Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 21 . Awal perjuangan


__ADS_3

Tidak seperti pagi-pagi sebelumnya, pagi ini Jackson menatap dengan penuh amarah pada ponselnya.


Pasalnya pagi ini berbeda , jika biasanya Ia akan menerima pesan berupa foto Cinta yang akan membuatnya tersenyum seharian.


Pagi ini Ia harus menerima foto Cinta yang sedang menerima tamu seorang pria di apartementnya.


Bahkan salah satu foto menunjukkan kalau Cinta pergi bekerja dengan diantar oleh pria itu .


Jackson segera menghubungi ponsel Mike .


" Ikuti pria itu. Cari tau dia siapa dan apa hubungannya dengan Cinta ", perintah Jackson .


Rasanya kini Jackson menjadi tidak bersemangat untuk berangkat ke kantor , padahal sekarang saja Ia sudah sangat terlambat .


Harinya sudah terlanjur di awali dengan berita buruk yang sudah pasti akan memengaruhinya suasana harinya seharian .


Sesampainya di kantor , Jackson tidak bisa bekerja dengan tenang. Ada beberapa karyawan yang terkena amukan dari Jackson hanya karena kesalahan kecil.


Bahkan kini Adit sedang menghadiri meeting untuk menggantikan Jackson.


Sudah hampir jam makan siang, tapi belum ada lagi kabar dari Mike perihal kegiatan Cinta.


Jackson mengambil ponselnya dan kembali menghubungi Mike.


" Halo ", terdengar jawaban dari Mike .


" Mike, kemana saja kamu ? kenapa sampai sekarang belum ada kabar tentang Cinta ? ", tanya Jackson tak sabar.


" Bukannya tadi tuan muda minta saya untuk mencari tahu soal pria yang mengantar nona Cinta? ", Mike memberi alasannya.


Jackson mendengus sebal , " benar juga . " Batinya .


" Jadi informasi apa yang sudah kamu dapatkan ? "


" Saya ingin informasinya sekarang ", perintah Jackson.


" Baik Tuan, akan segera saya kirimkan " . Jawab Mike patuh .


Tak selang beberapa lama, terdengar lagi dering ponsel milik Jackson yang menandakan ada pesan baru telah yang telah diterima .


Lalu Ia mulai membaca isi pesan itu.


Sambil membaca isi pesan yang dikirimkan oleh Mik , Jackson bergumam seorang diri .


" Ohh, jadi pria itu pemilik apartement yang saat ini di sewa Cinta dan teman-temannya ? " gumam Jackson .


Terlihat Jackson yang sedikit tersenyum saat mengetahui bahwa saingannya yang bernama Ricko itu hanya pemilik Event Organizer yang sering mengajukan kerja sama dengan hotel milik Haryono Grup di Jakarta.


Namun senyum Jackson tidak bertahan lama, karena Ia juga membaca informasi bahwa Ricko sudah pernah menyatakan cintanya pada Cinta, namun sayangnya Ia di tolak .


Tapi Ricko terus saja mendekati Cinta, bahkan hampir setiap hari Ricko menemui Cinta.


Seminggu terakhir Mike belum menyadari kehadiran Ricko , karena Ricko sedang berada di Singapura sehingga tidak bisa menemui Cinta.


Jackson berpikir sejanak apa yang sebaiknya Ia lakukan.


Jika hanya seperti ini terus, maka Ia harus menerima statusnya yang hanya sebagai penguntit Cinta.


Dan tidak akan ada kemajuan sama sekali dalam hubungannya dengan Cinta.


Jackson mulai mempertimbangkan pindah ke Jakarta untuk sementara , namun apakah Ia siap untuk menghadapi kenangan tragedi 8 tahun lalu .


" Sepertinya Gue tetap harus pindah ke Jakarta dulu untuk sementara " Batin Jackson .


Sekarang bukan cuma soal titah sang Ratu yang akan mengenalkan Jackson dengan wanita lain yang mungkin akan jadi penghalang hubungannya dengan Cinta.


Tapi kemunculan Ricko juga sekarang menjadi ancaman bagi suksesnya Mission Loveable milik Jackson .

__ADS_1


Ditambah lagi sampai sekarang Cinta masih marah kepada Jackson.


Cinta masih saja menghindari semua panggilan telepon dan pesan singkat dari Jackson.


" Baiklah... Gue akan mulai misi Gue sendiri. Tungguin gue yah Cinta , sekarang saatnya gue turun tangan perjuangin cinta gue sendiri . " Ucap Jackson sebelum pergi meninggalkan ruang kerjanya untuk makan siang .




Malam ini seperti biasa Jackson berkumpul bersama Adit dan Ray di Club miliknya.



Jackson berencana untuk memberitahu kedua sahabatnya tentang rencananya.



" Gue akan pulang ke Jakarta ", ucap Jackson pada Ray dan Adit .



Sontak saja kedua sahabatnya itu membulatkan mata karena tak percaya mendengar ucapan Jackson .



Adit dan Ray mengetahui bagaimana sebuah tragedi yang terjadi 8 tahun lalu menimpa keluarga Jackson.



Bagaimana kemarahan dan penyesalan yang dirasakan oleh Jackson sehingga Ia memilih untuk pergi jauh dari keluarganya hanya untuk menenangkan diri dari rasa bersalah.



" Lu yakin mau pindah ke Jakarta. Gue akan dukung apapun keputusan Lu ", Ray memberikan dukungannya pada Jackson .




" Jadi ini soal Cinta ? " kini pertanyaan datang dari Adit .



" Iya. Gue yakin Gue suka atau mungkin Gue udah sayang sama Dia . " Ucap Jackson yakin menjawab pertanyaan Adit .



" Walaupun dia jauh dan sekarang lagi hindarin Gue, rasanya Gue makin tersiksa karena rindu sama Cinta. Udah mirip Dylan nih Gue, berat menahan rindu. Di tambah lagi ada Pria lain yang ternyata juga suka sama Cinta . "Adu Jackson pada kedua sahabatnya .



" Kali ini Gue akan perjuangin Cinta Gue ", Jackson mengatakannya dengan yakin .



" Gue setuju. Lu harus gerak cepat . Info dari Wulan si Ricko Ricko itu terus aja deketin Cinta . Apa yang bisa Gue lakuin untuk bantuin Lu ? " tanya Ray .



" Ray , Gue percayain Club ini sama Lu. Lu tolong gue , bisa kan ? " pinta Jackson .



" Bisalah. Lu taukan Club ini juga udah jadi rumah kedua Gue . Lu enggak perlu hawatir, disini amanlah sama Gue sampai Lu kembali ", Ray menerima permintaan Jackson .


__ADS_1


" Adit, tolongin Gue atur semua tanggung jawab pekerjaan kantor ke manajer masing-masing divisi. Selama gue di Jakarta, kita akan komunikasi, meeting, atau approval dengan mereka secara virtual aja ", Jelas Jackson .



" Soalnya Gue pasti butuhin Lu disana. Gue minta Lu ikut Gue ke Jakarta , Gimana ? " tanya Jackson pada Adit .



" Siap , segera gue laksanain perintah Lu . Gue kan udah pernah bilang, kemana Lu pergi selama Lu masih butuhin Gue, Gue akan ikut Lu ", jawab Adit .



" Makasih yah Dit. Tapi sebelumnya Lu tolong koordinasi dengan Mike, Gue berencana membeli apartement yang saat ini di sewa sama Cinta CS " , Ucap Jackson .



" Tawar harga tinggi juga enggak masalah, yang penting si Ricko mau jual apartementnya ke Gue ", Lanjut Jackson memberi perintah .



" Kalau tetap si Ricko enggak mau, yah Lu harus bisa dapetin unit apartement yang posisinya tepat di depan unit apartement Cinta. Jadi kalau Cinta buka pintu Apartementnya , dia bisa langsung ketemu Gue ", Jackson menjelaskan rencananya .



" Oke.. segera Gue kerjain Bos ", Jawab Adit dengan memberi gerakan hormat pada Jackson.



" Kita berangkat Sabtu Pagi yah Dit . Bertepatan dengan ulang tahun perusahaan Papi ", Ucap Jackson lagi .



" Di pesta nanti ada kesepakatan yang harus Gue selesaiin dulu sama Mami ". Lanjut Jackson yang masih kesal mengingat kesepakatan yang Ia buat dengan Maminya .



" Oke.. Gue akan ikutin dulu permainan Mami. Tapi kalau Gue udah dapetin Cinta, jangan harap Gue mau lagi dipisahin sama Cintanya gue. " Gumam Jackson dalam hatinya .



.


.


.


.


.


.


.


" *Jatuh cinta tak hanya membuat seseorang bahagia, namun juga berjuang untuk orang yang disayang*."


.


.


.


.


.


to be continue

__ADS_1


\*\*\*\*\* dikit lagi menuju pertemuan akbar Cinta dan Jackson. Siapa nih reader yang deg deg serr ??? jangan lupa like dsn komennya \*\*\*\*\*


__ADS_2