Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 50. Pantang menyerah


__ADS_3

Seperti yang telah Ia niatkan sebelumnya , Jackson menghubungi Ricko untuk bertemu .


Di sebuah cafe yang lokasinya tak cukup jauh dari perusahaan milik Ricko , Jackson sedang menanti untuk bertemu dengan pria itu .


Jackson sudah mengabari Cinta sejak 2 jam yang lalu jika kedua pria itu akan bertemu .


Dan benar saja dugaan Jackson , kekasihnya itu sangatlah hawatir berlebihan .


Pesan singkat darinya terus masuk ke ponsel Jackson yang mengingatkan untuk sabar dan tak memakai emosi saat memghadapi Ricko .


Sekitar 10 menit menunggu , masuklah seorang pria yang di tunggu Jackson . Tanpa permisi atau menyapa pria itu langsung saja duduk di hadapan Jackson .


" Ada apa ingin menemuiku  ? " tanya Ricko langsung pada intinya .


" Baiklah karena sepertinya lu gak ingin berbasa basi , gue meminta bertemu untuk memberitahu jika gue telah meminta Cinta untuk pindah dari apartemen . Dan tentu saja Ia melakukan yang ku minta  . "


Raut wajah Ricko berubah . Sebenarnya dia sudah mengira ini akan terjadi setelah Ia dengan tak tahu dirinya membentak Cinta saat di butik mamanya .


" Harusnya Cinta sendiri yang menyampaikannya , bukan lu . "


" Tapi maaf, Gue udah larang Cinta menemui Lu lagi . Dan sekarang Gue memperingati Lu untuk berhenti menemui Cinta . " Ucap Jackson .


" Lu gak ada hak . Hanya Cinta yang bisa memutuskan mau menemui gue atau tidak . "


" Mungkin kamu lupa . Tapi sebentar lagi wanita itu akan menjadi istriku . Gue punya hak melarang dia bertemu dengan orang yang bisa saja menyakitinya . Jangan kira gue gak tahu , lu udah ngebentak dan marah marah sama Cinta . "


Ricko terdiam . Ia akui jika memang perbuatannya hari itu salah . Ia tahu jika hari itu Cinta terlihat ketakutan .


" Mau 1000 kali lu larang gue , gue gak akan berhenti sampai Cinta sendiri yang melarang gue untuk menemuinya  lagi . " Ucap Ricko sebelum akhirnya berdiri dan pergi meninggalkan Jackson .


Jackson menghela napas kasar melihat kepergian Ricko . Sepertinya dia harus lebih menjaga Cinta .


Sementara di sudut lain cafe itu , seorang wanita sedang memerhatikan kejadian yang terjadi di meja Jackson .


Wanita itu tersenyum , sepertinya Ia mendapat celah untuk menghancurkan hubungan Jackson dan Cinta .


" Pria tadi akan ku jadikan cara terakhirku jika aku tak bisa mendapatkannya kembali dengan caraku . " Ucap Emily dalam hatinya .


Setelah menenangkan sedikit emosinya , Jackson segera keluar dari cafe menemui Adit yang menunggunya di mobil .


" Gimana  ? " tanya Adit setelah Jackson masuk ke mobil .


" Menurut Lu ? "


" Gak berhasil . Hahahahaha " Adit menjawab pertanyaannya sendiri .


Saat Adit melajukan mobilnya , Jackson menghubungi seseorang .


" Datanglah ke kantorku 20 menit lagi . Ada tugas baru untukmu  . " Ucap Jackson pada seseorang di telepon .


Benar saja , butuh 15 menit untuk sampai ke perusahaannya .


Segera Ia menuju ruangannya untuk mencari sebuah berkas .


" Lagi nyari apaan Lu ? " tanya Adit yang sejak  tadi mengikuti Jackson .


Tak ada jawaban dari pria itu . Ia terus saja fokus mencari sesuatu dari lacinya .


" Ahh..  ketemu . "


" Dit , gue mau lu coba masuk ke perusahaan Ricko . Usahakan kita bisa memiliki pengaruh disana . Persiapan jika nantinya Ricko macam macam . " Perintah Jackson .


Adit mengambil sebuah map yang berisi data perusahaan Ricko .

__ADS_1


" Oke , gampanglah ini . "


5 menit kemudian masuklah Hesti bersama seorang pria bertubuh kekar .


" Permisi Pak , seseorang bernama Mike sudah tiba . " Ujar Hesti .


Jackson mengangguk dan meminta Hesti keluar dengan gerakan tangannya .


Ia lalu berdiri menyambut Mike dengan menjabat tangannya dan mempersilahkan Mike duduk di sofa .


" Mike kenalin ini Adit , asisten gue . "


" Dit kenalin ini Mike , orang kepercayaan Papi . "


Jackson mengenalkan keduanya .


" Kali ini siapa targetnya ? " tanya Mike seolah paham dengan apa yang akan diminta Jackson .


Jackson memberi map berisi data pribadi Ricko .


" Perhatikan kemana saja dan apa saja yang pria ini lakukan . Pastikan dia tidak mendekati calon tunanganku . " Perintah Jackson .


Mike mengangguk . Tentu saja dia sudah sangat paham dengan keinginan Jackson .


" Apa dia mengganggu kekasih anda Tuan Muda ? " tanya Mike .


" Saat ini belum . Hanya saja firasatku , dia tak akan semudah itu menyerah untuk mendekati Cinta . "


" Lalu apa perlu saya juga menempatkan seseorang untuk mengawasi kekasih anda ? "


" Ide yang bagus . Kamu harus memastikan dia aman . Tapi jangan terlalu dekat  , aku hawatir dia jadi tak nyaman . " Peringat Jackson .


" Siap Tuan Muda . "


Setelah mengerti dengan tugasnya , Mike pamit undur diri untuk segera mulai menjalankan perintah dari Tuan mudanya .


Jackson sudah mengabari Cinta , Ia menceritakan semua yang terjadi saat bertemu Ricko.


Tentu saja pengecualian  soal rencananya mengawasi dirinya dam Ricko .


Saat sedang asik bertelepon , Jackson di kejutkan oleh dua orang wanita yang sedang saling tarik menarik memasuki ruangan Jackson .


" Ada apa dengan kalian  ? " bentak Jackson merasa terganggu .


" Maaf Pak wanita ini memaksa masuk . " Ucap Hesti .


Jackson nampak mengacuhkan ucapan Hesti , Ia kembali fokus pada panggilannya dengan Cinta yang terganggu .


" Maaf sayang , wanita itu datang lagi membuat kekacauan disini . Aku akan menghubungimu lagi setelah mengusirnya . I love you . " Ucap Jackson di telepon .


Setelah meletakkan ponselnya di meja ,Ia meminta Hesti untuk keluar .


" Mau apa lagi kamu hah ? "


" Apa usahamu belum cukup dengan menemui tunanganku ? " Tanya Jackson .


" Tentunya aku ingin bertemu denganmu . "


" Jadi wanita itu mengadu padamu . " Ucap Emily meremehkan .


" Perhatikan cara bicaramu jika menyangkut tunanganku . " Peringat Jackson .


" Apa maumu ? Katakan cepat , aku tak ada waktu untuk wanita sepertimu . "

__ADS_1


" Aku ingin kamu memaafkanku Jackson . Aku tahu kamu masih mencintaiku . Tinggalkan wanita itu . Kini aku sudah kembali , tak ada lagi yang bisa menghalangi kita . Sekalipun itu orang tua ku . " Ucap Emily .


" Tentu saja , orang tuamu bukan apa apa bagiku . Mereka tak akan bisa menghalangi keinginanku . " Jawab Jackson dengan arogannya .


Senyum Emily terbit di wajahnya , Ia pikir Jackson akan berubah pikiran .


" Makanya kamu jangan terlalu berani mencampuri hidupku . Jangan berani menganggu tunanganku . Karena dengan mudahnya aku bisa membuatmu dan keluargamu kehilangan yang kalian miliki . "


" Kecuali jika kamu memang ingin merasakan hidup susah . " Ledek Jackson .


Sontak saja Emily membulatkan matanya .


" Kamu mengancamku ? "


" Tidak . Aku memperingatimu . Karena ucapanku barusan bukan ancaman lagi , jadi jangan macam macam . Dengan sekali telepon , keluargamu akan hancur saat itu juga . "


Emily sungguh tak menyangka jika Jackson sebegitu cintanya pada seorang wanita .


Emily memilih untuk pergi dari perusahaan Jackson .


Tentu saja bukan Emily jika mudah menyerah .


Jika Jackson tak bisa Ia dapatkan , maka Ia akan mencoba mendekati orang tua Jackson lebih dulu .


Dengan penuh semangat Ia melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Haryono .


Namun sayang , hasilnya tidak sesuai yang diharapkan Emily .


Pikirnya akan mudah mendapatkan maaf dan dukungan dari Mami Jackson , tapi yang ada dia malah mendapatkan tamparan dan diusir .


Sungguh Bu Lastri , Mami Jackson sangat geram ketika melihat Emily menemuinya .


Ia tak menyangka jika wanita itu masih berani menemui dirinya setelah apa yang dia lakukan pada kedua putranya .


Bahkan kini dengan gampangnya wanita itu meminta bantuan Bu Lastri agar bisa kembali pada Jackson .


Jika saja Bu Lastri tidak mengingat hubungan persahabatan dengan kedua orang tua Emily , sudah sejak dulu Ia membuat perhitungan dengan Emily .


Setelah kedatangan Emily , Bu Lastri merasa tak tenang . Ia hawatir jika kehadiran Emily kembali bisa merusak hubungan Jackson dan Cinta .


" Semoga saja kekhawatiran ku tidak terjadi . " Batin Bu Lastri , Mami Jackson .


" Mudahkan dan lancarkanlah hubungan putra Hamba Ya Tuhan . Semoga Ia bisa mendapatkan kebahagiaan dengan orang yang tepat untuknya . " Doa Mami di dalam hatinya .


.


.


.


.


.


 "Alam akan menyeleksi siapa yang benar-benar tulus dengan menjauhkan pengkhianat, dan karma akan mendatangi siapa pengkhianatnya."


.


.


.


.

__ADS_1


.


To be continue


__ADS_2