Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 28. Hari pertama


__ADS_3

Setelah berbincang banyak dengan Mami, Cinta pamit untuk pulang karena sudah larut.


" Mami ngomong apa aja ? Kok Lu jadi pendiem gini sih . Mami enggak ngomong macam-macamkan ? Enggak sampe ngancam Lu kan ? " tanya Jackson pada Cinta ketika mereka berdua berada dalam mobil menuju apartemen Cinta .


" Gak ada  ... buang jauh-jauh deh pikiran aneh Lu . Gue cuma ngantuk aja " , Ucap Cinta.


Cinta menatap wajah Jackson lekat .  Ia tak bisa membayangkan di balik senyum Jackson saat ini Ia menyimpan kenangan buruk masa lalunya .


Akhirnya Cinta memilih untuk berbalik menatap keluar jendela dan memikirkan bagaimana seharusnya Ia bersikap pada Jackson setelah ini.


Apa Jackson memang benar sayang padanya dan apa Jackson benar-benar sudah berubah .


Banyak pertanyaan dibenak Cinta membuatnya lelah dan akhirnya tertidur selama perjalanan pulang ke apartemennya .



Pagi ini Cinta, Wulan dan Sofi sudah siap berangkat kekantor.


Cinta yang bangun paling akhir sangat tergesa-gesa bersiap sehingga Ia baru mengecek ponselnya saat berada di lift.



" Guys.... pagi tadi Jackson kirim pesan kalau dia mau nganter kita kekantor ", ucap Cinta sambil membaca pesan dari Jackson.



" Lalu ? " tanya kedua sahabatnya bersamaan.



" Yah gak ada lalu lalu. Gue gak balas pesannya karena baru Gue baca juga ", jawab Cinta .



Lift berbunyi kemudian pintunya terbuka.


Ketiga wanita itu keluar dari lift menuju pintu keluar lobby apartemennya.



Mereka dikejutkan oleh suara klakson mobil. Mobil itu kemudian mendekat lalu berhenti tepat dihadapan mereka.



Cinta sudah mengetahui siapa orang yang ada dibalik kemudi mobil itu. Dia adalah Jackson.



Jackson membuka kaca mobilnya " Ayo buruan naik. Nanti kita kena macet ", ucap Jackson dari dalam mobil.



Saat Cinta membuka pintu mobil dan akan masuk, mobil Ricko berhenti tepat di belakang mobil Jackson.



"Cinta .... " panggil Ricko.


Cinta berhenti dan berbalik ke arah Ricko.


Jackson menyadari kehadiran Ricko langsung turun dari mobilnya dan mendekat kearah Cinta .



" Rick... Gue gak tahu kalau lu mau jemput ", ucap Cinta.



" Biasanya emang Gue yang anterin kalian kan ", Ricko membesarkan nada suaranya agar dapat didengar Jackson .



Jackson geram mendengar ucapan Ricko.


" Tapi mulai saat ini Lu gak usah antar jemput Cinta lagi ", ucapnya .



" Udahlah, kok malah debat gini sih ? " Cinta menengahi.



" Gini deh Cin Lu berangkat bareng Jackson aja, secara dia udah nungguin Lu dari tadi ", ucap Wulan.



" Rick, Lu mau anterin kita berdua gak ? Hitung-hitung Lu udah ada disini juga ", lanjut Wulan.



Jackson tersenyum pada Wulan sedang Ricko hanya mengangguk pasrah .



Jackson menuntun Cinta masuk ke mobilnya kemudian menutup pintu mobil dari luar.


Sebelum memutar untuk masuk ke dalam mobilnya Jackson melihat Wulan mengedipkan mata padanya.

__ADS_1



" Pinter juga tuh sih Wulan " , batin Jackson .



Kemudian Jackson melajukan mobilnya menuju kantor Cinta.



Saat mereka telah sampai dikantor Cinta, Jackson menghentikan mobilnya.



" Cin, pulang nanti Gue jemput lagi yah. Please mau yah... ada yang mau Gue obrolin serius sama Lu ", pinta Jackson.



" Oke. makasih yah tumpangannya ", ucap Cinta lalu turun dan masuk ke dalam kantornya.



Seharian Cinta tidak konsentrasi bekerja. Bahkan saat melakukan kunjungan ke salah satu nasabahnya Cinta tetap saja tidak fokus.


Cinta memikirkan tentang hubungannya dengan Jackson.


Apakah Ia harus melakukan saran dan permintaan dari Mami Jackson, atau Ia akan tetap pada rasa takutnya akan sebuab hubungan percintaan .


Tak terasa waktu pulang kantor telah tiba.


Semua karyawan yang telah menyelesaikan pekerjaannya bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing.


Cinta bergegas untuk pergi ke restautan tempat janjiannya dengan Jackson .


Kali ini jackson tidak bisa menjemput Cinta karena sedang meeting bersama klien .


Jackson meminta Cinta agar menyusulnya ke restaurant tempatnya meeting karena Ia akan menunggu Cinta disana .


Saat sampai di restaurant tersebut Cinta mengedarkan pandangannya mencari sosok yang ingin Ia temui.


Dari kejauhan Cinta melihat Jackson tengah tertawa bersama dua orang wanita cantik .


Bahkan salah satu wanita yang duduk disamping Jackson berpenampilan seksi .


" Apanya yang berubah... lihat saja dia sedang menebar pesonanya pada wanita wanita itu ", batin Cinta .


Entah ada apa dengan dirinya, tapi Cinta merasa kesal melihat pemandangan itu .


" Awas saja kamu Jackson ", gerutu Cinta .


Cinta mendekat ke meja yang ditempati Jackson .


" Eh Cin udah nyampe ", Jackson berdiri menyambut Cinta.


Cinta hanya tersenyum. Ia arahkan pandanganya pada wanita yang berada satu meja dengan Jackson .


" Oh iya Cin, kenalkan ini Lexa. Alexa Mahesa. Dulunya kami teman SMA, sekarang jadi partner bisnis. Dia CEO Mahesa Company ", ucap Jackson.


Cinta dengan segera mengulurkan tangannya pada Alexa  untuk berkenalan .


" Hai Alexa. Kenalin aku Cinta, calon tunangan Jackson ."


Jackson sangat terkejut mendengar ucapan Cinta.


Pasalnya Ia sukses menjalankan rencananya . Hal ini memang sudah direncanakan Jackson untuk membuat Cinta cemburu.


Ia sengaja tidak menjemput Cinta dan membuat Cinta melihat Ia bersama wanita lain .


Namun Jackson tak menyangka kalau rencananya akan membuahkan hasil lebih dari yang diharapkannya .


Cinta lalu beralih menatap penuh tanda tanya pada wanita yang duduk di samping Jackson.


" Kamu tidak mengenalkanku padanya ", tanya Cinta yang beralih menatap Jackson .


Jackson dibuat makin terkejut karena Cinta kini memanggilnya dengan Kamu bukan Lu lagi ,


" Oh iya Cin , ini Hesti sekertarisku dikantor ", ucap Jackson .


Cinta mendudukkan dirinya dikursi yang tadi ditempati Jackson. Hesti terlihat kesal karena Cinta mengambil posisi Jackson.


Jackson akhirnya duduk disamping Cinta dengan salah satu tangannya Ia letakkan di sandaran kursi milik Cinta .


" Jadi ini kekasih bos yang Ia bilang kemarin. Cantik sih, tapi aku masih lebih seksi darinya. Aku akan merebut Bos darinya " batin Hesti .


Cinta mengobrol sebentar dengan Alexa sebelum akhirnya Ia pamit dan pergi meninggalkan cafe .


Kini tersisa Jackson, Cinta dan juga Hesti disana.


" Adit kemana ? Adit enggak kerja sama kamu lagi ? ", tanya Cinta pada Jackson.


" Adit ke Bali tadi pagi. Beresin beberapa urusan perusahaan yang di Bali ", jawab Jackson.


" Adit nanti balik kesini lagi kok, tetap jadi asisten pribadi aku. Hesti sekertaris yang bantuin urusan kantor aja ", Jackson menjelaskan karena menyadari maksud pertanyaan Cinta .


Jackson tak bisa mengungkapkan betapa bahagia dirinya saat ini .


" Kamu mau pesan makan  sekarang? " tanya Jackson .

__ADS_1


Cinta menggeleng , " Aku lagi ingin makan sushi . "


" Baiklah, ayo pergi . "


Mereka bertiga keluar dari restauran setelah Jackson membayar makanan mereka tadi .


" Aku mau omongin sesuatu padamu di mobil . Berdua ", Cinta berbisik pada Jackson .


Jackson mengangguk tanda mengerti maksud ucapan Cinta .


" Hesti... saya tidak bisa antar kamu pulang. Kami berdua ada acara setelah ini ", ucap Jackson .


" Baik Pak. Tidak masalah, saya akan pulang sendiri ." Hesti tetap menyembunyikan kekesalannya pada Cinta .


" Kami berdua jalan duluan yah Hes.... senang berkenalan denganmu ", pamit Cinta lalu Ia mengikuti Jackson untuk masuk kedalam mobil .




Kini Jackson hanya berdua saja dengan cinta dimobil. Senyum tak pernah hilang dari wajah Jackson.



" Kenapa kamu senyum-senyum " tanya Cinta .



" Aku bahagia kamu akhirnya mau mengaku sebagai calon tunangan aku ", jawab Jackson dengan percaya diri .



" Emang benerkan. Aku calon tunangan kamu itu kata Mami . Tapi bukan kataku . ", elak Cinta.



" Lah tadi di resto kamu sendiri yang ngomong . " Jackson bingung dengan apa yang dipikirkan Cinta .



" Aku cuma mengulang aja apa ucapan Mami saat dipesta. Gimana bisa jadi calon tunangan, kalau aku saja bukan kekasih kamu ." Ucap Cinta .



" Emang kamu mau kalau aku minta kamu jadi kekasihku ? " Jackson menjadi bersemangat .



Cinta mengangguk malu .



" Berarti ini hari pertama kita dong ", Jackson makin bersemangat.



Cinta mengangguk lagi .



Wajah cinta sudah memerah karena merona .


Sedang Jackson makin bersemangat karena sangat bahagia bisa menjadi kekasih wanita yang dicintainya .



" Cin... aku janji akan usaha selalu bahagiain kamu ."  Ucap Jackson sambil melajukan mobilnya ke restauran sushi yang Cinta inginkan .



.


.


.


.


.


.


" *Biarkan aku membuatmu bahagia selamanya. Kamu hanya perlu melakukan satu hal: jatuh cinta denganku*. "



.


.


.


.


.


. To be Continue

__ADS_1


\*\*\*\*\* Akhirnya Cinta dan Jackson jadian.... yang ikut senang untuk mereka jangan lupa like dan beri komentar yahh \*\*\*\*\*


__ADS_2