Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 44


__ADS_3

Semua staf yang ada diruangan nya pada sinis pada nahya karena bermasalah dengan calon istri presdir, tapi nahya tidak mengambil hati karena iya hanya ingin magang dengan benar ga mau membuat masalah menjadi rumit, iya membiarkan orang orang yang pada mengatakan iya menggoda presdir atau apa pun,iya kembali keruangan dan mengerjakan apa yang diberikan padanya.


Bryan dan surya baru saja balik dari metting, iya langsung masuk kegedung kantor menuju lift bersama surya, semua karyawan pada menunduk pada saat melihat presdir nya melewati mereka.setelah masuk kedalam lift dan sampai kelantai tertinggi ruangan bryan, sekretaris bryan loli sudah menyambut presdir nya didepan pintu ruangan.


"Selamat siang tuan, "sapa loli.


"Hem"


"Maaf tuan diruangan tuan ada calon istri anda, "ucap sekretaris bryan memberitahukan pada presdir nya.


Bryan dan surya yang mendengar calon istri bryan terkejut, "siapa yang berani mengaku calon istri tuan nya"dalam hati surya. Bryan hanya menatap surya dengan isyarat mata, surya hanya mengedik kan bahu nya tanda ga tau. Karena penasaran bryan masuk keruangannya. Sedangkan surya kembali keruangan nya.


Clek.


"Halo sayang, aku merindukanmu, "ucap angel tanpa malu dan menggelayut manja ditangan bryan.


"Cih menjijikan, "ucap bryan tapi tak dihiraukan angel, iya makin menggelayut manja,Bryan membiarkan angel menggelayut padanya. Iya berjalan dikursi kebesaran nya, angel tidak menyia nyiakan kesempatan, iya pun duduk dipangkuan bryan. Karena merasa jijik bryan pun menepis angel hingga terjatuh.


"Aw.. Sakit yank, "ucap rintih angel tapi tak dihiraukan bryan.


Bryan mengambil telpon menghubungi surya.


"Keruangan ku sekarang, "


Surya pun masuk keruangan bryan.


"Usir wanita ini, "tanpa melihat angel kesakitan iya hanya menatap berkas berkasnya.

__ADS_1


"Mari nona, " tatapan surya tidak kalah tajam dengan tuan nya membuat angel agak ngeri melihatnya.


"Awas kau, Ryan aku akan mengadukan semua ini pada tante sofia.


Angel melangkah keluar dari ruangan bryan. Iya merasa kesal dengan sikap bryan, "awas kau bryan aku akan membuatmu bertepuk lutut dhadapanku, "


Diruangan bryan. "Sur, apa wanita itu sudah pergi?"tanya bryan.


"Sudah tuan, "


"perketat penjagaan, beritahu pada seluruh divisi untuk menutup akses jalannya. Aku tidak ingin wanita itu menginjak kaki dikantor ku atau mansion, "perintah bryan.


"Baik tuan, "


"Kurang ajar sekali wanita itu sudah mengaku ngaku calon istri ku didepan semua karyawan, dasar wanita ga tau malu, "pikir bryan.


Angel yang sangat kesal mengumpat dengan kasar dan menggerutu sendiri.,sebelum akhirnya melenggang pergi meninggalkan gedung tersebut.


"Sial awas kau Ryan !, aku akan membuatmu menyesal, "gumam angel dalam hati.


Angel terus saja mengumpat didalam mobil ya karena iya harus berpikir keras meluluskan lelaki idaman ya tersebut. Angel tak pantang menyerah begitu saja.


Setelah memberitahukan pada semua karyawan, surya kembali ke ruangan bryan.


"Tuan semua perintah sudah beres, "ucap surya.


"Hem"

__ADS_1


"Tuan gimana dengan mama sofia, kalau wanita itu mengadu kepada mama, "tanya surya.


"Biarkan saja, saya yang akan memberitahu mama, "jawab bryan tegas.


"Ya sudah saya permisi tuan, "pamit surya.


Surya pun kembali keruangan nya, iya melihat nahya yang memegang pipi nya seperti bengkak dan merah.


"Kenapa dengan pipi mu, "tanya surya semua mata melihat kearah mereka.


Nahya yang menunduk langsung menegakkan kepalanya melihat siapa yang bertanya pada nya.


"Ga apa2 tuan, hanya terbentur, "ucap nahya bohong.


"Apa sudah diobati nona, kenapa bengkak begitu kalau cuma terbentur, "kata surya.


Nahya hanya menunduk karena ditatap surya seperti tau kalau nahya berbohong.


"Ya sudah kerjakan tugasmu, "ucap surya menyuruh nahya.


Surya pun kembali kemeja nya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca dengan cara like, vote dan komen.


Terimakasih.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2