Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 11


__ADS_3

Sesampainya nahya digedung apartemen bryan nahya masuk kedalam gedung menuju resepsionis.


"Pagi nona, ada yang bisa saya bantu?, "tanya resepsionis yang bernama dita.


"Iya mbak, saya mau tanya apartemen tuan bryan Alexander lantai berapa ya?, "ucap nahya.


"lantai 20 dan nomor apartemennya 220,"jawab resepsionis tersebut.


"Makasih ya mbak, "kata nahya.


Resepsionis itu pun merasa penasaran dengan tamu yang datang keapartemen Bryan Alexander, karena setau nya tuan bryan ga pernah kedatangan tamu wanita.


"Kalau boleh tau mbak apanya tuan bryan, "tanya resepsionis tersebut.


"Saya asisten yang baru, "jawab nahya.


Resepsionis tersebut hanya menganggukan kepalanya saja.


Karena sudah agak telat, nahya melangkah tergesa gesa, karena sudah hampir jam 7.


Sampai didepan lift, liftnya langsung terbuka, nay masuk kedalam lift dan menekan angka 20, lift pun berhenti dilantik 20,nahya melangkah keluar mencari nomor 220,didepan apartemen nomor 220,nahya menekan bel apartemen.


Ting.. Tong.. Ting.. Tong.


Ting.. Tong.. Ting.. Tong.


Bryan yang masih pulas merasa kebisingan mendengar suara bel yang ga berhenti.


"Siapa sih pagi pagi sudah bertemu, seperti g ada pekerjaan saja, "gerutu bryan yang masih mengantuk.


Pria tersebut lupa kalau nahya mulai kerja hari ini.


"Awas saja kalau surya, tak potong gajinya nanti, "lirik bryan sambil menguap melangkah keluar dari kamar iya lupa kalau iya tidur slalu tidak pernah pakai baju hanya pakai boxer.


Click. Pintu apartemen dibuka bryan, karena ngantuk bryan belum sadar kalau didepan nya adalah nahya.


Saat nahya mau menyapa tuan nya iya merasa terkejut melihat tuan nya dengan bertelanjang dada hanya memakai boxer doank.


"Aaaaarrrr "pelik nahya sambil balik badan.


Bryan yang tersadar, karena mendengar jeritan wanita.


"Hei, kenapa menjerit, "bentak bryan mendengar suara nahya.


"Tuan yang kenapa, "geram nahya balik tanya.


"Kan nona yang menjerit, kenapa bertanya kenapa pula?, hei kalau bicara tuh lihat orangnya, bukan membelakangi, "cecar bryan marah.

__ADS_1


"lihat aja kondisi tuan yang ga malu, terima tamu bertelanjang, "jawab nahya dengan emosi karena dibentak.


Mendengar ucapan nahya bryan melihat dirinya sendiri.


"Aaaaarrrr, kenapa ga bilang dari tadi, sudah ga suci lagi tubuhku, karena kamu lihat, "ucap bryan sambil lari masuk kamar.


Sampai dikamar bryan mengunci pintu kamar sambil menghirup nafas dalam dalam "huuuuft".


"Npain pula iya datang pagi-pagi,"batin bryan.


Sedangkan nahya mengomel sambil melangkah masuk keapartemen bryan.


"Dasar orang aneh, sudah iya yang telanjang malah nyalain orang, apa tadi iya bilang tubuhnya sudah tidak suci karena aku lihat?, bukan nya mataku yang ga suci lagi lihat tubuhnya?, "sambil menepuk jidat sendiri ga mengerti jalan pikir orang aneh itu pikir nahya.


Nahya melangkah mencari dapur, setelah tau dapurnya, nahya membuka kulkas mencari bahan makanan yang akan dimasaknya. Setelah dapat bahan yang mau dimasak nay memakai afron untuk menutup bajunya agar tidak terkena noda masakan. Nahya hanya memasak nasi goreng sosis dan telur dadar.selesai masak nahya meletakkan di meja makan dan mengambil piring, sendok dan garuda sudah ada di meja makan.


"Akhirnya selesai juga masaknya"gumam nahya.


Nahya tidak lupa membuat kopi juga untuk tuan nya.


"Selesai, tinggal menunggu tuan rumahnya, "ucap nahya dalam hati.


Dikamar bryan baru selesai mandi dan berpakaian rapi. Bryan merasa malu atas kejadian tadi.


"Duh gimana nih, mau keluar aku malu, kenapa pula lah aku lupa, kalau hari ini iya mulai kerja, aku kirain sih surya, "sambil mondar mandiri dikamar pikir nya.


"Aah , ya sudah pura pura ga tau ajalah, "pikir bryan.


Bryan pun melangkah keluar kamar menuju ke meja makan. Nahya yang melihat tuan nya datang pun berdiri menyapa tuan nya.


"Pagi tuan, "ucap nahya menunduk malu mengingat tadi.


Bryan pun mendudukan tubuhnya dikursi makan. Tanpa menjawab sapaan nahya. Nahya yang ga dijawab sapaan nya pun biasa aja.


Nahya mengambilkan nasi goreng dan telur kedalam piring memberikannya pada tuan nya.


Bryan pun menerima nasi goreng yang diberikan nahya dan menyuap nasi goreng dan memasukkan kemulutnya iya pun menganggukan kepalanya dalam hati bryan "enak juga masakan nya, "


"Apa kamu yang memasak ya, "tanya bryan sambil memakan nasi goreng dengan lahap.


"Iya tuan, "jawab nahya, "aneh nih tuan sudah tau cuma aku yang disini, ditanya lagi, "ucapnya dalam hati.


Bryan pun menganggukan kepalanya sambil berpikir, "bukan kamu bawa dari rumahkan, "tanya bryan curiga.


"kenapa tuan, enak ya masakan, "tanya nahya.


"Ga biasa aja, "jawab bryan ga mau mengakui padahal enak.

__ADS_1


"Biasa aja katanya, tapi makan nya ko nambah, "gumam nahya tapi terdengar bryan.


"Kenapa ga suka aku bilang masakan kamu biasa aja, "ucap bryan.


"Ga tuan, suka suka tuan saja, "ucap nahya memanyunkan bibirnya.


Melihat nahya seperti membuat bryan tersenyum tipis ga terlihat sama nahya.


"Cepat makan nya, habis tuh bersihi semua ruangan kecuali kamar saya, "ucap bryan menyuruh nahya apa saja yang dikerjakan nya.


"Iya tuan, "jawab nahya.


Setelah kepergian bryan kekantor, nahya langsung membersihkan semua ruangan.


"Akhirnya selesai juga bersih bersihnya,"gumam nahya.


Nahya pun keluar dari apartemen bryan dan ga lupa menutup rapat pintu apartemennya. Nay melangkah keluar dari gedung apartemen dan memesan ojek. Ga berapa lama ojek yang dipesan pun datang, nahya naik ke motor menuju kampus.Sesampainya dikampus nay ketemu anggi yang sedang jalan dilorong kampus menuju kelas dengan seorang cowok.Nay bergegas memanggil temannya.


"Anggi, "jerit nahya.


Anggi membalik badannya melihat yang memanggil. Saat sampai didepan Anggi, nahya bertanya.


"Mau kemana gi, "sambil melirik pria yang disebelah Anggi.


"Mau nganter nih orang "ucap Anggi.


"Ya udah, aku kekelas duluan, "pinta nahya.


Sedangkan pria tersebut menatap nahya dan tersenyum. Sebelum nahya melangkah, pria tersebut mengangkat tangannya untuk berkenalan.


"Kenaikan aku Leo, "ucap pria tersebut.


Nahya pun menyambut tangan pria tersebut. Dan berkenalan.


"Nahya, "jawab nya.


Setelah berkenalan nahya melangkah pergi menuju kelas.


Siapakah Leo? Apakah Leo akan jatuh hati kepada nahya ?


Tunggu kelanjutan ya..???


Tinggalkan jejak dengan cara like, vote n komen.


Makasih dan selamat membaca.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2