Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 12 . Berakhir tapi bukan akhirnya ( Part 2 )


__ADS_3

Setelah bersenang-senang selama 2 jam 30 menit di Pantai Tanjung Benoa, kini Rombongan tour dari kantor Cinta sedang menuju ke kawasan seminyak .


Di dalam Bus, sepanjang perjalanan Wulan, Rere, dan Sofi terus saja menanyakan apa saja yang dilakukan Cinta dan Jackson selama di pantai tadi.


Cinta menceritakan semuanya, tanpa ada yang ia tutupi.


" Ray emang bilang sama Gue, kalau Jackson itu suka ama si Cinta sejak pandangan pertama di Club semalam ", kata Wulan.


" alaah.... Gak percaya Gue sama yang namanya Cinta pandangan pertama",


" Apalagi untuk Jackson. Untuk pria playboy macam Jackson, ngerti soal Cinta aja belum tentu ", Cinta membantah perkataan Wulan.


" Tapi serius Cin... kata Ray, selama mereka sahabatan, Jackson tuh gak pernah ngejar-ngejar cewek, yang ada dia yang dikejar-kejar . Yah ibaratnya kucing kalau disuguhin ikan yah mana nolak makanya dia terkenal playboy . " Ucap Wulan .


" Tapi katanya baru kali ini Jackson ngejar cewek padahal baru sekali ketemu. Nah cewek itu Lu ", lanjut Wulan meyakinkan Cinta .


Cinta hanya diam memikirkan ucapan wulan . Rere dan sofi yang sedari tadi hanya menjadi pendengar setia, hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.


Mereka berempat asik mengobrol, tak menyadari kalau kini mereka telah sampai di tujuan.


" ayo turun .... " ajak salah satu rekan kantor mereka.


Kini seluruh rombongan memasuki sebuah restaurant mewah.


Mereka diarahkan ke salah satu ruangan outdoor yang dipisahkan menggunakan pintu kaca dengan ruangan utama .


Ada beberapa meja dan kursi dengan View yang langsung menghadap ke pantai.


Dibagian tengah ruangan sudah ada meja prasmanan yang menghidangkan berbagai macam hidangan yang terlihat sangat lezat.


Cinta CS memilih duduk di bagian sudut ruangan.


Sesaat setelah Cinta kembali dari mengambil makanan di tempat prasmanan, Ia heran karena meja mereka kini diubah menjadi meja yang lebih panjang dengan kursi yang awalnya hanya ada empat kini menjadi delapan.


Saat Cinta duduk, datanglah Jackson juga duduk tepat dikursi samping Cinta.


" Lu yang ganti mejanya ? " tanya Cinta pada Jackson


" Iya ", jawab Jackson singkat.


Wulan, Cinta, dan Rere juga kembali ke kursi mereka masing-masing .


Tak lama Adit dan Ray pun juga ikut duduk bersama mereka.


Cinta mendengar tak sedikit rekan-rekan kantornya yang lain berbisik bertanya-tanya siapa Jackson dan Adit.


Untung saja Ray sudah dikenal sebagai pemilik travel dan juga kekasih Wulan.


" Trus ngapain Lu harus duduk disini ? " tanya Cinta lagi yang berniat meminta Jackson menjauh.


" Emang kenapa? yah terserah Gue dong mau duduk dimana aja ", jawabnya dengan gaya arogan .


" hah ? " Cinta makin tak mengerti dengan sikap seenaknya Jackson.


" Dit kasi tau calon Nyonya Lu, kenapa Gue boleh duduk dimana aja ", perintahnya pada Adit


Adit memutar bola matanya.. sedikit kesal dan malu dengan sikap sahabat sekaligus bosnya.


" Iya... Terserah Lu mau duduk dimana, secara resto ini kan punya Lu ".


" Wwaahhh ", Rere dan Sofi berdecak kagum pada Jackson.


Sedang Cinta bersikap biasa saja.


Cinta tak akan terpengaruh atau tertarik kalau hanya karena kekayaan seseorang .


Rere yang duduk disamping Cinta berbisik,


" eh Nyonya.. Lu bisa langsung pensiun dini nih kalau sampe jadi ama si Jackson ", kemudian Ia terkekeh sendiri.


Saat sedang menikmati makan siang, Cinta sedikit merasa terganggu karena rambutnya yang tergerai tertiup angin.


Namun Ia meninggalkan ikat rambutnya di Bus.


Jackson yang menyadari hal itu kemudian mengambil sapu tangan dari sakunya , membuat gulungan lalu Jackson dengan terampil mengikat rambut Cinta dengan sapu tangan itu.


Cinta merasa jantungnya memompa berkali-kali lebih cepat dari biasanya saat Jackson mengikat rambutnya.


" Kalau kekayaan tak bisa meruntuhkan kerasnya hati seorang Cinta,


apakah perhatian kecil seperti ini dapat meruntuhkan pertahanannya " Cinta membatin.



Setelah makan siang, peserta tour diberikan kesempatan untuk berkeliling sebentar di daerah seminyak.


Seminyak selain terkenal sebagai kawasan wisata. Disana juga terkenal sebagai pusat penjualan barang-barang mewah di Bali.



Mereka diminta berkumpul kembali di parkiran resto pada pukul empat sore karena mereka akan berangkat ke tujuan berikutnya.


__ADS_1


Jackson terus saja mengikuti kemana Cinta pergi. Hingga kini mereka berada di salah satu store yang terkenal menjual barang-barang bermerk.



Jackson minta Cinta menerima hadiah darinya yang berupa sebuah kacamata .


Jackson juga sengaja membeli kacamata yang sama dengan Cinta untuk dirinya. Yang berbeda hanya pada warna framenya saja.


Ia memilihkan Cinta Frame berwarna darkbrown yang senada dengan warna rambut Cinta , sedang miliknya berwarna hitam .



Setelah berbelanja beberapa barang mereka kembali berkumpul bersama rombongan yang lain.



Kini mereka telah tiba di tujuan mereka selanjutnya yaitu La Plancha Seminyak.


Cinta dan rekan-rekannya sedikit bingung karena tujuan ini tidak ada di jadwal.



Saat mereka berkumpul Ray memberikan pengumuman, bahwa Jackson sudah menyewa sebagian tempat ini untuk mereka. Dan mereka boleh memesan apa saja yang diinginkan. Ini sebagai hadiah sambutan dari Jackson pada Cinta dan rekan-rekannya karena sudah berkunjung ke Bali .



Sontak saja semua rekan-rekan Cinta yang mendengar itu menjadi heboh. Ada yang berterimakasih, ada yang berbisik-bisik mencari tahu hubungan Cinta dan Jackson, bahkan ada yang sampai bertanya langsung pada keduanya tentang hubungan mereka .



Dan betapa kesalnya Cinta, karena saat ditanya Jackson hanya menjawab " Doakan saja yah ", begitu katanya .



Saat sedang duduk bersampingan dengan Jackson, Cinta memberanikan dirinya bertanya pada Jackson.



" Maunya Lu sebenarnya apa ? Dari tadi pagi Lu ikutin Gue terus, tadi Lu ngasih Gue hadiah kacamata, dan sekarang Lu nyewa tempat ini untuk Gue dan semua teman Gue. Gue rasa ini berlebihan kalau hanya untuk menyambut seorang teman yang baru Lu kenal . " Tanya Cinta dengan sedikit berbisik karena Ia tak ingin pembicaraan mereka di dengar oleh ketiga sahabatnya.



" Kalau Gue bilang karena Gue Cinta ama Lu, Lu bakal percaya ? " Jackson malah balik bertanya .



" Ya enggak lah. Mana ada yang namanya Cinta pandangan pertama ", Jawab Cinta.




" Yah.. gak bisa gitu dong. Untuk ajak Gue lihat sunset yah Lu gak harus sampai ngebooking tempat ini segala. Pemborosan tau gak ", Cinta tak terima dengan alasan Jackson.



" Terus Lu maunya apa? Gue jujur bilang Cinta salah. Gue ngasih jawaban yang asal juga salah ", Jackson menatap Cinta lekat. Kemudian terbersit ide cemerlang diotaknya.



" Gini aja deh... Lu mau gak balas semua kebaikan Gue hari ini ? " tanya Jackson .


" Lu cukup temenin Gue makan malam berdua aja . Gue janji akan anterin Lu tepat waktu ke bandara ", tawar Jackson.



Cinta berpikir lama. Ia sempat memalingkan wajahnya dari hadapan Jackson.


Kemudian Cinta kembali menoleh pada Jackson dan berkata,


" Okey Gue mau. Dasar Pamrih Lu ". Ucapnya mengundang tawa Jackson .



Sejak saat itu , senyum tak pernah hilang dari wajah tampan Jackson.


Ia amat senang, menurutnya Ia kini selangkah lebih dekat dengan sang pujaan hati .



Setelah menyaksikan keindahan sunset, kini Cinta sedang berada di mobil Jackson dan hanya berdua.


Sebelum meninggalkan rekan-rekannya,


Cinta meminta ijin pada atasannya bahwa Ia akan makan malam terpisah dari rombongan dan akan langsung menyusul ke bandara.


Mobil Jackson melaju menuju resto yang telah di pesan oleh Adit .


Yah kembali Aditlah yang direpotkan oleh Jackson untuk urusan percintaannya kali ini.


Restoran itu terletak di kawasan kuta. Pencahayaan resto yang tak terlalu terang dan iringan musik membuat suasana terkesan romantis.


Jackson mempersilahkan Cinta duduk.

__ADS_1


Pelayan lantas memberikan mereka pilihan menu.


Dari nama hidangannya Cinta bisa menebak kalau ini adalah restaurant eropa.


Jackson mulai memesan menu Carpaccio sebagai menu pembuka kami.


Carpaccio adalah salah satu menu pembuka yang merupakan irisan daging sapi atau ikan, jamur, tomat cherry yang di iris tipis kemudian disajikan dengan remasan keju parmesan dan dikucuri jeruk nipis .


Aku sendiri memilih menu Seafood Paella. Aku sudah pernah mencobanya sekali. Seafood Paella adalah menu makanan utama yang terbuat dari nasi yang dimasak bersama dengan daging seafood, kacang putih, dan dibumbui dengan saffron dan rosemary. Yang membedakan menu ini, karena beras yang digunakan adalah  yang berasal dari Calasparra .


Sedang Arnold memilih menu Pickle Herring


yang merupakan hidangan berisi Ikan herring khas Denmark yang disajikan dengan telur rebus dan kentang.


Untuk makanan penutup Cinta memilih pastel de nata. Menurut pelayan, menu itu seperti egg tart pastry .


Setelah makanan mereka terhidang, mereka makan sambil mengobrol. Tertawa lepas saat dirasa ada yang lucu.


Jackson makin tertarik dengan Cinta.


Cinta bercerita bahwa sebenarnya menjadi seorang banker bukanlah impiannya.


Impiannya adalah menjadi seorang fashion designer, hanya saja tuntutan keadaan yang memaksanya.


Entah keadaan seperti apa yang dimaksud Cinta, Jackson masih tak mengerti.


Cinta sempat menunjukkan di ponselnya ada beberapa contoh design pakaian yang Ia buat sendiri .


Jackson cukup kagum melihat hasil desain Cinta untuk ukuran orang yang belum pernah mengikuti sekolah design.


Setelah berbincang banyak dan menghabiskan makan malam, kini Jackson dan Cinta dalam perjalanan menuju bandara.


Ada perasaan tak rela yang dirasakan oleh Jackson.


Rasanya Ia ingin berlama-lama lagi dengan Cinta.


Sesampainya di drop area bandara,


Cinta berbalik badan menghadap Jackson untuk berpamitan, namun Jackson tiba-tiba mengecup bibir Cinta.


Tak hanya itu , kini Jackson meraih tengkuk Cinta dan ******* rakus bibir Cinta.


Rasa manis dari bibir Cinta yang di rasakan Jackson membuat Ia tak menghiraukan penolakan Cinta.


Walaupun Cinta sudah memukul-mukul dada dan lengan Jackson, Ia tetap menahan tengkuk Cinta dan makin menikmati bibir Cinta.


Pagutan Jackson akhirnya terlepas setelah Cinta menggigit keras bibir bawah Jackson membuatnya sedikit mengeluarkan darah .


Setelah tautan bibir mereka terlepas, Cinta lantas memberikan tamparan keras di pipi Jackson .


" Ternyata Lu sama aja yah dengan pria lain. Sok Baik dan Peduli padahal ada maunya . Liburan Gue udah berakhir disini, jadi jangan harap Lu bisa ketemu sama Gue lagi " Cinta berkata dengan emosi yang meledak-ledak.


Cinta merasa sudah di lecehkan oleh Jackson.


Cinta turun dari mobil Jackson dan membanting pintunya keras,Ia berlari memasuki area bandara tanpa menengok kebelakang lagi.


" Maafin Gue Cin... Gue juga gak nyangka Gue bakal ngelakuin hal itu ", batin Jackson


" Mungkin menurut Lu ini berakhir, tapi bagi gue ini belum akhirnya ", lanjut Jackson bergumam pada dirinya sendiri.


" Gue udah terlanjur tertarik sama Lu . Baru pertama kali gue rasain perasaan ini setelah sekian lama . Gue gak akan nyerah gitu aja . " Batin Jackson .


Kita lihat sebesar apa tempatmu di hatiku .


Dan kita buktikan kalau Cinta pandangan pertama itu memang ada.


.


.


.


.


.


.


When you know why you like someone, it's a crush. When you have no reason or explanation, it's LOVE .


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


. to be continue


***** lanjut lagi gak nih ???... like dan komen yang banyak dong.. biar makin semangat nih UP nya *****


__ADS_2