
Nahya tertidur dengan pulasnya, sampai tidak sadar ada yang mengetuk pintu kamarnya.
Tok tok tok
"Nahya bangun, sudah sore nak bentar lagi magrib," jerit bunda dari luar kamar.
"Huaaah.. "sambil merenggangkan otot ototnya dan bergegas bangkit dari ranjang untuk segera mandi, sesudah mandi, iya pun melaksanakan ibadah, selesai ibadah iya keluar kamar dan menuju meja makan, disana ternyata sudah ada bunda dan ayahnya, cuma nasya yang tak ada.
"Malam ayah bunda, "sapa nay.
"Malam nak, ayo sini kita makan malam, selagi masih anget, "ajak ayah,
"Siap ayah, "jawab nay.
"Oh ya bun kak nasya mana?, ko ga ada, "tanya nay.
"Kak nasya tadi pamit sama bunda katanya mau kerumah temannya, katanya ada kerja kelompok," jawab bunda.
Nay menganggukan kepalanya tanda mengerti.
"Ya sudah makan aja nay, jangan pikirin kakak mu, nasya sudah besar dia tau mana yang baik dan buruk, "kata ayah, walaupun ayah merasa risau pada anak kembarnya, tapi ayah ga mau menampakkan nya didepan istri dan anaknya.
Selesai makan nay dan keluarganya duduk diruang tv, sambil ngobrol dan bercanda.
"Gimana kuliah mu nay," tanya ayah.
"Baik ayah," jawab nay.
"Syukurlah kalau begitu," ucap ayah.
Bunda datang dengan membawa teh hangat dan cemilan untuk kami.
"Minum teh nya ayah selagi masih panas, "kata bunda.
"Makasih bun, "jawab ayah.
__ADS_1
Inilah yang disukai nay melihat kebahagiaan
ayah dan bunda ya." Semoga selalu bahagia seperti ini amiin, "doa nay.
"Gimana kerjaan ayah," tanya nay.
"Alhamdulillah lancar, "jawab ayah.
"Ayah jangan capek capek ya, kalau capek langsung istirahat jangan diposir tenaga ya, nay takut ayah sakit lagi, "kata nay sedih.
"Iya nak, makasih ya perhatiannya, "jawab ayah dan memeluk nay sayang.
Karena nay tau kerjaan ayahnya gimana, yang menjadi buruh pabrik yang pasti kerjaannya berat.
"Ya sudah nak istirahatlah, karena sudah malam, besok nay kan harus kekampus, "ucap ayah.
"Ayah dan bunda menunggu kakak kamu pulang, "kata ayah risau.
"Ya sudah, nay masuk ya ayah, bunda dan selamat malam, "ucap nay.
"Mimpi indah ya nak," ucap bunda.
Dilain tempat bryan baru aja pulang dari kantor jam 10 malam, surya slalu menemani bryan lembur.
Saat dijalan pulang tanpa sengaja bryan melihat nay didalam mobil bersama seorang laki laki yang menggelayut mesra, laki laki yang sama dilihatnya tadi siang diresto, karena jendela kacanya yang terbuka makanya bryan bisa nampak dengan jelas, apa yang dilakukan nasya.
"Ternyata semua wanita sama, aku kira wanita baik baik, ternyata, "pikir bryan.
"kenapa pula aku memikirkan dia, "bathin bryan
Sesampainya diapartemen bryan langsung menekan nomor paswort apartemennya.
Cklek, pintu terbuka bryan masuk keapartemen dan melangkah menuju kamar, iya meletakan tas kantor di bangkas dan membuka semua pakaian lalu masuk kamar mandi untuk berendam untuk merilex kan badan nya karena lelah. Setelah 30 menit iya keluar dan menuju lemari untuk mengambil piyama tidurnya karena lelah bryan langsung naik keranjang King size nya untuk merebahkan badannya enggak pake lama bryan pun tertidur.
Ditempat nay, iya terbangun karena bisingnya suara alarm, dengan mata terpejam merabah rabah mencari hp nya untuk mematikan alarm. Iya langsung bangkit dari ranjang ya dan keluar kamar untuk mandi, selesai mandi iya melaksanakan ibadah lalu keluar kamar selesai ibadah, karena sudah rapi iya menuju dapur dan ternyata bunda ya sudah ada didapur sedang memasak.
__ADS_1
"Pagi bunda, "sapa nahya.
"Pagi juga sayang, tumben bangun pagi, "tanya bunda.
"Nay kuliah pagi bun," jawab nahya bohong.
Bunda menganggukan kepalanya.
"Nahya bantu ya bun, "ucap nahya.
"Ya sudah, kalau nay mau bantu bunda, tolong goreng telur aja ya, "pinta bunda.
Bunda melangkah dari dapur menuju kamar untuk melihat ayah.
Karena dirumah nay tidak mempunyai pembantu jadi semua dikerjakan oleh bunda dan kadang dibantu oleh nay.
Selesai masak nay dan bunda menghidangkan nya ke meja makan, ayah sudah ada disana. Iya pun mengambil nasi goreng kedalam piring. Sedang bunda melayani ayah. Nahya melihat sekeliling seperti ada yang kurang.
"Bun, kak nasya mana, "tanya nahya.
"Nasya ga pulang semalam, karena nginep dirumah temannya, "jawab ayah.
"Jadi semalam kak nasya ga pulang bun, "ucap nahya.
Ya sudah ga usah dipikirkan, selesaikan makannya,"ucap ayah.
Nahya pun makan dengan cepat karena iya ga mau terlambat. Selesai makan iya pamit kepada kedua orangtuanya seperti biasa mencium tangan. Iya melangkah keluar rumah dan tidak lupa memberi salam.
"Assalamualaikum "jerit nahya.
"Waalaikum salam, "jawab bunda.
Didepan rumah ojek yang dipesan nahya sudah datang.
Hai sobat semua, jangan bosan ya baca karya aku.. Semoga kita semua sehat dan dalam lindungi Allah Swt amiin.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote dan komen makasih.
Bersambung