Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 33


__ADS_3

Sesampainya nahya dirumah nahya langsung membuka pintu dan terlihatlah kedua orangtuanya sedang menonton tv, nahya ga mau melihat orangtuanya khawatir, nahya langsung merubah dirinya seperti biasa.


"Assalamualaikum, "ucap salam nahya.


"Waaikumsalam, "jawab orangtua nahya.


Lalu nay salam kepada ayah abis tuh bunda nya.


"Tumben lama nay pulangnya, "tanya bunda dengan lembut.


"Iya bunda, tadi nay diajak makan bareng sama teman, "jawab nay bohong.


"Ya sudah masuk sana, bersihkan diri, habis tuh istirahat, biar besok pagi segar, "kata ayah.


"Iya ayah, "jawab nay patuh.


Nay pun langsung kekamar meletakkan tas dan mengambil handuk untuk bersih bersih, karena sudah malam, jadi nay ga mandi.selesai bersih bersih nay langsung masuk kamar dan mengunci pintu dan beristirahat. Karena lelah ga menunggu lama nay untuk masuk kedalam mimpi.


Sedangkan diapartemen bryan, bryan ga bisa memejamkan matanya karena memikirkan nahya yang pergi tanpa pamit. ( ga merasa bersalah ya bryan babang bryan dengan ucapannya, apa babang bryan amnesia hehee ).


"Kenapa nay pergi gitu aja ya, apa ada yang salah dengan ucapanku, "pikir bryan.


"aaarrrr bikin pusing aja pun semua perempuan, kenapa pula aku memikirkannya, besok aja ditanya kenapa dia pergi tanpa pamit, "ucap bryan dalam hati.


Akhirnya bryan juga tertidur walau pikirannya masih memikirkan nay. ( nah babang bryan ga mau mengakui perasaannya ).


Pagi sudah menyapa dan membangunkan semua makhluk untuk melakukan aktifitasnya kembali. Dirumah sederhana nay sudah bangun dengan wajah segar sedang membantu bunda nya menghidangkan masakan dimeja makan. Ayah dan nasya keluar dari kamar dan bergabung dimeja makan. Ayah mulai membuka obrolan pagi.


"Kapan kakak mulai magang, "tanya ayah.

__ADS_1


"Masih menunggu dosen pembimbingnya yah, "jawab nasya.


"Kenapa menunggu dosennya, emang dosennya kenapa, "tanya ayah lagi.


"Dosennya belum menerima surat rekomendasi dari perusahaan yang nasya pinta yah, "ucap nasya ambigu.


"Emang kamu minta magang diperusahaan mana, "tanya ayah.


"BS group ayah, Presdir nya adalah gebetan baru kakak, "ucap nasya tanpa malu.


"Uhuk.. huk, "nay kesedak mendengar bos tempat magang nya gebetan kakaknya.


"Kamu kenapa nay, "tanya bunda sambil menyodorkan minuman.


"Ah ga apa apa bunda, "ucap nay dan meminum air yang diberikan bunda ya.


"Nasya kamu jangan suka mempermainkan laki laki, "ucap bunda nya lembut pada nasya.


"Bukan nya kakak pacaran dengan reyhan, "tanya bunda lagi.


"Udah putus bun, "jawab nasya dengan acuh.


Ayah hanya geleng geleng kepala nya melihat anaknya yang satu ini, beda sekali dengan nahya.


Nay hanya melihat saja interaksi orangtuanya dengan nasya kakaknya.


"Jadi secepat itu kakak cari pacar baru, apa kakak tidak sedih putus dari cowok kakak, "ucap bunda tulus.


"Udahlah bun, itu urusan kakak, "jawab nasya sambil memakan sarapan ya.

__ADS_1


Nay pun sudah selesai sarapan dan saatnya nay pun pamit kepada kedua orangtuanya.


"Ayah bunda nay pamit duluan ya, "ucap nay sambil mencium tangan kedua orangtuanya.


Nay pun keluar rumah dan sudah ojek langganannya yang menunggu.


"Sudah lama mang, "tanya nay.


"Baru aja neng, "jawab mang ojek.


Nay pun memakai helm dan naik kemotor mang ojek.


Dijalan nay masih mikirin ucapan kakaknya, kalau bos nya gebetan kakaknya. "Apa itu bener, tapi aku lihat cowok aneh tuh ga pernah dekat sama cewek, tapi entahlah, npai pula aku mikirin cowok aneh itu", nay sampai lupa kalau dia harus keapartemen bryan, nay langsung kekantor.


Diapartemen bryan, bryan menunggu nay yang ga datang datang dan ditelpon pun hp nya ga aktif, makin lengkap lah gulana nya bryan, sampai surya pun datang bryan ga tau sangking galau nya.


"Selamat pagi tuan, "menyapa bryan.


Bryan ga bergeming dengan sapaan surya.karena masih dengan pikirannya.


"Tuan... tuan, "panggil surya.


"Aaaya.. Sudah datang rupanya, "ucap bryan.


"Ya sudah ayo berangkat, "ucap bryan lagi dan langsung berdiri melangkah keluar.


Surya bingung melihat tingkah bos juga sahabatnya, seperti sedang galau pikir surya sambil menggeleng gelengkan kepalanya sambil mengikuti bos nya keluar.


Jangan lupa tinggalkan jejak buat semangat saya up nya dengan cara like, vote n komen.

__ADS_1


Terimakasih.


Bersambung


__ADS_2