
Terima kasih atas dukungan nya dan jangan like, vote n komen.
Dan selamat membaca...
...XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX...
Setelah menerima telpon dari mama nya, bryan menyibukkan kembali dengan dokumen yang ada dimeja kerjanya, agar cepat selesai, Tanpa terasa sang surya sudah mulai hilang berganti malam, jam 6 sore bryan baru selesai dengan dokumen.
Tok.. Tok.. Tok
"Masuk, "ucap bryan.
Surya pun masuk dan mengajak bos nya pulang.
"Kita pulang sekarang tuan, "ajak surya.
"Ya, tunggu sebentar saya bereskan dokumen ini, "jawab bryan.
Bryan pun membereskan semua dokumen dan menyimpannya dibrankas. Setelah selesai bryan dan surya pun melangkah keluar dari ruangan. Saat didalam lift memberitahukan surya kalau mama nya tadi nelpon dan mengajak makan malam dimansion. Mereka berdua tidak kembali keapartemen, mereka langsung menuju kemansion keluarga bryan.
Padahal tadi saat dijalan, bryan melihat nahya dengan seorang pria sedang berciuman."kenapa aku tidak suka jika melihat bocah itu dekat dengan pria lain, "batin bryan tapi ditepis olehnya. (Itu bukan nahya bryan tapi nasya kakak kembar nahya ).
Sesampainya dimansion orangtuanya bryan slalu memikirkan nahya, "kenapa bocah itu murahan sekali, didepanku tampak polos, ".
Sampai orang tua yang sudah menunggu nya didepan pintu ga disapa nya karena tidak fokus. Surya yang melihat bryan seperti itu merasa heran. "kenapa pula nih si bos?, apa kesambet tadi dijalan, ".
Surya pun memeluk bahu bryan biar sadar dan menyapa kedua orangtua bryan, "selamat malam tante dan om, ". Bryan yang tersebar dari lamunan nya langsung tersenyum dan memeluk kedua orangtuanya. Para pelayan pun menyambut tuan muda nya juga.
"Gimana kabar mu sayang, "tanya mama sofia memeluk anak semata wayangnya bergantian dengan papa nya juga memeluk bryan.
Mama melirik surya yang masih berdiri disebelah bryan. Selesai memeluk bryan, mama juga memeluk surya begitu juga dengan papa nya bryan.
"Selamat datang tuan muda,"sapa para pelayan.
__ADS_1
Mereka pun masuk kedalaman mansion dan duduk di ruang tamu sambil berbincang.
"kenapa kamu ga pernah pulang Ryan, sudah sebulan ini kamu ga pernah singgah kemansion, apa pekerjaan mu lebih penting dari kami, "omel mama sofia.
"Bryan sibuk mah, "ucap bryan manja ke mama nya.
"Jangan terlalu sibuk Ryan, kapan kamu kasih mama dan papa menantu dan cucu kalau kamu sibuk mulu, "tanya mamanya.
Ck. Inilah yang ga disukai bryan pulang kemansion, yang ditanyai pasti mantu dan cucu.
"Ryan belum mau menikah mah, masih ingin fokus kekarir mah, "rengek Ryan kemamanya.
"Gimana kalau kamu mama kenalin sama anak teman mama, kenalan aja dulu mana tau kalian cocok, "pinta mamanya.
"Kenapa ga surya aja yang mama suruh nikah biar mama dapat cucu, "ucap bryan.
Surya yang dibawa bawa pun langsung menatap bos nya. "apaan sih bos ini kenapa malah aku yang disuruh menikah"dalam hati surya.
"Apaan sih Ryan kenapa pula aku yang dibawa bawa, "lirik surya ke bryan.
"Sudah... sudah jangan bertengkar, bersihkan dulu badan kalian dan ganti baju yang rapi, "suruh papa bryan.
"Ya sudah bryan masuk kekamar dulu mah pah, "ucap bryan berlalu dari ruangan malas mendengar permintaan mama nya.
Surya juga pamit kekamar nya juga, dimansion orangtua bryan, surya memiliki kamar juga, karena surya sudah dianggap anak oleh orangtua bryan.
Setelah kepergian anak anaknya, mama sofia pun pergi kedapur untuk melihat persiapan makan malamnya. Sedangkan papa masuk keruang kerjanya.
Bryan masuk kedalaman kamar dan membuka jas dan dasinya lalu merebah kan tubuh nya keranjang yang sudah lama tidak ditiduri nya. Sambil rebahan bryan kepikiran nahya lagi yang tadi ketemu dilampu merah. "emang gila tuh cewek didepan aku aja sok polos padahal murahan," eh npai pula aku mikirin dia, lebih baik aku mandi biar segar". Akhirnya bryan pun mandi.
Selesai mandi bryan memakai baju kemeja warna biru bergaris dan celana jeans biru pudar. Tak lama bunyi ketukan pintu kamar bryan.
Tok.. Tok
__ADS_1
"Tuan muda sudah ditunggu tuan dan nyonya di meja makan," ucap pelayan rumah bryan.
"Iya bi bilang kemama bentar lagi bryan turu, "jerit bryan dari kamar.
Ceklek bunyi pintu dibuka dan bryan keluar dari kamarnya turun melalui tangga, saat bryan sampai kemeja makan bryan heran, ternyata ada tamu yang juga duduk di meja makan, suami istri paruh baya dan seorang gadis, melirik kearah bryan sambil tersenyum.
"Bryan sayang sini duduk, "pinta mamah
Bryan berjalan menuju kursi yang agak jauh dari gadis itu, tapi mamah bryan malah menyuruh bryan duduk disamping gadis itu. Tapi bryan diam saja dan menurut perkataan mamah ya, bryan tidak mau mamah ya sampai malu.
Surya yang baru datang pun menyapa tamu orangtua angkatnya.
"Selamat malam semua nya, "ucap surya sopan.
"Ayo sini surya duduk samping bryan, "ucap mamah.
"Semua sudah kumpul, ayo kita mulai makan malamnya, "ucap papa surya, karena papa tau bryan dan surya agak canggung karena ada orang asing di meja makan.
Mereka pun makan dalam diam, ga ada suara orang hanya bunyi suara sendok dan garpu saja yang terdengar.
Setelah makan malam mama sofi dan papa William pun mengajak kumpul diruang tamu..
Semuanya pada kumpul diruang tamu papa William pun memperkenalkan tamu nya kepada bryan dan surya.
"Bryan, surya kenali ini teman mamah dan papa, om broto suseno, istrinya tante ayu,dan angel putri suseno anak om broto "ucap papa.
Bryan dan surya pun menyalami tuan suseno dan istrinya. Mama dan papa bercerita mengenang masa remaja, kami hanya menjadi pendengar. Sedangkan Angel menatap kearah bryan terus, membuat bryan risih dibuatnya, tanpa malu angel mendekati bryan dan memegang tangannya, membuat bryan terkejut dengan keberanian wanita ini.
Wow berani sekali ya angel memegang tangan barang Ryan..
Kita tunggu kelanjutannya dan jangan lupa dukung saya dengan like, vote n komen.
Terimakasih
__ADS_1
Bersambung..