
Bryan marah besar mengetahui apa yang terjadi semua ulah dari saudara kembar nahya, yang membuat nahya marah pada nya.
"awas kau wanita licik, semua karena ulah mu, membuat wanita yang aku sayangi bersedih, walau pun kau saudara wanita ku, tak ada ampun bagimu, "gerutu bryan diruang kantor yang ada diproyek tersebut, sampai konsentrasi nya buyar memikirkan kesedihan wanita nya.
Sedangkan nahya menangis dikamar nya, setelah menerima telpon dari bryan dan bangkit dari sofa menuju kamar nya,meninggalkan surya dan orangtua nya diruang tamu rumah nya.
Didalam kamar nahya masih memikirkan masa depan nya dengan bryan, "apa aku harus percaya kalau bryan emang tidak berbohong, tentang foto iya dengan seorang wanita didalam kamar, bryan yang tanpa pakaian dan wanita nya juga tanpa busana, hiks hiks, "oceh nahya sambil menangis memikirkan nasib nya.
Diruang tamu asisten surya ditanyain oleh ayah septa, "sebenarnya apa yang terjadi nak surya, "
Surya bingung untuk menjelaskan yang terjadi pada nahya dan bryan, iya takut salah bicara dan membuat kacau.
"Hem, tidak ada apa-apa tuan, hanya ada kesalah pahaman sedikit diantara mereka, "jawab surya.
"oh seperti itu, tapi kenapa putri kami sedih,emang masalah nya seperti apa? "tanya bunda.
"hanya mereka saja yang tau nyonya, saya hanya disuruh tuan menemui nona, karena nomor nona ga bisa dihubungi, "jawab surya jujur.
Bunda dan ayah pun hanya menganggukan kepala mereka saja, mereka paham ini masalah anak muda saja.
"jadi apa sudah selesai atau saya panggil kan nahya, "tanya bunda.
"sudah nyonya, kalau begitu saya kembali kekantor, "kata surya.
"Ya sudah kalau begitu, nak surya hati hati dijalan, "ucap ayah.
__ADS_1
Surya pun permisi pada ayah dan bunda nahya, saat didalam mobil, surya langsung menghubungi bryan,
Tut, "tuan, apa ada perintah lagi, "
"Hem, ya sudah kamu kembali dan terima kasih, sudah mau direpotkan dengan urusan pribadi saya, "
"sama sama tuan, saya ga merasa repot, kalau perlu apa apa kabari saya saja, gimana proyek disana tuqn, apa sudah aman, "
"aman terkendali, semua sudah ditangkap oleh pihak berwajib, para bajingan tersebut, kalau begitu saya tutup dulu, karena masih ada yang harus saya kerjakan, "
Tut
Bryan pun langsung mematikan sambungan nya, tanpa jawaban dari surya, "kebiasaan mematikan duluan, "gumam surya.
Diapartemen Rey terus meminta maaf pada nasya, sedangkan nasya menatap kearah wanita yang sedang duduk diranjang tanpa sehelai pakaian pun, hanya ditutupi selimut, yang ditatap nasya balik menatap nasya, dengan senyum mengejek wanita itu pada nasya.
"sepertinya kamu senang wanita j****g, karena bisa tidur dengan kekasihku, "ucap nasya santai tapi sambil menatap tajam pada wanita itu.
"kenapa, kamu cemburu karena aku bisa merebut kekasihmu, "ejek wanita itu.
"diam kamu, "bentak Rey.
"kenapa sayang, kenapa kamu marah, punyaku lebih sempit dan tubuh ku ****, itu yang kamu bilang tadi sayang, "menekan kata katanya.
"sayang, jangan percaya kata katanya, kamu lebih segalanya sayang, "rayu Rey, agar tidak membuat nasya lebih murka lagi.
__ADS_1
Walau pun Rey playboy, tapi nasya adalah cinta pertamanya dan merasakan surga dunia juga pertama bersama nasya, karena godaan Sandra maka terjadilah apa yang seharusnya tidak terjadi.
"sayang, kenapa kamu mengibah padanya, kalu iya tak menginginkan mu lagi, masih ada aku yang akan memuaskanmu, "ucap Sandra tanpa malu.
Nasya merasa muak dengan drama kekasihnya dengan wanita itu, padahal iya sendiri lebih menjijikan lagi, bila ketahuan Rey, yang mengejar calon suami adiknya sendiri dan menjebak nya, syukur bryan masih kuat iman ga grepek grepeki nasya saat tidur.
"sekarang kamu pilih sayang, wanita itu atau aku kekasihmu, kalau kamu memilih aku, usir wanita itu, "ucap nasya yang merasa kesal dan marah, belum lagi selesai urusan dengan pria incaran nya, ini malah ada masalah baru lagi.
Rey pun langsung mengusir Sandra, tapi Sandra kekeh tak mau diusir, iya minta tanggung jawab pada Rey, karena sudah ditiduri Rey.
"Apa ??, tanggung jawab, barang mu saja ga bersegel, "bentak Rey marah.
Nasya hanya duduk disofa dikamar sambil melipat tangan nya, melihat Rey mengusir wanita itu.
"tega kamu ya Rey, bicara seperti itu setelah kau meniduri ku, hiks hiks, "ucap Sandra dengan tangis yang dibuat buatnya untuk mendapat perhatian dari Rey.
"Ga usah kau pura pura nangis, pakai baju mu dan keluar dari apartemen ku, "bentak Rey, iya pun berjalan mengambil uang dari dompet nya 30 lembar uang seratusan dan memberikan pada Sandra.
Tapi Sandra menolaknya, Rey langsung memasukkan uang tersebut ke tas Sandra, lalu menarik Sandra keluar dari apartemen nya.
Setelah mengusir Sandra tinggal lah Rey dan nasya diapartemen.
Apa yang akan terjadi setelah kepergian sandra?? Tunggu kelanjutan nya yang pembaca setia ku?
Terimakasih dan jangan lupa tinggalkan jejak.
__ADS_1