Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson

Cinta Pandangan Pertama Milik Jackson
Bab 38. Permintaan seorang ayah


__ADS_3

Malam kini sudah tiba. Sinar bulan menggantikan sang surya untuk menyinari bumi ini .


Setelah makan malam bersama di rumah Cinta , mereka kini kembali berkumpul bersama untuk membuka hadiah-hadiah yang dibawa Jackson .


Anak Mbak Amel yang paling semangat dalam hal ini. Sama seperti kemarin saat Cinta datang dan membawa banyak mainan untuknya . Gadis kecil dengan badan gembul itu harus sedikit kecewa kali ini pasalnya hadiah untuknya kali ini berupa banyak baju yang lucu dan pastinya dari brand mewah .


" Om... gak ada mainan untuk Lila yah ? " tanyanya pada Jackson dengan suara cadel khas anak kecil.


" Maafin Om gak sempat beli maianan. Om sempatnya beli baju aja. Emang Lila mau mainan apaan? " tanya Jackson .


" Lila mau rumah barbie, sama seperti yang di jual di Mall. " ucap Lila polos.


" Kalau besok om ajakin Lila pergi beli mainan, Lila mau gak ? " Tanya Jackson.


" Iya. Lila mau. Om udah janji yah... horee horee hore " Lila yang senang berlarian mengelilingi rumah .


Jackson ikut tersenyum melihat tingkah Lila yang sangat heboh seperti telah mendapat undian berhadiah .


" Gak usah nanti ngerepotin kamu ", tolak Cinta.


" Gak ngerepotin. Aku juga rencana pulang ke Jakarta hari minggu , biar bisa pulang bareng kamu . Jadi besok kamu harus ajakin aku keliling kota Malang yah sayang ", pinta jackson .


Cinta mengangguk. " Siap. Besok aku akan jadi tour guide kamu ".


Ayah meminta Bunda untuk membuatkan dua cangkir kopi dan minta di antar ke teras.


" Jackson ayo ke teras. Kita Ngopi sambil ngobrol ", ajak Ayah.


Cinta merasa tak biasanya ayah mengajak seseorang ngopi di teras . Cinta jadi cemas , apa yang mau dibicarakan ayahnya pada Jackson .


Jackson menyadari raut wajah cemas Cinta , segera mengusap punggung tangan Cinta . Memintanya untuk tidak perlu hawatir , lalu Ia berdiri dan mengikuti langkah ayah menuju teras.


" Dek... si Jackson sepertinya bucin banget sama kamu ", komentar Mbak Amel .


" Emang kelihatan banget yah Mbak ? Sahabat aku dan sahabat dia juga bilang kaya gitu . " jawab Cinta .


" Beruntung kamu Dek. Selain tampan dia sepertinya penyayang ." Lanjut Mbak Amel mengomentari Jackson .


Cinta tak menjawab hanya tersenyum saja.


" Sepertinya aku memang beruntung dicintai olehnya ", batin Cinta .




Di teras Ayah mulai mengobrol dengan Jackson.


Awalnya obrolan mereka hanya seputar bisnis makanan saja .



Kemudian Ayah beralih ke topik soal hubungan Jacskon dan cinta .



" Jackson apa kamu memang serius sama anak ayah ? " tanya Ayah .



" Iya Yah. Aku sangat serius. " jawab Jackson dengan yakin .



" Serius dalam artian ? " tanya Ayah lagi.



" Aku mencintai Cinta Ayah. Aku siap untuk membawa hubungan ini ke jenjang yang lebih serius seperti pernikahan . " Ucap jackson.



Memang itulah yang Ia harapkan dari hubungannya bersama Cinta . Ia tak ingin lama lama menjalin hubungan pacaran dengan Cinta . Targetnya hanya 6 bulan saja , lalu Ia akan segera melamar Cinta .



Jackson menyadari masih ada raut hawatir dari wajah Ayahnya Cinta .



" Ayah sejujurnya , Aku sudah meminta orang tuaku melamar Cinta untukku . Tapi sebelum itu , aku telah berjanji pada orang tuaku untuk memantaskan diri sebagai pria yang mampu bertanggung jawab akan Cinta dengan cara bekerja dengan baik selama enam bulan di perusahaan Papi ." Ucap Jackson Jujur.


__ADS_1


" Jangan salah paham dulu Ayah . Papi dan Mami ku sangat menyayangi Cinta , bahkan sebelum mereka mengetahui hubungan kami berdua . Jadi Ia ingin memastikan aku layak bagi Cinta terlebih dahulu . " lanjut Jackson.



" Sebenarnya Ayah tidak masalah kapan kalian ingin meresmikan hubungan kalian. Nikmatilah masa masa pacaran kalian, apalagi setahu Ayah Cinta baru sekali ini berpacaran . Ayah tak meragukan keseriusanmu Nak . Sejujurnya yang Ayah hawatirkan adalah Cinta . " Balas Ayah .



" Dulu Amel pernan menikah. Mantan suaminya itu suka menyiksa dan memukul Amel .Ia bahkan berselingkuh dengan wanita lain. Dan lebih parahnya mantan suaminya mengambil semua tabungan mereka bahkan menggadaikan sertifikat rumah kami pada Bank sebelum akhirnya meninggalkan Amel yang saat itu mengandung Lila . "


Ayah mulai menceritakan kisah Amel .



" Ternyata sudah lama Cinta mengetahui sikap mantan suami Amel yang suka menyiksa Mbaknya . Tapi Ia tak pernah bicara karena di larang oleh Amel . " Lanjut Ayahnya Cinta .



" Sampai Amel dan suaminya berpisah . Kenangan buruk itu terjadi saat Cinta baru saja lulus SMA . Ia hampir saja menjadi korban saat kami mulai kesulitan membayar cicilan rumah kami di Bank yang di sebabkan ulah dari mantan suami Amel ."



" Kesalahan Ayah karena hampir menerima tawaran seorang pria pengusaha di kota ini untuk menikai Cinta . Lalu pria itu berjanji untuk membantu kami melunasi cicilan rumah di Bank ."



" Tapi tanpa kami duga selama ini Cinta yang hanya diam , mendapatkan pekerjaan di sebuah bank swasat . Bahkan Ia sampai mendapatkan hadiah karena sebagai karyawan baru terbaik. Dengan uang itulah kami bisa melunasi cicilan kami yang menunggak beberapa bulan dan mulai lanjut membangun kehidupan kami dengan perlahan . "



" Cinta berkuliah dan lulus dengan jerih payahnya sendiri . Ia membagi waktu antara kuliah dan bekerja. Ia bahkan membantu Ayah dan Ibu membuka kedai makanan kami saat ini sebagai hasil dari keringatnya ."



" Ayah sangat bangga pada Cinta . Tapi tahukah kamu lama ke lamaan apa yang menjadi kekhawatiran Ayah ? " tanya Ayah .



Jackson menggeleng .



" Selama ini kehidupan Cinta hanya seputar kuliah dan bekerja . Saat Ia lulus maka hidupnya berubah menjadi bekerja dan bekerja . Entah apa yang ingin di capainya . Cinta tak pernah sekalipun terlihat dekat dengan pria manapun . " Ucap Ayah




" Cinta berjanji jika suatu saat Ia menyakini seorang pria yang tidak akan bersikap sama dengan mantan kakak iparnya , barulah Ia akan membawanya pulang ke rumah dan mengenalkannya pada kami . "



" Makanya Ayah senang kini Cinta mulai keluar dari rasa takutnya akan hubungan dengan seorang Pria. Dan ternyata itu bersamamu. " Ucap Ayahnya Cinta sambil menepuk pelan bahu Jackson .



" Ayah mohon kamu jangan menyakitinya. Jangan menghianatinya. Jika Cintamu padanya sudah tidak ada lagi, maka selesaikanlah hubungan kalian dengan baik . Jika perlu kamu antar Cinta kembali ke rumah Ayah agar Ia tak akan bersedih seorang diri. Sudah cukup selama ini Ia selalu menahan perasaannya sendiri . "


Ucapan Ayah terdengar sebagai permintaan yang tulus dari seorang Ayah .



" Aku janji Ayah. Aku akan terus mencintai Cinta. Hanya dirinya wanita yang ku inginkan untuk menemani hidupku . " Jackson berusaha meyakinkan Ayah Cinta .



" Baiklah Ayah percayakan Cinta padamu. Tolong jaga putri Ayah disana yah . Tegur dia jika Ia berbuat salah . " Ayah kembali menepuk bahu Jackson sebelum akhirnya berlalu meninggalkannya masuk ke dalam rumah .



Tak lama setelah Ayah masuk, Cinta menyusul Jackson yang masih duduk sendiri di teras .



" Sayang.... kamu kenapa gak ikut ayah masuk ke dalam ? " tanya Cinta .



" Aku mau ngerasain gimana sejuknya kota Malang di malam hari ", jawab Jackson asal .



Cinta tahu pasti ada suatu hal penting yang telah dibicarakan antara Jackson dan Ayahnya.

__ADS_1



" Sayang, tadi kamu dan Ayah ngomongin apaan ? " tanya Cinta penasaran .



" Gak ada apa-apa ", Jackson masih teringat perkataan Ayah soal trauma Cinta.



" Apa ayah tidak menyetujui hubungan kita ? " Tanya Cinta Panik .



" Tentu saja Ayah menyetujuinya. Memangnya siapa yamg bisa menolak pesona seorang Jackson . Kamu tenang saja sayang ", ucap Jackson sambil membelai lembut kepala sang kekasih.



" Lalu ? " Tanya Cinta yang masih penasaran .



" Ayah cuma memintaku menjagamu selama di Jakarta . " Jawab Jackson .



" Selama di Jakarta , ayah telah memberikan tanggung jawab padaku untuk menjagamu . Jadi kamu harus mendengar ucapanku . " Lanjutnya .



Cinta hanya mengangguk .



" Sudah larut. Sebaiknya aku kembali ke Hotel saja ", ucap Jackson untuk menghindari pertanyaan lain Cinta .



" Sayang besok bisa kita berangkat lebih awal , aku harus berbelanja pakaian dulu. Aku kesini tidak membawa banyak pakaian . "



" Baiklah . " ucap Cinta pasrah dengan sikap Jackson yang suka sekali berbelanja .



" Besok aku akan menjemputmu ke hotelmu , beritahu aku nomor kamarmu . " Lanjut Cinta .



Setelah berpamitan pada seluruh keluarga Cinta, Jackson kembali ke Hotelnya untuk beristirahat.



Hari ini sungguh melelahkan. Banyal hal yang terjadi. Tapi Jackcon bersyukur tidak ada masalah yang terlalu berat yang harus Ia hadapi hari ini .



.


.


.


.


.


"*Seorang ayah adalah pahlawan pertama bagi anak laki lakinya dan cinta pertama bagi anak perempuannya*."


.


.


.


.


.


.


To be continue

__ADS_1


\*\*\*\* maap maap maap baru UP lagi... butuh booster like dan komen nih... makasih yah readers tersayangku yang udah nungguin . stay healthy. salam ❤. \*\*\*\*


__ADS_2