
Pagi ini Cinta dan Jackson memilih untuk menikmati sarapan di kamar saja . Dengan pemandangan langsung ke kota Paris dan menara eiffel , sarapan pagi ini menjadi lebih berkesan .
" Sayang jujur padaku , saat pertama kita bertemu apa yang kamu suka dariku ? " tanya Cinta .
" Hemm... apa yah . Entahlah , aku juga bingung . Karena kamu cantik . " jawab Jackson seadanya .
" Yah... jawaban cantik itu sudah biasa . Jawaban yang lain dong sayang . " Pinta Cinta dengan manjanya .
" Ehhmm aku bingung mau jawab apa . Yang pasti pertama aku lihat kamu aku langsung tertarik . Dan ku rasa takdir sengaja mempertemukan kita karena kamu ternyata temannya si Wulan . Ku pikir takkdir yang membuka jalan bagi kita berdua untuk bertemu . " Jelas Jackson .
" Maksud kamu ? "
" Maksudku pertama aku melihat mu di parkiran mobil aku sudah tertarik karena kamu sangat cantik malam itu . Lalu ternyata takdir mempertemukan kita lagi lewat Wulan . Saat itu aku menolak jika itu adalah kebetulan , yang ku tahu takdir yang sudah mengatur semuanya . " Jelas Jackson .
" Uuuhhhhhhhh.... romantis sekali suamiku ini . "
Jackson tersenyum . " Lagian kamu kenapa sih tiba tiba nanyain hal itu ? "
" Aku lagi mau dipuji cantik aja .... hehehehe " Jawab Cinta asal .
" Ahh... kamu ini ada ada aja. Mending cepetan sarapannya lalu kita pergi ke tempat gembok gembok itu "
Cinta makin bersemangat menyelesaikan sarapannya . Ia sangat ingin mengunjungi jembatan Arts dan jembatan Archeveche , tempat dimana banyak pasangan menggantungkan gembok yang konon bertujuan untuk mengunci cinta mereka .
Dan tak lama setelah obrolan mereka di pagi hati itu , kini keduanya sedang dalam perjalanan menuju tempat yang Cinta inginkan .
Sepanjang perjalanan sang supir terus saja bercerita mengenai awal mula jembatan itu menjadi tempat orang orang meletakkan gembok hingga sampai saat ini pemerintah setempat sedang kebingungan mencari cara untuk memindahkan gembok gembok tersebut untuk menjaga kelestarian kedua jembatan tersebut .
Tak terasa mobil kini sudah berhenti di salah satu tempat parkir yang tak jauh dari jembatan . Jackson dan Cinta turun kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jembatan yang penuh gembok tersebut .
Berbagai macam jenis gembok tergantung disana dengan beribu beribu nama tertulis di masing masing gembok . Bahkan sampai ada yang menuliskan harapan untuk hubungan mereka pada gembok tersebut .
" Waahhh sayang .... kira kira sudah berapa banyak yah orang yang kemari ? "
Jackson mengedikkan bahunya . " Entahlah , tapi jika di kumpulkan mungkin kita bisa membuat sebuah negara baru . "
Cinta tertawa dengan lelucon suaminya itu . " Ha.. ha.. ha.. kamu berlebihan . "
Lalu ia merogoh tas kecil yang di bawanya . " Ini..... satu untuk mu dan satu untukku . "
Ucap Cinta sambil memberikan satu gembok dan satu spidol pada Jackson .
" Hahh ?? Kamu mau kita memasang gembok juga ? "
" Tentu saja . Biar cinta kita juga terkunci seperti gembok ini nantinya . " Jelas Cinta bersemangat .
Kini Cinta sedang serius menuliskan namanya dam suami di atas gembok tersebut , sedang Jackson hanya menggeleng melihat tingkah sang istri . Namun dia tetap saja mengikuti perintah Cinta .
Setelah itu keduanya lalu menggantungkan dan mengunci gemboknya di salah satu bagian kecil yang masih tersedia .
" Nahhh sekarang cintamu sudah terkunci padaku , kamu tidak bisa berpindah kelain hati . " Ucap Cinta sambil mengambil ponsel untuk berfoto selfie dengan gembok yang baru saja Ia pasangkan .
" Astaga sayang , tak ku sangka kamu percaya mitos seperti itu . Lagian walaupun tanpa gembok gembok itu aku tak akan pernah berpaling darimu . Aku sangat mencintaimu , kamu belahan jiwaku , aku tak bisa hidup tanpamu , akuu .... mmpptt mmmmpppttt "
Ucapan Jackson terhenti karena Cinta yang menutup mulut sang suami dengan tangannya .
" Stoppp stopp ngegombalnya , kamu selalu berlebihan . "
Keduanya akhirnya tertawa , walaupun hanya melihat lihat gembok tapi keduanya selalu merasa senang saat hal itu dilakukan bersama .
Hari sudah hampir siang saat keduanya kembali ke mobil .
" Sekarang kita kemana lagi ? " tanya Cinta .
" Sekarang aku mau ajakin kamu berkeliling kota paris dengan mobil 2CV . "
Sang supir segera melajukan mobil mereka ke tempat yang dimaksud Jackson .
Saat tiba di tujuan , Cinta kagum melihat bentuk mobil yang dimaksud Jackson sangatlah unik . Mobil kuno khas prancis itu kini akan membawa mereka mengelilingi kota Paris .

" Selamat siang Tuan dan Nyonya , kalian ingin dibawa berkeliling kemana ? " tanya supir yang akan mengemudikan mobil kuno tersebut .
" Karena sudah mendekati waktu makan siang , bagaimana jika anda membawa kami berkeliling ke pusat street food . " Jawab Jackson .
__ADS_1
" Pilihan yang bagus . Bersiaplah saya akan membawa anda menikmati jajanan khas paris . "
Mobil lalu berjalan melewati tempat tempat khas di Paris , dengan supir yang terus saja menjelaskan tempat tempat itu layaknya tour guide yang profesional .
Setelah ini mereka kini memasuki sebuah area tempat dimana banyak pedagang yang menjual jajanan jajanan khas paris .
Cinta sangat bersemangat , Ia mencoba satu persatu jajanan itu namun sebelumnya sang suami selalu memastikan halal tidaknya makanan yang istrinya ingin makan .
Cukup lama keduanya berkeliling di daerah itu , Cinta akhirnya menyerah ketika merasakan perutnya mulai begah karena makan terlalu banyak .
" Sayang kita pulang aja yuk , aku udah capek banget nih . " ajaknya .
Jackson mengangguk setuju l0alu meminta supir untuk membawa mereka kembali ke tempat pertama kali mereka naik .
Setelah puas berkeliling dan menikmati jajanan keduanya memilih kembali ke hotel . Jackson mengajak Cinta untuk makan siang sebelumnya namun segera ditolak . Perut Cinta rasanya sudah tak sanggup jika harus menampung makanan lagi .
Sesampainya di hotel , Cinta segera tertidur karena kelelahan setelah sebelumnya Ia membersihkan dirinya .
Jackson yang awalnya menemani sang istri tidur harus terbangun karena ponselnya berbunyi .
Ia sedikit menjauh dari Cinta untuk menerima panggilan tersebut pasalnya yang menelepon adalah orang yang membawa barang barang untuk kejutan Cinta .
Jackson menatap sepasang gaun dan jas , tas , serta sepatu yang baru saja Ia terima . Ia merasa cukup puas dengan apa yang telah Ia siapkan . Serta di tangannya kini sudah ada sebuah undangan yang semoga saja akan membuat sang istri bahagia .
Setelah itu Jackson kembali naik ke tempat tidur dan memeluk sang istri . Ia tidak lagi tertidur melainkan terus saja memandangi kecantikan wajah istrinya yang kini sedang terlelap .
" Sayang ... ayo bangun . " Ucapnya lembut .
Cinta yang merasa tidur siangnya terganggu dengan perlahan membuka matanya . Sungguh bahagia perasaannya karena wajah tampan sang suami yang Ia lihat pertama kali .
" Hheemmmm .... sepertinya aku sudah tidur telalu lama . " ucap Cinta .
Jackson kembali mengecup bibir sang istri . " Makanya sekarang bangunlah dan bersiap . Kita ada acara spesial malam ini . "
Jackson lalu membantu Cinta bangun untuk duduk . Cinta lalu terkesima dengan pemandangan di hadapannya .
" Wahh sayang... gaunnya bagus sekali . "
Ucapnya mengagumi sepasang jas dan gaun yang kini ada di hadapannya .
" Surpriseeeee..... aku sengaja memesannya untukmu . Bersiaplah lalu kenakan gaun itu. Malam ini kita memiliki acara yang sangat spesial . "
Tanpa membuang waktu lagi , Cinta segera mandi dan bersiap . Disusul Jackson juga melakukan hal yang sama .
Setelah selesai make up dan menata rambutnya, kini Jackson dan Cinta sudah siap untuk pergi ke tempat yang masih di rahasiakan suaminya .
Mobil melaju dengan lancar membelah jalanan kota Paris .
" Sayang kita mau kemana ? " tanya Cinta yang masih penasaran .
__ADS_1
Jackson menjawab dengan senyuman .
" Biar ku tebak ,kamu pasti merencanakan makan malam super romantis kan ? "
Jackson menggeleng . " Ya ... kira kira seperti itulah . Namun ini lebih spesial dari sekedar makan malam biasa . "
Cinta semakin penasaran karena Jackson tetap tidak memberitahunya .
Tak butuh waktu lama , mobil terus melaju memasuki sebuah gedung mewah yang sudah di hiasi dengan lampu lampu yang membuat gedung itu makin terlihat menakjubkan .
Cinta bahkan rasanya tak sanggup lagi untuk hanya sekedar mengedipkan matanya saat menyadari jika kini mereka akan menghadiri Paris Fashion Week .
" Sayang.... apa ini benar benar terjadi ? " tanyanya pada Jackson .
" Tentu saja . Kita sudah disini , dan sebentar lagi akan masuk kedalam . "
" Tapi bagaimana bisa ? "
" Ssssttttt... sudah sudah . Ini kejutan yang kupersiapkan untukmu . Ku harap kamu akan senang . " Ucap Jackson .
" Tentu saja sayang . Terimakasih yah . "
Keduanya lalu turun setelah mobil telah berhenti sempurna .
Dengan Cinta yang menautkan tangannya di lengan sang suami , keduanya berjalan dengan sangat anggun di atas karpet merah yang menuntun mereka memasuki gedung tempat perlehatan itu dilangsungkan .
Setelah pemeriksaan undangan , keduanya kini masuk dan di tunjukkan letak kursi mereka .
Tak lama acarapun dimulai . Satu per satu model berjalan berlenggak lenggok memamerkan hasil karya dari designer designer kenamaan .

Berbeda dengan Cinta yang menatap penuh antusias dan kagum pada model model itu , namun Jackson tidak sama sekali .
Jackson rasanya lebih tertarik menatap kagum pada wajah sang istri . Tak henti hentinya Ia mengucap syukur dalam hatinya karena malam ini telah diberi kesempatan lagi untuk membahagiakan wanita yang sangat Ia cintai , wanita yang sangat berarti di hidupnya .
.
.
.
.
.
" Cinta tidak menemukan seseorang untuk hidup bersama. Cinta menemukan seseorang yang kamu tidak bisa hidup tanpanya. "
.
.
.
.
.
To be continue
__ADS_1