
Diruangan bryan sedang memeriksa berkas yang dibawa nahya tadi, karena surya belum bisa kembali karena iya dipaksa bryan untuk memantau proyeknya yang dibali, jadi bryan kembali sendiri. Bryan ingin cepat mengerjakan pekerjaan yang menumpuk, karena iya harus memeriksa ya kembali, biasanya iya tinggal menandatangani aja, karena sudah diperiksa oleh asisten nya, karena mereka berdua kemarin keluar kota dan ga sempat diperiksa asistennya. Jadi pekerjaannya dobel apa lagi iya ingin berjumpa dengan nahya karena iya ingin menyatakan perasaan nya pada nahya, soal ditolak belakangan yang penting maju dulu, pikir bryan sambil memeriksa sambil senyum senyum sendiri dengan pikirannya yang memikirkan nahya. "seperti orang gila aku kalau memikirkan nya, apa segitu cinta nya aku sama dia, kalau dipikirin terus ga siap siap pekerjaan, "pikirnya. Iya pun konsentrasi memeriksa berkas kembali.
Ditempat lain dirumah angel, angel memaksa orangtuanya untuk membantu nya untuk mendapat bryan, tapi orangtuanya menolak, karena mereka ga mau persahabatan nya hancur karena masalah perjodohan.
"nak kamu kenapa terlalu memaksa, kalau emang kalian jodoh, pasti bersatu, "ucap papa nya angel.
"tapi pa, bryan seperti ga suka dengan angel, malah sekarang angel ga boleh masuk keperusahaannya, "ucap angel marah karena beberapa waktu yang lalu angel datang membawa makan siang untuk bryan, saat masuk kedalam gedung sudah distop oleh satpam.
"loh kenapa seperti itu nak, "tanya mama angel yang ga senang melihat anaknya diperlakukan seperti itu.
"angel juga ga tau ma, "bohong angel karena iya tau kenapa iya tak boleh masuk keperusahan iya mengaku calon istri bryan membuat bryan marah.
"masa seperti itu nak, apa sudah kamu hubungi mamanya bryan,kasih tau padanya bahwa kamu tidak diperbolehkan masuk, "tanya papa angel.
"Udah pa, tapi mama angel udah lepas tangan pa, angel yang disuruh usaha sendiri, karena mama angel ga mau lagi berdebat dengan bryan pa, "ucap angel pura pura merasa sedih, agar orangtuanya mau membantunya.
Karena sebentar lagi kan perusahaan bryan ulang tahun, pastikan diadakan pesta, iya mau pada saat itu bryan mau menerima perjodohannya dan mengenakan iya menjadi calon istri bryan.
__ADS_1
"gimana cara kami membantu mu, "tanya mama angel yang kasihan melihat anaknya bersedih.
"memohon pada Papa bryan ma, bryan kan slalu menurut pada Papa nya, "ucap angel antusias memberitahukan pada kedua orangtuanya.
"darimana kamu tau kalau bryan menurut pada Papa nya, "tanya papa angel,angel bingung menjawab seperti apa karena itu hanya akal akalannya saja agar papa nya mau ngomong sama papa bryan dan memohon.
"angel dengar dari karyawan nya, waktu angel keperusahan pa, "jawab angel bohong.
"Ya sudah besok papa akan menemui papa bryan, tapi papa ga janji, kalau nanti papa nya ga mau membantu kamu harus menyerah nak, masih banyak pria yang mau dengan mu, "ucap papa angel yang ga mau angel melakukan hal yang memalukan keluarga dan disetujui oleh mama nya.
"makasih ma, pa, "ucap angel senang yang penting usaha keberhasilan belakangan dipikirkan lagi.
Sedangkan Bryan saat keluar dari lift sampai keparkiran iya dihadang oleh kakak kembar nya nahya, tadi iya kira tadi nahya tapi melihat pakaian nya, iya tersadar ternyata kakaknya Nahya. Karena nasya tidak memakai make up tebal jadi tampak seperti nahya cuma cara berpakaian nya berbeda.
"Bryan tunggu, kamu pasti ingat aku kan, "tanya nasya merentangkan tangannya agar bryan ga kabur.
Bryan mengerutkan dahi nya, "kenapa aku harus ingat nih cewek, "pikirnya. Bryan hanya diam saja tanpa mau menjawab karena iya tergesah gerah ingin menemui nahya yang janjian dihalte.
__ADS_1
"Bryan, aku mohon, ada yang ingin aku omongin denganmu, "ucap nasya memohon pada bryan.
"Apa yang mau kamu omongin, "Bryan angkat bicara karena mendengar wanita itu mau ngomong dengan nya.
"Jangan disini bryan, gimana kalau kita cari tempat, "ucap nasya tanpa malu mengajak bryan.
"aku ga bisa, karena aku sudah ada janji, kalau ada yang mau kamu omongin, omongin sekarang, saya kasih waktu 5 menit, "ucap bryan ga suka melihat nasya yang sok polos padahal bryan tau kelakuannya.
"Kenapa sedikit sekali waktunya"protes nasya.
"kalau mau kalau ga mau juga tak apa, "ucap bryan.
"oke oke, "jawab nasya pasrah daripada ga bisa ngomong dengan nya.
"cepat ngomong nya, karena aku sudah telat, "ucap bryan.
"Bryan, terima aku magang diperusahaan mu, dosen pembimbing ku sudah mengirim surat magang, tapi sampai sekarang belum ada panggilan, aku mohon bryan terima aku magang diperusahaan mu, "mohon nasya yang ga sopan dan sok dekat dengan bryan yang hanya memanggil namanya saja.
__ADS_1
"