
Diruangan bryan sedang kesal karena dikerjain oleh bocah, jari jarinya sakit yang diinjak nahya dengan kuat, emang sih salahnya yang telah mengerjai nahya duluan. Tapi bryan juga senang mempunyai mainan baru yaitu mengerjai nahya. Entah mengapa akhir akhir ini suka sekali menjahili nahya," mana mungkin aku suka dengannya kan, "pikir bryan.
Bryan masih menutup ego dirinya beda dengan hatinya yang menginginkan dekat dengan nahya.
Sedangkan digedung Perusahaan BS group kedatangan wanita cantik dan seksi ingin menemui presdir nya.wanita cantik itu melangkah dengan angkuh menuju resepsionis.
"Siang mbak, saya ingin bertemu Bryan Alexander, "ucap wanita tersebut dengan angkuh.
"Siang, apa nona sudah buat janji, "tanya resepsionis tersebut.
"Sudah, "jawab wanita itu bohong yang penting ia bisa bertemu bryan.
"Kalau begitu tunggu sebentar ya nona, saya hubungi asisten tuan, "ucap resepsionis tersebut dengan sopan.
"Ga perlu membertahunya, bilang aja dilantai berapa Bryan bryan berada, "ucap wanita tersebut.
"Maaf nona, itu memang sudah prosedur perusahaan, "jawab resepsionis itu.
"Ya udah terserah, cepat hubungi, jangan lama lama, "ujar wanita itu.
Resepsionis itu hanya geleng geleng aja melihat tamu nya nih." Tapi resepsionis itu merasa pernah melihat wajahnya tapi dimana"pikirnya sambil menelepon asisten presdir.
"Ya" jawab surya.
"Tuan ada tamu wanita ingin bertemu tuan presdir " ucap resepsionis itu.
"Siapa namanya"tanya surya.
Ditutupnya telpon, dan bertanya pada wanita tersebut.
"Nama nona Siapa"tanya resepsionis.
__ADS_1
"Nasya mahendra " ucap nasya.
Resepsionis tersebut menganggukan kepalanya.
"Halo tuan, namanya Nasya mahendra " ucap resepsionis itu.
Surya ga menyangka kalau kembaran nahya akan datang menemui tuannya.
"Tahan dulu, saya tanya sama tuan, mau bertemu apa tidak"jawab surya.
Surya mematikan sambungan dan melangkah menuju ruangan presdir dan mengetuk pintu.
Cklek, Surya masuk kedalam ruangan untuk memberitahukan kedatangan seorang wanita.
"Ada apa, kenapa masuk tergesa gesa"tanya bryan.
"Ada seorang wanita cantik ingin bertemu tuan, "goda surya pada bryan.
"Siapa"tanya bryan.
"Saudara kembar nahya, "jawab surya.
"Ngapain pula wanita itu mau menemui aku, sepertinya hubungan kita ga dekat"lirih bryan.
"Entahlah, sepertinya iya menginginkanmu"goda surya.
"Bilang aku lagi sibuk, ga bisa bertemu dengannya "ucap bryan.
"Oke"kata surya.
Surya pun menghubungi resepsionis memberitahukan yang dibilang tuannya.
__ADS_1
Setelah itu resepsionis itu pun memberitahukan wanita tersebut.
"Maaf nona, Tuan tidak ingin bertemu dengan anda"ucap resepsionis tersebut.
"Apa.... Ya sudah biar aku tunggu disini aja"terkejut nasya karena bryan ga mau bertemu dengan nya.
Resepsionis itu pun bingung karena wanita tersebut ga mau pergi malah menunggu tuannya.
"Terserah nona saja "
Sudah satu jam wanita tersebut menunggu pria itu, tapi pria itu belum juga menampakkan hidungnya, padahal sebentar lagi waktunya makan siang.
Sedangkan diruangan bryan baru selesai dan bersiap siap keluar untuk makan siang bersama surya. Mereka ga tau kalau wanita yang datang ingin menemuinya masih menunggu dibawah, karena ga ada pemberitahuan dari resepsionis tersebut.
Bryan menemui surya keruangan sekalian ingin melihat nahya, modus pura pura menjemput surya, padahal bisa ditelpon aja. (hehehe dasar babang bryan).
Bryan melangkah keruangan surya.
Clek, bryan masuk kedalam ruangan surya,tap tap suara sepatu pantofel bryan, semua staf pada menatap kepresdir tampannya, karena biasanya presdirnya datang kalau ga ada urusan penting. Para staf berpikir presdirnya mau mengajak anak magang makan siang. Ternyata presdirnya langsung datang menemui asistennya,tanpa melihat nahya, tapi pas masuk kan emang menatap nahya namun sekilas.
"Sur, ayo makan Siang "ajak bryan.
Surya bingung, dengaren tuan nya yang menjemputnya, biasanya main telpon aja. Tanpa menjawab surya langsung merapikan mejanya yang banyak dokumen yang sedang diperiksanya.
Sedangkan para staf sedang bergunjing tentang nahya yang diacuhkan oleh presdirnya, "cih, lihat tuh anak magang diacuhi oleh presdir, mana mau presdir sama cewek kampuang macam tuh"itu gunjingan para staf dan banyak lagi tapi ga dihiraukan nahya.
Bagaimana dengan nasib nasya yang menunggu bryan???? Kita tunggu kelanjutan ya.
Para reader semua terimakasih dan dukung saja dengan cara tinggalkan jejak setelah membaca dengan like, vote dan komen.
Bersambung.
__ADS_1