
Sedangkan dikantor bryan kedatangan seorang wanita dengan angkuh nya masuk kedalam gedung perusahaan, wanita itu langsung menuju resepsionis.
"Selamat siang, saya ingin bertemu dengan bryan Alexander, apa dia ada diruangan nya?, "tanya nasya dengan wajah sombongnya.
" Siang, "jawab riska resepsionis yang sama waktu nahya datang heran.
Riska pun memperhatikan nasya, sperti mengenal wanita ini, cuma agak berbeda, kalau wanita ini agak norak dengan make up tebal dan pakaian kurang bahan, yang dijumpai nya tadi pakaian sederhana agak tertutup, wajahnya polos tanpa make up, hanya memakan gincu doang, pikir riska dalam hati.
"Halooo... Kenapa diam aja, "tanya nasya melambaikan tangan nya didepan resepsionis.
" Eh.. Maaf mbak, apa sudah buat janji, "tanya riska sang resepsionis.
" Belum, tapi saya pacarnya, saya mau kasih kejutan pada pacar saya, "jawab nasya bohong agar diberi masuk.
Resepsionis itu pun bingung mau mempersilahkan masuk takut salah, setaunya bos nya belum punya pacar.
" Maaf mbak, saya hubungi dulu asisten tuan, "ucap riska sopan.
" Npain harus hubungi asistennya, tinggal antari saya saja keruangannya, apa susah nya sih, "jawab nasya sombong.
Sekuriti pun datang melihat nasya yang berdebat dengan resepsionis.
" Maaf nona ada masalah apa, tolong jangan bikin ribut disini, "ucap sekurity.
" Gini bang, nona ini ingin ketemu dengan tuan bryan maksa, saya sudah bilang saya tanya dulu sama asisten nya, eh nona ini marah, "kata riska sang resepsionis.
" Maaf nona itu memang sudah peraturan disini, "kata sekurity nya.
Tiba suara lift terdengar "ting" keluarlah bryan dan surya dari dalam lift untuk kecafe makan siang, nasya yang melihat bryan keluar dari lift langsung menghampirinya.
"Selamat siang bryan, "ucap nasya tanpa malu memanggil nama bryan dengan nama aja.
__ADS_1
Bryan pun berhenti menatap nasya dengan marah karena hanya memanggil nama aja ga ada embel embel tuan nya.
" Berani sekali wanita ini, "bathin bryan.
Karena malas meladeni nasya bryan pun kembali jalan menuju keparkiran mobil, semua karyawan wanita melihat nasya dengan iri karena bisa dekat dengan bosnya dan bertanya tanya siapa wanita itu. Saat bryan mau masuk mobil nasya pun mau ikut masuk juga kedalam mobil, tapi ditahan oleh surya.
"Maaf nona, anda dilarang masuk mobil, "kata surya.
" Kenapa?kamu iri ya dengan tuanmu karena bisa dekat saya, "jawab nasya dengan pede ya.
" Bukan begitu nona, Tuan saya tidak suka duduk dengan wanita yang tidak dikenal ya, "ucap surya lagi.
Nasya pun mengepalkan tangan nya sampai memutih karena marah melihat surya yang melarangnya dekat dengan bryan.
" Bukan nya kita sudah kenal, "ucap nasya geram karena ditolak.
" Maaf, silahkan nona pergi dari sini, sebelum saya panggil keamanan, "ucap surya sungguh sungguh.
Nasya pun melancarkan aktingnya.
" Bryan apa boleh aku ikut dengan kalian, tadi aku datang sengaja ingin mengajak makan siang bersama, "ucap nasya dengan muka memelas.
Karena malas berdebat bryan membiarkan nasya ikut masuk kedalam mobil ya untuk makan bersama. Dengan senang hati nasya masuk kedalam mobil bryan, tapi bryan tidak mau duduk berdekatan. Pas mau membuka pintu mobil belakang bryan melarangnya.
"Duduk didepan, saya tidak suka duduk dengan wanita, "ucap bryan tegas.
Nasya pun langsung melangkah dan masuk duduk didepan dengan surya. Nasya pun cemberut, tapi dipikir ya ga apalah ini permulaan, agar bisa lebih dekat dengan bryan dalam hatinya.
Mereka pun menuju Cafe yang dekat dengan perusahaan.
Ditempat lain Rey lagi mencari keberadaan nasya, tapi ga ada yang tau dimana nasya, Rey sudah bertanya kepada teman teman nya nasya tapi ga ada yang tau dimana nasya.
__ADS_1
Esok hari nya seperti biasa nasya yang slalu bangun pagi untuk bersiap siap, karena hari ini adalah magang pertamanya.
Nahya yang sudah bersiap dengan stelan kerjanya kemeja putih panjang dan rok Span hitam dibawah dengkul, nay keluar kamar dan menemui kedua orangtuanya.
"Selamat pagi ayah bunda, "ucap nay.
" Pagi nak.. "jawab kedua orang tuanya.
"Jadi magang hari ini nak," tanya ayah.
"Iya yah, makanya nay ga bisa sarapan bareng, "jawab nay.
"Ya sudah ga apa apa... Semangat ya kerjanya," ucap bunda nya.
"Siap komandan, "jawab nasya kekeh sambil menyalami kedua orangtuanya bergantian.
Bunda dan ayahnya hanya gelang gelang kepala lihat tingkah nahya.
" Ada ada saja anak itu, "ucap ayah.
"Assalamualaikum "ucap nahya sebelum pergi.
"Waalaikum salam jawab kedua orangtua nahya.
Nasya keapartemen bryan dulu baru kekantor, nay dengan cepat mengerjakan semua pekerjaan diapartemen. Selesai dari apartemen bryan nay langsung kekantor, karena ga mau telat dihari pertamanya.
Terima kasih sudah membaca karya saya jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, vote dan favorit agar semangat saya menulis cerita nya.
" I Love YOU ALL " 😘😘😘😘
Bersambung
__ADS_1