Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 41. Gosip


__ADS_3

Kini Jackson dan Cinta sudah berada kelas bisnis sebuah pesawat yang akan membawa mereka kembali ke ibukota Jakarta .


" Kamu pemborosan . Hanya penerbangan ke Jakarta harus pakai kelas bisnis segala . " Omel Cinta pada Jackson .


" Kok pemborosan . Jangankan dua kursi di kelas bisnis sayang , pesawatnya aja  bisa aku beli tanpa harus membuat uangku habis . Kamu nikmatin aja yah . " Bujuk Jackson pada Cinta yang merajuk .


Dari pada mendengar rayuan Jackson , Cinta lebih memilih untuk tidur . Ia merasa masih mengantuk , tapi karena Jackson menyiapkan tiket dengan penerbangan pagi maka mau tak mau Cinta harus merelakan jam tidurnya dan bangun lebih pagi .


Tak terasa kini pesawat yang mereka tumpangi sudah mendarat di Bandara Soekarno Hatta .


Dari kejauhan Adit sudah terlihat berdiri di samping mobilnya menunggu Jackson dan Cinta .


" Gimana kabar kalian . " Sapa Adit .


" Lu liatnya gimana . " Jawab Jackson ketus .


" Alhamdulillah kabar kami baik . " Jawab Cinta ramah .


Adit segera melajukan mobilnya menuju kediaman orang tua Jackson . Ia cukup puas setelah melihat Cinta mengomeli Jackson karena ketus saat menjawab sapaannya .


" Mampus Lu ... siapa suruh bucin . Di omelin Cinta , gak berkutik kan Lu . " Ucap Adit pada Jackson yang hanya bisa Ia ucapkan dalam hati .


Setelah sampai di rumah orang tua Jackson , Adit membantu untuk menurunkan barang - barang dari bagasi mobil .


Lalu mengikuti Jackson ke ruang kerjanya . Memang ada beberapa pekerjaan yang harus di periksa Jackson .


Cinta sendiri segera menemui Mami yang kini berada di dapur .


" Assalamualaikum Mami . " Cinta mengucapkan salam agar kehadirannya diketahui oleh orang orang yang ada di dapur .


" Eh Cinta sayang , kalian sudah balik dari Malang ? " Tanya Mami .


" Iya Mam . " Jawab Cinta singkat .


" Gimana kabar orang tua kamu , mereka sehat ? " tanya Mami .


" Alhamdulillah, mereka sehat . Bunda juga nitipin ini untuk Mami . " Ucap Cinta sambil memberi sekotak kue buatan Bundanya .


" Wahh... ini pasti enak . Bundanya Cinta kan jago masak. Pasti kue buatannya juga enak . " Komentar Mami .


" Jackson mana ? " Tanya Mami yang kini kembali sibuk dengan masakannya .


" Ada . Lagi bareng Adit di ruang kerjanya . " Jawab Cinta .


" Mami aku bantuin masak yah . " Pinta Cinta yang di jawab senyuman oleh Mami .


Kini kedua wanita beda usia itu terlihat sangat kompak saat sedang memasak .


Mereka saling membantu , membagi tugas, dan memberi pendapat soal rasa masakan yang mereka buat .


Sebentar lagi masakan mereka akan selesai namun tiba - tiba ada tangan kekar yang memeluk Cinta dari belakang .


Siapa lagi kalau bukan Jackson .


" Lagi masak apa ? " Tanya Jackson sambil meletakkan kepalanya di pundak Cinta dan sesekali mengecup pipi Cinta .


" Lepasin dong , malu tahu sama Mami . " Bisik Cinta .


" Mami , Cinta malu nih karena dipeluk di depan Mami . " Bukannya melepaskan pelukannya , Jackson malah menggoda Cinta .


Mami hanya menggeleng melihat tingkah putranya .


Andai saja wanita yang dipeluknya bukan Cinta , mungkin Mami sudah memukulnya dengan spatula yang Ia pegang .


" Kamu sabar dong Nak . 4 bulan lagi dan kamu akan bebas meluk Cinta . " Ucap Mami


Cinta bingung dengan maksud ucapan Mami . Memangnya 4 bulan lagi akan terjadi apa .


" Sudah sana , kalian tunggu aja di meja makan . Sebentar lagi masakannya selesai kok . " Ucap Mami .


" Tolong panggilin Papi juga yah . " Teriak Mami saat Cinta dan Jackson sudah berjalan menjauhi dapur .


Kini tinggallah Mami bersama para pelayan yang akan menyelesaikan masakan mereka .


Setelah semua masakan selesai dan semua orang telah berkumpul di meja makan termasuk Adit yang juga akan ikut makan siang dan juga Cinta yang sudah mengganti pakaiannya .


Mereka makan sambil mengobrol . Obrolan mereka tak jauh jauh hanya seputar bisnis antara Papi, Jackson dan Adit . Sesekali mereka juga menggoda kebucinan Jackson , dan tentu saja Adit paling bersemangat akan topik ini .


Setelah makan siang , Jackson kembali melanjutkan pekerjaannya bersama Adit .


Awalnya Jackson berniat ingin mengajak Cinta ke kamarnya untuk bermesraan , tapi karena Cinta sendiri saat ini sibuk belajar merangkai bunga bersama Mami , akhirnya Jackson memilih untuk melanjutkan pekerjaanya saja .


Lama mereka dengan kesibukan masing masing , sampai Cinta masuk ke ruang kerja Jackson .

__ADS_1


" Sayang , aku mau pulang . " Ucap Cinta .


" Loh kok sudah mau pulang ? " tanya Jackson .


" Aku lelah , ingin istirahat . Besokkan harus kembali bekerja . Lagian aku juga ingin merapihkan barangku dulu . " Alasan Cinta .


" Hemm baiklah . Ayo aku antar . " Ajak Jackson .


" Kalau kamu sibuk tak perlu . Aku bisa pulang naik taksi . " Tolak Cinta .


Jackson yang gemas dengan Cinta , langsung saja mencium bibir Cinta . Ia bahkan sempat bermain di dalam mulut Cinta dengan lidahnya  tanpa mempedulikan kehadiran Adit di sana .


" Eehheemm .... " Adit berdeham menghentikan kegiatan sepasang kekasih itu .


" Apa aku perlu keluar dulu ? Takutnya aku melihat hal yang tidak seharusnya . Mataku masih suci . " Ucap Adit meledek .


Jackson melemparkan pulpen ke arah Adit .


" Suci apanya Lu . Setiap malam Lu bahkan ngelakuin yang lebih parah dari ini . " Jackson menuduh Adit .


Jackson lalu merangkul pundak Cinta dan mengajaknya keluar ruangan meninggalkan Adit yang masih membela dirinya .


Jackson lalu mengantar Cinta pulang ke apartemen sesuai dengan keinginan kekasihnya itu .




Keeseokan harinya , dengan malas malasan Cinta bersiap untuk berangkat ke kantor .



Sudah menjadi rutinitas bagi Jackson untuk mengantar kekasihnya ke kantor .


q


Sedang Adit juga kebagian susahnya , karena Ia harus ikut ikutan mengantar rekan Cinta ke kantor .



Alasannya Jackson tidak ingin ada yang mengganggu waktu berduaan bersama Cinta di mobil .




" Eh.. eh... Cin lu baca deh berita ini . " Ucap Rere dengan hebohnya sambil menyodorkan ponselnya pada Cinta .



Dari headline nya saja sudah membuat Cinta terkejut .



Headlinenya seperti ini :


' Seorang pewaris perusahaan raksasa Haryono Grup , terlihat sedang berlibur bersama istri dan putrinya '



Cinta terkejut , siapa lagi pewaris Haryono Grup jika bukan Jackson kekasihnya .



Keterkejutan Cinta makin di tambah dengan foto foto yang beredar . Cinta mengenali foto itu , foto itu adalah foto Jackson , Cinta , dan Lila saat di Malang .



Ada banyak foto yang di unggah , saat mereka baru saja keluar dari hotel , saat di Jatim Park , saat di Mall , bahkan saat di halaman rumah Cinta .



Beruntungnya hanya wajah Jackson yang terlihat jelas . Wajah Cinta dan Lila di blur .



Yang menghawatirkan karena artikel itu seolah menggiring opini publik seolah olah pernikahan itu tidak mendapat restu dari orang tua Jackson sehingga dirahasiakan dari publik .



Cinta lihat berita ini baru diunggah dua jam yang lalu . Namun sudah ada beribu komentar . Kekuatan jempol netizen \+62 memang luar biasa.


__ADS_1


Berita ini makin parah saat ada netizen yang memposting foto Jackson, Cinta dan kedua orang tua Jackson saat perayaan ulang tahun perusahaan Haryono Grup .


Walaupun orang itu mambantah isu jika tidak mendapat restu, tapi orang itu membagikan foto tanpa di blur sehingga kini semua orang yang membaca komentar itu jadi tahu wajah Cinta .



Cinta makin panik . Bagaimana jika sebentar lagi wajah Lila juga akan terekspos .



Tak lama ponsel Cinta berdering . Nama Jackson muncul di layar .



"Halo ", sapa Cinta .



" Sayang kamu sudah lihat berita di media online ? " tanya Jackson .



" Iya . Lalu bagaimana ? " Tanya Cinta .



" Tak perlu hawatir . Tim IT dan hukum perusahaan sedang menanganinya . Kamu jangan bepergian kemana mana dulu yah . Tetap saja di dalam kantor . " Peringat Jackson .



" Memangnya ada apa ? " tanya Cinta .



" Tak ada apa apa . Aku hanya hawatir jika wartawan menemuimu dan membuatmu tak nyaman . Karena di depan perusahaanku sudah ada beberapa wartawan yang ingin bertemu . " Jelas Jackson .



Cinta hanya diam  , mencoba mencerna semua kata kata Jackson .



" Sayang... sayang kamu dengerin aku kan ? " Tanya Jackson .



" Eh..iya aku dengerin kok . " Jawab Cinta .



" Ya udah kamu lanjutkan saja pekerjaan kamu seperti biasa . Sore nanti aku jemput yah. I love you sayang. Bye . " Ucap Jackson sebelum akhirnya menutup sambungan telepon keduanya .



Cinta kembali membaca komentar komentar yang ada di artikel itu .



" Wah.. wahh...wah.... aku jadi salut sama artis artis yang sering di gosipin , mereka bisa tahan di komentarin ini itu . " Batin Cinta yang mulai kesal karena membaca beberapa komentar netizen yang menjelekkan dirinya .



.


.


.


.


.


"Ada waktunya stay, ada waktunya on the way, ada waktunya care, dan ada waktunya i don't care."


.


.


.


.


To be continue .

__ADS_1


\*\*\*\* terimakasih dukungan kalian sama semua karyaku . Akuu terharu 🥲 . Di tunggu like dan komentarnya yah . Jangan lupa mampir juga ke karya baruku My Lovely Customer , ramaikan karena kasihan masih sepi  . Stay healthy . Salam ❤ \*\*\*\*


__ADS_2