Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 35


__ADS_3

Bryan makin mendekat kearah nahya, membuat nahya makin ketakutan, nahya makin mundur bryan makin maju. Karena bryan makin dekat nahya mengambil ancang ancang mau menendang bryan yang sudah terlalu dekat, tiba tiba pintu diketok.


Tok tok


"Brengsek, "ucap bryan dalam hati karena diganggu.


"alhamdulillah sudah mau putus jantungku, "ucap nay dalam hati.


Bryan pun kembali kekursi kebesarannya.


"masuk, "ucap bryan.


Cklek, "permisi tuan, "ucap surya.


Masuklah surya membawa tumpukan dokumen yang harus ditandatangani bryan dan meletakannya diatas meja.


Bryan menatap surya dengan tajam, tapi surya seperti ga ada masalah, surya ga tau kalau ada nahya diruangan bryan.


"Ada lagi yang mau dibicarakan, "tanya bryan kesal.


Surya menatap bryan yang tidak seperti biasanya, karena penasaran surya pun bertanya pada bryan.


"Ryan kamu kenapa berapa hari ini kurang fokus, "tanya surya.

__ADS_1


"Emang aku kenapa, itu hanya perasaan kamu aja, ya udah keluar sana, ganggu aja pun, "usir bryan.


"Oooo ya ryan aku mau tanya, tapi kamu jangan marah ya, "ucap surya.


"hem"


"Kamu ada hubungan dengan nahya, "tanya bryan.


Bryan sudah memberi kode pada surya, tapi surya ga ngerti dengan isyarat bryan.


"Mulut dan mata kamu kenapa yan, "tanya surya bingung melihat tingkah bryan yang memonyongkan bibirnya dan mata bergerak.


Surya pun melihat arah mata bryan dan mengikutinya.


"Kamu disini juga nona, "tanya surya sambil melirik bryan.


"Sudah dari tadi tuan, Tuan aja yang tak nampak, "ucap nahya.


"hehehe, "tawa surya sambil menggaruk kepalanya yang ga gatal.


"Surya baru sadar pertama masuk hawa nya agak mencekam melihat tatapan bryan seperti mau nerkam, ternyata oh ternyata, "bathin surya.


"Kalau begitu saya permisi tuan, masih banyak kerjaan yang belum selesai, "ucap surya seperti orang bodoh.

__ADS_1


Surya pun keluar dari ruangan dan menutup pintu kembali.


Bryan pun langsung menatap nahya seperti mangsa yang siap diterkam, membuat nahya bergidik ngeri, tapi nahya pura pura berani dan menatap balik bryan, bryan pun bangkit dari kursi kebesaran melangkah mendekati nay kembali, bryan menahan senyumnya pada saat nahya terlihat panik seperti ini. Lantas bryan berniat menggoda nahya, sengaja bryan semakin memajukan wajahnya lebih dekat lagi dengan nahya. Meski nahya sekarang memundurkan posisi tubuhnya. Namun dengan gerakan cepat iya raih pinggang nahya untuk kemudian iya tarik dengan lembut kearahnya, menempelkan hidung ya.


"Kenapa, kamu takut ya, "bilik bryan.


Bryan semakin ingin tertawa pada saat nahya memejamkan matanya, tangannya mereka baju yang sedang iya kenakan. Terlihat jelas dibajak nahya, bahwa wanita itu sekarang merasa takut kepada bryan.


Merasa kasihan, Bryan tidak tega untuk tetap terus menggoda nahya, lantas bryan melepaskan nahya yang ketakutan.


Bryan merasa lucu melihat nahya dan sampai ga tahan lagi menahan tawanan, sambil memegang perutnya yang keram karena tertawa. Nahya yang melihat Bryan menertawainya menjadi geram dan iya menginjak kaki bryan dengan kuat.


"Aww... Udah berani kamu ya bocah, "ucap bryan merasa perih dijari jari kakinya yang diinjak nahya.


Nahya kabur keluar ruangan sambil menjulurkan lidah nya mengejek Bryan. Bryan yang melihat nahya menjulurkan lidah ya membuat bryan semakin gemas dibuatnya.


"Awas kau nanti ya bocah, pasti akan ku balas dan tak kulepaskan lagi, "ucap bryan dalam hati.


Nay pun kembali keruangannya dan merasa puas sudah mengerjai bos aneh tersebut.


Terus dukung saya dan tinggalkan jejak setelah membaca nya dengan cara like, vote dan komen.


Terimakasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2