
Nahya terbangun di pagi hari,
suasana hati nya pagi ini sudah baik baik saja, iya ingin keluar, bertemu dengan sahabat nya,agar iya dapat melupakan apa yang terjadi beberapa hari ini.
Iya memakai kaos putih pendek dan celana jeans pendek sedengkul,
lalu memakai sepatu kets putih dengan rambut panjang nya di kucir kuda dengan wajah polos tanpa make up hanya bibir nya dipoles sedikit lipstin,
lalu iya keluar dari kamar untuk menemui kedua orangtua nya yang sedang sarapan di meja makan.
"Pagi ayah, bunda, "
"Pagi sayang, sini sarapan, bunda masak nasi goreng sosis, "
Bunda pun mengambil piring dan menyendokan nasi dan telur untuk nahya dan segelas teh manis.
"makasih bunda, "
"sama sama, sudah ayo makan, kalau sudah dingin tak enak, "
Nahya pun segera menyendokan nasi dan memasukkan nya kedalam mulut nya.
"Kamu mau kemana pagi-pagi nay, "tanya ayah nya karena melihat nahya yang sudah rapi.
"nay mau ketemu anggi yah, "
Ayah pun hanya menganggukan kepala dan pamit berangkat kerja.
__ADS_1
Bunda mengantar ayah sampai depan pintu, setelah ayah pergi bunda pun masuk untuk menemani nahya makan.
Setelah itu nahya juga pamit, karena ojek pesanan nya sudah datang.
Disinilah sekarang nahya dan sahabatnya anggi disebuah Cafe kepunyaan mereka yang sudah mereka rintis dari nol,
sudah berjalan selama dua tahun, ga ada yang tau mereka mempunyai Cafe anak gaul,
yang mereka beri nama NSA cafe's,
NSA cafe's juga sudah mempunyai cabang di dua kota dan diserahkan kepada orang kepercayaan mereka berdua yang ga sengaja bertemu dengan keenam anak remaja yang baru tamat sekolah datang dari kampung dan ingin mencari pekerjaan di kota besar dan kena copet, semua uang nya hilang, hingga luntang lantung dijalanan, karena merasa kasihan nahya dan anggi yang baru pulang kuliah ga sengaja bertemu mereka saat hampir tertabrak mobil anggi.
Akhirnya mereka pun menguras tabungan untuk membuat Cafe agar bisa membuka lapangan pekerjaan untuk mereka, jadilah sekarang NSA cafe's.
Disini nahya setelah berjumpa dengan sahabatnya, perasaan nya sedikit tenang, dan melupakan sejenak masalah nya, apa lagi mendengar suara musik dan lagu yang di nyanyi kan para tamu yang ingin menyumbangkan suaranya.
"ay sepertinya kamu punya masalah, seperti tak biasanya, "tanya anggi melihat sahabatnya lebih banyak diam tak seperti biasanya.
"Ah, itu perasaan kamu aja gigi, "ucap nahya nyengir.
"aaay, nama ku anggi bukan gigi, "ucap ketus anggi kesal karena dipanggil gigi sama nahya, yang dibilangi hanya tertawa saja.
Karena sudah lama anggi ga mendengar nahya memanggilnya gigi, "ay, aku serius,
kamu punya masalahkan?, mana mungkin kamu mengajak ku pagi pagi begini,
biasanya jam segini aku masih bangkong, gara gara kamu aku jadi bangun pagi,
__ADS_1
"ucap kesal anggi sambil memanyunkan bibirnya, karena kebiasaan anggi sering begadang nonton film kesukaan nya, jadi kalau bangun bangkong, itu kalau hari libur saja.
"jadi ceritanya balas dendam nih, karena sudah lulus, jadi kapan gigi masuk kerja dikantor bokap lu, "tanya nahya.
"hehehe, entar kalau gue sudah bosan tidur nya, jadi puas puasi balas dendam nya, sebelum masuk kantor berkutat dengan berkas berkas, "ucap anggi tanpa malu.
"hahahaha, emang lu ya, dasar tukang tidur, "
"udah udah, percuma lu mengalihkan pertanyaan gue, biar gue lupa, lu tau ya ay, gue ga bisa lu bohongi, gue tau lu gimana orang nya, "ucap anggi tanpa basa basi.
"hehehe, lu emang sahabat gue, tau gimana gue, "ucap nahya dan memeluk anggi tanpa terasa air mata pun sudah basah membasahi pipi nahya,walaupun luar tersenyum tapi hati nya ga bisa berbohong.
"Ya sudah, lu jangan nangis, gue kan jadi sedih juga, "ucap anggi yang sudah berkaca kaca ingin menangis juga melihat sahabatnya menangis, sambil menghapus air mata nahya.
Nahya pun menceritakan semua masalah yang terjadi padanya, nahya juga menunjukan foto yang dikirim oleh orang dengan nomor tak dikenal.
Anggi yang mendengar cerita nahya pun merasa geram sendiri, tapi iya ga mau memberikan masukan yang tidak baik pada Sahabatnya.
"ay, menurut gue ya, lu jangan terpengaruh dengan isu dan foto itu, coba kamu dengar dulu penjelasan mas bryan, bisa jadi nih ada orang yang suka dengan hubungan kalian, lu kan tau sendiri siapa mas lu itu, seorang pria tampan, mapan dan kaya raya, siapa yang ga ingin mendapatkan nya, iya adalah idaman semua wanita, tapi kecuali gue ya, "ucap anggi memberi masukan pada nahya dan akhir ceritanya iya kekeh sendiri.
Nahya yang mendengar dengan serius, mendengar ucapan yang terakhir, iya pun ikut terkekeh, "iya lah, lu kan wanita jadi jadian, "celoteh nahya.
Mereka pun tertawa bersama, perasaan nahya pun menjadi plong setelah menceritakan semuanya pada sahabat nya dan mendapatkan masukan yang bermanfaat pula.
Hingga tiba tiba ponsel nahya berdering, menghentikan tawa mereka.
Siapa ya yang sebenarnya yang menghubungi nahya???
__ADS_1