Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 98


__ADS_3

Di gudang nahya baru saja sadar dari bius, nahya mengerjap kan matanya, karena di gudang tersebut agak gelap dan pengap.


"dimana gue?, kenapa tangan dan kaki gue terikat ?, "


Nahya pun mengingat apa yang terjadi, saat didalam taksi, "siapa mereka?,mengapa menculik gue? "tanya nya dalam hati.


Nahya pun berusaha membuka ikatan tangan nya, tapi tetep tak bisa, "kenapa terlalu kuat sih ikat nya, gimana mau teriak juga minta pertolongan kalau mulut gue dilakban gini, ya allah tolonglah hamba mu ini,hiks hiks, mas, ayah, bunda tolongin nay, "doa nya dalam dan hati sambil menangis.


Sementara bryan sangat mengkhawatirkan nahya, iya ga mau terjadi sesuatu pada pujaan hati nya.


"nona tunggu, ada yang ingin saya tanyakan, apa tadi ada seorang gadis datang kesini, "


Bryan pun menunjukan foto nahya yang ada di ponsel nya.


Pelayan itu pun melihat foto seorang gadis ya g ada di ponsel bryan.


"Apa gadis ini tadi ada kesini, karena dari GPS ponselnya iya berada disinj, "


Pelayan itu memperhatikan bryan dan anak buah nya, iya takut kalau bryan adalah orang jahat.


"nona jangan takut, kami bukan orang jahat, itu foto calon istri saya, saya sedang mencarinya, "


"Hem, maaf tuan bukan saya tidak ingin memberitahukan mbak ay, tadi emang disini, tapi lebih jelas nya, Tuan tanya saja pada bos saya, "


"bisa saya bicara dengan bos nona, "


"tunggu sebentar tuan, biar saya panggilkan, "


Pelayan itu jalan ke arah teman nya, untuk mengorder pesanan, setelah itu iya melangkah ke lantai atas keruangan bos nya, untuk memberitahukan, bahwa ada yang ingin bertemu dengan bos nya.


Saat sampai didepan pintu ruangan, pelayan tersebut mengetuk pintu.


Tok tok


Cklek

__ADS_1


"permisi nona, ada yang ingin bertemu dengan mbak, "


"siapa, "


"Saya kurang tau siapa mbak, seorang pria, iya mengaku calon suami mbak ay, "


"oh.. Ya sudah kamu kembali, sebentar lagi saya turun, "


Pelayan itu pun menganggukan kepalanya dan keluar dari ruangan anggi.


Sedangkan anggi menyusun kertas yang berserakan dimeja nya.


Setelah selesai menyusun, anggi pun keluar dari ruangan nya menuju lantai bawah, untuk menemui mas bryan.


Anggi melangkah dengan anggun menuju meja bryan.


"ehm,sudah lama mas, "


"loh, kamu yang punya Cafe ini, tak menyangka mas, "


"oh, gini gi, mas mau tanya soal nahya, dari tadi mas hubungi ga aktif nomernya, mana tau anggi tau dimana nay, "


"hem,tadi sih ay emang disini sama anggi, habis itu ay menerima telpon, katanya nasya kecelakaan, ay langsung pergi kerumah sakit, untuk melihat keadaan nasya, emang ada apa mas mencari ay, "


Bryan terkejut mendengar nasya kecelakaan, "jadi siapa yang ada di markas, "pikirnya.


"mas, ko bengong, "


"Ah ga apa gi, kalau boleh tau rumah sakit mana nasya dibawa, "


"tadi kalau ga salah kata ay, rumah sakit sejahtera, "


Bryan pun mengambil ponsel nya menghubungi anak buahnya yang telah membawa nasya.


"Sebentar ya gi, mas ingin menghubungi seseorang, "anggi hanya menganggukan kepalanya.

__ADS_1


Bryan pun berdiri dari duduk nya dan melangkah agak menjauh, agar tidak didengar oleh anggi.


"halo san, apa kamu tidak salah membawa wanita yang saya suruh, "


"tidak bos, sesuai yang ada di foto, "


"coba kamu foto dan kirim kesaya, "


"baik bos, "


Bryan pun mematikan sambungan nya, bryan pun semakin cemas terhadap nahya, "semoga kamu baik-baik aja ya ay, "bathin nya.


Bryan pun kembali ke meja dimana disana ada anggi, setelah menghubungi anak buahnya.


"Apa mas sudah mendapat kabar dari ay, "tanya anggi.


"belum gi, "


Anggi pun menjadi merasa bersalah, kenapa tadi iya tidak memaksa nahya untuk mengantar nya.


Ga lama ponsel bryan pun bunyi, tanda ada pesan masuk, bryan pun membuka ponselnya melihat foto yang dikirimkan oleh anak buah nya.


"benar ini nasya, jadi siapa yang menghubungi nahya dan mengatakan nasya kecelakaan, "pikir bryan.


Apa yang akan dilakukan bryan selanjutnya, untuk mencari nahya ??


Like Like Like


Vote vote vote


Komen komen komen


Favorit favorit favorit


Terimakasih 😘😘

__ADS_1


__ADS_2