
Saat ini masih pukul setengah enam pagi namun Jackson sudah membuat kehebohan di rumahnya.
Pasalnya sejak semalam Ia sudah meminta Sang Mami untuk membuatkannya bekal sarapan yang akan dia bawa ke apartemen Cinta .
Ia berencana untuk menikmati sarapan bersama Cinta pagi itu .
Rasanya semalam Jackson tidak rela untuk pulang dan berpisah dengan Cinta.
" Halo Bos.. apaan sih telepon Gue. Masih malam nih gangguin tidur Gue aja ", gerutu Adit yang tidurnya terganggu karena panggilan telepon dari Jackson.
" Emang Lu yah.. asisten gak ada akhlak.. gak ada sopan-sopannya Lu sama bos sendiri ", balas Jackson .
" Jam tujuh nanti gue tungguin Lu di apartemen Cinta. Lu bawa mobil kesana ", perintah Jackson .
" Iya siap. Emang ngapain Lu di apartemen Cinta sepagi itu ? Jangan-jangan Lu nginap disana yah ? " tuduh Adit .
" Gue gak nginap disana. Gue mau kesana sarapan bareng dulu. Terus nanti Gue mau anterin Cinta ke kantor. Nah tugasnya Lu anterin si Wulan dan Sofi biar gak gangguin Gue berduaan dengan Cinta di mobil ."
Jackon menjelaskan pada Adit rencananya yang Ia sudah susun sejak semalam .
" Dasar Lu. On The Way Bucin Lu ", ejek Adit .
" Masih mending Gue lah ada yang dibucinin. Lah Lu gak ada . Tobat woy tobat jangan main perempuan melulu ."
Jackson membalas ejekan Adit lalu memutuskan panggilan teleponnya .
Tepat pukul enam pagi Jackson sudah berada di depan pintu apartemen Cinta .
Setelah beberapa kali menekan bel , akhirnya pintu terbuka dan menampakkan wajah cantik Cinta yang tanpa polesan.
" Sepertinya dia baru saja selesai mandi. Makin cantik dan seksi saat rambutnya basah gitu ", batin Jackson menilai penampilan Cinta saat ini .
" Ayo masuk. Kamu kok datang pagi banget. Untung aja aku udah mandi ", ucap cinta .
Jackson meletakkan tas yang berisi lauk pauk untuk sarapan .
" Iya , Mami minta aku bawain kamu ini. Katanya biar kita berdua bisa sarapan bareng ", jawabku sedikit berbohong .
Cinta melihat sekilas isi tas yang Jackson bawa. Jackson sudah tak bisa menahan rasa rindunya pada Cinta, segera Ia peluk Cinta dari belakang yang sedang sibuk mengeluarkan kotak-kotak berisi makanan.
Awalnya tak ada penolakan dari Cinta . Kemudian Jackson melanjutkan aksinya dengan berbisik di dekat telinga Cinta, " Aku rindu kamu Sayang ."
Ucap Jackson membuat Cinta sedikit menjauhkan kepalanya.
Bukan karena Cinta marah , tapi ada perasaan aneh yang Ia rasakan karena perlakuan Jackson.
Jackson yang hendak mencium pipi Cinta harus terima kegagalannya kali ini.
Pasalnya Cinta segera melepaskan pelukan Jackson dan ijin ke kamar untuk mengeringkan rambut dan lanjut bersiap-siap .
Jackson memilih tetap duduk di meja makan menunggu Cinta bersiap-siap .
15 menit setelahnya Cinta sudah siap dengan rambut yang sudah Ia tata dan makeup tipis di wajahnya .
Tatapan Jackson terus saja mengikuti setiap gerakan Cinta.
" Kamu mau makan yang mana ? " tanya Cinta .
Jackson tak menjawab, hanya terus saja menatap Cinta.
" Jackson , kamu mau yang mana ? " tanya Cinta sekali lagi .
" Sepertinya kamu lupa tepatin janjimu yang pertama semalam ", ucap Jackson datar .
Cinta mencoba mengingat pembicaraan mereka semalam dan akhirnya Cinta mengetahuinya .
" Sayang , kamu mau sarapan yang mana ? " tanya Cinta kini .
Jackson tersenyum menang.
" Kamu aja sayang yang sarapan. Aku tidak biasa makan nasi saat sarapan ", jawab Jackson .
" Lalu mengapa kamu bawanya lauk untuk nasi kalau kamu sendiri gak mau makan ", ucap Cinta kesal.
Jackson terkekeh melihat Cinta kesal padanya .
" Menggemaskan ", batin Jackson .
Cinta kembali berpikir , " Kalau roti pakai selai kamu mau gak sayang ? " tanya Cinta lagi sambil Ia membuatkan Jackson kopi .
" Boleh ", Jackson mengangguk .
Cinta mulai membuatkan roti untuk Jackson. Mengambil selai untuk mengoles , saat tiba-tiba ada tangan kekar yang memeluk pinggangnya lagi dari belakang.
" Sayang kamu duduk aja tungguin. Susah nih geraknya kalau kamu gini ", tegur Cinta .
" Kamu wangi banget sayang. Biarin gini sebentar aja ." Jackson memohon.
Ia lalu menciumi rambut Cinta. Menghirup dalam- dalam aroma sampo Cinta .
Tak hanya itu, Jackson menyibakkan rambut Cinta ke samping lalu mendekatkan wajahnya ke ceruk leher Cinta. Aroma wangi yang khas milik Cinta kini sudah membuatnya Candu.
Jackson memberi kecupan kecupan kecil di leher membuat Cinta merasa geli.
Cinta lalu membalikkan tubuhnya menghadap Jackson . Kesempatan itu tak disia siakan oleh Jackson. Langsung saja Ia meraup bibir yang menjadi candunya. Di ciumnya lembut lalu berubah menjadi \*\*\*\*\*\*\*-\*\*\*\*\*\*\*.
Cinta yang juga menyambut ciuman Jackson membuat ciuman mereka berdua makin menuntut .
Namun tiba-tiba terdengar suara Wulan mengejutkan mereka berdua ,
" Astaga.... masih pagi woy.... Lu berdua main sosor sosor aja . "
Cinta melepaskan pelukan Jackson dan pura-pura menyibukkan dirinya dengan mengolesi roti.
" Gangguin aja Lu . Sirik yah Lu ."
Ucap Jackson bejalan kembali ke meja makan .
" Ye... ngapain Gue sirik ", jawab Wulan tak terima.
__ADS_1
" Lagian Lu emangnya belum puas yah sama yang semalam ", bisik Wulan pada Jackson .
Jackson menatap bingung pada wulan.
" Makanya Lu kalau mau mesra-mesraan di dalam kamar dong " , bisik Wulan lagi .
Jackson hanya tersenyum saja. Ternyata sudah dua kali Wulan melihatnya berciuman dengan Cinta.
" Sepertinya apartemen cinta kurang aman nih untuk mesra-mesraan. Banyak mata-mata ." Batin Jackson .
" Pagi semuanya.. ehh... ada Babang Sultan juga yah. " sapa Sofi pada semua orang yang sudah lebih dulu berada di meja makan.
Babang Sultan. Begitulah Sofi kini memanggil Jackson setelah Ia mengetahui bahwa Jackson adalah pewaris Haryono Grup yang memiliki kerajaan bisnis di segala bidang .
Sofi ikut bergabung dengan mereka untuk sarapan.
Setelah sarapan mereka semua keluar dari apartemen untuk berangkat bekerja .
Sesuai dengan rencana Jackson kali ini Ia hanya berdua saja dengan Cinta di mobil.
Adit kebagian tugas mengantar Wulan dan sofi .
Saat mereka masih ditengah perjalanan,
" Sayang, kamu gak ada niat mau pindah apartemen ? " tanya Jackson.
" Ngapain harus pindah? Apa karena apartemen itu milik Ricko ? " Tanya cinta balik.
" Bukan soal itu. Maksudku kamu aja sendiri yang pindah. Kan lebih nyaman kalau tinggal sendiri ", usul Jackson .
" Gak mau. Aku gak suka tinggal sendiri ", tolak Cinta .
" Emang kenapa sih ? " Cinta penasaran dengan alasan Jackson memintanya pindah apartemen .
Jackson hanya menggeleng saja , tentu saja Ia tak mungkin bilang bahwa alasannya meminta Cinta untuk tinggal sendiri agar mereka bisa leluasa untuk bermesraan .
" Kalau begitu, aku saja yang akan pindah ke apartemen yang dekat dengan apartemen kamu. Gimana sayang ? ", Jackson mencoba memikirkan alternatif lainnya .
Cinta makin dibuat bingung, memangnya ada apa sampai harus pindah rumah . Rumah Jackson sudah sangat nyaman .
" Janganlah. Kamukan baru aja kembali lagi ke Jakarta. Mami pasti masih rindu sama kamu. Masa iya kamu tinggalin lagi ."
Cinta memikirkan bagaimana perasaan orang tua Jackson.
" Gak masalah sayang. Toh aku gak pindah keluar Jakarta. Aku cuma mau punya privasi sama kamu . "
" Atau nanti aku ijin Mami Papi dulu yah , kalau di ijinin aku akan pindah ke apartemen . "
Jackson menawarkan kesepakatan pada Cinta. Cinta hanya mengangguk saja menyetujuinya karena sepertinya Jackson tidak ingin dibantah lagi.
Perjalanan kali ini terasa menyenangkan bagi Cinta dan Jackson.
Sesekali Jackson akan meraih tangan Cinta lalu mengecup punggung tangannya seolah-olah memberitahu betapa besarnnya perasaan cinta yang Ia miliki .
Saat mobil Jackson telah tiba di kantor Cinta,
" Pulangnya aku usahain jemput kamu yah sayang ", ucap Jackson .
" Iya . Tapi kalau kamu sibuk gak usah dipaksain. Aku juga biasanya balik sama Rere atau sama Ri..... " ucapan Cinta terputus , Ia sadar sepertinya Ia telah salah berucap .
" Udah , pokoknya aku usahain jemput kamu . Aku percaya sama kamu , kamu bisakan jaga kepercayaan aku sayang " , Jackson mengingatkan Cinta lagi .
" Iya.. tenang aja. Aku turun yah sayang ."
Cinta akan membuka pintu mobil namun di cegah oleh Jackson .
Jackson menarik Cinta agar mendekat kearahnya , lalu meraih tengkuk Cinta kemudian mengecup bibir Cinta selama beberapa detik .
' Cuuup '
Kali ini Jackson memutuskan hanya mengecup saja , Ia takut mereka akan terlambat jika Jackson meneruskan ciuman pada bibir manis milik kekasihnya itu .
Jangan tanyakan bagaimana wajah Cinta saat ini.
Ini pertama kalinya Cinta mendapat perlakuan seperti ini , itu membuat wajahnya merona .
Ia lantas turun dari mobil Jackson , setengah berlari memasuki gedung kantornya dengan kedua tangan yang menutupi pipinya yang merona .
" Lucu banget sih Cintanya aku , makin gemes deh ", ucap Jackson melihat respon Cinta.
Ia lalu melajukan mobilnya menuju Haryono Building.
Saat baru saja tiba diruangannya, Ia melihat Adit yang sudah sampai terlebih dahulu .
" Dari mana aja Lu ? Emang kantor Cinta pindah ke Bandung yah , Lu lama amat nganterinnya ", sindir Adit .
" Bedalah Gue ama Lu ", jawab Jackson santai .
" Lu kan cuma nganterin doang. Nah Gue nganterin sekalian ngisi baterai dulu ", lanjut Jackson .
" Seriusan Lu. Emang Lu sempat gituan ama Cinta dulu sebelum kekantor ", tanya Adit penasaran. Ia sangat mengetahui kebiasaan Jackson dahulu .
" Jangan pikiran aneh-aneh Lu. Gue udah tobat ."
Jawab Jackson segera menghilangkan pikiran jelek Adit .
" Si Cinta itu beda Dit. Dia itu seperti permata yang akan Gue jaga. Paling Gue usap usap aja kalau Gue udah kagum banget ", ucap Jackson diiringi kekehan karena ucapannya sendiri .
" Jadi Lu belum gituan sama Cinta . "
Adit sangat tahu kalau Jackson yang dulu pasti tidak akan melewatkan kesempatan seperti itu .
Wanita yang bukan kekasihnya saja akan dengan mudah Ia dapatkan. Apalagi wanita yang jadi kekasihnya .
" Kepo Lu. Cinta gak seperti wanita lain. Dia menjaga kehormatannya. Dan gue mendukung itu ."
" Makanya Lu harus bantuin Gue biar Gue sukses memimpin perusahaan ini dalam waktu 6 bulan. Setelah itu Gue akan lamar Cinta . Kasian juga Joni Gue kalau kelamaan nganggur ", ucap Jackson .
Adit tertawa mendengar kalimat terakhir dari Jackson.
Senang rasanya Ia melihat sahabatnya yang sudah seperti saudara baginya itu akhirnya menemukan tambatan hatinya.
Saat mereka berdua tengah tertawa , pintu ruangan Jackson diketuk .
" masuk ", perintah Jackson .
Mereka berdua melihat Hesti masuk , memegang sebuah tablet dan berjalan dengan gaya bak model kearah Jackson.
Jackson menjadi kesal karena melihat Hesti yang terus saja mencoba untuk menggodanya .
" ada apa ? " tanya jackson datar .
" ini pak , saya bawakan jadwal Bapak untuk hari ini . "
Hesti menjawab dengan nada manja dan memberikan tablet pada Jackson.
__ADS_1
Saat sedikit menunduk Jackson bisa melihat belahan dada Hesti yang mungkin sengaja Ia perlihatkan .
Jackson hanya berdecak sebal .
Ia membaca jadwalnya. Ada beberapa rapat dikantor dan diluar kantor yang harus Ia hadiri .
Di jam makan siang Ia memiliki jadwal makan siang dan makan malam bersama klien dan Jackson melihat nama Hesti juga turut serta pada jadwal itu .
" Mulai sekarang jika ada meeting dengan klien di luar kantor kamu tidak perlu ikut. Berikan saja materi meetingnya pada Adit ." Perintah Jackson .
" Tapi Pak, biasanya memang saya Pak yang akan menemani anda ", Hesti berusaha agar bisa mendekati Jackson .
Jackson yang memang sangat tidak suka dibantah kini mulai merasa kesal .
" Pertama , Adit bisa lebih baik menjalankan tugas itu dibandingkan kamu . "
" Kedua , saya tidak akan memberi celah sedikitpun yang bisa membuat kekasih saya salah paham . "
" Ketiga , ganti cara berpakaian kamu menjadi lebih sopan. Saya tak ingin citra kantor saya rusak saat orang menilai penampilanmu ."
" Paham ? " tanya Jackson .
Hesti hanya bisa mengangguk lalu permisi keluar dari ruangan Jackson .
" Sialan dia udah mempermalukan Gue ."
Batin Hesti saat Ia sudah kembali ke meja kerjanya.
" Oke , Gue akan ikuti permainan Lu. Liat aja Lu akan bertekuk lutut memohon cinta Gue ", ucapnya percaya diri di dalam hatinya .
" Gue bakalan hancurin hubungan Lu dengan perempuan itu . "
Hesti bertekad Ia akan menjadi kekasih Jackson dan menjadi Nyonya di kerajaan haryono .
Cinta menjalani aktivitasnya hari ini dengan bahagia.
Hubungannya dengan Jackson membawa pengaruh baik bagi moodnya yang dulu sering berubah-ubah.
Perhatian dari Jackson, juga sikap romantis pria itu membuat Cinta merasa sangat dicintai .
Seperti pagi tadi , tiba-tiba saja ada kurir yang mengantarkan buket bunga pada Cinta . Siapa lagi pengirimnya jika bukan sang kekasih.
Lalu saat jam makan siang, Cinta menerima paket makan siang yang juga dikirimkan oleh Jackson.
Saat Cinta menelepon dan bertanya mengapa pria itu mengirimkannya.
Jackson hanya menjawab, "Sebenarnya aku ingin makan siang bersamamu , tapi ada meeting yang harus ku hadiri bersama Adit. Jadinya kupikir siang ini walaupun kita tidak makan siang bersama tapi setidaknya kita memakan menu makan siang yang sama ."
Mendengar alasan Jackson membuat Cinta merona. Ia bahagia, karena sebelumnya tak ada pria yang memperlakukannya seperti itu.
Ia bersyukur karena sepertinya keputusannya untuk menerima cinta Jackson sudah tepat .
" Cin ... Lu dipanggil Pak Bos diruangannya ", ucap salah satu rekan Cinta.
" Ada apa yah si Bos sampai manggil Gue segala ? " , tanya Cinta pada Rere yang mejanya berada tepat di hadapan Cinta .
" Gak tau. Paling cuma mau bahas nasabah ", jawab Rere asal .
Cintapun akhirnya beranjak dari tempatnya untuk menemui sang Bos .
" Siang Pak ", ucap Cinta ketika di depan ruangan bosnya .
" Siang Cin. Ayo masuk ", jawab sang bos.
Cinta duduk di kursi depan meja kerja bosnya setelah Ia dipersilahkan .
" Ada yang bisa saya bantu ? " tanya Cinta .
" Cinta.. saya dengan rumor katanya kamu saat ini sedang berhubungan dengan anak dari pewaris Haryono Grup yah ? " ucap sang bos .
Cinta terkejut karena ternyata berita yang tersebar usai pesta itu kini sudah sampai ditelinga sang bos .
Cinta hanya mengangguk saja. Ia malu harus menjawab pertanyaan bosnya .
" Baguslah Cin. Mungkin kamu bisa membantu kali ini . Tim akan mengadakan acara gala dinner untuk nasabah . Di gala dinner itu kita akan mengenalkan produk terbaru . Dari beberapa nasabah yang dimintai saran mereka mengatakan bahwa acaranya akan sangat bagus jika dilaksanakan di hotel XXX ", ucapan Pak bos berhenti .
" Namun sayangnya ditanggal yang kita inginkan, Hotel XXX sudah full dan tidak bisa menerima reservasi lagi ", Cinta melihat bosnya kini nampak kecewa .
" Mungkin kamu bisa membantu bicara pada kekasihmu Cin... kamu tahukan kalau Hotel XXX juga milik Haryono Grup " , lanjut sang Bos yang kini terlihat menaruh harapan pada Cinta .
" Iya tahu Pak. Tapi sebenarnya saya tidak ingin mencampur urusan pekerjaan dengan hubungan pribadi saya Pak ", balas Cinta tegas .
" Tolonglah Cin.. kali ini saja. Demi kesuksesan acara kita ini. Lagi pula Haryono Grup juga salah satu nasabah paling potensial kita. Sungguh sangat bagus jika kekasihmu bahkan bisa hadir di acara itu. Selama ini yang hadir jika kami mengundang hanya manager mereka saja ", ucap sang bos .
" Gimana Cin... berpartisipasilah membantu untuk kesuksesan acara kita kali ini ", bujuk Sang bos lagi .
Dengan menghela napas panjang ,
" Baiklah, aku coba tanyakan dulu yah Pak. Tapi aku gak bisa janjikan ", keputusan Cinta akhirnya .
Cinta berpikir bahwa kesuksesan acara ini juga menjadi tanggung jawabnya karena pastinya Ia akan menjadi salah satu panitia jika acara ini jadi diselenggarakan .
Kembali ke meja kerjanya , Cinta menghembuskan napasnya kasar.
" Kenapa Lu Cin ? " tanya Rere .
Cinta menceritakan pembicaraannya dengan sang bos.
" Yah tenang aja. Jackson pasti akan cariin solusinya ", ucap Rere menenangkan Cinta .
Wulan yang juga ikut mendengar cerita Cinta juga ikut berkomentar,
" Jangankan ngasih satu ballroom Cin... ngasih sekalian dengan hotelnya juga bakal dijabanin sama Jackson. Dia udah ditahap Bucin Akut sama Lu ."
Lalu Wulan dan Rere tertawa.
Siang ini salah satu rekannya telah membuat janji dengan pihak marketing hotel di kantor pusat haryono Grup. Rencananya mereka akan membahas opsi lain untuk acara mereka nanti .
" Apa Gue sekalian ngasih kejutan aja yah ? " batin Cinta .
Ia lalu mengirim pesan pada Jackson untuk memastikan apakah Jackson berada dikantornya atau tidak.
Dan sesuai harapan , Jackson membalas pesannya bahwa Ia akan berada dikantor seharian dan tidak ada lagi jadwal meeting diluar.
Cinta tersenyum membacanya lalu menghubungi rekannya untuk menyampaikan Ia akan ikut meeting dengan pihak hotel .
.
.
.
.
.
.
Aku sering cemburu sama lipstikmu. Dia bisa nyium kamu tiap hari, dari pagi sampai malam.
( Jackson Putra Haryono )
.
.
.
.
.
To be continue
__ADS_1
**** siapa disini yang masih mau tahu keuwuan pasangan baru? Atau mau tahu apa lagi kebucinan yang akan dilakukan Babang sultan ?
Tinggalkan like dan komentarnya yah. Othor ini kadang syedih kalau lihat jumlah like dan komennya dikit banget 😢😢 ( kok malah jadi curcol ) . makasih dukungannya selalu ❤