lainnya , Jackson pamit pada sang istri untuk keluar sebentar menyampaikan berita bahagia ini pada yang lainnya .


Saat pintu terbuka , semuanya segera menghampiri Jackson .


" Bagaimana keadaan Cinta ? Dia baik baik saja kan ? Tidak ada sesuatu yang seriuskan ? " tanya Mami pada Jackson .


Jackson berhambur memeluk Maminya , membuat yang lain makin cemas .


" Berhasil Mi ... " Ucap Jackson setelah melepas pelukannya  .


" Berhasil Pi ... " Ulangnya beralih pada Papi Haryono .

__ADS_1


" Berhasil apa ? " tanya semuanya secara bersamaan .


" Jackson berhasil menghamili Cinta Mi ... Cinta sekarang lagi mengandung anak kami Pi ... "


Walaupun jawaban Jackson terdengar sedikit aneh ditelinga mereka , namun kebahagiaan yang  dirasakan membuat mereka lupa akan ucapan absurd Jackson .


" Selamat Papi ... sebentar lagi kita jadi Oma dan Opa . " Ucap Mami dengan riang sambil memeluk suaminya .


" Seharusnya Mami memberiku selamat lebih dulu karena akan menjadi Ayah , mengapa malah Papi ? " protes Jackson .


" Hussssttttt .... tidak perlu cemburu . Masih banyak yang bisa memberimu ucapan  selamat . " Jawab Mami yang masih betah memeluk suaminya .


Adit , Sofi , dan Rere  tertawa melihat interaksi orang tua dan anak di hadapan mereka .


Ketiganya akhirnya memberikan ucapan selamat dan doa pada Jackson .




Tak terasa sudah dua hari Cinta dirawat di RS . Jackson dengan setia terus berada disisi istrinya . Alhasil Adit harus bolak balik rumah sakit hanya untuk membawa dokumen yang butuh persetujuan Jackson .



Dengan sabar dan penuh perhatian Jackson merawat Cinta . Hingga hari ini dokter membolehkan Cinta pulang .



" Kondisi Nyonya sudah lebih baik . Hari ini sudah boleh pulang . Tapi ingat tetap jaga kesehatan Nyonya  , jangan  kelelahan dan banyak pikiran . Rutin minum vitamin yang sudah saya resepkan , dan bulan depan datanglah kembali untuk memeriksakan kembali kondisi kandungan Nyonya . " ucap Dokter .



Di saat Cinta sibuk dengan pertanyaan pada dokter seputar cara menjaga kesehatan selama kehamilan , Jackson tiba tiba saja memberikan pertanyaan pada dokter yang sukses membuat wajah Cinta memerah .




Dokter tersenyum . " Tentu saja boleh Tuan . Bukankan hal itu juga bisa membuat Ibunya merasa bahagia . Jika Ibunya senantiasa bahagia , maka bayi juga akan tumbuh dengan baik . " Jawab dokter .



Jackson terlihat puas dengan jawaban dokter .



" Tapi tetap lakukan perlahan yah Tuan . " Peringat dokter yang makin membuat wajah Cinta memanas .



Setelah kepergian dokter , bersamaan dengan datangnya Papi Haryono dan Mami Lastri .



" Gimana keadaan kamu sayang ? " tanya Mami .



" Sudah lebih baik Mi . Namun masih sering  mual dan muntah di pagi hari . " Jawab Cinta jujur .



" Yang sabar yah Nak . Sebagian besar ibu hamil pasti merasakan hal itu . "



Cinta mengangguk .


__ADS_1


" Hari ini Cinta sudah boleh pulang . "  Jackson memberitahu orang tuanya .



" Oh yah ... syukurlah . Mami akan menghubungi Bibi untuk merapikan kamar kalian di rumah . "



" Untuk apa dirapikan Mi ? " tanya Jackson .



" Mami pikir sebaiknya kalian tinggal dirumah dulu untuk sementara . Mami tidak ingin Cinta sendirian jika kamu sedang bekerja . "



Jackson segera menggeleng .



" Terimakasih Mi , tapi kami akan pulang ke apartemen saja . Iya kan sayang ? " Jackson meminta pendapat Cinta .



Belum sempat Cinta menjawab , Mami sudah kembali bersuara .



" Tidak . Pulanglah kerumah . Mami akan menjaga menantu kesayangan Mami . "



" Tidak Mi , kami pulang ke apartemen . Tenang saja , aku pasti akan menjaga istri tercintaku . " Balas Jackson .



Dan terjadilah kembali drama perdebatan antara ibu dan anak .



Cinta dan Papi hanya menjadi penonton drama itu . Setelah bosan karena belum ada hasil dari perdebatan Jackson dan Mami , Cinta kembali berbaring  sementara Papi Haryono malah membaca koran di sofa dengan  santainya .



.


.


.


.


.


.


" *Tidak masalah bagaimana kehamilanmu terjadi, secara terencana, secara medis, ataupun terjadi begitu saja. Satu hal yang sangat pasti adalah, hidupmu tidak sama dengan yang dulu lagi. " -Catherine Jones*


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2