Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 38


__ADS_3

Nasya sangat malu karena ulah bryan yang menolak disentuh nya, apa lagi didepan karyawan nya bryan. Ga ada pria yang menolaknya seperti ini.


"Kupastikan kau akan jadi milik ku bagaimana pun cara nya " ucap nasya dengan emosi.


Saat ini nasya janjian dengan Rey yang sudah beberapa hari dihindari oleh nasya, karena ga ada pelampiasan kemarahan nasya maka iya pun menerima ajakan Rey untuk bertemu. Biasanya kalau nasya marah Rey slalu bisa membuat nyaman dengan cara membeli barang yang iya suka, cuma Rey yang bisa memenuhi semua itu.


Samapailah nasya dimall tempat mereka janjian. Nasya langsung menduduki bokongnya disebuah kursi dengan wajah yang sulit diartikan. Rey menatap nasya dengan rasa rindu yang sangat, karena selama seminggu nasya menghindari ya, sampai sampai sih jaguar nganggur ga bisa masuk kandang.


Rey sangat senang pada saat menghubungi nasya mau menemuinya membuat sijaguar semangat lagi. Disini lah sekarang mereka di mall tempat janjian. Saat melihat kedatangan nasya membuat diri nya ingin menerkam wanita ini, tapi apa daya masih ditempat ramai. Manik mata Rey masih asyik memindai tubuh nasya yang menggiurkan menurutnya. Fokus nya sekarang bukan mengajaknya belanja seperti biasa nasya lakukan jika bertemu Rey. Melainkan bagaimana membawanya keatas ranjang sekarang, karena sudah seminggu nasya menghindarinya. Membuat Rey rindu akan sentuhan nasya. Nasya yang melihat tatapan Rey yang begitu mesum memandangi tubuhnya membuat nasya tersenyum penuh arti.


Dalam hati nasya, "mana ada pria yang nolak dengan tubuhku yang ****, pria itu karena belum merasakan kedalaman ku, kalau sudah pasti iya tidak akan bisa menolakku, " dan bertanya pada Rey yang dari tadi menatapnya.


"Kamu kenapa Rey menatap ku seperti itu, "tanya nasya malu karena ditatap Rey tanpa berkedip.


"Kamu sudah sampai sya, "tanya Rey menatap wanita nya.


"Yang kamu lihat Rey, aku disini, "jawab nasya dengan wajah cemberut.


"Kenapa kamu datang dengan wajah cemberut sya, "tanya Rey lembut.

__ADS_1


"Aku lagi kesal Rey, "ucap nasya mengingat penolakan pria itu (bryan).


"Siapa yang membuatmu kesal, "tanya Rey mendekat kearah nasya ingin merangkulnya.


"Ih, jangan cari kesempatan ya Rey, "ujar nasya.


"Kamu kenapa sih sya menghindari aku?aku rindu sya sama kamu,!"mencecar pertanyaan pada nasya.


"huu, bukan merasa bersalah malah tanya lagi, "menatap Rey yang ga peka terhadapnya.


"Ya sudah aku minta maaf kalau aku salah, "ucap Rey tulus.


"Sya kenapa kamu berubah?, dimana nasya ku yang dulu, yang slalu manja padaku, "tanya Rey modus.


Rey emang playboy, tapi Rey tidak pernah memakai wanitanya, wanita wanita yang dekat dengan nya hanya untuk kesenangan aja, sedangkan dengan nasya iya sungguh, hanya nasya yang bisa membuat nya bergairah.


"Kamu tau Rey, kenapa aku berubah, tanya pada dirimu sendiri, dimana kamu saat aku butuhkan mu, "tanya kesal melihat Rey yang pura pura ga tau.


"Jadi mau kamu apa sekarang sya, biar mood mu balik lagi, "tanya Rey karena Rey tau apa yang membuatnya kembali lagi pada nasya.

__ADS_1


Nasya tersenyum simpul, itulah yang disukai nasya dari Rey, kalau iya lagi kesal Rey bisa membuatnya senang.


"Bener ya Rey, "tanya nasya menatap Rey sangat senang.


"Ya sudah kamu sudah makan, "tanya Rey menggenggam tangan nasya.


Nasya menggelengkan kepalanya kalau iya belum makan.


"Ya sudah aku pesankan makanan biar menambah tenaga mu nanti, "ucap Rey penuh arti.


Mendengar kata kata Rey yang mesum membuat nasya malu.


Sementara diruang meeting, Bryan sedang meninjau laporan laporan jalan nya proyek yang mereka kerjakan, setelah makan siang.


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, vote dan komen.


Terimakasih.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2