
Nahya asyik memasak sambil bernyanyi riang menghibur dirinya sendiri, iya tidak menyadari ada orang yang memperhatikan nya, orang itu mengendap endap ingin mengerjai nahya, orang itu pun sudah sampai dibelakang nahya, orang itu senyum sendiri melihat nahya yang ga memperhatikan sekeliling, orang itu pun menghembus kuping nahya, nahya yang merasa ada angin yang menghembus kuping kanannya, iya pun melihat kekanan, tapi ga ada orang, iya pun meneruskan masak nya tanpa peduli, orang yang dibelakang nahya sudah hampir meledak tawa nya tapi ditahan nya, lalu iya pun menghembus kembali kuping kiri nahya, nahya pun melirik kekiri ga ada juga akhirnya iya menoleh kesamping, kebelakang ga ada juga, iya pun makin heran.
"Kenapa tiba bulu kuduk ku merinding, mana mungkinkan ada hantu, selama aku kerja disini sudah hampir satu bulan, ga ada yang aneh, ah mungkin perasaan ku aja, "gumam nahya.
Iya pun terus memasak tanpa memikirkan yang menghembus Hembus kupingnya, nahya nyanyi kembali, tiba tiba ada yang meniup lehernya kembali, perasaan nahya pun jadi ga enak. Iya pun komat kamit baca doa, tapi masih ada juga yang meniup nya. Iya pun bicara lagi.
"Permisi tuan, nyonya, nenek, kakek siapa pun kalau saya ada salah saya minta maaf, jangan ganggu saya, cucu mu hanya hanya babu disini, "
Orang itu sudah ga tahan lihat nahya yang agak konyol dilihatnya, bisa bisanya nahya ngomong seperti itu.
"Hahahaha "tawa orang itu karena udah ga tahan.
Nahya yang mendengar pun makin ketakutan, pikirnya yang ketawa itu setan.
"Maaf om jangan ganggu saya, saya ga ganggu om, "ucap nahya mencari setan yang ketawa.
Nahya menoleh kebelakang badan nya dan teriak.
"Aaaaaaaart hantu, "teriak nahya.
"Apa.... Ganteng gini dibilang hantu, "pikir bryan yang masih menertawai nahya.
"Kamu, "ucap nahya.
__ADS_1
"Hahahaha, iya aku kenapa, "tanya bryan pura pura ga tau.
Karena lucu melihat nahya ketakutan apa lagi melihat nahya yang menatap tajam padanya, makin gemes bryan lihatnya.
"Puas kamu nakuti aku, huuu, dasar aneh, ketawalah terus, sampe gak tau tuh gigi nya copot tuh, "ngerjain bryan balik.
"Apa, "tanya bryan iya pun memegang gigi gigi nya, apa bener yang dibilang nahya.
Nahya yang melihat bryan memegang gigi giginya ga tahan melihat bryan sang presdir bisa juga dibohongi.
"Hahahaha, "tawa nahya ga tahan juga melihat tuan nya.
Bryan yang merasa dikerjain sama nahya, menatap ga percaya iya bisa dibikin konyol sama bocah, karena melihat nahya yang menertawai nya pun langsung menabrak bibir nahya, nahya yang mendapat serangan tiba-tiba langsung terdiam mengerjap ngejap kan matanya, karena wajah bryan terlalu dekat diwajahnya, bibirnya pun menempel, karena melihat nahya yang lucu terbengong saat diserang, bryan pun ga tahan langsung melihat bibir **** nahya, bryan pun mengobrak ngabrik isi didalamnya, baru nahya tersadar karena ada yang masuk kedalam membuat nya kehabisan nafas, nahya langsung menggigit lidah bryan.
Nahya pun mengambil nafas dalam dalam.
"Huuu, dasar cari kesempatan dalam kesempitan, "gumam nahya menahan malu dan kesal melihat bryan yang main serang tiba tiba.
"Kenapa digigit, aturan nya dibalas, "ucap bryan.
"Huuu, itu mau mu tuan, "ucap nahya yang kesel.
"Hahahaha, "tawa bryan yang melihat nahya protes.
__ADS_1
Tiba tiba nahya mencium bau yang ga enak.
"Aaaaaaaart, nih semua karena tuan, jadi nya ayam ku gosong, "jerit nahya ngomel pada bryan.
"Hahha, ya sudah ga usah masak, kita sarapan diluar aja, "tawa bryan sambil mengajak nahya makan diluar.
Nahya cemberut karena masakan nya gosong, bryan yang melihat nya semakin gemes.
"Udah cepat, jangan cemberut, kalau cemberut jelek tau, "goda bryan.
Nahya menatap bryan tajam, "biarin jelek, jelek jelek milik sendiri, "ucap nahya yang ga nyambung.
Bryan yang mendengar ucapan nahya yang ambigu mngerutkan dahinya, "dibilang jelek ko bangga, "pikir bryan.
"Hahahaha, "tawa nahya lucu mendengar ucapan nya sendiri.
Ting tong
Kira-kira siapa ya yang datang??? Tunggu kelanjutan nya.
Jangan lupa like, vote dan komen.
Terima kasih.
__ADS_1
Bersambung.