Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 88 . Back to Bali ( Part 2 )


__ADS_3

Setelah sesi perkenalan berakhir , kini Cinta dan Jackson sedang menikmati makan siang mereka .


" Sayang kamu kok sejak tadi cemberut sih ? " tanya Jackson .


" Ini tuh karena kamu . "


" kok karena aku ? Aku salah apa sayang ? " tanya Jackson tak mengerti .


" Kamu kenapa gak ngomong dulu soal pengalihan perusahaan di Bali ? "


" Ohh soal itu . Baru kali ini aku temui orang yang diberi perusahaan malah cemberut . " Canda Jackson .


" Sayang , kamu ingat gak  club milikku yang ada disini, tempat kita pertama kali bertemu ? "


Cinta mengangguk , mana mungkin dia bisa melupakan tempat itu .


" Saat kamu sudah menerima lamaranku dan sebelum kita bertunangan , aku sudah menjual club itu . Dengan hasil penjualannya itu aku buatkan butik untukmu di Jakarta . " Jelas Jackson .


" Kenapa kamu menjual clubmu ? Bukannya itu adalah bisnis pertama milikmu ? "


" Karena aku tahu kamu tidak menyukainya . Walaupun itu bisnis pertamaku , tapi aku ingin bersamamu selamanya . Club itu tidak sebanding dengan memilikimu selama sisa hidupku . "


Ucapan Jackson membuat Cinta terharu .


" Dan juga soal perusahaan ini , sebenarnya sudah lama aku mengalihkan kepemilikannya kepadamu sayang . Hemm.. sepertinya tepat setelah kita bertunangan . "  Lanjut Jackson .


" Tapi setelah bertunangan kita sangat sibuk hingga tidak ada waktu bagiku mengajakmu kemari . "


Cinta memeluk Jackson , " terimakasih sayang .  Tapi sebenarnya aku akan tetap bersamamu walau kamu tidak memberiku semua ini . "


" Aku tahu sayang . Hanya saja aku ingin kamu mengembangkan potensimu dalam berbisnis . Aku tahu kamu bisa . Dan tenang saja , semua yang ku berikan padamu murni adalah milikku sendiri , hasil usahaku sendiri . Tidak ada sangkutannya dengan Haryono Grup . "


Cinta makin mempererat pelukannya pada sang suami .


" Sekarang cepat habiskan makananmu . Masih ada satu tempat lagi yang akan kita tuju . Tapi sebelumnya apa kamu ingin berbelanja oleh- oleh dulu ? "


Cinta mengangguk setuju . Kemudian keduanya segera menyelesaikan kegiatan makan siangnya .



Hari sudah semakin sore saat Cinta dan Jackson selesai berbelanja beberapa barang untuk mereka jadikan buah tangan .



Jackson melajukan mobilnya dan berhenti di depan sebuah villa mewah di sekitaran area pantai tanjung benoa .



![](contribute/fiction/2966354/markdown/14234181/1636401610325.jpg)



" Surprise ..... "  Ucapnya .



" Hah ...  ? " Cinta bingung .



" Ini adalah hadiah pernikahan untukmu sayang . Ayo turun dan lihat apa kamu menyukainya . " Ajak Jackson .



Keduanya lalu berjalan masuk kedalam Villa , kembali mereka di sambut oleh beberapa pelayan .



Jackson mengajak Cinta berkeliling Villa .


" Bagaimana sayang kamu suka ? "



" Yah.. aku sangat menyukainya . Kado pernikahan ini sangat berlebihan sayang untukku . " Ucap Cinta .



" Husstt.... sudah ku katakan berulang kali , tidak ada yang berlebihan jika tentang dirimu . Kamu memang pantas mendapatkan ini semua . "



Keduanya lalu berjalan ke halaman belakang Villa , terdapat sebuah kolam renang lagi yang menghadap ke pantai .



![](contribute/fiction/2966354/markdown/14234181/1636401610327.jpg)

__ADS_1



Jackson dan Cinta memilih menghabiskan sore itu dengan melihat pemandangan sunset yang sangat indah .



Malamnya mereka berdua memutuskan untuk makan malam di Villa saja . Cinta juga bingung mengapa Jackson memilih untuk lebih cepat beristirahat malam ini .



Bukan seperti Jackson yang biasanya,  karena Ia bahkan telah menyelesaikan pertempurannya malam ini lebih cepat dari biasanya .



" Mungkin saja dia kelelahan . " Gumam Cinta sambil terus mendekap ke dalam pelukan hangat sang suami .



Pagi harinya Jackson kembali bangun lebih dulu dari Cinta . Tapi yang sekarang ini memang bagian dari rencananya .


Ia segera bersiap dan meninggalkan catatan untuk sang istri . Sementara dirinya pergi menemui Ray yang baru saja tiba semalam dari Malang .


" Gimana Ray , lu udah siapin semuanya ? "


" Udah.. gila lu yah , gue susah nyari kapal yang lu maskud itu . Untung aja lu punta fotonya . " Ucap Ray .


Yah, Jackson memang sudah merencanakan hari ini . Ia akan mengajak Cinta mengulang kenangan saat mereka pertama kali bertemu .


Ia bahkan sudah menyiapkan kapal yang sama seperti yang pernah mereka gunakan untuk snorkeling dulu .


Sementara Jackson sudah siap di pantai , Cinta yang baru saja bangun bingung mencari dimana keberadaan Jackson .


Ia lalu membaca sebuah catatan kecil di atas nakas .


" Morning sunshine , bersiaplah dan ayo kita bersenang senang seperti dulu . Aku tunggu kamu di tempat kenangan kita . "


Begitulah isi catatan Jackson .


Cinta berpikir sejenak apa maksud Jackson . Setelah paham dengan maksud sang suami , Ia  segera membersihkan dirinya dan bersiap .


Tidak perlu berjalan cukup jauh untuk sampai di tempat yang dimaksud Jackson .


Cinta menghampiri suaminya yang tengah mengobrol dengan Ray .


" Sayang .... " panggilnya .


" Mana mungkin aku melupakannya . " Jawab Cinta .


" Jadi kalian mau mulai sekarang ? " Tanya Ray .


Jackson dan Cinta mengangguk bersamaan .


Sama seperti dulu , Jackson juga membantu Cinta mengenakan semua peralatan keselamatan , setelah itu keduanya lalu mulai melakukan parasailing .


Ini parasailing kedua yang dilakukan mereka bersama , namun kini status keduanya sudah menjadi suami istri .


Setelah itu dilanjutkan dengan keduanya mengendarai jet ski mengelilingi pantai .


Kemudian setelah itu mereka bersiap siap untuk melakukan snorkeling .


Jackson membantu Cinta naik ke kapal yang akan membawa mereka ke tempat yang bagus untuk snorkeling .


Cinta tersenyum saat menyadari sesuatu , " Bahkan kamu menyiapkan kapal yang sama seperti dulu . " Gumamnya .


Jackson hanya memeluk Cinta dari belakang sambil melihat betapa indahnya hamparan laut yang ada di hadapan mereka .


Setelah selesai snorkeling , Jackson mengajak Cinta untuk mengunjungi pulau penyu .


Cinta sangat senang di ajak kesana , ini pertama kalinya dia ketempat itu . Jackson juga tak berhenti mengabadikan momen kebahagiaan sang istri .


Hingga hari semakin siang , mereka harus meninggalkan pulau itu untuk makan siang .


Jackson mengemudikan mobilnya ke area seminyak . Ke restauran miliknya yang dulu juga merupakan tempat makan siang mereka .


Cinta kembali tersenyum , " bahkan kita akan makan siang di tempat yang sama ? " tanya Cinta .


Jackson mengedikkan bahunya . " Yah , kita akan mengulang semua momen itu . "


Para pelayan segera menyambut bos mereka serta menghidangkan menu terbaik dari restauran . Setelah makan siang , keduanya juga kembali berjalan jalan di sekitar area restauran untuk berbelanja .


Hari semakin sore , keduanya lalu menuju ke La Placha untuk menikmati sunset .


Cinta dan Jackson mengobrol sambil mengenang saat dulu mereka juga mengunjungi tempat yang sama .


Malamnya Jackson kembali membawa Cinta makan malam di resto yang sama seperti dulu .


" Sayang kamu ingat gak , ini adalah tempat terakhir yang kita kunjungi sebelum aku mengantarmu ke bandara . " ucap Jackson .

__ADS_1


" Iya benar . Lalu apa setelah ini kamu juga akan mengantarku ke bandara lagi ? " Canda Cinta .


Jackson menggeleng . " Setelah ini aku tetap akan membawamu terbang sayang . Tapi bukan terbang dengan pesawat , melainkan terbang yang lain . " Goda Jackson membalas candaan Cinta .


Cinta menjadi merona karena ucapan Jackson .


" Sayang apa apaan sih . Di dengar orang lain kan malu . "


" Kenapa harus malu  . Kamu kan istriku . "


Cinta hanya bisa menundukkan wajahnya karena Jackson mengucapkan kata istri dengan keras sehingga mengundang perhatian pengunjung lain .




Setelah makan malam , keduanya lalu kembali ke Villa .



" Sayang kok sepi ? " tanya Cinta .



" Aku memang sengaja meminta semua pelayan pulang . Aku hanya ingin berduaan bersamamu malam ini . " Ucap Jackson yang langsung menggendong Cinta ala bridal style menuju ke halaman belakang villa .



Jackson membaringkan sang istri di kursi santai yang ada di pinggiran kolam , lalu Ia ikut duduk ditepinya .



" Sayang , kamu mau tahu apa yang selama ini ku impikan ? " tanya Jackson .



" Apa itu ? "



" Bercinta denganmu di bawah sinar bulan . " Ucap Jackson .



Cinta bergidik mendengar ucapan Jackson .



" Jadi apa kamu mau mewujudkannya ? " Tanya Jackson lagi .



Cinta menatap sekeliling , memastikan memang sudah tak ada lagi orang lain selain mereka .



Lalu Cinta mengangguk sambil tersenyum , " Lakukanlah semua keinginanmu . Aku istrimu . "



Jackson membalas senyuman Cinta dengan ciuman di bibir yang sangat menuntut .



Satu persatu pakaian mereka dilepasakan . Dan malam itu terjadilah sebuah pertempuran panas dengan bulan yang menjadi saksi keduanya .



.


.


.


.


" *Aku tidak membutuhkan pahlawan super. Aku tidak membutuhkan karakter dari novel romantis. Aku juga tidak membutuhkan pangeran dari dongeng. Mengapa aku harus berharap untuk semua hal itu ketika aku sudah memiliki semua yang terbungkus dalam satu? Itulah kamu, suamiku tersayang. Aku sangat mencintaimu. " - Cinta*


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2