
Setelah sarapan pagi, kini rombongan kantor Cinta telah berkumpul di lobby hotel.
Saat ini pukul 9 pagi. Rombongan itu diarahkan untuk naik ke bus yang akan melaju ke Pantai Tanjung Benoa .
Cinta CS sangat bersemangat untuk tujuan mereka kali ini.
Pasalnya mereka sangat tertarik untuk mencoba aktivitas water sport.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit kini rombongan itu sudah tiba di tujuan mereka.
Mereka disambut oleh beberapa orang dari travel guide .
Namun yang membuat cinta terkejut karena diantara orang-orang yang akan menjadi guide mereka hari ini, ada pria yang semalam mengantar mereka pulang dari club.
Yah benar, dia adalah Jackson , Adit, dan juga Ray kekasih Wulan .
Saat Cinta menatap ke arah Jackon seakan bertanya kenapa Ia ada disini,
Jackson hanya menjawab " Surprise " dengan gerakan bibir tapi tanpa mengeluarkan suara.
Hal itu membuat cinta berdecak kesal karena heran dengan tingkah Jackson.
Tim Travel Guide memberikan kebebasan bagi setiap orang untuk mencoba aktivitas water sport yang mereka inginkan. Dan guide dari travel milik Ray juga siap untuk membantu jika ada yang memerlukan bantuan .
Selain sebagai pemilik travel, Ray juga adalah pemilik usaha jasa yang menawarkan aktivitas water sport di beberapa Pantai yang ada di Bali.
Kini semua orang sudah berpencar.
Masing-masing sudah bersiap mencoba water sport yang mereka inginkan.
Dari sekian banyak jenis water sport seperti jet ski, parasailing, banana boat, rolling donut, snorkeling , dan masih banyak lagi.
Namun pilihan Cinta yang pertama terjatuh pada parasailing.
Saat berdiskusi dengan pemandu water sport , Cinta disarankan untuk ditemani oleh salah satu guide karena ini adalah pertama kalinya bagi Cinta.
Cinta setuju saja dengan usulan itu karena Ia sudah tidak sabar.
Namun betapa terkejutnya Cinta karena yang akan menemaninya adalah Jackson.
" Berapa pekerjaan yang Lu miliki ? Apakah sebagai pemilik Club dan Resto masih tidak cukup , jadi Lu juga ikut kerja sama Ray " , tanya Cinta pada Jackson.
" Ha .... ha... ha... punya Club dan Resto udah lebih dari cukup bagi Gue " Jackson masih lanjut tertawa.
" Yang gak cukup itu waktu kebersamaan Gue ama Lu. makanya Gue mutusin untuk jadi guide spesial hanya untuk Lu hari ini ", lanjutnya sambil memakai peralatan pengaman .
Saat salah satu pemandu ingin membantu Cinta memakai peralatan keamanan, Jackson segera menyela.
" Gue aja yang pasang punya dia ", ucapnya datar .
" Sini Gue yang bantuin Lu . Jangan sampai orang lain yang deket atau nyentuh Lu, Gue gak rela ", bisiknya pada Cinta saat Ia memakaikan peralatan pengaman .
Ia berbisik sangat dekat dengan tengkuk Cinta , membuat Cinta merasa sedikit risih.
Setelah semua peralatan pengaman terpasang.
Kini mereka sudah siap diatas speed boat .
Jantung Cinta berdegup kencang saat tiba-tiba ditarik dan terbang dengan parasut di ketinggian sekitar 100 meter dari laut.
__ADS_1
Parasut mereka ditarik oleh sebuah speed boat dengan sangat kencang .
Cinta tak bisa menahan teriakannya.
Selama aktivitas parasailing berlangsung selama itu pula Ia terus berteriak... kadang diselingi dengan doa-doa yang Ia panjatkan.
Jackson yang sudah biasa dengan olah raga ini, Ia hanya tertawa saja mendengar teriakan Cinta .
Setelah beberapa menit di udara, Merekapun telah diturunkan.
Cinta langsung terbaring lemas di pasir tepat di tepi pantai .
Kakinya masih bergetar.
Jackson menghampiri Cinta, mengulurkan tangannya untuk membantu Cinta agar duduk dan memberi sebotol air mineral.
" Gimana ? Udahan atau Lu masih mau cobain yang seru lagi ? " tanya Jackson yang lebih seperti ajakan.
Cinta menatap dalam wajah tampan Jackson. " Tampan ", batinnya .
Ia tersenyum kemudian berdiri dengan dua tangan yang di letakkan di pinggangnya.
" Ayo, jadi water sport apa lagi yang spesial guide ini bisa tawarkan ? " kini Cinta mulai bisa bercanda dengan Jackson.
Jackson ikut berdiri,
" Ayo, Gue udah siapin yang Lu pasti suka "
Lalu Ia langsung menarik tangan Cinta untuk ikut dengannya.
Tak jauh dari tempat mereka sebelumnya.
Setelah mereka berdua siap, Jackson menaiki sebuah jet ski dan membantu Cinta untuk duduk dibelakangnya.
Jackson mulai menyalakan mesin dan melajukan Jet ski . Awalnya berjalan perlahan tapi lama kelamaan menjadi sangat cepat.
Tanpa sadar Cinta makin mengeratkan pelukannya pada pinggang Jackson.
Tanpa Cinta ketahui, senyum tak pernah hilang dari wajah tampan Jackson.
Mereka berkeliling disekitar pantai tanjung benoa.
Jackson mendengar beberapa ungkapan kekaguman dari Cinta, juga diselingi dengan teriakan tatkala cipratan air mengenai wajahnya.
Sebenarnya Jackson berencana untuk mengajak Cinta mengunjungi tempat penangkaran penyu atau melihat hutan bakau dari dekat dengan jet ski.
Hanya saja Jackson hawatir waktu mereka tidak cukup.
Karena tadi Cinta juga minta diajak untuk snorkeling.
Mereka menikmati aktivitas Jet Ski sekitar 20 menit .
Dan sekarang mereka berdua sedang berada diatas sebuah kapal yang tidak terlalu besar namun terkesan mewah yang akan mengantar mereka ke tempat untuk melakukan snorkeling.
Jackson sebenarnya sudah sering snorkeling, tapi kali ini berbeda. Tak pernah Jackson sangka ada pemandangan lain yang tak kalah indah dengan pemandangan bawah laut yang saat ini mereka berdua nikmati .
Jackson juga sering mengambil kesempatan untuk menggenggam tangan Cinta di tengah-tengah kegiatan mereka saat berada di bawah laut .
Hingga mereka akhirnya kembali ke kapal setelah puas menikmati keindahan kehidupan dibawah laut .
__ADS_1
Rasanya sangat menyenangkan melihat Cinta yang kini sangat antusias menceritakan apa saja yang Ia temui saat snorkeling tadi .
Seperti tak ingin melewatkan kesempatan, Jackson juga beberapa kali mengambil foto Cinta secara candid. Ada juga foto mereka berdua diatas kapal, alasan Jackson untuk keperluan dokumentasi yang diminta pihak travel Roy.
Jackson dan Cinta akhirnya memutuskan untuk kembali ke tempat mereka semula . Cinta harus segera mengganti pakaiannya dan berkumpul kembali bersama rekan-rekannya yang lain yang hampir saja Ia lupakan saking senangnya .
Kini Cinta sudah selesai mengganti pakaiannya. Rambutnya yang masih basah Ia gerai, membuatnya terlihat makin cantik.
Cinta menghampir Jackson yang setia menunggunya. Ia melirik jam dipergelangan tangannya, Ia masih memiliki waktu 20 menit dari waktu yang dijanjikan agar semua rombongan berkumpul kembali .
" Masih ada waktu 20 menit lagi, kemana lagi nih kita ? " tanya Cinta pada Jackson .
" Lu haus gak ? minum air kelapa yuk di sana ", usul Jackson sambil menunjuk ke salah satu cafe yang ada disekitar pantai itu.
" Ayukkk ", Cinta akan melangkah pergi namun tangannya ditarik oleh Jackson.
Setelah langkah Cinta terhenti, Jackson memegang kedua lengan Cinta dan membalikkan tubuh Cinta menghadap padanya.
Jackson yang sedang duduk di kursi bar membuat tinggi Jackson saat ini tak jauh berbeda dengan Cinta yang berdiri menghadapnya.
Jackson menatap dalam Cinta, Ia mengangumi wajah cantik itu sesaat.
Lalu Ia memakaikan topi yang Adit beli atas perintah Jackson.
" Lu harus pakai topi panas banget tau gak " ucap Jackson.
" Gue gak mau wajah kesukaan Gue nanti jadi jelek ", kini Ia mengejek Cinta.
" Biarin Gue jadi jelek, Biar gak jadi kesukaan Lu lagi ", Cinta lalu berjalan lebih dulu.
Ucapan Cinta masih bisa di dengar oleh Jackson yang berjalan mengikutinya.
Hal itu membuat Jackson tak henti tertawa.
.
.
.
.
.
.
"Cara yang paling mudah untuk tahu apakah kita cocok dengan orang tersebut atau tidak adalah ketika kita merasa lupa waktu." (Raditya Dika, Marmut Merah Jambu)
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.to be continue