Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 91. Real Honeymoon ( Last Day )


__ADS_3

Hari ketiga di Paris kembali di awali dengan keromantisan pasangan suami istri baru Cinta dan Jackson .


Jackson yang mengetahui jika istrinya kelelahan semalam akibat harus menunaikan tugas sebagai istri yang berbakti . Pagi ini Jackson sudah mengatur sarapan pagi dengan suasana romantis walaupun hanya di balkon kamar mereka .


" Surprise .... " ucap Jackson saat Cinta yang baru selesai bersiap melihat apa yang suaminya sibuk lakukan .


" Jadi ini yang membuatmu sangat sibuk pagi ini ? " tanya Cinta .


Jackson mengangguk .


" Bagaimana sayang ? Apa kamu terkesan ? Aku yakin kamu sudah bosan dengan sarapan ala bule bule disini kan ? " ucap Jackson penuh percaya diri .


Cinta tersenyum . Ia akhirnya mengangguk untuk menyetujui ucapan sang suami .


Ia lalu mendekati Jackson dan memberikan pelukan serta ciuman .


Yah ... pagi ini Jackson sengaja bangun lebih awal . Dengan susah payah Ia berusaha meminjam dapur dan bahan bahan dari restauran hotel agar Ia bisa membuat nasi goreng seperti yang biasa Cinta buat saat mereka sarapan di Indonesia .


" Aku tahu kamu terharu kan sayang , tapi sekarang sebaiknya kamu duduk . Nanti makanannya dingin . " Pinta Jackson .


Cinta dituntun untuk duduk di salah satu kursi . Ia tersenyum lagi saat melihat tampilan nasi goreng buatan Jackson yang warnanya entah mengapa bisa jadi seperti warna bata dengan hiasan tomat berbentuk hati dan tulisan ' I love you ' dari saos di tepi piring .


Di tambah jus jeruk dengan beberapa lembar roti dan selai yang sudah terhidang di meja .  Juga tak lupa sebuket bunga mawar yang telah Ia siapkan .


" Ayo sayang , kamu makan yang banyak yah . Aku buatnya susah loh sayang . " Ucap Jackson .


Dengan perasaan terharu karena sikap romantis sang suami , Cinta segera menyuapkan sesendok besar nasi goreng ke dalam mulutnya .


Namun tiba tiba saja sebuah rasa aneh seperti aroma nasi yang gosong dan rasa pahit yang aneh menguar begitu saja di dalam mulutnya .


Cinta menatap mata Jackson yang berbinar binar , berharap dirinya menyukai masakan buatannya .


" Bagaimana sayang ? Enak ? " tanya Jackson tak sabaran .


Dengan susah payah Cinta menelan nasi yang kini ada di dalam mulutnya . Ia tidak berusaha mengunyah lebih lama , Cinta lebih memilih fokus untuk menelan nasi itu dengan cepat .


" Hemm .. rasanya lumayan . " jawab Cinta seadanya .


Cinta segera meraih gelas yang berisi jus jeruk dan segera meneguknya . Namun jus jeruk itu terasa sangat manis . Rasa manisnya sangat berlebihan membuat Cinta sulit menelannya .


" Wah... ternyata buah jeruk di Paris rasanya sangat manis yah . " Komentar Cinta .


" Kamu suka ? " tanya Jackson yang di balas Cinta dengan senyuman .


" Syukurlah tadi aku menambahkan gula lagi di jus nya . Awalnya aku hawatir jika jeruknya tidak akan manis  jadi aku berinisiatif melakukannya . "


Cinta melihat keanehan di meja itu . " Sayang , kenapa piring nasi nya hanya ada satu ? Memangnya kamu tidak makan ? "


Jackson menggaruk tengkuknya yang tak gatal sama sekali .


" Heemm... awalnya aku membuat untuk dua porsi nasi sayang . Tapi saat selesai dan akan plating ku lihat beberapa bagian nasinya berwarna hitam dan sepertinya mengeras . Jadi aku memisahkan nasi yang berwarna hitam itu dan hanya tersisa satu piring . "  Ucap Jackson dengan raut wajah menyesal .


" Tak apa sayang , kamu saja yang nikmati nasi goreng itu aku sudah cukup jika sarapan hanya dengan roti ini saja . "

__ADS_1


Sontak raut wajah Cinta berubah cemas . " Pantas saja nasi gorengnya berbau gosong dan terasa pahit ." Batin Cinta .


" Dan apa katanya tadi , dia menyuruhku menghabiskan ini semua ? " Batin Cinta lagi membuatnya makin cemas .


Dengan sekuat tenaga Cinta menyuapkan sesendok demi sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya . Ia bahkan menelannya tanpa mengunyah lagi . Ia tak ingin mengecewakan sang suami yang sudah bersusah payah membuatnya .


" Sayang lain kali aku saja yang membuat sarapan . Aku kan istri , itu sudah jadi tugasku . " Ucap Cinta di sela sela makannya sambil menahan air mata yang ingin memaksa keluar .


" Ahh.. tak ku sangka kamu begitu terharu dan senang sampai ingin menangis . " Ucap Jackson makin percaya diri .


Obrolan mereka terhenti karena Jackson mendapat telepon dari Adit .


" Halo Jack... " ucap Adit saat panggilannya diterima oleh Jackson .


" Ada apa sepagi ini lo gangguin gue ? "


" Jack... tolongin Gue Jack . " ucap Adit panik .


" Ada apa Lo ? Sekarang kan jam 1 pagi di Indonesia , mau di tolongin apa jam segini  "


" Jadi ceritanya gue mau ngasih kejutan ulang tahun  ke Sofi , tapi yang ada malah gue dikiranya lagi berbuat mesum sama Sofi oleh keluarganya yang tiba tiba aja datang dari Sulawesi . " Jelas Adit .


" Loh kok bisa gitu ? "


" Panjang ceritanya Jack . Yang parah sekarang orang tuanya ngancam bakalan bawa Sofi balik ke Sulawesi kalau gue gak bawa keluarga Gue untuk tanggung jawab . Dan Sofi akan segera dinikahin di sana . Please , tolongin gue . Gue buntu banget nih sekarang . " Lanjut Adit .


" Oke ... oke... gue dan Cinta  pulang hari ini yah . " Ucap Jackson sebelum akhirnya mengakhiri panggilannya .


" Sayang , maafkan aku . Sepertinya kita harus pulang hari ini ke Indonesia . Adit dan Sofi sedang terkena masalah , dia butuh bantuan kita . " Ucap Jackson .


Cinta juga ikut panik ketika mendengar nama sahabatnya turut di sebut sebut .


Jackson menceritakan apa yang Ia ketahui dari Adit lalu segera mencari tiket pulang ke Indonesia . Namun sungguh sayang , penerbangan tercepat yang bisa Ia dapatkan hanya pada malam hari saja .


" Baiklah , karena penerbangan kita malam hari . Berarti siang ini kita masih bisa berbelanja . "


Cinta tak menyia nyiakan kesempatan itu untuk mengakhiri sesi sarapan pagi ini . Ia segera bangkit dari kursinya , " Kalau begitu aku harus segera bersiap agar kita bisa pergi lebih awal . "


" Tapi sayang kamu belum menghabiskan sarapanmu ? " Ucap Jackson .


" Tak apa, aku sudah sangat kenyang . Kamu saja silahkan habiskan jika kamu mau sayang . "


Jackson akhirnya mencoba sesuap nasi goreng buatannya namun Ia segera memuntahkannya . " Mengapa Cinta bisa memakannya jika rasanya tidak enak seperti ini ? " Batin Jackson .




Sesuai dengan rencana mereka , siangnya mereka habiskan dengan berbelanja di toko toko dengan merk terkenal dan termewah di dunia .



Cinta sudah sering kali mengingatkan sang suami untuk tidak berbelanja berlebihan , namun Jackson mengatakan jika ini sebagai balasan karena insiden sarapan pagi ini .

__ADS_1



Cinta tak bisa berkata apa apa lagi jika sang suami sudah tak ingin di bantah . Berbagai macam barang mewah mereka beli untuk dijadikan buah tangan untuk orang orang terdekat mereka .



Dan setelah siangnya puas berbelanja malamnya sebelum ke Bandara , Jackson dan Cinta menikmati makan malam romantis sambil berlayar dengan kapal di atas Sungai Seine .



![](contribute/fiction/2966354/markdown/14234181/1637025642846.jpg)



Setelah makan malam , keduanya langsung menuju ke bandara untuk melakukan penerbangan kurang lebih selama 23 jam untuk bisa sampai kembali ke Indonesia .



" Sayang , aku janji jika nanti kita akan kembali ke sini dan mengeksplore lebih banyak tempat lagi . " Ucap Jackson sebelum mengecup kening sang istri yang kini tengah bersiap untuk tidur di atas pesawat .



" Hemmm... semoga saat kembali kita tidak hanya berdua saja , tapi dengan anak anak kita . " Balas Cinta dengan suara sangat pelan karena sudah sangat mengantuk .



Dan begitulah perjalanan honey moon keduanya berakhir . Kini mereka harus kembali ke Indonesia untuk membantu kedua sahabatnya menyelesaikan permasalahan yang menimpanya .



.


.


.


.


.


 "*Cinta kita adalah cinta yang terbaik, karena kamu meningkatkan imanku dan membantuku di dunia ini, dan karena alasan itulah aku ingin berjumpa lagi denganmu di surga kelak*."


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2