
Sedangkan disisi lain nahya sedang sibuk sibuk nya membantu para staf perusahaan sebisa mungkin agar nilai nya tidak jelek, nay gak mau menyia nyiakan pelajaran yang diberikan oleh karyawan diperusahaan itu, untuk bekal nya setelah nay tamat dan mendapat gelar sarjana, nay hanya ingin membuat ayah bunda nya bangga, setelah tamat nay mau menjadi sekretaris yang bisa diandalkan diperusahaan mana pun nay bekerja.
Sudah seharian nay bekerja, waktunya untuk pulang, karena presdir nya sudah kembali jadi pekerjaan pun semakin banyak.
"Akhirnya selesai juga pekerjaan yang diberikan padanya, "bathin nay sambil merenggangkan badan nya.
Nay ga tau ada yang memperhatikannya, ternyata bryan melihat nay saat nay masuk keruangan surya waktu makan siang, ruangan bryan dan surya hanya bersebelahan jadi bryan bisa melihat dari dalam ruangan nya, karena ruangan bryan hanya disekat kaca, hanya bryan yang bisa melihat dari dalam yang diluar tidak dapat melihat ruangan bryan, bryan sangat lucu melihat tingkah nay yang sedang merenggangkan semua otot ya yang kaku. Saatnya nay bersiap siap mau pulang, tapi sebelum pulang nay menyerahkan dokumen kepada staf yang menyuruh nya.
"Mbak ini dokumen yang mbak suruh tadi, coba mbak periksa dulu, "ucap nay.
Karyawan wanita itu pun mengambil dokumen yang diberikan nahya.dan melihat nya.
"Makasih ya nay, sudah membantu mbak, sudah benar ko kamu memang bisa diandalkan, "ucap karyawan wanita itu.
"Ya sama sama mbak, itu memang tugas saya, kalau begitu saya permisi pulang, "jawab nay karena emang sudah waktunya pulang.
Saat nay keluar dari ruangan, bryan pun ikut keluar juga, bryan mau melihat reaksi nay melihat dia saat bertemu. Nay langsung balik badan saat melihat pintu ruangan bryan terbuka, saat nay mau melangkah kabur, tiba tiba bryan memanggilnya.
"Hei kamu.... Kesini sebentar, "ucap bryan padahal bryan tau kalau itu nay.
Nay diam mematung, nay belum siap bertemu bryan dikantor.
Deg... Deg... Deg.
__ADS_1
"Aduh mampus aku, "dalam hati nay.
Mau pergi dilihat ga ada orang disekelilingnya.
Saat nay mau membalikkan badan bryan sudah ada dibelakang ya.
"Eh tuan hehehe, "ucap nay nyengir.
"Kamu... !!!, ngapain disini, bukan nya kerjaanmu diapartemen saya, "ucap bryan pura pura ga tau.
"Hehehe.. Maaf tuan saya magang disini, "jawab nay kekeh sambil memegang tengok.
"Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu magang diperusahaan saya, "tanya bryan. "
"Kenapa kamu malah kayak orang bodo, tutup tuh mulut mu nanti masuk tikus, "ucap bryan.
Nay pun langsung menutup mulutnya. "Ada ada saja tuan mana mungkin tikus bisa masuk, "ucap nay memanyunkan bibirnya.
"Hahahaha, kamu lucu sekali kalau manyun begitu, kayak bebek, "jawab bryan ketawa puas melihat tingkah nahya.
Karyawan yang melihat bryan yang ketawa merasa heran apa lagi karyawan cewek yang iri melihat bos nya yang dekat dengan nahya.
"Puas tuan ketawanya, terus ketawa biar dianggap gila, "ucap nay.
__ADS_1
Bryan pun terdiam dan menatap tajam ke nay. Nay yang ditetapkan bryan begitu hanya nyengir.
"Jangan dilihat kali tuan nanti jatuh cinta, "canda nay.
Bryan menarik tangan nay menuju kelift, saat balik bryan melihat semua karyawan yang ada disitu pada menatap bryan dan nay begitu juga dengan surya.
"Apa yang kalian lihat ha, "bentuk bryan dengan wajah garang.
"Lepas tuan malu dilihat orang, "ucap nay menunjuk malu sambil melepaskan tangannya dari genggam bryan, bukannya terlepas bryan makin mengeratkan tangannya ditangan nay.
Nay akhirnya membiarkan ya saja sambil menundukan kepalanya karena malu dilihat semua karyawan.
"Bubar...., apa mau dipecat, "bentuk bryan lagi.
Bryan pun melangkah menarik tangan nay melewati semua karyawan.
Apa lagi mira, sinta dan cindi seperti tidak percaya melihat kejadian didepan matanya, mereka saling pandang satu sama lain dengan pikiran masing masing.
Kira kira mau dibawa kemana si nahya ya sama bryan??? Tunggu kelanjutan ya.
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote, favorit dan komen.
Terima kasih.
__ADS_1
Bersambung