Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 52


__ADS_3

Bryan masih menggoda nahya yang mencebirkan bibirnya membuat bryan gelas padanya.


Ting tong.


"Kenapa bibir mu seperti itu?, apa pingin diserang lagi?, "goda bryan yang lucu lihat nya.


"Mana ada, "jawab nahya malu malu hingga pipi nya merona.


"Hahahaha, "tawa bryan membuat nahya menatap tajam pada bryan.


Ting tong.


"Apa yang lucu sih, kayak badut aja awak nih, "gumam nahya sambil menatap bryan jengah.


Suara bel apartemen pun tak dihirau mereka, mereka kira tuh surya yang ngerjain mereka.


Ting tong.


"Apa tuan tidak mendengar suara bel, "tanya nahya.


"Dengar, "jawab bryan acuh.


"Kalau dengar, kenapa tidak membuka nya, "tanya nahya.


"Palingan si surya yang kurang kerjaan, "ucap bryan malas.


"Kalau bukan gimana, coba tuan bukain dulu, saya mau ketoilet sebentar, "kata nahya.


"Hem"


Bryan pun melangkah kepintu, Clek, Bryan terkejut melihat wanita cantik didepan pintu apartemennya.

__ADS_1


"Hai baby, apa kau tidak merindukan ku, "ucap wanita itu dan langsung menabrak dada bryan dengan erat.


Bryan yang tersadar dari terkejutnya langsung mendorong wanita hingga hampir jatuh dan bryan menatap wanita itu dengan jijik.


"Cih menjijikan, "gumam bryan tapi masih didengar wanita itu.


"Baby apa kau masih marah, aku merindukanmu, "ucap wanita itu dengan suara manja biasanya kalau wanita itu sudah mengeluarkan suara manja nya bryan pasti langsung luluh.


Bryan tak menjawab hanya memandangnya dengan jijik, apa lagi mengingat masa lalu yang dibuat wanita itu, semakin membuatnya makin jijik.


"Baby, aku tau kamu masih mencintaiku, "ucap wanita itu tanpa malu.


Wanita itu pun mendekat kebryan dan ingin mencium bryan, sebelum wanita itu mendekat, bryan langsung mengangkat tangan nya memberi tanda bahwasanya iya tidak suka didekatinya.


"Ngapain kamu kemari, "tanya bryan pada wanita itu.


"Baby, aku sangat merindukanmu, "ucap wanita itu ingin menyentuh tangan bryan. Bryan pun membiarkan wanita itu menyentuh tangannya karena iya ingin memastikan apa iya masih ada rasa ga masa wanita ini.


Namun bryan masih diam mendengarkan wanita itu bicara.


"Baby, aku tau kamu masih sangat mencintaiku, hingga sampai sekarang kamu tidak dekat dengan wanita lain, "ucap wanita itu dengan percaya diri kalau bryan masih mencintainya.


Mendengar wanita itu bicara seperti itu, bryan langsung menghempaskan tangan wanita itu dengan kasar.


"Cih, percaya diri sekali, melihatmu saja aku sudah jijik, aku membiarkan kau menyentuh tanganku, aku hanya ingin memastikan, apa aku masih ada rasa atau tidak padamu, ternyata ga ada lagi rasa dihatiku untukmu, "ucap bryan dengan suara yang agak keras.


Wanita itu mendengar ucapan bryan langsung mengeluarkan air mata buayanya dan langsung memeluk erat hingga susah mau dilepaskan bryan.


Nahya yang baru keluar dari toilet dan mau menghampiri bryan melihat wanita yang sedang berpelukan dengan bryan, tapi nahya ga mendengar keseluruhan nya.


"Huu dasar laki laki ular, udah punya calon istri, masih juga main perempuan, apa tadi juga menggodaku, dasar laki laki murahan, ih jangan sampai aku jatuh cinta padanya, emang ya kalau banyak uang apa lagi tampan, pasti banyakan selingkuhannya, "bathin nahya sambil menatap kedua orang yang sedang berpelukan.

__ADS_1


Karena ga ingin mengganggu nahya pun memutar balik ingin kedapur, karena iya sangat lapar, tadi iya ga sarapan dirumah. Pas nahya mau balik, wanita yang memeluk bryan didepan pintu melihat nahya yang hendak membalikan badan nya.


"Siapa wanita itu?, kenapa ada diapartemen bryan?, "pikir wanita itu dengan banyak pertanyaan dibenaknya.


Saat pelukan wanita itu longgar, bryan langsung mendorong wanita itu sampai jatuh.


"Aw Baby sakit, "ucap wanita itu.


Nahya yang mendengar wanita menjerit, langsung balik melihat apa yang terjadi.


Wanita itu melihat nahya yang melihat nya terjatuh, langsung bangkit berdiri.


"Baby, sakit tau, "ucap wanita itu manja sambil melirik ke nahya.


"Eh Baby kamu sudah punya pembantu ya diapartemen, "ucap wanita itu yang merendahkan nahya.


Bryan pun membalikan badan, iya melihat nahya yang menunduk.


"Maaf tuan saya ga sengaja melihatnya, "ucap nahya.


Bryan yang melihat nahya menundukan kepalanya, merasa ga senang,iya pun mendekati nahya dan memegang pundak nahya.


"Sayang, jangan begini, wanita itu bukan siapa siapaku, "ucap bryan manja pada nahya.


Nahya dan wanita itu melihat bryan yang terlihat manja seperti itu membuat kedua wanita itu heran.


"Apa benar itu bryan?, kenapa manja sekali dengan wanita ini, apa wanita itu pacar barunya?, ah tidak mungkin, tadi wanita itu bilang tuan, "pikir wanita itu yang masih bertentangan dengan pikirannya.


Begitu juga dengan nahya, "kenapa dengan tuan, apa kesambet, "pikir nahya.


Bersambung 🙏🙏😄😄

__ADS_1


__ADS_2