Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 72


__ADS_3

Nasya terbangun dari tidur siang, yang saat pulang iya langsung tertidur dan baru terbangun jam 5 sore,iya langsung mencari telponnya dan melihat apa ada panggilan atau chat dari Rey, tetapi tidak ada panggilan dan chat dari Rey, membuat nasya menjadi kesal.


"kemana Rey?, ga biasanya iya mengabaikan panggilanku maupun membalas chat ku, "ucapnya sendiri.


Akhirnya nasya bangkit dari ranjangnya dan menuju kamar mandi, setelah mandi dan pakaian, iya memakai blouse dan rok Span coklat dan bermake up, iya langsung keluar dan rencana iya ingin keapartemen Rey, saat nasya keluar iya melihat ayah dan bundanya diruang tv, tapi nasya hanya melewati saja tanpa mau menyapa, (dasar anak durhaka kata author hehe).


"Nasya, mau kemana kamau?, "tanya ayah.


Nasya tak menyahut maupun menjawab, hanya melangkah terus hingga baru sampai depan pintu, "nasya, kamu tuli atau emang benar benar tuli, "bentak ayahnya karena emosi ditanya bukannya menjawab malah melengos pergi, nasya pun menghentikan langkahnya mendengar bentakan ayahnya.

__ADS_1


"Kenapa ayah,?, emang nasya disini masih dianggap, "tanya nasya tak kalah besar suaranya dengan ayahnya.


"Kamu ya, "ucap ayah terhenti karena elusan tangan bunda kepada ayah karena bunda takut kambuh jantung ayah.


"Sabar ayah, biar bunda yang bicara, ayah duduk saja, "kata bunda.


Bunda pun melangkah mendekati nasya, "kakak kenapa?, kenapa kakak seperti ini, apa kakak sudah tidak menganggap kami lagi saudara kakak, kami sayang kamu kak, buka hati kamu kak, jangan terlalu dendam kita ini satu keluarga, siapa yang bantu kakak kalau bukan keluarga kakak, tolong hargai kami kak, kami juga punya perasaan, tolong hargai kami disini kak sebagai orangtuamu, "ucap bunda dengan air mata bunda sudah mengalir begitu deras melihat anak sulungnya.


Ayah pun bangkit dan mendekat pada nasya dan bunda, lalu memeluk mereka. "maafkan ayah nasya, kadang emosi ayah tak terkontrol dan memarahi kamu, "ucap ayah sambil mengelus rambut panjang nasya. Akhirnya mereka berpelukan kembali seperti keluarga kecil bahagia.

__ADS_1


"Kamu mau kemana kak, "tanya bunda setelah melepaskan pelukan pada nasya.


"nasya ingin ketemu teman bunda, ada hal yang ingin nasya bahas soal magang bun, "bohong nasya pada bundanya.


"oh ya sudah, kalau begitu hati hati ya, "pesan bunda pada nasya.


Sementara dimansion bryan, bryan masuk kedalam kamarnya karena mau kekamar mandi yang ada dikamarnya, setelah membersihkan muka dan buang air kecil bryan keluar dari kamar mandi, emang dari masuk iya lupa menghidupkan lampu dan mengunci pintu kamar, karena emang sudah kebelet, keluar kamar mandi bryan melangkah kelemarinya karena iya ingin mengganti baju, karena gerah, pas iya buka baju dan tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang, bryan terkejut, "eh siapa nih?, kamu ay, "tanya bryan.


Tapi yang memeluknya hanya diam aja, bryan menghirup parfum wanita yang tidak disukanya. Bryan langsung melepaskan tangan perempuan yang mengeratkan nya disinggung bryan, "dasar wanita mu***han, beraninya kamu memeluk aku, "maki bryan pada angel.

__ADS_1


"Kenapa si bryan, aku mencintaimu bryan, jangan begini kan aku bryan, kalau kamu ga suka denganku, "ucap angel dengan suara yang lantang.


Melepaskan pelukannya dan langsung merosot kelantai menangis seperti anak kecil, karena mendengar suara angel dari kamar bryan, membuat mama dan papa bryan langsung lari menuju kamar bryan, sama juga dengan nahya karena penasaran, karena lampu kamar bryan masih remang, jadi terlihat kalau bryan memeluk angel...


__ADS_2