
' Braaakkkkkkkkk
Suara pintu ruang rawat yang ditutup dengan kasar mengejutkan Cinta yang kini sedang menguncir rambutnya .
" Sayang , ada apa ? Baby nya mana ? Kenapa kamu baliknya sendiri ? "
Semua pertanyaan Cinta tak dihiraukan oleh Jackson . Pria yang baru saja menjadi Daddy itu terlihat sedang menahan amarah .
Jackson meneguk banyak air putih , berharap bisa meredakan sedikit amarahnya .
" Sayang...... " tegur Cinta lagi .
" Adit belum datang ? " Jackson malah menanyakan hal yang tidak berhubungan dengan pertanyaan istrinya .
Cinta menggeleng .
" Aku harus segera mendisiplinkan perawat perawat di rumah sakit ini . " Batin Jackson .
Cinta lalu menghampiri Jackson yang nampak gusar . Dengan lembut Ia mengusap lengan suaminya , lalu Jackson membawa Cinta kedalam pelukannya .
" Sayang , aku akan selalu melindungi kalian . Tak akan ku biarkan kamu dan anak kita menangis . " Ucap Jackson .
Cinta mengernyit , Ia bingung apa yang terjadi dengan Jackson . Seingatnya tadi Jackson mengantar putranya untuk dimandikan oleh perawat , dan semuanya baik baik saja .
" Tentu saja , itu sudah tugasmu sebagai Daddy . " ucap Cinta .
" Memangnya ada apa hmmm ? " tanya Cinta .
" Aku akan meminta perawat yang memandikan putra kita untuk bertanggung jawab . " ujar Jackson .
" Hah ? Mengapa perawat itu harus bertanggung jawab ? " tanya Cinta tak mengerti maksud suaminya .
" Karena dia telah berani membuat putraku menangis sepanjang Ia dimandikan . " ucap Jackson dengan serius seakan hal ini merupakan masalah besar .
Cinta melepaskan diri dari dekapan Jackson .
Cinta memijit keningnya , entah bagaimana lagi dia harus menjelaskan pada suaminya jika bayi menangis itu adalah hal yang wajar asal tidak berlebihan .
" Kamu ini ada ada saja . Harusnya kamu berterimakasih karena perawat itu sudah membantu memandikan putra kita . Putra kita pasti menangis karena baru menyesuaikan dengan kegiatan mandinya . " jelas Cinta .
Jackson berdecak .
" Tapi mengapa dia terus menangis ? Pasti ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman . " elak Jackson .
Cinta jadi mengingat kejadian semalam saat Jackson heboh meminta dokter memeriksa bayi mereka . Hal itu hanya karena bayi mereka yang merasa tak nyaman saat popoknya terasa lembab.
" Ahh aku malas berdebat denganmu . Aku yakin tidak terjadi seperti yang ada di pikiranmu . Dan awas saja jika kamu membuat keributan lagi . " ancam Cinta .
Raut wajah Jackson berubah setelah mendengar ancaman Cinta , dan Cinta menyadari hal itu .
" Atau jangan jangan sudah yah ? " tebak Cinta .
Jackson menggeleng . " Tidak . Aku tidak melakukan apapun . " elaknya.
Bersamaan dengan itu Mami Lastri masuk sambil menggendong cucunya .
" Bohong , Mami sampai malu di buatnya . " Sela Mami .
" Tadi Mami lihat sendiri Jackson menerobos masuk ke ruang perawatan dan menegur perawat itu . " Ucap Mami menceritakan kejadiannya .
" Perawat itu sampai ketakutan . Bahkan bayi bayi lain yang awalnya tidak menangis jadi ikut ikutan menangis mendengar suara Jackson . " lanjutnya .
Cinta menatap tajam suaminya . Ingin sekali Ia sekarang mengomeli Jackson , namun tak bisa karena Ia sedang menyusui bayinya .
" Mami ... tolong tanyakan pada dokter kapan aku bisa keluar dari rumah sakit . Aku ingin pulang ke rumah secepatnya , sebelum Jackson membuat keributan aneh lainnya . " pinta Cinta .
Sesuai permintaan Cinta , akhirnya dokter membolehkan mereka pulang setelah 2 hari di rawat di rumah sakit .
Saat memasuki pintu gerbang rumah yang bahkan belum 24 jam mereka tempati saat itu , Cinta melihat beberapa mobil sudah terparkir memenuhi halaman luas rumahnya .
" Sepertinya rumah ramai . " gumam Cinta .
" Iya , mereka udah nungguin dari tadi . Mau nyambut kepulangan baby katanya . " Jawab Jackson .
__ADS_1
Setelah mobil Jackson berhenti sempurna , Ia turun lalu membuka pintu mobil dan membantu istrinya turun .
" Hati - hati sayang . " peringatnya saat keduanya menaiki satu per satu tangga teras rumah .
Belum juga Jackson atau Cinta menekan bel , pintu rumah terbuka . Tak ada suara teriakan atau suara konfeti seperti saat kejutan rumah baru , mungkin tak ingin mengganggu ketenangan baby .
Tapi melihat semua orang yang Ia sayangi dan menyayanginya kini berdiri menyambutnya membuat air mata Cinta kembali keluar tanpa permisi .
Apalagi saat melihat Ayah dan Bundanya , Mbak Amel dan suaminya , serta si kecil Lila juga ada di sana . Rasanya hari ini lengkap sudah , semua berkumpul .
" Welcome home baby .... " Bisik Cinta pada putranya yang masih tertidur dengan lelap di gendongannya .
Jackson sebagai tuan rumah lebih dulu menyapa semua orang , sedang Cinta mencoba menidurkan putra mereka di tempat tidur bayi yang memang sengaja mereka letakkan di ruang keluarga .
Setelah itu barulah Cinta menyalami Ayah dan Bundanya . Isak tangis bahagia terdengar .
" Ayah .... Bunda ... terimakasih sudah melahirkan dan merawat Cinta . Sekarang Cinta mengerti bagaimana Bunda bertaruh nyawa untuk membawaku kedunia dan menjadi seperti sekarang . " Ucapnya sambil terisak dalam pelukan bundanya .
" Hussst.... udah jadi Ibu gak boleh cengeng lagi dong . Bunda juga terimakasih kamu sudah memilih Bunda menjadi orang tua kamu . Sekarang Bunda harap kamu dan Jackson bisa menjadi orang tua yang lebih baik dari Ayah dan Bunda . "
Cinta mengangguk dan masih sesekali terisak . Jackson duduk di samping Cinta , sesekali mengelus punggung istrinya agar lebih tenang .
" Tak apa Ayah ,kami mengerti . Ayah dan Bunda ada disini sekarang membuat kebahagiaan kami makin lengkap . " Jackson yang menjawab ucapan mertuanya .
Setelah lebih tenang , Cinta beralih menyapa Mbak Amel dan suaminya .
Ia juga menerima pelukan hangat dari Sofi dan Rere .
" Aunty Cinta ... Lila manggil dedek bayinya siapa ? " pertanyaan polos Lila ikut menarik perhatian yang lainnya .
" Iya Bu Bos ... nama bos kecil siapa ? " Geby ikut menimpali .
Cinta mengalihkan tatapannya pada Jackson yang kini menggendong putra kecilnya setelah tadi Ia terbangun dari tidurnya . " Tanya aja ke Daddy nya . Dia yang udah nyiapin namanya . "
" Mami Papi juga penasaran . Dari kemarin kemarin pengen nanya tapi lupa mulu . " sela Mami .
" Jack , kamu ngasih nama anak kamu siapa ? " Tanya Papi penasaran .
Perhatian kini tertuju pada Jackson , tak sabar ingin mengetahui nama malaikat kecil yang dua hari ini telah mencuri hati mereka .
__ADS_1
" Namanya Cinta Cinta Cinta . "
Ucap Jackson penuh percaya diri .
Cinta tersenyum , namun yang lainnya diam dan saling tatap .
" Jack ... yang serius dong ...... " tegur Papi Haryono .
" Jackson serius Pi . " jawabnya tapi mendapat tatapan tajam dari Papi Haryono .
" Oke oke oke ... namanya Darrel Essa Carwyn . " ucap Jackson dengan bangga .
" Artinya Cinta Cinta Cinta . Aku berharap kelak putraku bisa memberi dan menerima banyak Cinta yang tulus . "
" Aku sudah merasakan sendiri bagaimana cinta yang tulus membawa diriku menjadi orang yang lebih baik dan menjadi lebih bahagia . "
" Jadi ku harap di setiap langkahnya nanti , Darrel ku akan selalu dikelilingi orang orang yang akan mencintainya dan merasakan kebahagiaan . Itu saja cukup . "
Ucapannya barusan membuat semua orang yang mendengarnya ikut terharu . Mereka bisa melihat betapa besar cinta tulus di dalam keluarga kecil itu .
.
.
.
.
.
.
.
.
*Pesan Daddy Jackson untuk Baby Darrel* :
" *Darrel anakku , perjalananmu masih panjang . Seperti arti namamu , sertakanlah cinta di setiap langkahmu nanti . Cinta pada Tuhan , cinta pada kedua orang tuamu , cinta pada sesama . Cintai apa yang akan kamu kerjakan kelak , dan jangan pernah sia siakan cinta tulus yang kelak akan engkau terima . Semoga kebahagiaan akan terus menyertaimu* . "
.
.
.
.
.
.
.
.
Holaa readers.... masih penasaran gak gimana serunya Daddy Jackson saat merawat Baby Darrel ?
__ADS_1
Kalau iya , like & komen yang banyak dong . Makasih.