
Saat nahya masuk dalam rumah, nasya masih menunggu nahya pulang, sedang ayah dan bunda sudah masuk kedalam kamar.
"Assalamualaikum, "salam nahya saat masuk kedalam rumah, dilihat nahya nasya yang berada diruang tamu.
"waalaikum salam, "jawab nasya.
"loh kakak, napa belom tidur, "tanya nahya.
"belom, gue lagi nunggu loh, ada yang ingin gue tanya sama lu, "jawab nasya.
Nahya menaikkan alis nya, "apa ya g Mau kakak tanya, "
"Hem, lu sudah lama dekat dengan bryan, "
Nahya terdiam, "apa maksud kakak bertanya tentang hubungan ku dengan mas bryan, "pikir nahya.
"jawab?, kenapa kamu diam, "
"lumayan, nay dekat dengan mas bryan, kenapa kakak tanya seperti itu, "
"Ga apa apa gue hanya pingin tau aja, "lalu nasya masuk kedalam meninggalkan nahya yang lagi melamun diruang tamu.
__ADS_1
"Apa kak nasya sudah ingat, kalau dia menyukai bryan,aku ga akan menyerah untuk mempertahankan mas bryan, aku sudah mulai mencintai mas bryan, walau pun dia kakak ku sendiri,"ucap nya dalam hati.
Nahya pun sadar dari Lamunan nya, ternyata nasya ga ada didepan nya.
Nahya pun ga ambil pusing, iya pun melangkah masuk kedalam kamar meletakan tas dan mengambil handuk untuk membersihkan diri dan setelah itu istirahat, tidur karena satu hari nih nahya lelah pikiran dan hati.
Nahya sekarang sudah yakin pada bryan dan iya berjanji akan slalu mempertahankan hubungan nya dengan bryan, apa pun yang terjadi iya akan slalu percaya pada bryan, nahya menetapkan hati nya hanya untuk bryan.
Setelah banyak berpikir nahya pun tertidur dengan lelap menyelami mimpi indah nya.
Sementara bryan setelah mengantar nahya pulang, bryan langsung pulang kemansion orang tua nya, iya sudah ga sabar menyampaikan kabar bahagia, bahwa nahya sudah bersedia menikah dengan nya.
Saat sampai dimansion orangtua nya bryan langsung memanggil orangtua nya.
Orangtua bryan pun keluar dari kamar dengan panik karena panggilan putra nya.
"ada apa bryan, kenapa kamu teriak teriak, kayak dihutan saja, "ucap mama bryan.
Bryan hanya nyengir dan garuk garuk kepalanya yang tak gatal.
"hehehe, maaf ma, pa, "
__ADS_1
Mama dan papa nya hanya menggelengkan kepalanya saja melihat kelakuan putra nya seperti itu.
"emang ada apa bryan, seperti nya ada kabar bahagia nih, "tanya papa bryan.
"hehehe, iya makasih, pa, nahya sudah mau menikah dengan bryan, bryan mau menikah nya bulan depan, apa mama dan papa bisa urus, "mohon bryan.
"kalau soal itu gampang sayang, nanti mama akan mempersiapkan semua nya ya, "jawab mamanya senang karena senang, akhirnya putra nya akan menikah dengan anak sahabat nya sendiri.
"Ya sudah kamu bersihkan diri dulu, baru istirahat, biar besok kita kerumah orangtua nahya, besok kan weekend, "kata papa bryan.
"baik pa, ma, kalau begitu iyan masuk kekamar dulu dan istirahat, "ujar bryan.
Mama dan papa nya juga ikut masuk kedalam kamar masing masing, untuk beristirahat.
Setelah membersihkan diri, bryan naik keranjang sambil membawa ponsel nya, iya chat nahya.
"Selamat bobok sayang, mimpi mas ya, muah, "isi chat iyan.
Ditunggui sama bryan tapi ga ada balasan nya, akhirnya matanya pun ga bisa dikompromikan, bryan pun masuk kedalam mimpi juga.
Pagi menyapa bryan dan nahya, bryan masih bergelut dengan selimut masih mengantuk.
__ADS_1
Sedangkan nahya terbangun langsung mengambil ponsel nya dan melihat ada chat masuk, dilihat dan dibaca nya ternyata bryan, membuat nahya tersenyum senyum sendiri membaca nya sambil bolak balik badan ditempat tidur.