Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 47


__ADS_3

"syukurlah aku bisa keluar juga dari ruangan presdir, "bathin nahya tersenyum.


Bryan yang melihat nahya kabur hanya geleng kepala lihat nya, "apa aku semenakutkan itu sampai sampai iya kabur, "ucap bryan dalam hati.


Bryan pun melanjutkan pekerjaannya, sebelum itu iya melihat nahya yang masuk keruangan sebelum iya menutup kembali tirai nya. "Aku akan membuatnya jatuh cinta padaku, apa lagi sebentar lagi habis kontrak kerja diapartemen, "ucap bryan sambil berpikir meluluh kan hati pujaan hati nya. Karena sudah merasa yakin kalau iya menyukai nahya.


Setelah iya selesai menandatangani semua berkas yang ada dimeja, iya pun mengambil telpon nya untuk menghubungi mama nya.


"Halo mah, ada apa, "tanya bryan tanpa basa basi.


"Apa mama ga boleh menghubungi mu, "jawab mama


"Boleh, ada apa mah, "tanya bryan lagi.


"Apa tadi angel kesana?, "tanya mama.


"Hem"


"Kenapa, apa iya ngadu pada mama, "tanya nya lagi.


"Kenapa kamu mengusirnya, cobalah buka hatimu son, "ucap mama.

__ADS_1


"Mah, tolong jangan ikut campur urusan Ryan, Ryan ga suka dengan ular yang mama kirim, "jawab bryan emosi karena melihat mama nya yang membela wanita ga tau diri itu, sebelum mama nya menjawab bryan sudah mematikan sambungan nya.


Mama nya yang mendengar ucapan Ryan pun terdiam dan masih mencermati ucapan Ryan. "Apa begitu tidak suka nya Ryan dengan angel, "ucap mama dalam hati.


Papa William yang melihat mama sofia terdiam, membuat papa William penasaran.


"Kenapa mah, kenapa diam, "tanya papa William sambil menyenggol lengan mama sofia.


"Ah ya pak, ada apa, "sahut mama sofia.


"Mama yang kenapa diam saja setelah terima telpon dari Ryan, "tanya papa.


"Ga apa apa pah, "jawab mama.


"Ryan marah sama mama... Pah, "ucap mama sedih.


Papa William pun memeluk mama nya untuk merendahkan kesedihan istrinya. Padahal papa William pun kurang suka dengan angel, tapi demi istrinya iya hanya menuruti keinginan istri tercinta nya.


Setelah istrinya tenang, papa pun melepaskan pelukan nya.


"Kan sudah papa bilang sama mama, jangan ikut campur urusan anak kita mah, biar saja berjalan apa adanya, kalau emang jodoh, mereka pasti bersatu, "ucap papa William bijak agar ucapan nya tidak menyakiti istrinya.

__ADS_1


"Iya juga ya pah,mama jadi ga enak dengan Ryan anak kita, yang lebih membela orang lain dari pada anak kita, "ucap mama sedih.


"Ya sudah Ryan pasti memaafkan mama, tapi jangan diulangi lagi ya mah, "ucap papa sambil mengelus rambut istrinya.


Mama sofia pun menganggukan kepalanya.


"Ya sudah, ini sudah sore, bagaimana kalau kita mandi bareng, "goda papa William sambil mengedipkan mata nya.


"Ish papa ini ya sudah tua pun masih saja mesum, "ucap mama malu malu tapi mau.


"Hahahaha "tawa papa William yang melihat istri nya sudah tidak bersedih lagi.


Mama dan papa bryan pun naik lift menuju kamar mereka, untuk membersihkan badan nya yang lengket, sebelum makan malam.


Sedangkan ditempat bryan, bryan begitu emosi mendengar ucapan mama nya yang menyuruh nya lebih dekat dengan wanita ular itu.


Bryan mengambil telpon dan menghubungi anak buahnya.


"Pantau terus wanita ular itu, jangan sampai iya membuat ulah lagi, "perintah bryan pada anak buah nya.


"Cukup hari ini aku kecolongan, karena ulah mama yang memberi iya izin masuk kekantor dan ruanganku dan mengaku ngaku calon istriku, "ucap bryan dalam hati dengan emosi nya.

__ADS_1


Bryan pun melangkah keluar dari ruangan untuk pulang dan dilihatnya surya sudah ada didepan pintu ruangannya.


Bersambung 🙏🙏🙏😄😄😄


__ADS_2