Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 92


__ADS_3

Bryan keluar dari kamar mandi, iya melihat keranjang dan sekeliling kamar, tapi iya tak mendapatkan wanita yang mengaku sebagai nahya, menurut filling nya, wanita itu adalah nasya, karena belum bisa menghubungi nahya, akhirnya bryan pun meminta bantuan pada surya untuk menemui nahya dirumah, karena telpon nya tidak dapat dihubungi, iya juga meminta bantuan pada anak buahnya untuk mengecek cctv hotel dan wanita yang tadi malam bersama nya, iya ga mau terjadi salah paham nantinya dengan nahya, jadi nya bryan bergerak cepat.


Dirumah nahya, nahya baru saja mendapat kiriman foto dari nomor yang tak dikenal, saat melihat foto itu iya menjadi shock, inilah yang ditakuti nahya, "jadi ini yang membuat perasaanku tak enak beberapa hari ini, ternyata mas bryan tak sebaik yang ku pikirkan, "ucap nahya dalam hati sambil menangis karena sakit hatinya melihat calon suami tidur dengan seorang wanita, tapi sayang nya wanita itu tidak menampakkan wajah nya karena tertutup rambut wanita tersebut.


Tok, tok


Nahya pun mengusap air matanya, karena mendengar ketukan pintu, "nay, ada asisten bryan diluar, ingin bertemu dengan mu nak, "panggil bunda nahya.


"Hem, iya bun, sebentar lagi nay keluar, "balas nahya.


"Ya sudah, cepat ya nak, jangan lama lama, kasihan nak surya nunggu lama, "


"iya bun, "


Nahya pun segera mengusap air matanya dan memakai bedak sedikit, dipoles lipsglosh di bibir nya, lalu iya keluar dari kamar dan menemui surya yang berada diruang tamu bersama orangtua nahya.


Sampai diruang tamu, nahya langsung duduk disebelah bundanya, "ada apa ya tuan surya datang kesini, "tanya nahya seraya tersenyum pada surya.


"jangan panggil tuan, panggil saja nama saya nona, saya kesini karena disuruh tuan, karena telpon nona tak dapat dihubungi, "ujar surya, sedangkan nahya menaikkan alisnya ga mengerti.


"maksudnya gimana tu..eh mas surya, "tanya nahya tak mengerti.

__ADS_1


"Hem, begini nona, ponsel anda ga bisa dihubungi oleh tuan, "


"ponsel saya selalu aktif ko, ga pernah ga aktif, sebentar ya, saya ambil ponsel saya dulu, "nahya pun bangkit dari duduk nya menuju kamarnya untuk mengambil ponsel nya,lalu iya kembali keruang tamu, dimana orangtua dan surya disana.


Iya pun menunjukan pada surya kalau ponsel nya aktif, "apa saya boleh meminjam ponsel nya nona, "tanya surya.


Nahya pun memberikan ponsel nya pada surya, surya pun mengambil ponsel nahya dari tangan nahya, iya pun memeriksa ponsel nahya, iya mencoba menghubungi bryan dari ponsel nahya, tapi diluar jangkauan, iya pun memeriksa nomor bryan, "Hem, maaf nona, apa nona memblokir nomor tuan, "tanya surya hati hati takut nahya tersinggung.


Nahya pun heran atas pertanyaan surya, "mana mungkin, saya memblokir nomor mas bryan, "ucap nahya sungguh sungguh.


"tapi disini, nomor tuan terblockir nona, "


Drt, Drt, Drt.


Tiba tiba ponsel nahya berdering, membuat nahya tersadar dari lamunan nya, iya melihat ponsel siapa yang menghubungi nya, "mas bryan, "nahya melihat ke surya, untuk memberitahukan kalau bryan menghubungi, karena iya masih enggan mengangkat telpon bryan, soal masalah foto yang iya terima,iya pun menyodorkan ponsel nya pada surya agar iya yang menjawabnya.


"ay, kenapa lama banget angkat nya, "tanya bryan.


"halo tuan, nih saya surya, "


"loh, kenapa kamu yang angkat, "

__ADS_1


"Saya masih disini tuan, atas perintah tuan, "


"Hem, nahya nya mana?, saya ingin bicara dengan nya, "


"sebentar tuan, "surya pun menyerahkan ponsel nya pada nahya.


" .. "


"ay, sayang, kenapa kamu diam ay, "tanya nahya.


" "


"sayang, jangan diam saja, bicara donk sayang, "


"Hem, iya mas, "dengan suara sedikit serak karena menahan sesak mengingat foto yang dikirim di ponselnya.


"Kamu, kenapa sayang, bicara kalau mas punya salah, "tanya bryan.


Nahya langsung mematikan telpon nya karena sudah ga sanggup untuk bicara, iya pun mengirim foto yang diterima nya ke ponsel bryan.


Sedangkan orangtua nahya yang ga tau menahu hanya sebagai pendengar saja, bunda dan ayah nya ga mengerti apa yang terjadi.

__ADS_1


__ADS_2