Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 76


__ADS_3

Nahya pun menganggukan kepala paham dengan keadaan bryan saat ini.


"emang apa yang mau didiskusikan say, semua keputusan ada padamu, ay ga akan ikut campur, ini adalah perusahaan mu.say,apa.pun yang kamu lakukan.aku mendukung mu say, "kata nahya memberi pengertian pada bryan, agar membuat keputusan jangan karena ga enak padanya.


"itu yang mas suka darimu ay, kamu lebih dewasa dalam mengambil keputusan, mau kan ay memanggil bryan mas, "ucap bryan sambil menatap kenahya.


"iya mas "kata nahya malu karena ditatap oleh bryan.


Tanpa meminta bryan langsung menyambar bibir merah nahya membuat yang punya bibir terkejut, karena tiba tiba bryan mencium bibirnya. "hmph, "tapi bryan makin memperdalam ciumannya tanpa melepaskan nya sampai keduanya kehabisan napas baru dihentikan oleh bryan, setelah dilepas nahya pun meraup udara banyak banyak.


"mas, ih jangan tiba tibalah, "ucap nahya manja dan juga malu pada bryan.


"Hem, abisnya manis sih, "puji bryan.


"gula kali manis mas, "ucap nahya menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena malu.


"jangan ditutup wajah nya ay, mas ga bisa lihat wajah cantikmu ay, "ucap bryan sungguh sungguh.


"ih mas gombal, udah berapa banyak tuh cewek yang kena gombal sama mas, "ucap nahya.

__ADS_1


"ih mana ada mas suka gombal, cuma ama ay aja mas bisa dekat begini, "kata bryan dan memeluk nahya.


"mas jangan peluk peluk mulu, nanti ada yang masuk kan malu, "ucap nahya.


"Ga ada yang masuk ay, pintunya sudah mas kunci, nikah yok ay, "kata bryan pada nahya.


"Apa yang mas bilang tadi, "ucap nahya.


"nikah yok, "kata bryan mengulangi ucapannya yang tadi.


"ih mas nih lah, suka benerlah menggoda ay, "gerutu nahya, menurut nahya bryan hanya main main aja, ga serius mengajak nikah ya.


"jadi mas ceritanya melamar ay, ah mas ga romantis, "ucap nahya senyum senyum menggoda bryan.


"emang kalau mas romantis, langsung ay terima, "ucap bryan.


"hehehe, sabar ya mas, nunggu ay wisuda, nanti ay kenali pada orangtua ay, "ucap nahya sambil menunduk karena ga enak menolak ajakan bryan, bukannya nahya ga mau, masih banyak yang dipertimbangkan nahya untuk bersanding dengan bryan, walaupun orangtua bryan sudah merestui mereka, tapi iya masih memikirkan nasya, nahya takut nasya akan membuat masalah kalau tau nahya mau menikah dengan bryan.


"Ya sudah ga usah dipikirkan kali, mas sabar ko menunggu ay, sampai ay siap, "ucap bryan pada nahya.

__ADS_1


"makasih ya mas, "jawab nahya dan langsung memeluk bryan dengan erat.


"makasih buat apa ay, "tanya bryan.


"makasih atas pengertian mas pada ay, "ucap nahya malu malu dan memasukkan kepalanya kedada bidang bryan.


Mereka pun saling berpelukan, merasakan indahnya jatuh cinta, ya mereka baru menyadari bahwa mereka sudah sama sama jatuh cinta.


"mas, kalau begitu ay kembali ya keruangan ay, ga enak udah kelamaan ay disini, "ucap nahya.


"Ya sudah, jangan ganjen ya tuh mata, "kata bryan.


"ih mas nih, mana ada ay ganjen, "ucap nahya sambil mengerucutkan bibirnya.


"hahahaha, iya iya, "tawa bryan dan mengacak rambut nahya karena gemas.


Nahya pun membenarkan rambut nya yang diacak oleh bryan dan keluar dari ruangan bryan kembali keruangannya. Bryan juga kembali kekursi kebesarannya dan menghubungi atasan nasya untuk memberitahukan pada kepala devisi nasya, untuk nasya menghadapnya sekarang keruangannya.


Nasya keluar dari ruangannya, karena kepala divisi memintanya untuk menemui presdir, membuat iya besar kepala, dikira nya bryan ingin menemuinya karena rindu padanya.

__ADS_1


Apa ya yang akan dilakukan bryan untuk nasya, yang suka seenaknya terhadap orang lain???


__ADS_2