
Kini Jackson dan Cinta sudah berada kelas bisnis sebuah pesawat yang akan membawa mereka kembali ke ibukota Jakarta .
" Kamu pemborosan . Hanya penerbangan ke Jakarta harus pakai kelas bisnis segala . " Omel Cinta pada Jackson .
" Kok pemborosan . Jangankan dua kursi di kelas bisnis sayang , pesawatnya aja bisa aku beli tanpa harus membuat uangku habis . Kamu nikmatin aja yah . " Bujuk Jackson pada Cinta yang merajuk .
Dari pada mendengar rayuan Jackson , Cinta lebih memilih untuk tidur . Ia merasa masih mengantuk , tapi karena Jackson menyiapkan tiket dengan penerbangan pagi maka mau tak mau Cinta harus merelakan jam tidurnya dan bangun lebih pagi .
Tak terasa kini pesawat yang mereka tumpangi sudah mendarat di Bandara Soekarno Hatta .
Dari kejauhan Adit sudah terlihat berdiri di samping mobilnya menunggu Jackson dan Cinta .
" Gimana kabar kalian . " Sapa Adit .
" Lu liatnya gimana . " Jawab Jackson ketus .
" Alhamdulillah kabar kami baik . " Jawab Cinta ramah .
Adit segera melajukan mobilnya menuju kediaman orang tua Jackson . Ia cukup puas setelah melihat Cinta mengomeli Jackson karena ketus saat menjawab sapaannya .
" Mampus Lu ... siapa suruh bucin . Di omelin Cinta , gak berkutik kan Lu . " Ucap Adit pada Jackson yang hanya bisa Ia ucapkan dalam hati .
Setelah sampai di rumah orang tua Jackson , Adit membantu untuk menurunkan barang - barang dari bagasi mobil .
Lalu mengikuti Jackson ke ruang kerjanya . Memang ada beberapa pekerjaan yang harus di periksa Jackson .
Cinta sendiri segera menemui Mami yang kini berada di dapur .
" Assalamualaikum Mami . " Cinta mengucapkan salam agar kehadirannya diketahui oleh orang orang yang ada di dapur .
" Eh Cinta sayang , kalian sudah balik dari Malang ? " Tanya Mami .
" Iya Mam . " Jawab Cinta singkat .
" Gimana kabar orang tua kamu , mereka sehat ? " tanya Mami .
" Alhamdulillah, mereka sehat . Bunda juga nitipin ini untuk Mami . " Ucap Cinta sambil memberi sekotak kue buatan Bundanya .
" Wahh... ini pasti enak . Bundanya Cinta kan jago masak. Pasti kue buatannya juga enak . " Komentar Mami .
" Jackson mana ? " Tanya Mami yang kini kembali sibuk dengan masakannya .
" Ada . Lagi bareng Adit di ruang kerjanya . " Jawab Cinta .
" Mami aku bantuin masak yah . " Pinta Cinta yang di jawab senyuman oleh Mami .
Kini kedua wanita beda usia itu terlihat sangat kompak saat sedang memasak .
Mereka saling membantu , membagi tugas, dan memberi pendapat soal rasa masakan yang mereka buat .
Sebentar lagi masakan mereka akan selesai namun tiba - tiba ada tangan kekar yang memeluk Cinta dari belakang .
Siapa lagi kalau bukan Jackson .
" Lagi masak apa ? " Tanya Jackson sambil meletakkan kepalanya di pundak Cinta dan sesekali mengecup pipi Cinta .
" Lepasin dong , malu tahu sama Mami . " Bisik Cinta .
" Mami , Cinta malu nih karena dipeluk di depan Mami . " Bukannya melepaskan pelukannya , Jackson malah menggoda Cinta .
Mami hanya menggeleng melihat tingkah putranya .
Andai saja wanita yang dipeluknya bukan Cinta , mungkin Mami sudah memukulnya dengan spatula yang Ia pegang .
" Kamu sabar dong Nak . 4 bulan lagi dan kamu akan bebas meluk Cinta . " Ucap Mami
Cinta bingung dengan maksud ucapan Mami . Memangnya 4 bulan lagi akan terjadi apa .
" Sudah sana , kalian tunggu aja di meja makan . Sebentar lagi masakannya selesai kok . " Ucap Mami .
" Tolong panggilin Papi juga yah . " Teriak Mami saat Cinta dan Jackson sudah berjalan menjauhi dapur .
Kini tinggallah Mami bersama para pelayan yang akan menyelesaikan masakan mereka .
Setelah semua masakan selesai dan semua orang telah berkumpul di meja makan termasuk Adit yang juga akan ikut makan siang dan juga Cinta yang sudah mengganti pakaiannya .
Mereka makan sambil mengobrol . Obrolan mereka tak jauh jauh hanya seputar bisnis antara Papi, Jackson dan Adit . Sesekali mereka juga menggoda kebucinan Jackson , dan tentu saja Adit paling bersemangat akan topik ini .
Setelah makan siang , Jackson kembali melanjutkan pekerjaannya bersama Adit .
Awalnya Jackson berniat ingin mengajak Cinta ke kamarnya untuk bermesraan , tapi karena Cinta sendiri saat ini sibuk belajar merangkai bunga bersama Mami , akhirnya Jackson memilih untuk melanjutkan pekerjaanya saja .
Lama mereka dengan kesibukan masing masing , sampai Cinta masuk ke ruang kerja Jackson .
__ADS_1
" Sayang , aku mau pulang . " Ucap Cinta .
" Loh kok sudah mau pulang ? " tanya Jackson .
" Aku lelah , ingin istirahat . Besokkan harus kembali bekerja . Lagian aku juga ingin merapihkan barangku dulu . " Alasan Cinta .
" Hemm baiklah . Ayo aku antar . " Ajak Jackson .
" Kalau kamu sibuk tak perlu . Aku bisa pulang naik taksi . " Tolak Cinta .
Jackson yang gemas dengan Cinta , langsung saja mencium bibir Cinta . Ia bahkan sempat bermain di dalam mulut Cinta dengan lidahnya tanpa mempedulikan kehadiran Adit di sana .
" Eehheemm .... " Adit berdeham menghentikan kegiatan sepasang kekasih itu .
" Apa aku perlu keluar dulu ? Takutnya aku melihat hal yang tidak seharusnya . Mataku masih suci . " Ucap Adit meledek .
Jackson melemparkan pulpen ke arah Adit .
" Suci apanya Lu . Setiap malam Lu bahkan ngelakuin yang lebih parah dari ini . " Jackson menuduh Adit .
Jackson lalu merangkul pundak Cinta dan mengajaknya keluar ruangan meninggalkan Adit yang masih membela dirinya .
Jackson lalu mengantar Cinta pulang ke apartemen sesuai dengan keinginan kekasihnya itu .
Keeseokan harinya , dengan malas malasan Cinta bersiap untuk berangkat ke kantor .
Sudah menjadi rutinitas bagi Jackson untuk mengantar kekasihnya ke kantor .
q
Sedang Adit juga kebagian susahnya , karena Ia harus ikut ikutan mengantar rekan Cinta ke kantor .
Alasannya Jackson tidak ingin ada yang mengganggu waktu berduaan bersama Cinta di mobil .
" Eh.. eh... Cin lu baca deh berita ini . " Ucap Rere dengan hebohnya sambil menyodorkan ponselnya pada Cinta .
Dari headline nya saja sudah membuat Cinta terkejut .
Headlinenya seperti ini :
' Seorang pewaris perusahaan raksasa Haryono Grup , terlihat sedang berlibur bersama istri dan putrinya '
Cinta terkejut , siapa lagi pewaris Haryono Grup jika bukan Jackson kekasihnya .
Keterkejutan Cinta makin di tambah dengan foto foto yang beredar . Cinta mengenali foto itu , foto itu adalah foto Jackson , Cinta , dan Lila saat di Malang .
Ada banyak foto yang di unggah , saat mereka baru saja keluar dari hotel , saat di Jatim Park , saat di Mall , bahkan saat di halaman rumah Cinta .
Beruntungnya hanya wajah Jackson yang terlihat jelas . Wajah Cinta dan Lila di blur .
Yang menghawatirkan karena artikel itu seolah menggiring opini publik seolah olah pernikahan itu tidak mendapat restu dari orang tua Jackson sehingga dirahasiakan dari publik .
Cinta lihat berita ini baru diunggah dua jam yang lalu . Namun sudah ada beribu komentar . Kekuatan jempol netizen \+62 memang luar biasa.
__ADS_1
Berita ini makin parah saat ada netizen yang memposting foto Jackson, Cinta dan kedua orang tua Jackson saat perayaan ulang tahun perusahaan Haryono Grup .
Walaupun orang itu mambantah isu jika tidak mendapat restu, tapi orang itu membagikan foto tanpa di blur sehingga kini semua orang yang membaca komentar itu jadi tahu wajah Cinta .
Cinta makin panik . Bagaimana jika sebentar lagi wajah Lila juga akan terekspos .
Tak lama ponsel Cinta berdering . Nama Jackson muncul di layar .
"Halo ", sapa Cinta .
" Sayang kamu sudah lihat berita di media online ? " tanya Jackson .
" Iya . Lalu bagaimana ? " Tanya Cinta .
" Tak perlu hawatir . Tim IT dan hukum perusahaan sedang menanganinya . Kamu jangan bepergian kemana mana dulu yah . Tetap saja di dalam kantor . " Peringat Jackson .
" Memangnya ada apa ? " tanya Cinta .
" Tak ada apa apa . Aku hanya hawatir jika wartawan menemuimu dan membuatmu tak nyaman . Karena di depan perusahaanku sudah ada beberapa wartawan yang ingin bertemu . " Jelas Jackson .
Cinta hanya diam , mencoba mencerna semua kata kata Jackson .
" Sayang... sayang kamu dengerin aku kan ? " Tanya Jackson .
" Eh..iya aku dengerin kok . " Jawab Cinta .
" Ya udah kamu lanjutkan saja pekerjaan kamu seperti biasa . Sore nanti aku jemput yah. I love you sayang. Bye . " Ucap Jackson sebelum akhirnya menutup sambungan telepon keduanya .
Cinta kembali membaca komentar komentar yang ada di artikel itu .
" Wah.. wahh...wah.... aku jadi salut sama artis artis yang sering di gosipin , mereka bisa tahan di komentarin ini itu . " Batin Cinta yang mulai kesal karena membaca beberapa komentar netizen yang menjelekkan dirinya .
.
.
.
.
.
"Ada waktunya stay, ada waktunya on the way, ada waktunya care, dan ada waktunya i don't care."
.
.
.
.
To be continue .
__ADS_1
\*\*\*\* terimakasih dukungan kalian sama semua karyaku . Akuu terharu 🥲 . Di tunggu like dan komentarnya yah . Jangan lupa mampir juga ke karya baruku My Lovely Customer , ramaikan karena kasihan masih sepi . Stay healthy . Salam ❤ \*\*\*\*