Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 125


__ADS_3

Nasya menoleh kesamping melihat pria disebelah nya. "Apa benar pria ini kekasih ku?, kenapa aku tak mengingatnya, tampan sih, tapi lebih tampan mas bryan lagi, "nasya masih belum yakin dengan pria yang disebutkan bryan.


"sayang, kenapa kamu tak mengingatku, apa kamu melupakan kenangan kita, "tanya Rey han dengan wajah sendu.


Nasya mengerutkan keningnya, mendengar penuturan pria disebelahnya.


Setelah kejadian dirumah nahya, mereka sudah memutuskan menikah secepatnya, tanggal sudah ditentukan oleh kedua Orangtua bryan dan Nahya.


Rey han Juga ga mau kalah, Rey juga melamar nasya walau tanpa orangtuanya, Rey meminta pada Orangtua nasya, Rey ga ingin kehilangan nasya lagi. Syukur nya sebelum datang kerumah nasya, Rey membawa cincin yang kemarin dipesan nya, untuk nasya sebelum kejadian nasya hilang, saat Rey pergi kekantor dan pulangnya nasya sudah tidak berada diapartemen.

__ADS_1


Syukur nya lagi nasya menerima lamaran Rey, tapi dengan syarat setelah menikah. Nasya minta pada Rey untuk tinggal jauh dari keluarga,seperti yang dikatakan nya pada bryan, nasya ingin menghilangkan perasaan nya pada bryan. Nasya ingin membuka lembaran baru dinegara lain dengan Rey suaminya.


Saat ini bryan, nahya dan juga sahabat nahya anggi, juga asisten calon suaminya sedang berada dibutik milik mama bryan, mereka akan fitting baju untuk akad nikah dan baju untuk resepsi, begitu juga untuk sahabatnya dan asisten suaminya. Selesai fitting baju mereka berempat makan siang bersama direstoran mewah.


Ditempat lain nasya dan Rey juga fitting baju juga tapi dibutik yang berbeda. Rey dan nasya juga akan menikah setelah nahya dan bryan menikah, orangtua mereka tidak mau jika nasya berulah.


Pagi yang cerah, bryan bangun dengan wajah yang segar,mengingat perjuangan untuk mendapatkan wanitanya, walaupun banyak cobaan, namun tidak sia sia pengorbanan nya, seminggu lagi nahya akan menjadi istrinya. sementara sampai hari h bryan tinggal dimansion orangtuanya. Setelah rapi dengan pakaian kantor bryan keluar menuju ruang makan untuk sarapan disana sudah ada kedua orangtuanya dan juga surya.


Mereka makan dalam diam, selesai sarapan bryan dan surya pamit kekantor, sampai dikantor iya keluar dari dengan wajah berseri seri tidak seperti biasanya, semua wanita yang ada dikantor terpanah dengan senyuman bos mereka yang jarang terlihat.

__ADS_1


Surya yang mengikuti bryan dibelakangnya setelah memikirkan mobilnya, melihat semua karyawan wanita bukannya bekerja, malah menatap atasannya, "apa kalian sudah bosan bekerja, "surya berhenti sebentar, setelah berkata pada karyawan yang menatap bryan.


Bryan langsung memasuki lift khusus dan disusul oleh surya, saat pintu lift akan tertutup, ada yang teriak, "tunggu, jangan ditutup, "suara wanita itu yang sangat familiar ditelinga bryan, bryan pun langsung menekan tombol, agar pintu lift tidak tertutup.


Nahya ngos ngosan menarik nafas, karena berlari, hari ini nahya terlambat bangun, jadi iya kesiangan kekantor nya. Syukur nya bos nya bryan juga baru datang, jadi dia sekalian numpang kelift khusus, terserah lah kalau bos nya akan marah, yang penting ia bisa cepat sampai lantai atas.


Saat pintu lift tertutup dan naik, "selamat pagi tuan tuan, maaf numpang lift ya bos, "sapa nahya dengan cengiran.


Bryan yang gemas melihat tingkah wanitanya langsung menarik pinggang wanitanya dan saat bryan ingin mendekatkan wajahnya kewajah nahya, surya bersuara, "ehm, ehm, "Bryan lupa kalau dilift nih bukan mereka berdua saja, tapi ada surya juga.akhirnya bryan hanya mengecup kening nahya dan bersikap biasa saja, sedangkan nasya sudah sangat malu, wajah nya sudah merah seperti udang rebus dan salah tingkah karena dilihat surya.

__ADS_1


Pintu lift terbuka bryan langsung menarik nahya masuk keruangan kerjanya, sedangkan surya disuruh langsung keruangan nya.


__ADS_2