
Cinta melajukan mobil perlahan semakin membuat Jackson penasaran .
Menit demi menit berlalu , mobil yang Cinta kemudikan melaju menuju daerah yang cukup Jackson kenali .
" Sayang , bukannya ini jalan menuju butikmu ? "
Cinta mengangguk sambil membelokkan mobil memasuki kawasan pertokoan tempat butiknya dulu berada .
Cinta turun lebih dulu diikuti oleh Jackson yang segera merangkul pundak sang pujaan hati .
" Surprise .... " Ucap Cinta .
Jackson tersenyum bahagia . Ia tak menyangka jika ternyata Cinta sudah menyiapkan dan membuka butiknya kembali . Butik yang menjadi hadiah pertunangan yang diberikan oleh dirinya .
" Sayang sejak kapan kamu menyiapkan kembali butik ini ? " Tanya Jackson .
" Sudah hampir sebulan yang lalu . Mami Lastri yang membantuku . "
" Jadi apa ini berarti kamu akan menetap di Jakarta kan ? Bahkan setelah pernikahan kamu tidak akan kembali ke Yogyakarta kan ? " tanya Jackson .
" Tentu saja aku akan disini. Aku akan tetap disini , bersamamu, tak akan jauh darimu , dari kamu suamiku . " Ucap Cinta .
Hal ini tentu menjadi kejutan bagi Jackson . Karena sejak keputusan Cinta untuk menikah , Ia belum mengatakan keputusannya apa akan benar benar meninggalkan Yogya atau akan kembali kesana setelah pernikahan . Karena Jackson sangat mengerti betapa besar pengorbanan Cinta untuk membangun Hope Butik .
Jackson segera memeluk Cinta . Mereka tak menyadari jika saat ini mereka masih berada di depan butik dan menjadi tontonan bagi ketiga karyawan Cinta .
" So Sweet " , ucap Uci , Fani , dan Fitri bersamaan .
Cinta segera melepaskan dirinya dari pelukan Jackson lalu berjalan masuk lebih dulu meninggalkan pria yang terus menatapnya dengan penuh cinta .
Cinta menyapa ketiga karyawannya dengan memeluk mereka satu per satu .
Mereka lalu masuk bersamaan . Cinta memeriksa progres reopening butiknya yang sudah mencapai 99% .
" Semuanya persiapannya berjalan lancar Mbak . Broadcast massage juga sudah kita kirimkan ke nomor ponsel member butik yang sudah terdaftar . Semoga untuk reopening dua hari lagi bisa terlaksana sesuai rencana . " Ucap Fani .
Cinta tersenyum puas . " Terimakasih yah atas kerja keras kalian semua . Aku gak tahu bisa apa kalau gak ada kalian yang bantuin . " Ucap Cinta tulus .
Cinta lalu mengajak Jackson naik ke ruangannya .
" Aku masih tak percaya kamu sudah menyiapkan ini semua . " Ucap Jackson .
" Butik akan kembali buka dua hari lagi . Setelah itu aku minta izinmu untuk kembali bekerja , dan sepertinya aku akan sibuk untuk beberapa hari kedepan . "
Jackson mengerutkan alisnya . " Secepat itu ? Bagaimana jika kamu beristirahat dulu untuk persiapan pernikahan kita . "
Cinta menggeleng . " Aku sudah punya satu project yang sangat penting . "
" Benarkah ? Apa itu ? " tanya Jackson penasaran .
" Aku akan membuat semua pakaian yang akan kita gunakan selama acara pernikahan . "
" Kamu yakin sayang ? Itu berarti kamu harus menyiapkan 2 pasang pakaian . "
" Hemm... kamu meragukanku ? Lagian aku punya Fani dan Fitri yang akan membantuku . " Ucap Cinta meyakinkan Jackson .
" Baiklah , lakukanlah keinginanmu . Tapi ingat katakan padaku jika butuh bantuan apapun . "
" Kamu benar . Aku memang membutuhkan bantuanmu sayang . Sekarang berdirilah . " Pinta Cinta .
Lalu dengan gugup Jackson mengikuti perintah sang kekasih .
Cinta mendekat kemudian merentangkan kedua tangan Jackson .
Pria itu sudah membayangkan kira kira apa yang akan Cinta lakukan terhadapnya .
Namun ternyata tak seperti apa yang Ia bayangkan , Cinta nyatanya hanya ingin mengukur tubuhnya untuk keperluan membuat pakaian untuknya .
__ADS_1
Dalam hati Jackson terus saja merutuki dirinya yang sudah berpikir yang tidak tidak .
" Sabar Jack.. sabar..... sebentar lagi dan bayangan itu akan jadi kenyataan . " Batin Jackson .
Hari demi hari berlalu . Setiap pagi Jackson akan menjemput sang calon istri untuk berangkat bersama .
Lokasi butik Cinta yang berdekatan dengan perusahaannya membuat Jackson lebih mudah menemui Cinta .
Hari ini Jackson dan Cinta akan fitting baju pengantin yang telah dibuat sendiri oleh calon mempelai wanita .
Bunda dan Mami Lastri sudah berada di sana untuk menemani keduanya . Jackson yang lebih dulu selesai segera memeriksa tampilannya di depan cermin besar .
" Jackson kamu tampan sekali Nak . Cinta membuat jas ini sangat pas untukmu . " Ucap Mami Lastri dengan mata yang mulai berkaca kaca .
Mami Lastri rasanya sangat terharu melihat putranya akhirnya sebentar lagi akan segera menikah . Mengingat bagaimana Jackson dulu harus dihianati saat masih sangat muda . Kemudian bagaimana sikap Jackson setelah itu yang membuat dirinya hampir frustasi , dan datanglah Cinta di kehidupan pria itu mengubah segalanya . Dan kini sebentar lagi satu satunya putranya akan meraih kebahagiaannya bersama wanita yang tepat untuknya .
Saat semua mata sedang memperhatikan Jackson yang begitu mempesona , dari balik tirai besar keluarlah Cinta dengan gaun pengantin yang Ia rancang dan buat sendiri untuk dirinya .
Ia lalu berbalik menatap Cinta diikuti semua orang yang ada di sana . Rasanya untuk sesaat semua orang di tempat itu lupa caranya berkedip .
" Bagaimana ? " tanya Cinta ragu .
" Ka..mu .. cantik sekali sayang . " Ucap Jackson.
" Perfect . " Ucap Fani dan Fitri bersamaan .
" Astaga Nduk ... gak nyangka Bunda kamu sebentar lagi bakalan menikah juga . Semoga semua lancar kali ini Ya Tuhan .... " Komentar Bunda Cinta yang Ia selipkan doa didalamnya .
" Mami memang gak salah milih mantu . Kamu cantik sekali Nak . " giliran Mami Lastri yang berkomentar .
Jackson mendekat ke arah Cinta , menuntun wanita itu ke depan cermin besar untuk melihat sendiri bagaimana mempesonanya tampilan dirinya dalam balutan gaun itu .
Setelah fitting selesai , Jackson mengantarkan Cinta pulang ke apartemen .
__ADS_1
Semua persiapan telah selesai . Undangan telah di sebar kembali . Dan tak terasa tiga hari lagi menuju hari yang mereka tunggu tunggu .
" Setelah ini kalian berdua gak boleh bertemu dulu . Karena keadaan jadinya pingitannya hanya tiga hari aja . " Ucap Bunda tiba tiba .
" Memangnya harus Bunda pakai acara pingit pingitan segala ? Kan tinggal tiga hari aja . "
" Harus . Kamu gak usah banyak protes . Masih untung hanya tiga hari , dulu zamannya Mami kita dipingit itu ada yang seminggu , dua minggu bahkan sampai sebulan . " Ucap Mami .
" Astaga... jangan sampai deh Mi . Aku bisa gila kalau selama itu di pisahin sama Cinta . " Ucap Jackson sambil mencium punggung tangan Cinta yang duduk di sampingnya .
" Husss anak ini... mengemudi aja yang benar ... gak usah pakai cium cium tangan segala . " Kini Bunda yang protes .
Cinta segera menarik tangannya yang ada di genggaman Jackson . Wajahnya sudah merona karena malu dengan sikap pria itu di hadapan Bunda dan Mami Lastri .
" Oke oke.... aku akan sabar sampai sah nanti . Bukan cuma tangan lagi yang aku cium , awas aja yah kalau masih ada yang protes . " Jawab Jackson dengan nada jahilnya .
Sontak saja Ia mendapat pelototan dari Cinta yang wajahnya sudah semakin merah merona .
" Dasar bocah edaan .... " Ucap Mami Lastri mengomentari sikap putranya .
Dan akhirnya hanya tawalah yang terdengar selama perjalanan mereka sore itu .
.
.
.
.
.
"*Pernikahan yang sukses adalah jatuh cinta sering kali dan selalu terhadap orang yang sama*"
.
.
.
.
.
__ADS_1
To be continue