Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 74. Kekuatan Doa


__ADS_3

Meskipun terasa berat bagi Jackson harus melewati keseharian tanpa Cinta , tapi Ia tetap berusaha bertahan .


Sehari sekali Jackson akan menghubungi Orang tua Cinta hanya sekedar untuk bertanya apakah hari itu Cinta menghubungi mereka .


Rasanya sudah cukup bagi Jackson , yang penting Ia mengetahui jila Cinta baik baik saja .


Setiap hari Jackson hanya menyibukkan dirinya untuk bekerja di perusahaan . Ia akan pergi lebih pagi dan pulang paling akhir . Semua Ia lakukan untuk mengisi waktu waktunya .


Apalagi sejak berita batalnya pernikahan CEO Haryono Grup , nilai saham perusahaan sempat mengalami penurunan . Hal itu cukup menyita waktu Jackson untuk memulihkannya kembali .


Tiga bulan telah berlalu, perasaan Jackson pada Cinta bukannya berkurang . Ia merasa jika semakin hari Ia semakin kesulitan menahan rindu pada Cinta .


Di setiap doanya selalu Ia sebutkan nama Cinta .


Dia selalu berdoa agar wanita itu baik baik saja , hidup dengan layak dan bahagia dimanapun Ia berada .


Saat ini walaupun sudah malam tapi Jackson masih berkutat dengan pekerjaannya .


" Pak ... boleh saya pulang lebih dulu ? "


Ikbal , sekertaris barunya meminta izin .


" Silahkan dan terimakasih untuk hari ini . "


Ikbal sudah akan keluar namun Ia kembali berbalik menemui bos nya .


" Pak , saya lupa laporkan . Hari ini di rekening Bapak ada dana yang masuk . Setelah saya cek pengirimnya atas nama tunangan Bapak . Sepertinya dia mengembalikan seluruh dana yang telah kita kirimkan setiap bulannya . "


Jackson mengusap wajahnya kasar . Rupanya Cinta tidak mau menerima pemberiannya .


Bukannya ingin meremehkan Cinta , tapi Jackson sadar jika Cinta sudah berhenti dari pekerjaannya . Pria itu hanya tidak ingin jika Cinta kesulitan .


" Ya sudahlah. Besok coba kirimkan kembali . Jika dia masih mengembalikannya , ya sudah .


Tapi bulan depan sesuai jadwal kamu tetap kirimkan lagi . " Perintah Jackson .


" Siap Pak . "


Ikbal sebagai sekertaris Jackson selama 3 bulan ini sering merasa kasihan pada bosnya itu . Bos nya lebih banyak melamun , terkadang Ia sampai bermalam di kantor karena mengerjakan pekerjaannya .


Tiga hari lagi Jackson harus menghadiri re-opening pusat perbelanjaan milik Haryono Grup di Yogyakarta , itulah sebabnya malam ini Ia harus kembali lembur bersama Adit .



Sementara di sebuah butik , Cinta baru saja kembali dari menemari Wulan memeriksakan kandungannya yang sekarang sudah berusia 6 bulan .



Sejak diberitahu oleh dokter jika Wulan mengandung bayi kembar dan hal itu yang menyebabkan perutnya lebih besar dari Ibu hamil lainnya , Cinta tak mengizinkan lagi Wulan bekerja hingga malam di butik .



Wulan hanya diizinkan bekerja sampai pukul 5 sore . Cinta sangat bersyukur karena selama 3 bulan sejak opening , butiknya selalu ramai pembeli . Bahkan sejak sebulan lalu Cinta sudah melayani untuk pemesanan pakaian dengan rancangannya sendiri .



Itulah mengapa Cinta memperkerjakan dua karyawan lagi bernama Sita dan Aisyah .



Cinta menelungkupkan kepalanya pada meja kerja di ruangannya dengan tujuan merehatkan sejenak dirinya .



" Mbak... ini saya buatkan teh hangat . Sepertinya Mbak kelelahan . " Ucap Sita .



Mendengar seseorang yang berbicara padanya    Cinta lantas kembali menegakkan kepalanya .



" Makasih yah Sit . Yah namanya kerja Sit , lelahnya mudah mudahan jadi berkah . "



" Mbak , saya mau laporan kalau saya sudah mentransfer kembali uang yang Mbak sebutkan ke pengirimnya . "



" Bagus Sit . Terimakasih yah . "



Sita pun pamit untuk kembali turun dan membantu Aisyah melayani pelanggan .



" Kamu baik baik saja kan ? Aku yakin kamu sekarang lagi kesal karena aku mengembalikan pemberianmu . Aku jadi kangen kalau kamu lagi ngambek . " Ucap Cinta pada foto Jackson yang selalu ada di meja kerjanya .



Sama hal nya dengan Jackson , keadaan ini juga tak mudah untuk Cinta lewati . Setiap hari harus Ia lewati dengan rasa rindu dan menyesal pada Jackcon .


__ADS_1


" Sudah sudah Cinta . Kamu sudah berusaha melewatinya dengan baik . Kamu pasti bisa . "


Ucap Cinta pada dirinya sendiri .



Setelah menyemangati dirinya , Cinta melanjutkan kembali pekerjaannya . Tiga hari lagi Cinta akan mengikuti lomba perancang mode . Cinta menyiapkan sekitar 6 pakaian rancangannya yang akan Ia pamerkan  .



" Yah... malam ini harus lembur lagi dong . " Batin Cinta .



Hari terus berlalu , rutinitas sehari hari harus tetap berjalan seperti biasa tanpa memedulikan bagaimana perasaan pelakunya  .


Seperti Jackson yang malam ini harus berangkat ke Yogyakarta untuk menghadiri re-opening salah satu pusat perbelanjaan miliknya besok pagi .


" Ada ada saja si Ikbal , seandainya dia tidak salah beli tiketnya mungkin sekarang gue masih bisa menegerjakan yang lain . " Gerutu Jackson .


Adit menghela napasnya kasar . Adit merasakan perbedaan yang sangat besar dalam diri Jackson selama Cinta pergi .


" Syukurin aja ... mungkin lu udah harusnya istirahat . 3 bulan ini lu kerja pagi sampai malam , lu gak kasihan sama tubuh lu . " Ucap Adit .


" Benar juga yah Dit . Gue sepertinya butuh istirahat . Gue harus siap kapanpun Cinta udah mau balik . "


" Huffftt.... Cinta lagi . Balik lagi ke Cinta . Selalu ujung ujungnya Cinta . " Batin Adit .


Setelah sekitar 1 jam 10 menit mengudara , kini pesawat yang ditumpangi Jackson telah mendarat dengan sempurna di bandara Adisutjipto .


" Langsung ke hotel aja yah Dit , gue mau istirahat . " Pinta Jackson .


" Yakin lu ? Gak mau jalan dulu ? "


Jackson menggeleng .


Setelah sampai di salah satu hotel miliknya di Yogyakarta , Jackson segera di sambut oleh beberapa manager dan karyawan .


Keduanya lalu di antar oleh salah satu manager menuju kamar yang akan mereka tempati .


" Ada acara apa  ? Kok ramai . " Tanya Adit setelah melewati salah satu ball room .


" Besok ada acara lomba perncang busana Pak, jadi malam ini para peserta yang ikut serta besok sedang bersiap . "


" Jack , mampir kesana yuk . Pasti banyak model . " Ajak Adit .


Jackson menggeleng . " Gue lelah. Mau istirahat . Lu aja sendiri yang kesana , nanti setelah balik Jakarta gue aduin ke Sofi . "


" Astaga Jack... kan gue cuma mau lihat lihat doang . Lu sebagai pemilik hotel peduli dikitlah sama acara yang dibuat di hotel lu . "


" Kebanyakan mikir Lu . Ayo cepetan . "


Mereka bertiga akhirnya menuju ballroom tersebut .


Namun saat baru saja sampai , Jackson dibuat terkejut dan penasaran melihat seseorang yang mirip dengan Cinta berjalan di atas catwalk .


" Dit ... itu Cinta kan ? " Tunjuknya ke arah 7 orang wanita yang berjalan membelakangi mereka .


" Yang mana ? Banyak orang Tuh Dit , lagian gimana lu bisa kira itu Cinta hanya dengan melihat belakangnya aja . "


Benar juga yang dikatakan Adit . Pasalnya yang Jackson lihat adalah ke tujuh wanita yang sedang berjalan membelakangi mereka dan hendak turun dari catwalk .


" Tapi kok gue yakin itu Cinta . Gue tahu banget gimana Cinta , mau dari sisi manapun . " Ucap Jackson dengan ragu .


Tak lama manager datang bersama seseorang yang di kenalkan sebagai penanggung jawab acara ini .


" Mas  , boleh saya bertanya ? " Tanya Jackson .


" Silahkan Pak . "


" Apa salah satu peserta yang ikut ada yang bernama Cinta Shameera ? "


" Maaf Pak . Saya tidak hafal nama nama peserta . Tapi jika berkenan saya bisa ambil daftar namanya dulu . "


Jackson mengangguk . " Iya Pak ... silahkan . Tolong yah . "


Tak berapa lama , pria itu kembali dengan membawa selembar kertas .


" Yah.. mohon maaf Pak . Daftar nama lengkapnya sudah dibawa pulang oleh rekan saya . Yang ada hanya nama butik yang ikut serta saja . "


Jackson mengamati nama nama butik tersebut . Ia mencari Love butik atau mungkin nama nama yang seperti Cinta sukai . Namun hasilnya nihil .


" Mas , besok acaranya jam berapa ? Apa boleh kalau saya juga ikut menyaksikan . "


" Wahh tentu boleh Pak . Bahkan kami sangat tersanjung kalau pemilik hotel ini mau menyaksikan langsung acara kami . "


Jackson tersenyum .


" Acaranya besok , jam 11 Pak . Kami nantikan kehadiran Bapak yah . Akan kami siapkan tempat untuk Bapak . "


" Terimakasih . Kalian tak perlu repot . "


Setelah mengobrol sebentar akhirnya Jackson dan Adit kembali berjalan menuju kamar mereka.


" Lu yakin bisa datang besok ? Besok acara re-opening jam 10 pagi loh . "

__ADS_1


Jackson terlihat berpikir sejenak .


" Acara re-openingnya majukan ke jam 8 pagi . Pastikan gue sudah selesai sebelum jam 10 , jadi gue  bisa ikuti acara di hotel dari awal . Gue gak mau ada yang terlewat. "


" Tapi ...... "


Adit membatalkan rencananya untuk mengeluh . Sejak dulu jika sesuatu itu berhubungan dengan Cinta maka Jackson tak akan memedulikan yang lain  .


Mereka segera memasuki kamar masing masing dengan Adit yang sedang sibuk menghubungi penyelenggara acara re-opening besok .


Sedang Jackson masuk ke kamarnya dengan perasaan penasaran , bahagaia, takut , cemas , dan banyak perasaan lain lagi .


" Semoga wanita itu kamu sayang . Akhirnya takdir yang membawaku kepadamu . " batin Jackson .




Sementara Cinta  baru saja pulang dari hotel tempat akan diselenggarakannya lomba perancang busana yang akan di selenggarakan besok .



Cinta baru saja melakukan loading barang yang akan Ia gunakan saat lomba besok dan juga mengikuti gladi bersih sebelum besok acara di selenggarakan .



" Huaahh Lan .... seandainya Lu ikut ,  Lu pasti kagum kagum dengan pakaian pakaian dari perancang lain . " Cinta bercerita dengan antusias .



" Memangnya kenapa ? "



" Astaga Lan , hasil rancangan mereka bagus bagus . Aku melihatnya malah jadi minder . "



" Yah jangan lah . Hasil karya kamu juga sangat bagus . Kamu pokoknya harus percaya diri yah . Besok adalah langkah awal kamu dan Hope Butik untuk lebih dikenal lagi di masyarakat . "



Cinta mengangguk .



Wanita itu segera mandi dan mengganti pakaiannya dengan piyama .



Kembali dia mengingat sang pujaan hati , salah satu rutinitasnya sebelum tidur .



" Gimana kabar Jackson yah  ? Apa dia baik baik saja ? Apa dia juga sudah tidur ? " batin Cinta  .



Setelah puas mengingat ingat semua kenangannya dulu dengan Jackson , dengan perlahan mata Cinta mulai terpejam .



Sebelumnya Cinta berdoa semoga acara besok bisa berjalan lancar , dan semoga Jackson selalu dalam lindungan Tuhan .



.


.


.


.


.


"*Doa akan sangat besar kuasanya, ketika diselipkan kepercayaan di tiap baitnya*."



"*Mendoakan yang terbaik baginya adalah cara kita menjaganya dari jauh*."



"*Karena mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia*."


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2