Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 39. Mengalah pada Lila


__ADS_3

Seperti janji mereka semalam . Kini Cinta sudah siap untuk menemui Jackson di hotelnya .


Ia sengaja berangkat lebih pagi, saat Lila masih tidur . Alasannya pada Bunda dan Ayah karena Ia ingin menemani Jackson sarapan . Padahal Ia sengaja agar Lila tak ikut .


Cinta merasa tak enak pada Jackson. Sudah terlalu banyak barang yang Ia beri pada keluarga Cinta . Dan Cinta yakin jika Lila ikut maka Jackson kembali akan mengikuti semua keinginan gadis kecil gembul itu .


Sampai di hotel , Cinta malah bingung bagaimana caranya mengejutkan Jackson .


Cinta tahu nomor kamarnya , tapi karena hotel ini cukup mengutamakan privasi tamu , maka untuk naik ke lantai tempat kamar tamu berada harus dengan menempelkan key card hotel pada lift .


Jika Cinta menghubungi Jackson , yahh berarti bukan surprise lagi dong .


Di bayangan Cinta , Ia ingin mengejutkan Jackson dengan membangunkannya .


Entah dari mana ide cemerlang muncul di benak Cinta .


Ia lalu menghampiri meja resepsionis  .


" Pagi Mbak . Saya Cinta tunangan Bapak Jackson Putra Haryono pemilik hotel ini. Saya tahu Beliau sedang menginap disini . Saya mau ke kamarnya , boleh saya minta key card nya ? " Pinta Cinta dengan sopan .


Tapi yang ada dia malah mendapat tatapan sinis dan meremehkan dari Mbak resepsionis tersebut .


" Maaf Mbak , tapi saya juga bisa kok mengaku ngaku sebagai tunangan bos kami . Jangan harap kami bisa tertipu dengan wajah polos Mbak . " Balasnya ketus .


Sebenanrnya Cinta sudah emosi , tapi tetap saja Ia mengontrolnya . Ia masih belum ingin mempermalukan dirinya dan Jackson .


" Oh begitu yah . Namun sayangnya saya tidak seperti Mbak yang ngaku ngaku . Saya memang tunangan bos kalian . Saya cukup salut dengan keteguhan kamu untuk menjaga privasi tamu . Tapi cara kamu untuk menolak permintaan saya sangatlah tidak sopan . " Ucap Cinta dengan santai tapi sangat mengena bagi Mbak resepsionis itu .


" Aku pikir sepertinya kamu tahu bagaimana sikap bos kamu . Aku tidak bisa bayangkan jika kejadian ini sampai di ketahui olehnya . "  Lanjut Cinta lalu berbalik dan duduk di sebuah sofa yang ada di lobby .


Ia harus menenangkan hatinya dan kembali memikirkan cara lain lagi .


Tapi tak lama seorang pria berjas rapih dan mbak resepsionis serta seorang pria berbadan kekar yang Cinta perkiraksn adalah bagian keamanan menghampiri Cinta .


Sudah ada beberapa pasang mata yang melihat kejadian tersebut. Cinta kini merasa sedikit malu . Dia sepertinya akan segera di usir dari hotel milik kekasihnya sendiri .


" Pemisi Mbak . Menurut laporan salah satu karyawan kami , Mbak ini mengaku sebagai tunangan bos kami dan meminta kunci kamar beliau . " Tanya pria berjas .


Cinta hanya menatapnya tanpa menjawab .


" Maaf tapi hal itu tidak akan pernah terjadi Mbak. Jika Mbak memang ingin bertemu dengan bos kami, silahkan hubungi sekertarisnya dan atur janji dengan beliau . " Lanjut pria itu lagi .


BINGGOO....


Mendengar ucapan Pria berjas itu memberi Cinta ide yang cemerlang lang lang lang .


" Terimakasih yah Pak atas idenya . " Ucap Cinta membuat ketiga orang itu bingung .


Cinta lalu mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Adit . Yah... hanya Adit yang kini bisa menolongnya .


" Maaf Mbak jika sudah tidak ada keperluan lagi Mbak silahkan pergi dari hotel kami . " Usir Mbak resepsionis.


Cinta tak menjawab hanya menanggapi dengan isyarat jari telunjuk Ia letakkan di bibirnya agar mereka bertiga diam .


Tak butuh waktu lama , panggilan cinta di terima oleh Adit .


" Selamat pagi neng cinta kesayangan bang Jackson . " Sapa Adit dengan hebohnya .


Cinta sedikit malu jadinya karena saat ini ponselnya dalam mode loud speaker .


" Adit .. ini teleponnya lagi gue loud speaker . Lu tahukan Jackson lagi di Malang nyusulin gue . Jackson nginap  di hotel ABC dan gue sekarang lagi disini . Rencananya mau ngasih kejutan , jadi gue minta keycard kamar Jackson . Tapi sama karyawan sini di bilangnya gue ngaku ngaku sebagai tunangan Jackson . Dan sekarang malah di usir . " Rengek Cinta pada Adit .


Ketiga karyawan yang menyaksikan hal itu kini terlihat mulai panik . Bagaimana jika wanita yang mereka usir benar calon istri bos mereka .


" Gila... siapa yang berani ngusir Lu . Apa mereka gak takut , orang lain liatin lu aja di beri pelajaran sama Jackson. Gimana kalau sama orang yang udah ngusir Lu . " Komentar Adit .


Ketiga orang karyawan tadi makin pucat .


" Makanya. Lu bantuin omongin deh sama mereka . Lu langsung aja hubungin ke hotel yah. Thanks Dit . " Ucap Cinta sebelum mengakhiri panggilannya .


Setelah itu bukannya pergi , Cinta malah makin bersandar di sofa yang Ia duduki .


Tak butuh waktu lama , seorang pria berjas yang berpakaian lebih rapih datang menghampiri Cinta dan ketiga karyawan tadi .


" Bu Cinta , maaf atas kesalahan karyawan kami yang tidak mengenali Ibu . Ini keycard kamar Pak Jackson . " Ucapnya lalu memberikan apa yang Cinta mau sejak tadi .


Cinta segera menerimanya lalu berterimakasih .


Tak lupa Ia tersenyum menyeringai pada ketiga orang yang tadi mengusirnya .


Saat hendak meninggalkan kerumunan itu , Cinta sempat berkata , " Terimakasih atas pertunjukan pagi ini . Kita lihat saja apa yang bisa dilakukan oleh orang yang suka ngaku ngaku macam saya . "


Sontak saja mendengar itu ketiga karyawan tadi makin pucat . Mereka tidak tahu nasib apa yang akan menimpa mereka setelah ini .


Dengan senyum kemnangan Cinta berjalan menuju ke kamar Jackson. Kamar yang terletak di lantai 23 .


Sepertinya di lantai 23 ini tidak terlalu banyak kamar . Cinta tak ingin memikirkan hal lain lagi , Ia sudah tak sabar untuk menemui sang pujaan hati .


Dengan perlahan Cinta membuka pintu kamar hotel . Dan Waauuuww Cinta kagum dengan kamar hotel Jackson yang mewah .


Ada meja makan kecil di sudut dekat jendela kaca . Ada satu set sofa . Ada meja kerja di sisi lain ruangan . Serta ada sebuah pintu yang Cinta tebak itu adalah kamar tidur .

__ADS_1


Dan benar saja , saat Cinta membuka pintu itu nampaklah pria yang mulai menguasai hatinya sedang tertidur dengan lelap di balik selimut .


Cinta mendekat dan duduk di sisi tempat tidur. Ia mengamati wajah tenang Jackson .


" Beruntung sekali aku mendapatkanmu . " Ucap Cinta seperti berbisik .


Cinta bisa melihat Jackson yang tidur tanpa mengenakan baju . Ia mendekatkan diri ke wajah Jackson, lalu berbisik  tepat di telinga Jackson .


" Sayang.... bangun ... udah pagi . " Ucap Cinta lembut .


Jackson hanya sedikit menggeliat tapi tak sampai terbangun .


Lalu Cinta berucap kembali di tempat yang sama . " Sayang..... ayo bangun...... " Nada suara Cinta kini lebih tinggi dari sebelumnya .


Jackson tetap tidak bangun . Ia malah membalik badannya membelakangi Cinta .


Karena sudah tak sabar akhirnya Cinta menggoyang goyangkan tubuh Jackson sambil berteriak teriak, " bangun...bangun....bangun sayang . "


Jackson yang merasa tidurnya terganggu akhirnya membuka mata perlahan dan terkejut menyadari kehadiran Cinta .


Sontak saja ide jahil muncul di kepala Jackson untuk membalas Cinta .


Ia menarik salah satu tangan Cinta hingga kini Cinta terjatuh tepat di atas tubuhnya .


Belum sempat Cinta kembali berdiri , Jackson dengan sigap segera membalik posisi mereka hingga kini Cinta berada di bawah Jackson .


" Morning sayang . Ternyata kamu berani juga bangunin macan yang sedang tidur . " Ucap Jackson membuat wajah Cinta merona .


" Aku sudah janji akan membangunkanmu . Makanya aku kemari . " Ucap Cinta lirih sambil menggigit bibir bawahnya karena tak nyaman dengan posisi mereka saat ini .


" Astaga sayang ... kamu mengigit bibirmu . " Ucapan Jackson terdengar frustasi . Lalu Jackson segera menyatukan bibir mereka .


Jackson selalu memulainya dengan lembut . Namun karena tak ada penolakan dari Cinta maka kelembutan tadi berubah jadi lebih menuntut .


Entah setan apa yang menguasai Cinta , Ia malah selalu terhanyut oleh permainan Jackson . Ia ikut membalas setiap sentuhan Jackson membuat Jackson semakin berani bertindak lebih jauh .


Cinta merasa ada suatu benda keras terus menusuk nusuk area di sekitar perut bawahnya.


Cinta bukan anak kecil yang tak mengetahui apa itu . Tapi yah,, setan telah menguasai pikirannya .


Tapi entah bagaimana , Jackson tiba tiba mengakhiri kegiatan mereka dengan sebuah kecupan di kening .


" Segitu dulu aja yah sayang untuk sekarang . Yang lain nanti dulu , tunggu kita sah yah . " Ucap Jackson lalu Ia bangkit dari atas tubuh Cinta .


" Aku siap siap dulu . Setelah itu kita sarapan di bawah yah. " Ucap Jackson kemudian berlalu masuk ke kamar mandi .





" Ayo sayang , kita udah ditungguin di bawah . " Ajak Jackson .



" Di tungguin siapa ? " Tanya Cinta .



" Kamu lihat aja nanti di bawah . " Ucap Jackson lalu merangkul Cinta dengan posesif .



Beberapa pasang mata terus mengawasi sejoli yang terlihat sangat serasi sepanjang perjalanan mereka menuju restauran .



Saat sampai di restauran Cinta terkejut melihat Mbak Amel , Mas Pram , dan si gembul Lila sudah ada disana dan seperti sedang  menunggunya dan Jackson .



" Astaga niat gue pergi pagi pagi hindarin nih bocah , eh dia malah ada di sini . " Batin Cinta .



" Pagi Mas Pram , Mbak Amel . Pagi Lila cantik . Maaf membuat kalian menunggu . " Ucap Jackson .



" Tante Cinta tega , ninggin Lila . " Celetuk Lila saat Cinta baru saja duduk .



" Yeee.. salah kamu yang bangunnya lama . " Jawab Cinta tak mau kalah mengundang tawa bagi yang lainnya .



Setelah itu mereka semua sarapan sambil mengobrol santai . Ternyata Jackson mengundang pasangan itu karena ingin menawarkan ballroom hotel dan dekorasi untuk digunakan saat acara nikahan mereka secara gratis . Kata Jackson itu adalah hadiah . Awalnya Jackson berkata bahkan hidanganpun akan Ia sediakan , tapi Mas Pram menolak dan berkata untuk hidangan saat pesta mereka akan membayarnya . Ballroom dan dekorasi pemberian Jackson sudah sangat membantu .


__ADS_1


Setelah mempertemukan Mas Pram dan Mbak Amel dengan manajer marketing hotel , pasangan itu akhirnya pamit meninggalkan balita gembul yang sejak tadi duduk di pangkuan Jackson .



" Mau kemana kita hari ini ? " Tanya Jackson pada Lila .



" Om mau gak kalau Lila ajakin ke taman bermain ? " Ucap Lila .



" Mau... hari ini om akan nemenin Lila kemanapun Lila mau . " Jawab Jackson yakin .



" Katanya mau kencan ? " Protes Cinta .



" Sayang, kamu ngalah dulu yah sama Lila . Kan gak setiap hari kita ketemu dia . Kalau kamu kan aku pastikan setiap hari akan ketemu denganku . Yah yah yah .... " Bujuk Jackson yang akhirnya di angguki oleh Cinta .



Saat mereka hendak beranjak pergi , tiga orang yang tadi mengusir Cinta menghampiri dengan wajah tertunduk .



" Ada apa ? " Tanya Jackson .



" Kami ingin minta maaf pada Nona . " Ucap Pria berjas tadi .



" Memangnya kalian berbuat salah apa pada kekasih saya sampai harus minta maaf ? " Nada suara Jackson sudah mulai meningkat .



Ia tak akan terima jika ada orang yang melukai kekasihnya .



" Bukan apa apa. Hanya salah paham aja . " Sela Cinta .



" Sudahlah , kalian kembali saja bekerja. Saya sudah memaafkan kalian . " Lanjut Cinta .



" Tapi ... tapi.... kalau mereka memang buat salah yah mereka harus di beri pelajaran dong . " Cegah Jackson yang tak terima dengan keputusan Cinta .



" Memangnya mereka anak sekolah, mau diberi pelajaran . Mending kita pergi sekarang aja. Kalau kamu masih lama , aku batal aja perginya . " Ancam Cinta .



Jackson akhirnya mengalah . Ia segera meraih tangan kekasihnya . Mereka bertiga lalu berjalan keluar hotel dengan bergandengan . Terlihat seperti keluarga yang harmonis .



Tanpa mereka sadari di sudut yang tak terlihat ada seseorang yang memotret mereka bertiga secara diam - diam .



.


.


.


.


.


"I know you love me when I saw your eyes shine bright when looked at me."


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


\*\*\*\* yah saingan Cinta ternyata si gembul Lila. Hehehe penasaran gak siapa yang diam diam fotoin mereka ? Aku lanjutin lagi yah ceritanya tapi kalian like dan beri komentar dulu . Biar semangat nih ngetik ngetiknya . Terimakasih yah atas dukungan kalian selalu. Stay healthy. Salam ❤. \*\*\*\*


__ADS_2