Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 83 . SAH


__ADS_3

Hari pertama pingitan sangat sulit di lalui oleh Jackson . Pria itu seharian ini nampak gusar dan uring uringan .


Walaupun Ia masih di perbolehkan menghubungi calon istrinya lewat telepon atau panggilan video , tapi rasanya itu tetap saja kurang .


Dan yang terjadi hari ini Ia akan menghubungi Cinta setiap 10 menit .


Baru 10 menit berlalu sejak panggilan video mereka berdua yang terakhir , namun Jackson sekarang sudah mulai lagi melakukan hal itu .


Tut... tut... tut...


" Aaaloo " suara anak kecil terdengar di seberang telepon lalu nampaklah wajah imut Lila di layar ponselnya .


" Lila ... kapan kamu datangnya  ? " Tanya Jackson .


" Baru aja Om , bareng mama sama papa . " Jawab gadis kecil itu .


" Tante Cintanya mana  ? Kenapa Lila yang nerima panggilan Om ? " tanya Jackson .


" Ada .. tante Cinta lagi ngobrol bareng Oma cantik . Kata oma cantik kalau om terus terusan telponin tante Cinta , nanti oma akan mundurin tanggal pernikahan Om . " ucap Lila polos .


" Oma cantik ? Siapa oma cantik ? "


Lila lalu mengarahkan ponselnya ke Oma cantik yang sejak tadi Ia maksud .


Jackson sangat terkejut karena yang Lila maksud adalah maminya .


" Mami ? Kok mami bisa ada di sana sih . Ihh... curang kok mami boleh ketemu Cinta dan Jackson enggak . "


" Karena yang di pingit itu yang mau nikah . Mami mah bebas bebas aja ketemu sama calon mantu . Lagian kamu kok ganggu banget , Cinta jadi gak bisa ngapa ngapain kalau kamunya nelepon mulu . " Ucap Mami .


" Mami nih gak ngerti yang namanya rindu berat .... beri ponselnya ke Cinta gih Mi , aku mau ngobrol nih . "


" Gak boleh . Kami semua lagi sibuk . Bukannya mami gak tahu yah kalau 10 menit yang lalu kalian baru kelar teleponan juga . "  ucap Mami .


" Udah ah... kamu urus aja pekerjaan kamu dulu . Biar nanti bisa honey moon nya lamaan . " Setelah itu Mami Lastri segera memutuskan sambungan telepon tanpa menunggu persetujuan Jackson .


Cinta hanya bisa tertawa saja melihat interaksi calon mertua dan calon suaminya itu .



Setelah panggilan telepon terputus , Jackson jadi memikirkan ucapan Mami .



" Ahh iya honeymoon. Kenapa aku sampai lupa menyiapkan hal sepenting itu yah . " gumam Jackson .



Saking seriusnya berpikir, Ia bahkan tak menyadari jika Adit sudah berada di hadapannya .



" Jack... Jack... Jackson ... " Panggil Adit .



" Eh.. lu kok tiba tiba bisa ada disini ? "



" Yah gue masuk lewat pintu lah . " Jawab Adit kesal .



" Lagian lu kok melamun sih . Jangan terlalu banyak pikiran , bentar lu jadi gila kan kasian neng cinta harus gagal nikah lagi . "



Sontak saja Jackson segera melemparkan map yang ada di dekatnya saat itu pada Adit .



" Sembarangan aja lu kalau ngomong . "


__ADS_1


" Lagian lu lagi mikirin apa sih ? " tanya Adit masih dengan tawanya yang belum berhenti setelah puas menjahili Jackson .



" Gue lagi mikirin honeymoon gue . Rencananya gue mau ajakin Cinta ke Paris , kebetulan 4 hari setelah pernikahan gue disana di adain Paris fashion week . "



" Waahh bagus dong . Cinta pasti akan senang banget . "



Jackson menaikkan kedua alisnya setuju .



" Tapi sebenarnya gue ada rencana lain sebelum itu . Dan sepertinya gue butuh bantuan lu dan Ray . "



" Apaan ? " tanya Adit penasaran .



" Jadi gue berencana majuin tanggal keberangkatan honeymoon gue dan Cinta . Sebelum ke Paris gue rencana pergi ke .......... "



Jackson mulai menceritakan rencananya pada Adit . Juga menyampaikan bantuan apa yang Ia perlukan dari Adit dan Ray .



Ia berharap , walaupun cukup sederhana tapi Ia dan Cinta akan bisa mengingat momen bahagia itu selamanya .



Hari yang di nantikan oleh Jackson dan Cinta akhirnya tiba .


Kedua calon pengantin kini sedang bersiap di masing masing kamar di salah satu hotel yang masih milik Haryono Grup .


Masih jadi pertanyaan bagi mereka apakah calon mempelai wanitanya masih orang yang sama atau bukan .


Pagi ini kesibukan terjadi di hotel mewah itu . Semua staff memastikan tidak ada kesalahan sedikitpun saat acara ijab kabul yang kira kira akan dilangsungkan kurang dari dua jam lagi .


Begitu juga dengan tim makeup yang kini sedang mendandani Cinta . Mereka berusaha sebaik mungkin untuk tidak melakukan kesalahan . Mereka sadar jika beruntung bagi mereka bisa menjadi bagian dalam pernikahan sang pewaris . Nama perusahaan mereka bisa ikut melambung jika mereka sukses merias sang calon pengantin wanita .


Dan tim makeup itu sangat senang saat melakukan pekerjaannya , pasalnya bayangan soal calon pengantin wanita yang sombong dan angkuh ternyata sama sekali salah .


Cinta sangat ramah dan tidak banyak perintah atau permintaan . Hal itu membuat tim MUA itu sangat santai dan nyaman dalam melakukan pekerjaannya .


Sementara di ruang kamar yang lain , seorang pria terus saja mondar mandir bak setrikaan sambil menghapalkan kalimat kabul yang entah sudah berapa kali Ia ucapkan sejak semalam .


" Jack .. lu duduk gih. Tenangin diri Lu . " Ucap Ray .


" Mana bisa. Lu sih gak ngerti gimana gugupnya gue sekarang . Kalau gue salah gimana nanti ? "


" Yang ada semakin lu gugup , kemungkinan lu salah ucap semakin besar . " Ucap Marvel yang baru saja masuk ke kamar Jackson sambil menggendong Mahesa .


" Tuh dengerin kata orang yang sudah pengalaman . " sela Adit .


Seolah tak mendengar saran dari ke tiga sahabatnya , Jackson kembali lagi berdiri dan berputar putar di depan cermin memastikan tampilannya sekali lagi .


Di kamar yang lain Cinta sudah selesai dengan riasan dan pakaiannya . Untuk akad nikah Cinta menggunakan kebaya berwarna putih yang sangat indah .



Ketiga sahabatnya masuk ke dalam kamar untuk menemani Cinta menunggu prosesi akad nikah yang sebentar lagi akan segera berlangsung .


Ketiganya kagum melihat kecantikan sahabatnya .


" Selamat yah Cin... sebentar lagi lu akan officially be Mrs. Jackson Haryono . " Ucap Rere .


" Makasih yah kalian bertiga sudah mau datang . " Balas Cinta .


" Huussstt ... jangan sedih sedih dulu .. nanti makeup kamu rusak . " Potong Wulan .

__ADS_1


Cukup lama ke empatnya saling memuji dan mengobrol ringan , sampai WO meminta mereka segera turun dan bersiap di ruangan yang telah di siapkan .


Jackson bersama kedua orang tuanya juga sudah siap di ruangan lain menunggu arahan dari WO .


Walaupun kini berada di ruanganan berbeda tapi doa keduanya sama , " Semoga semuanya berjalan lancar . "


Mula mula WO meminta Jackson yang di apit oleh kedua orang tuanya dan iring iringan keluarga di belakangnya yang membawa berbagai macam seserahan masuk kedalam ballroom .


Orang tua Cinta beserta iring iringan keluarga juga sudah siap menanti kehadiran calon mempelai pria .


Para tamu juga diminta berdiri menyambut Jackson dan rombongan yang kini berjalan perlahan memasuki ruangan .


Setelah sambutan sambutan yang di lontarkan dari kedua pihak , kini Jackson di arahkan oleh Ayah dan Bunda Cinta menuju meja tempat akad berlangsung .


Setelah itu semua iring iringan keluarga dari kedua pihak sudah menempati kursi mereka masing masing .


Ayah dan Jackson sudah siap di tempatnya .


Tak lama setelah itu , Cinta yang di dampingi oleh ketiga sahabatnya juga perlahan berjalan memasuki ballroom . Kemudian segera di sambut oleh sang Bunda dan Mami untuk diantarkan ke meja yang sama dengan Jackson .


Selain Jackson dan ayah , di meja itu sudah ada Pak Penghulu dan dua orang lain yang akan bertindak sebagai saksi .


Prosesi akad nikah dimulai dengan sambutan dari pak penghulu mengenai susunan acara akad  nikah . Setelah itu Pak Penghulu menyilahkan kepada Ayah untuk mengucapkan kalimat akadnya .


" Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Jackson Putra Haryono bin Haryono dengan anak saya yang bernama Cinta Shameera Prasetyo  dengan maskawinnya berupa uang tunai sebesar Satu milyar seratus dua belas juta dua puluh satu ribu rupiah Tunai.”


Ucap Ayah cinta dengan suara bergetar menahan isak tangis yang dengan segera di jawab Jackson dengan ucapan kabul yang sejak semalam telah Ia hapalkan .


" Saya terima nikahnya dan kawinnya Cinta Shameera Prasetyo  binti Prasetyo dengan maskawinnya yang tersebut, tunai.”


Dengan satu tarikan napas Jackson mengucapkan dengan lancar dan jelas kalimat kabulnya .


" Bagaimana para saksi  ? " Tanya Pak Penghulu .


" Alhamdulillah , Sah . " ucap kedua saksi bersamaan .


Jackson dan Cinta akhirnya bisa bernapas lega . Apalagi setelah mendengar sorakan dari beberapa tamu undangan yang ikut meneriakkan kata " SAH " .


Setelah menandantangani berkas pernikahan , kini Jackson memasangkan cincin di jari manis istrinya , begitu juga Cinta memasangkan cincin di jari manis sang suami . Dilanjutkan  dengan mencium punggung tangan Jackson sebagai tanda penghormatan pertamanya sebagai istri dan di balas dengan ciuman di kening Cinta oleh Jackson .


Jackson dan Cinta sudah tak bisa lagi menahan senyum yang menghiasi wajah tampan dan cantik keduanya .


Berbeda dengan kedua orang tuanya yang kini sedang menahan air mata haru , apalagi saat kedua mempelai melakukan ritual sungkeman .


Suasana bahagia dan haru di ruangan itu bisa di rasakan juga oleh para tamu yang ikut berbahagia dan memberikan doa restu bagi pernikahan keduanya .


Akhirnya setelah drama panjang percintaan mereka . Jackson bahkan masih tak menyangka jika cinta pandangan pertamanya kini berdiri di sampingnya sebagai istrinya . Sebagai wanita yang sebagian besar memiliki hati dan jiwanya .


Sebagai wanita yang akan Ia lindungi dan bahagiakan , yang akan menemaninya sampai maut memisahkan keduanya .


.


.


.


.


.


" There is no more lovely, friendly, charming relationship, communion or company than a good marriage.” — Martin Luther


.


.


.


.


.


To be continue


**** akhirnya sah juga yah.... alhamdulillah . Yang mau tahu kebahagiaan malam pertama dan honey moon ala bang Jack dan Neng Cinta .. yuukk ramein kolom komentar dan likenya. terimakasih sudah setia membaca ceritaku ****

__ADS_1


__ADS_2