
disebuah kota hiduplah keluarga yang sederhana yang mempunyai anak perempuan yang bernama naiya dan nasya mahendra.
naiya dan nasya tidak ada kompaknya walau pun mereka kembar yang lahir hanya beda 1 menit.
mereka lahir dari ibu dan ayah yang bernama sisi herlambang dan ayahnya septa mahendra.ayahnya lahir dari keluarga TNI walaupun begitu tapi ayahnya tidak suka mengandalkan keluarganya kalau ada masalah.
ayahnya hanya bekerja sebagai buruh pabrik dan ibunya hanyalah ibu rumah tangga biasa,tapi mereka sangat bahagia walaupun tidak bergelimangan harta.
Nahya dan Nasya sekarang sudah kuliah dikampus dijakarta, walaupun mendapat beasiswa krn nahya dan nasya anak yg pintar dan tidak mau menyusahi orangtuanya.
Nahya mengambil jurusan sekretaris dan nasya mengambil jurusan bisnis manajemen walau mereka kembar tapi sifat mereka berbeda,nahya bersifat lemah lembut sedangkan nasya keras kepala dan susah diaturhati tapi mereka berdua mempunyai impian untuk membahgiakan orang tuanya.
Pagi hari ini nahya ada kuliah pagi jadi bangun lebih awal agar tidak terlambat,nahya sudah bersiap siap dengan pakaian kemeja dan celana jeans hitam, nahya keluar dari kamar, dilihat bunda ya sedang memasak
"selamat pagi bunda, "sambil mencium pipi bunda sisi.
"selamat pagi sayang, "jawab bunda.
Bunda pun menghidangkan makanan yang telah dimasak bunda kemeja makan dan dibantu oleh nahya. Setelah selesai menghidangkan makanan, bunda membuat kopi buat ayah. Sedangkan nahya disuruh bunda membangunkan nasya kakaknya.
Tok... Tok... Tok.
"Kak nasya bangun, "jerit nasya karena pintu kamar nasya dikunci.
Clek, "berisik tau, "ucap nasya marah.
"Suruh bunda bangunin kakak, "jawab nahya.
"Bilang sama bunda, kakak masuk siang, "ucap nasya sambil menutup pintu dengan kasar.
Brak, ( mungkin seperti itu bunyi nya hehee ).
Nahya bengong melihat kakaknya membanting pintu.
"Gile, kalau pintu nya rusak gimana, "jerit nahya tapi ga ada tanggapan dari dalam.
Nahya pun melangkah menuju meja makan, dimana ayah dan bunda ya telah menunggu.
"Mana kakak nasya, "tanya bunda.
"Ga mau bangun kakak bun, katanya masuk siang, "jawab nahya.
"Ya sudah kamu sarapan dulu, abis tuh langsung berangkat, takutnya kamu telat, "ucap ayah.
Nay pun makan cepat cepat, karena waktu nya sudah singkat.
"pelan pelan makan nya nay, nanti kesedak, "kata bunda.
Nay hanya menganggukan kepalanya saja dan makan kembali. Setelah selesai nay pamit kepada orangtuanya dan tidak lupa mencium tangan orangtuanya.dan pamit kekampus.
__ADS_1
"Assalamualaikum, "ucap nahya.
"Waalaikum salam, "jawab ayah dan bunda.
"Hati hati nay, "ucap bunda.
Nay pun menganggukan kepalanya dan melangkah keluar.
"Ayah berangkat juga ya bun, "ucap ayah.
"Iyah ayah, ayah hati hati bawa motornya, "ucap bunda dan mencium tangan ayah.
Setelah kepergian nahya dan ayah, budak langsung masuk dan menuju kelakar nasya.
"Nasya bangun..., "jerit bunda sambil mengetok pintu kamar nasya.
Clek, "apaan sih bun?, kakak masih ngantuk, "ucap nasya.
"Cepat bangun, anak gadis ko bangun siang, "kata bunda.
Setelah membuka pintu nasya pun menjatuhkan diri dirancang karena masih ngantuk.
Bunda pun menggelengkan kepalanya melihat anak nya yang satu nih lain sendiri.
"Ayo cepat bangun, makanya jangan banyakan nonton film korea tengah malam, jadi nya begini, "ucap bunda marah sambil membangunkan nasya.
"Emang kakak ini ya susah kali kalau dibanguni, "ucap bunda sambil membuka gorden jendela kamar biar matahari masuk.
Sedangkan nahya pergi kekampus dengan memesan ojek yang didekat rumah, saat dijalan motor golek tidak sengaja menyerempet mobil mewah yang disebelah motor dan membuat mobil mewah itu tergores sedikit, karena ban motor ojeknya bocor dan membuat nahya dan abang golek ya jatuh. Tapi ga ada yang terluka parah hanya lecet lecet aja.
Saat abang golek ya menepis dipinggir jalan, mobil yang diserempet abang ojek juga meminggirkan mobilnya didekat kami dan keluarlah pria tampan dengan memakai jas mendekati kami.
"Apa kalian tidak apa apa nona, "tanya pria itu.
"Maaf tuan, kami ga apa apa, "jawab nahya dengan resah soalnya sudah mau terlambat.
"Syukurlah kalau ga apa apa, "ucapnya.
"Lalu gimana pertanggungjawaban jawaban mobil yang tergores, "tanya pria itu.
"Apaaaaaa, "jawab nay dan abang ojek terkejut.
"Iya, gimana pertanggungjawaban nya, "ucap pria itu santai.
"Apa harus ganti ya tuan, "ucap nay.
Karena ketakutan abang ojek itu langsung berlutut minta maaf, karena memang salah, kalau mau ganti uang dari mana.
"Tuan maafkan saya... Hiks.. Hiks.,saya ga sengaja, "ucap ojek itu sambil menangis.
__ADS_1
Nay yang melihatnya sampai ga tega, nay pun merasa sedih, mau bantu uang aja pas pasan.
"Maaf ya itu bukan mobil saya, tapi mobil tuan saya, "ucap pria itu.
"ooo supir ternyata, tapi pakaian nya kayak bos besar saja, "bathin nahya.
"Begini saja tuan gimana kalau damai saja, "ucap nay.
"Maksudnya damai gimana nona, "tanya pria itu.
"Gimana kalau dicicil, "jawab nay memohon.
Abang ojek nya pun bingung dengan ucapan nay yang menyuruh nya mencicil.
"Maaf nona, uang darimana saya mencicilnya, pendapatannya paspasan, "ucap abang ojek.
"Daripada masuk penjara, emang abang ojek mau, "tanya nay berbisik sama abang ojek ya.
"Ya ga mau lah nona, "jawab abang ojek.
"Makanya dicicil aja, yang salah toh abang, "ucap nay.
Karena melihat tukang ojek dan nona berbisik, pria itu pun angkat bicara.
"Gimana, "tanya pria itu.
Nahya dan tukang ojek mengangkat kepalanya melihat pria itu.
"Eem.. Tuan apa bisa dicicil, "tanya nay pada pria itu.
"Maaf ya nona bukan kapasitas saya memberikan jawaban, "ucap pria itu.
"Jadi siapa yang memberikan jawaban tuan, "tanya nay.
"Bos saya nona, karena itu mobil kesayangannya, "jawab pria itu
Nahya dan abang ojek saling pandang meminta tolong.
"Ekhem.. Gini aja nona dan abang ojek, saya minta nomer telpon abang ojek dan ktp nona, karena nona saksi, "ucap pria itu.
Hai ini adalah karya pertamaku, apabila banyak kesalahan dalam penulisan atau pun yang lainnya.
Soalnya masih dalam pembelajaran.
Mohon tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote dan komen.
Terimakasih
Bersambung
__ADS_1