
Nasya masih menatap kedua orangtua nya dan juga kakak nya nasya, nahya merasa harus bisa meyakinkan kakak nya, karena dilihat dari sikap kakak nya nahya merasa nahya ada sedikit gangguan mental, melihat nasya yang bicara tidak dipikirkan dulu meminta makhluk hidup bukan benda mati yang tidak punya perasaan.
"kak, jangan marah bukan kami tidak ingin memberikan apa yang kakak minta, tapi coba kakak pikirkan, mas bryan itu bukan benda mati yang tidak punya perasaan, gimana nay bisa memberikan mas bryan pada kakak, walau pun mas bryan milik nay, tapi bukan sepenuhnya milik nay, tapi masih ada keluarganya yang memiliki nya, "ucap nahya memberikan pengertian pelan pelan pada kakaknya nasya.
"bilang saja kalian tidak ingin memberikan bryan pada ku, terutama kamu nay, jangan kira aku ga tau, "cibir nasya.
"kak bukan begitu, gini saja ya kak, kalau nanti kakak jumpa dengan mas bryan, kakak tanya sama mas bryan sendiri,mau ga mas bryan dimiliki sama kakak, kalau mas bryan mau menjadi milik kakak, nay iklan melepaskan mas bryan untuk kakak, "Jawab nahya lirih.
Nasya yang mendengar ucapan nahya merasa senang, pasti bryan mau menjadi milik nya, karena menurutnya iya lebih cantik dari adiknya nahya.
"janji ya, jangan bohong sama kakak ya nay, bunda dan ayah jadi saksi, "ucap nasya senang senang dengan wajah berseri seri, nahya pun pergi meninggalkan nahya dan orangtuanya yang masih terdiam diruang tamu dengan pikiran masing masing.
Bunda da ayah nya pun berdiri dari duduk nya mendekat ke nahya dan memeluk nya, orangtua nya merasa kasihan dengan nahya, ayah bunda nya merasa gagal dalam mendidik nasya.
__ADS_1
"sabar ya sayang, "memberi semangat untuk nahya.
"iya bunda ayah, nay sabar kok, kalau memang mas bryan jodoh ya nay dari tuhan pasti akan disatukan, kalau memang bukan jodoh nay, nay iklan bunda, "ucap nahya lirih.
"amin, "jawab orangtua nahya.
Orangtua nahya pun meninggalkan nahya sendiri diruang tamu, sedangkan orangtuanya masuk kedalam kamar untuk istirahat.
Dikediaman bryan, orangtua bryan sedang mempersiapkan semua untuk datang kerumah orangtua dari calon istri dari putranya.
"mah, gimana persiapan untuk dibawa kerumah nahya, "tanya bryan pada mamahnya.
Papa bryan tersenyum melihat putranya yang tidak sabaran untuk memperkenalkan menyunting pujaan hatinya.
__ADS_1
"kamu tenang saja sayang, semua nya sudah siap, hingga makanan dan minuman sudah mamah pesan, jadi kita tidak akan merepotkan calon besan mu iya, "ujar mamah bryan.
"makasih ya mah, "ucap bryan pada mamahnya dan membuat wajah bryan yang berseri seri.
"iya, sama sama sayang, "jawab mamah tersenyum dengan melihat putranya bahagia.
"jadi cuma mamah saja nih yang dapat ucapan terimakasih, "tanya papa bryan.
"hahahaha, iya iyan juga mengucapkan terimakasih pada Papa dan mama deh, "tawa bryan dan mengucapkan ucapan.
Setelah makan dan berbincang bintang sedikit dimeja makan, bryan dan orangtuanya menyusun barang kedalam mobil yang akan dibawa ke rumah nahya.
Untuk makanan dan minuman yang dipesan akan diantar langsung oleh orang suruh restoran tersebut kerumah nahya.
__ADS_1
Mamah bryan ga mau besan nya direpot untuk menjamu mereka, apalagi bryan tidak memberitahukan orangtua nahya.