
Setelah memastikan Jackson ada dikantornya , Cinta dan kedua rekan kerjanya berangkat menuju Haryono Building untuk menghadiri meeting bersama pihak marketing hotel .
Haryono Grup memang memusatkan seluruh aktivitas semua usahanya di Haryono Building. Bangunan dengan total 25 lantai itu cukup untuk menampung semua karyawan Haryono Grup dari berbagai sektor .
Saat tiba ditujuan mereka , Cinta meminta agar kedua rekannya duluan saja menghadiri meeting nanti dia akan menyusul mereka. Ia permisi sebentar karena ada urusan .
Setelah memastikan kedua rekannya tadi masuk kedalam lift menuju lantai 15 tempat akan diadakannya meeting , Cinta segera menghampiri meja resepsionis .
" Siang Mbak. Ruangan Pak Jackson dilantai berapa yah ? " tanya Cinta dengan Ramah .
" Maksud Mbak , Pak Jackson Putra Haryono ? Wakil CEO kami ? " resepsionis itu kembali memastikan.
" Iya benar ", jawab Cinta bersemangat.
" Mohon maaf ada keperluan apa yah Mbak ? Jika ingin bertemu Pak Jackson harus buat janji dulu . "
Resepsionis menjelaskan dengan ramah .
" Yah... Gue kan mau kasih kejutan. Mana mungkin buat Janji. Ya sudah mau gimana lagi, dari pada sia-sia gue kesini ." Batin Cinta .
Beberapa saat Cinta terlihat berpikir,
" Mbak bisa tolong sampaikan ke Pak Jackson kalau Cinta mau bertemu ", ucap Cinta akhirnya .
" Sebentar yah Mbak ."
Petugas resepsionis itu terlihat menghubungi seseorang.
" Mohon maaf Mbak , sekertaris Pak Jackson juga tidak mengangkat teleponnya ."
Cinta berpikir dari pada lama menunggu. Sebaiknya ia menghubungi ponsel Jackson saja .
' tuut... tuut... tuut...'
Tak ada jawaban dari Jackson.
Saat ingin mengulang menelepon Jackson, Cinta dikejutkan oleh seorang pria yang memanggil namanya.
" Cinta.... lagi ngapain disini ? "
Cinta menoleh ke asal suara , Ia berbinar melihat Adit adalah orang yang telah menegurnya .
" Adit untung ketemu Lu disini ", jawab Cinta bersemangat .
" Gue mau ketemu Jackson. Tapi belum buat janji. Rencananya mau ngasih kejutan ."
" Jackson ada kok diruangannya. Ayo bareng Gue aja keatas ", ajak Adit .
Adit mempersilahkan Cinta untuk jalan lebih dulu.
Sebelum pergi Adit sempat berbisik kepada resepsionis yang tadi melayani Cinta.
" Tadi kamu gak buat salahkan sama wanita itu ? " tanyanya .
Sang resepsionis menggeleng .
" Baguslah. Karena dia itu adalah Calon Bos Kalian. Calon Nyonya Haryono . " ucap Adit seperti sedang menakuti resepsionis tadi .
Setelah itu Adit langsung pergi menyusul Cinta yang sudah lebih dulu berdiri menunggu lift .
Setelah sampai di lantai tertinggi gedung itu, Adit dan Cinta keluar dari lift. Beberapa karyawan menatap kearah Cinta.
Terdengar suara berbisik dari para karyawan. Karena ada beberapa karyawan yang sudah mengetahui siapa Cinta saat pesta ulang tahun Haryono Grup .
" Itu ruangan Jackson. Langsung masuk aja ."
Adit menunjuk sebuah ruangan dengan Tag dipintu tertulis ' Wakil CEO ' .
Dengan langkah pelan Cinta membuka pintu tanpa mengetuk, karena tujuannya memang mengejutkan sang kekasih .
"Saaaaaaaa.... yang ."
Ucapan Cinta terhenti tatkala Ia terkejut dengan pemandangan yang dilihatnya.
Ia melihat wanita berpakaian seksi sedang berdiri sangat dekat disamping Jackson yang posisinya saat ini sedang duduk di kursi kebesarannya .
Wanita itu sedikit menunduk , sepertinya mereka berdua sedang memperhatikan sesuatu di layar komputer milik Jackson.
Jackson langsung saja berdiri dari kursinya. Begitupun dengan Hesti , Ia langsung menegakkan badannya .
Jackson mendekat kearah Cinta yang berdiri diam ditempatnya .
" Sayang , kamu kok bisa kesini ? " tanya Jackson penasaran saat berjalan menghampiri Cinta .
Ia lalu memeluk Cinta membuat kesadaran Cinta kembali.
Cinta membalas pelukan Jackson,
__ADS_1
" Aku ada meeting dengan marketing hotel kamu ." Cinta menjawab pertanyaan Jackson.
Hesti kesal melihat keromantisan keduanya.
Ia lalu pamit pada Jackson untuk kembali ke meja kerjanya .
Cinta sempat melihat tatapan tak suka dari Hesti yang ditujukan padanya .
" Ohh... jadi si Lalat itu mau coba main-main yah. Gak akan aku biarin ", ucap Cinta lirih .
" Lalat apa sayang ? Emang ada Lalat disini ? " tanya Jackson yang menuntun Cinta untuk duduk di sofa bersamanya .
" Ada apa sayang sampai kamu menemuiku di kantor ? Are you already miss me ? " tanya Jackson menggoda.
" I miss you so much ", balas Cinta yang juga menggoda Jackson .
Jackson tertawa bahagia mendengar jawaban Cinta .
" Sebenarnya aku kesini karena ingin minta tolong padamu ", ucap Cinta ragu .
" Minta tolong apa? Ayo katakan " desak Jackson .
Dengan ragu Cinta menceritakan apa tujuannya menemui Jackson dikantornya .
Jackson tertawa.
" Jangankan hanya untuk menyewa ballroom . Hotelnya pun akan kuberikan padamu jika kamu mau . Apapun akan kuberikan untuk mu sayang ."
Cinta tertawa mendengar jawaban Jackson yang sama persis dengan ucapan Wulan .
Cinta lalu melepas pelukannya dan memberi kecupan singkat di bibir Jackson .
" Sayang apa hanya itu saja permintaanmu ? "
" Ayo mintalah hal yang lain lagi , apapun akan aku berikan ."
Jackson mengatakannya dengan tangan yang terus saja mengusap bibirnya yang baru saja dicium Cinta .
" Gak ada permintaan lagi. Itu sih mau kamu aja supaya terus dicium sama aku kan ? " tanya cinta sambil mengerucutkan bibirnya .
Jackson tertawa dengan tingkah Cinta yang menggemaskan.
" Ayo kita temui rekanmu. Mereka sedang meetingkan ? "
Cinta mengangguk lalu menerima uluran tangan Jackson yang berdiri lebih dulu .
Mereka berdua berjalan bergandengan tangan menuju lantai 15 .
Hal itu menarik perhatian para karyawan Jackson.
Mereka berlomba-lomba ingin tahu bagaimana paras wanita yang dikira akan menjadi Nyonya Jackson Haryono .
Pintu ruangan meeting dibuka oleh Jackson.
Dengan salah satu tangannya masih menggenggam tangan Cinta ia masuk ke ruang meeting .
Terlihat disana ada 4 orang wanita yang sedang berbincang serius. 2 orang diantaranya adalah rekan kerja Cinta.
Mereka berempat seketika berdiri saat menyadari kehadiran Jackson.
" Siang Pak ", sapa dua wanita yang merupakan karyawan hotel milik Jackson .
Jackson hanya mengangguk. Lalu Ia mengulurkan tangannya untuk berjabat dengan kedua rekan Cinta .
Jackson menarik satu kursi dahulu dan mempersilahkan Cinta duduk , barulah Ia kemudian mengambil posisi duduk tepat di samping Cinta.
__ADS_1
" Apa yang sedang kalian bahas ? " tanya Jackson santai .
" Kami sedang menawarkan Pada Bank XXX untuk menggunakan ballroom di hotel kita yang lain Pak. Karena Ballroom di hotel kita yang mereka inginkan telah direservasi ."
Salah satu dari karyawan Jackson menjelaskan .
Jackson berpikir sejenak.
" Berikan yang mereka inginkan ", ucap Jackson memerintah .
" Maaf Pak , tapi memang pada tanggal itu ballroom yang mereka inginkan sudah lebih dulu di reservasi ."
" Kamu yakin sudah memberikan penawaran lain yang lebih baik ? " tanya Jackson.
" Iya Pak. " Kedua marketing itu menjawab bersamaan .
Jackson membaca sekilas lembar penawaran yang diberikan oleh karyawannya .
" Sayang , acaranya berupa gala dinner yah? " tanya Jackson lembut pada Cinta. Sangat berbeda pada saat berbicara dengan orang lain.
Kedua marketing itu terlihat pucat. Mereka hawatir Bos mereka tidak puas dengan pekerjaan mereka.
Seandainya mereka tahu jika acara ini adalah acara milik kekasih bos pasti mereka tidak akan menolak .
Begitu juga dengan kedua rekan kerja Cinta.
Mereka sangat terkejut melihat interaksi Cinta dan Pria tampan yang ternyata adalah pemilik perusahaan ini .
" Ternyata rumor dikantor itu benar ", batin mereka berdua .
" Iya , acaranya memang berupa gala dinner. Tapi nanti akan ada juga sesi hiburan dan juga promosi produk terbaru kami ", jawab Cinta.
" Apakah bisa kalian mengubah konsep acaranya menjadi lebih santai ? " Tanya Jackson lagi .
" Jika Iya , sepertinya kalian bisa menggunakan area rooftop lantai 35 dihotel kami ", sambung Jackson .
" Kalian bisa membuat acara gala dinner dengan konsep pool party disana. Pilihan menu barbeque untuk dinner juga bisa dilakukan disana . Acara kalian bisa terkesan lebih mewah namun tetap cozy "
" Tapi Pak , area lantai 35 terlalu besar untuk jumlah tamu undangan mereka dan juga untuk bud........ "
Ucapan salah satu marketing itu terhenti tatkala Jackson memberi isyarat untuk berhenti bicara dengan tangannya.
" Untuk kelebihan space saya ingin lihat kemampuan kalian dalam mengatur ruangan ", ucap Jackson memerintah .
" Dan yang paling penting kalian harus ingat , berikan apapun yang diinginkan kekasihku . " ucap Jackson dengan tegas namun matanya menatap Cinta dengan penuh kasih .
Cinta sangat malu dibuatnya.
Apalagi saat melihat dua wanita karyawan Jackson tertunduk lemas mendengar perintah Jackson membuat Cinta merasa tak enak .
Akhirnya setelah kesepakatan telah mereka dapatkan, Cinta dan kedua rekannya pamit untuk kembali kekantor mereka.
Jackson mengantarkannya sampai pintu depan lobby.
" Kalau ada lagi yang kalian inginkan jangan sungkan untuk memberitahu staff kami ", ucap Jackson menyalami kedua rekan Cinta .
Jackson lalu beralih pada Cinta , Ia menggenggam tangan Cinta dan mengusap pelan punggung tangannya .
" Hati-hati yah sayang , Aku usahakan untuk menjemputmu ."
Jackson lalu membukakan pintu mobil untuk cinta, kebetulan saat itu Cinta yang mengemudikan mobil kantornya .
" Hati-hati yah mengemudinya ."
Peringat Jackson kembali lalu menutup pintu mobil Cinta dari luar.
Cinta lalu melajukan mobilnya menuju kantornya kembali .
Di perjalanan mereka kali ini, tak henti- henti kedua rekannya bertanya pada Cinta soal Jackson .
" Beruntung sekali kamu Cinta. Sepertinya Pak Jackson sangat mencintaimu ", ucap salah satu rekan Cinta .
Cinta diam. Ia memikirkan ucapan rekannya .
" Benar aku harus bersyukur memiliki Jackson. Orang lain saja melihat betapa Ia mencintaiku . Aku juga sudah merasakan betapa tulusnya perasaan Jackson padaku . " Batin Cinta .
" Sepertinya kini aku sudah mencintai pria itu ", Cinta meyakinkan perasaannya sendiri .
.
.
.
.
" Terkadang hubungan terbaik adalah hubungan yang mengejutkanmu, hubungan yang paling tidak kamu harapkan terjadi. " ( Cinta Shameera )
" Aku milikmu, cintaku menemukan tempat berlindung di dalammu, dan sebagian dari dirimu juga bagian dari diriku ." ( Jackson P Haryono )
.
.
.
.
.
To be continue
****** makasih dukungan kalian readers tersayangku . mau dilanjutin lagi gak nih ceritanya ?
kalau diantara kalian juga ada yang baca kisah cinta Devi-Arnold di karyaku yg judulnya " karena kamu jodohku " , maka kisah cinta Jackson - Cinta gak akan serumit mereka. cerita ini akan lebih ringan dengan konflik yang tidak berat ( hidup othor udah cukup berat , JacksonCinta gak perlu yg berat2) .
__ADS_1
like dan komen terus yah , ramein supaya aku juga semangat , apa lagi kalau kalian beri vote . stay healthy semua , salam ❤*****